<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697</id><updated>2012-01-26T09:45:04.255+07:00</updated><category term='Artikel Persepsi'/><category term='Catatan Sejarah'/><category term='Perangkat Lunak Gratis'/><category term='Risalah Cahaya'/><category term='Buku'/><category term='Tentang Aku'/><category term='Risalah Cinta'/><category term='Software Development'/><category term='Kode Program - Delphi'/><category term='Lembaran Kertas'/><category term='Harokati'/><category term='Visi'/><category term='Album Foto'/><category term='Artikel Teknologi Informasi'/><category term='Answering'/><category term='Artikel Sistem Informasi'/><title type='text'>Rinda Cahyana</title><subtitle type='html'>Jejak Hidupku di Dunia Maya</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>153</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-4103574319736782006</id><published>2012-01-19T21:23:00.002+07:00</published><updated>2012-01-19T21:26:55.986+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Teknologi Informasi'/><title type='text'>Perangkat lunak bajakan untuk aktivitas non komersial menurut UU nomor 19 tahun 2002</title><content type='html'>Pasal 72 ayat 3 UU Hak Cipta berbunyi, “Barangsiapa dengan sengaja dan tanpa hak memperbanyak penggunaan untuk kepentingan komersial suatu program komputer dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah)” . Dari pasal ini sebagian dari kita mungkin berfikir untuk kegiatan non komersial seperti pendidikan, program komputer boleh diperbanyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi coba perhatikan UU No. 19 Tahun 2002 pasal 15 e yang berbunyi sebagai berikut : “Perbanyakan suatu Ciptaan selain Program Komputer, secara terbatas dengan cara atau alat apa pun atau proses yang serupa oleh perpustakaan umum, lembaga ilmu pengetahuan atau pendidikan, dan pusat dokumentasi yang non-komersial semata-mata untuk keperluan aktivitasnya;”tidak melanggar undang-undang." Artinya, institusi non komersial tidak boleh memperbanyak program komputer yang dilindungi hak cipta untuk keperluan aktivitasnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana kalau institusi non komersial tidak memperbanyak tetapi menggunakan program komputer yang dibeli dari seseorang yang tidak memiliki hak menjual (bajakan)? Jika ditelusuri dari UU tersebut, sangsi hukum diberikan hanya kepada orang yang tanpa hak menjual program komputer tersebut, sebagaimana disebutkan dalam Pasal 72 ayat 3. Sementara bagi institusi non komersial yang menggunakan program komputer bajakan, tidak ditemukan dalam UU tersebut adanya sangsi hukum. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya saja berdasarkan pasal 73 ayat 1, program komputer bajakannya dapat dirampas oleh Negara, baik dari tangan penjual atau pengguna, untuk dimusnahkan. Dalam prakteknya seringkali aparat tidak bisa membedakan antara program dengan komputernya, sehingga aparat mengambil serta komputer yang mengandung program komputer bajakan. Padahal menurut pasal tersebut, yang boleh dirampas oleh aparat hanyalah program komputernya saja, apakah dengan jalan menghapus file installer-nya, merampas disk installer-nya, atau menghapus program dari komputer. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau pemilik hak cipta seperti Microsoft mendefinisikan pengguna software bajakan sebagai "victim of software counterfeiting" dan tidak ada sangsi hukum bagi pengguna software bajakan, namun mereka yang mengetahui program komputer tersebut bajakan sebaiknya mencoba untuk menghindari menggunakan program komputer tersebut, walau untuk kepentingan non komersil sekalipun. Berusaha untuk membeli perangkat lunak asli, atau menggunakan perangkat lunak gratis, bebas, atau terbuka.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-4103574319736782006?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/4103574319736782006/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2012/01/perangkat-lunak-bajakan-untuk-aktivitas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/4103574319736782006'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/4103574319736782006'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2012/01/perangkat-lunak-bajakan-untuk-aktivitas.html' title='Perangkat lunak bajakan untuk aktivitas non komersial menurut UU nomor 19 tahun 2002'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-6405845791304302083</id><published>2011-12-05T22:13:00.003+07:00</published><updated>2011-12-06T22:08:29.970+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Sistem Informasi'/><title type='text'>Panduan Praktikum</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.4shared.com/document/rNKAzKR3/Panduan_Kerja_Praktik_Informat.html" target=_blank&gt;&lt;img src="http://dc455.4shared.com/img/rNKAzKR3/0.26650575936501264/Panduan_Kerja_Praktik_Informat.pdf" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-6405845791304302083?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/6405845791304302083/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2011/12/panduan-praktikum.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/6405845791304302083'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/6405845791304302083'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2011/12/panduan-praktikum.html' title='Panduan Praktikum'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-6649601128279659409</id><published>2011-09-25T20:02:00.003+07:00</published><updated>2011-09-25T20:22:04.691+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kode Program - Delphi'/><title type='text'>Menyimpan jpg ke database</title><content type='html'>&lt;div&gt;Seluruh kode yang ditulis di sini memerlukan unit DB dan jpeg sehingga harus dituliskan&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;uses DB, jpeg;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Cara untuk menyimpan file gambar ke dalam field "photo" bertipe text milik tabel dalam basis data SQL Server adalah sebagai berikut :&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Tambahkan komponen bernama OpenDialog1, ADOQuery1, Button1, dan Image1&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Pada event onClick komponen tombol Button1, tuliskan kode berikut :&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div&gt;procedure TFormPustaka.Button1Click(Sender: TObject);&lt;/div&gt;&lt;div&gt;var&lt;/div&gt;&lt;div&gt;  FileStream: TFileStream;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;  BlobStream: TStream;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;begin&lt;/div&gt;&lt;div&gt;        OpenDialog1.Execute;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;        ADOQuery1.Edit;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;                try&lt;/div&gt;&lt;div&gt;                BlobStream := ADOQuery1.CreateBlobStream(ADOQuery1.FieldByName('photo'),bmWrite);&lt;/div&gt;&lt;div&gt;                FileStream := TFileStream.Create(OpenDialog1.FileName,fmOpenRead or fmShareDenyNone);&lt;/div&gt;&lt;div&gt;                BlobStream.CopyFrom(FileStream,FileStream.Size);&lt;/div&gt;&lt;div&gt;                FileStream.Free;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;                BlobStream.Free;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;                ADOQuery.Post; // menimpan gambar ke field "photo"&lt;/div&gt;&lt;div&gt;                QDataPustakaAfterScroll(QDataPustaka); // memanggil event AfterScroll (di bawah)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;                except&lt;/div&gt;&lt;div&gt;                ADOQuery1.Cancel;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;                end;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;        end;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;end;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Cara untuk menampilkan data gambar yang merupakan isi field "photo" dengan menggunakan komponen ADOQuery1 dan Image1 adalah sebagai berikut :&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Pastikan properti string dari komponen ADOQuery1 mengandung SQL yang terhubung ke tabel yang memiliki field bertipe text.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pada event AfterScroll dari komponen ADOQuery1, tuliskan perintah berikut ini :&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; procedure ADOQuery1AfterScroll(DataSet: TDataSet);&lt;/div&gt;&lt;div&gt;var&lt;/div&gt;&lt;div&gt;  JpegImage: TJPEGImage;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;  BlobStream: TStream;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;begin&lt;/div&gt;&lt;div&gt;  if (not ADOQuery1.FieldByName('photo').IsNull) then&lt;/div&gt;&lt;div&gt;    begin&lt;/div&gt;&lt;div&gt;      BlobStream:= ADOQuery1.CreateBlobStream(ADOQuery1.FieldByName('photo'),bmRead);&lt;/div&gt;&lt;div&gt;      JpegImage := TJPEGImage.Create;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;      try&lt;/div&gt;&lt;div&gt;        JpegImage.LoadFromStream(BlobStream);&lt;/div&gt;&lt;div&gt;        Image1.Picture.Assign(JpegImage);&lt;/div&gt;&lt;div&gt;        Image1.Visible := True; // ini tidak perlu jika Image1.Visible := False; tdk ditulis di bawah&lt;/div&gt;&lt;div&gt;      finally&lt;/div&gt;&lt;div&gt;        JpegImage.Free;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;        BlobStream.Free;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;      end;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;    end&lt;/div&gt;&lt;div&gt;  else&lt;/div&gt;&lt;div&gt;    Image1.Visible := False; // atau bisa juga Image1.Picture.Assign(nil);&lt;/div&gt;&lt;div&gt;end;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tambahkan DBGrid, kemudian hubungkan dengan ADOQuery menggunakan DataSource. Setiap anda mengklik sel DBGrid, maka apabila field "photo" pada record tersebut mengandung gambar, akan muncul gambarnya di komponen image1.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-6649601128279659409?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/6649601128279659409/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2011/09/menyimpan-jpg-ke-database.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/6649601128279659409'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/6649601128279659409'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2011/09/menyimpan-jpg-ke-database.html' title='Menyimpan jpg ke database'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-4574829774626924422</id><published>2011-09-22T22:46:00.001+07:00</published><updated>2011-09-22T22:48:32.948+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kode Program - Delphi'/><title type='text'>Enkripsi dan Deskripsi Password</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;div&gt;unit uEncrypt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;interface&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;function Decrypt(const S: AnsiString; Key: Word): AnsiString;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;function Encrypt(const S: AnsiString; Key: Word): AnsiString;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;implementation&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;const&lt;/div&gt;&lt;div&gt;  C1 = 52845;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;  C2 = 22719;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;function Decode(const S: AnsiString): AnsiString;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;const&lt;/div&gt;&lt;div&gt;  Map: array[Char] of Byte = (0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0,&lt;/div&gt;&lt;div&gt;    0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0,&lt;/div&gt;&lt;div&gt;    0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 62, 0, 0, 0, 63, 52, 53,&lt;/div&gt;&lt;div&gt;    54, 55, 56, 57, 58, 59, 60, 61, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 1, 2,&lt;/div&gt;&lt;div&gt;    3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15, 16, 17, 18, 19,&lt;/div&gt;&lt;div&gt;    20, 21, 22, 23, 24, 25, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 26, 27, 28, 29, 30,&lt;/div&gt;&lt;div&gt;    31, 32, 33, 34, 35, 36, 37, 38, 39, 40, 41, 42, 43, 44, 45,&lt;/div&gt;&lt;div&gt;    46, 47, 48, 49, 50, 51, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0,&lt;/div&gt;&lt;div&gt;    0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0,&lt;/div&gt;&lt;div&gt;    0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0,&lt;/div&gt;&lt;div&gt;    0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0,&lt;/div&gt;&lt;div&gt;    0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0,&lt;/div&gt;&lt;div&gt;    0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0,&lt;/div&gt;&lt;div&gt;    0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0, 0,&lt;/div&gt;&lt;div&gt;    0);&lt;/div&gt;&lt;div&gt;var&lt;/div&gt;&lt;div&gt;  I: LongInt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;begin&lt;/div&gt;&lt;div&gt;  case Length(S) of&lt;/div&gt;&lt;div&gt;    2:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;      begin&lt;/div&gt;&lt;div&gt;        I := Map[S[1]] + (Map[S[2]] shl 6);&lt;/div&gt;&lt;div&gt;        SetLength(Result, 1);&lt;/div&gt;&lt;div&gt;        Move(I, Result[1], Length(Result))&lt;/div&gt;&lt;div&gt;      end;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;    3:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;      begin&lt;/div&gt;&lt;div&gt;        I := Map[S[1]] + (Map[S[2]] shl 6) + (Map[S[3]] shl 12);&lt;/div&gt;&lt;div&gt;        SetLength(Result, 2);&lt;/div&gt;&lt;div&gt;        Move(I, Result[1], Length(Result))&lt;/div&gt;&lt;div&gt;      end;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;    4:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;      begin&lt;/div&gt;&lt;div&gt;        I := Map[S[1]] + (Map[S[2]] shl 6) + (Map[S[3]] shl 12) +&lt;/div&gt;&lt;div&gt;          (Map[S[4]] shl 18);&lt;/div&gt;&lt;div&gt;        SetLength(Result, 3);&lt;/div&gt;&lt;div&gt;        Move(I, Result[1], Length(Result))&lt;/div&gt;&lt;div&gt;      end&lt;/div&gt;&lt;div&gt;  end&lt;/div&gt;&lt;div&gt;end;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;function PreProcess(const S: AnsiString): AnsiString;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;var&lt;/div&gt;&lt;div&gt;  SS: AnsiString;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;begin&lt;/div&gt;&lt;div&gt;  SS := S;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;  Result := '';&lt;/div&gt;&lt;div&gt;  while SS &amp;lt;&amp;gt; '' do&lt;/div&gt;&lt;div&gt;  begin&lt;/div&gt;&lt;div&gt;    Result := Result + Decode(Copy(SS, 1, 4));&lt;/div&gt;&lt;div&gt;    Delete(SS, 1, 4)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;  end&lt;/div&gt;&lt;div&gt;end;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;function InternalDecrypt(const S: AnsiString; Key: Word): AnsiString;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;var&lt;/div&gt;&lt;div&gt;  I: Word;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;  Seed: Word;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;begin&lt;/div&gt;&lt;div&gt;  Result := S;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;  Seed := Key;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;  for I := 1 to Length(Result) do&lt;/div&gt;&lt;div&gt;  begin&lt;/div&gt;&lt;div&gt;    Result[I] := Char(Byte(Result[I]) xor (Seed shr 8));&lt;/div&gt;&lt;div&gt;    Seed := (Byte(S[I]) + Seed) * Word(C1) + Word(C2)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;  end&lt;/div&gt;&lt;div&gt;end;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;function Decrypt(const S: AnsiString; Key: Word): AnsiString;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;begin&lt;/div&gt;&lt;div&gt;  Result := InternalDecrypt(PreProcess(S), Key)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;end;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;function Encode(const S: AnsiString): AnsiString;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;const&lt;/div&gt;&lt;div&gt;  Map: array[0..63] of Char = 'ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ' +&lt;/div&gt;&lt;div&gt;    'abcdefghijklmnopqrstuvwxyz0123456789+/';&lt;/div&gt;&lt;div&gt;var&lt;/div&gt;&lt;div&gt;  I: LongInt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;begin&lt;/div&gt;&lt;div&gt;  I := 0;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;  Move(S[1], I, Length(S));&lt;/div&gt;&lt;div&gt;  case Length(S) of&lt;/div&gt;&lt;div&gt;    1:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;      Result := Map[I mod 64] + Map[(I shr 6) mod 64];&lt;/div&gt;&lt;div&gt;    2:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;      Result := Map[I mod 64] + Map[(I shr 6) mod 64] +&lt;/div&gt;&lt;div&gt;        Map[(I shr 12) mod 64];&lt;/div&gt;&lt;div&gt;    3:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;      Result := Map[I mod 64] + Map[(I shr 6) mod 64] +&lt;/div&gt;&lt;div&gt;        Map[(I shr 12) mod 64] + Map[(I shr 18) mod 64]&lt;/div&gt;&lt;div&gt;  end&lt;/div&gt;&lt;div&gt;end;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;function PostProcess(const S: AnsiString): AnsiString;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;var&lt;/div&gt;&lt;div&gt;  SS: AnsiString;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;begin&lt;/div&gt;&lt;div&gt;  SS := S;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;  Result := '';&lt;/div&gt;&lt;div&gt;  while SS &amp;lt;&amp;gt; '' do&lt;/div&gt;&lt;div&gt;  begin&lt;/div&gt;&lt;div&gt;    Result := Result + Encode(Copy(SS, 1, 3));&lt;/div&gt;&lt;div&gt;    Delete(SS, 1, 3)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;  end&lt;/div&gt;&lt;div&gt;end;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;function InternalEncrypt(const S: AnsiString; Key: Word): AnsiString;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;var&lt;/div&gt;&lt;div&gt;  I: Word;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;  Seed: Word;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;begin&lt;/div&gt;&lt;div&gt;  Result := S;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;  Seed := Key;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;  for I := 1 to Length(Result) do&lt;/div&gt;&lt;div&gt;  begin&lt;/div&gt;&lt;div&gt;    Result[I] := Char(Byte(Result[I]) xor (Seed shr 8));&lt;/div&gt;&lt;div&gt;    Seed := (Byte(Result[I]) + Seed) * Word(C1) + Word(C2)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;  end&lt;/div&gt;&lt;div&gt;end;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;function Encrypt(const S: AnsiString; Key: Word): AnsiString;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;begin&lt;/div&gt;&lt;div&gt;  Result := PostProcess(InternalEncrypt(S, Key))&lt;/div&gt;&lt;div&gt;end;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;end.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sumber : http://www.swissdelphicenter.ch/torry/showcode.php?id=1243&lt;/div&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-4574829774626924422?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/4574829774626924422/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2011/09/enkripsi-dan-deskripsi-password.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/4574829774626924422'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/4574829774626924422'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2011/09/enkripsi-dan-deskripsi-password.html' title='Enkripsi dan Deskripsi Password'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-3812956594437461362</id><published>2011-09-05T22:21:00.005+07:00</published><updated>2011-09-05T22:53:32.109+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Persepsi'/><title type='text'>Barangsiapa yang mengenal dirinya, maka sungguh dia akan mengenal Rabb-Nya</title><content type='html'>&lt;div style="font-size: 11px; line-height: 14px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;div&gt;Kebetulan dapat kutipan perkataan Yesus dalam Injil Thomas yang dikutip dari buku kajian tentang perpustakaan Nag Hamady, sebagai berikut :&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"ketika kalian semua mengenali diri kalian saat itu kalian akan menjadi mengerti (Arifin) …" &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Perkataan ini mirip dengan “Barangsiapa yang mengenal dirinya, maka sungguh dia akan mengenal Rabb (Tuhan)-Nya”. yang dianggap Imam Ghazali dalam kitab Kimiya-i Sa'adah sebagai hadits Qudsi. Sejumlah ulama telah meneliti perkataan ini, yang ternyata bukan firman Tuhan dalam hadits qudsi atau perkataan Rasulullah SAW.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dalam &lt;a href="http://gushar.blogspot.com/2009/05/barangsiapa-mengenal-dirinya-maka-dia.html"&gt;Gus Har&lt;/a&gt; disebutkan bahwa Syaikh Al-Albaniy -rahimahullah- dalam Adh-Dha’ifah (1/165) berkata, “Hadits ini tidak ada asalnya” [Adh-Dha’ifah (1/165)]. An-Nawawiy berkata, “Hadits ini tidak tsabit (tidak shahih)” (Al-Maqashid (198) oleh As-Sakhowiy)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;As-Suyuthiy berkata, “Hadits ini tidak shahih” (Lihat Al-Qoul Asybah (2/351 Al-Hawi)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dalam kitab Tamyizutthoyyib Minal Khobits Fima Yadurru Ala Alsinatinnasi Minal Hadits, karya Imam Abdurrahman Assyibani AsSyaf'i, Assamani berkata ucapan tersebut tidak dikenal sebagai hadits marfu yang sampai kepada Nabi, ia hanyalah ungkapan dari Yahya bin Muadz Ar-Razy. Imam Nawawi berkata hadits ini tidak shahih, innahu laysa bitsabit (maksudnya tidka sampai kepada Nabi). Dalam kitab lain yaitu : Asnal Matholib Fi Ahadits Mukhtalifail Marotib karya Syeikh Abdurrahman Albayruthy disebutkan Imam Nawawi berkata ungkapan itu bukan hadits tetapi ucapan Abu Said Al Khorroj atau Yahya bin Muadz Ar-Razy.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Perkataan Yahya bin Muadz Ar-Razy yang dianggap hadits ini sama dengan perkataan Yesus dalam Injil Thomas. Apa perkataan ini sebenarnya kutipan dari sana yang disalahfahami al Ghazali sebagai hadits Qudsi ? Allahu'alam.&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-3812956594437461362?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/3812956594437461362/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2011/09/barangsiapa-yang-mengenal-dirinya-maka.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/3812956594437461362'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/3812956594437461362'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2011/09/barangsiapa-yang-mengenal-dirinya-maka.html' title='Barangsiapa yang mengenal dirinya, maka sungguh dia akan mengenal Rabb-Nya'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-8598036982535292881</id><published>2011-09-01T16:45:00.002+07:00</published><updated>2011-09-01T16:48:21.554+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Persepsi'/><title type='text'>Asal Dosa Manusia</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-0LNufzNxNPc/Tl9U3jeng_I/AAAAAAAAAgA/piO7jrarIB4/s1600/berdosa.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 251px; height: 201px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-0LNufzNxNPc/Tl9U3jeng_I/AAAAAAAAAgA/piO7jrarIB4/s400/berdosa.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5647325771139089394" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Asal dosa itu adalah mengikuti tipu daya setan jin dan setan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu syaitan-syaitan (dari jenis) manusia dan (dan jenis) jin, sebahagian mereka membisikkan kepada sebahagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu (manusia). Jikalau Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak mengerjakannya, maka tinggalkanlah mereka dan apa yang mereka ada-adakan. (6:112)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika nafsu manusia tidak diberi rahmat oleh Allah, nafsu inilah yang mendorong manusia mengikuti tipu daya setan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan aku tidak membebaskan diriku (dari kesalahan), karena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha Penyanyang. (12:53)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, nafsu dapat menjadi musuh dalam selimut, yang digunakan setan untuk memperkuat pengaruhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agama yang berisi keterangan halal dan haram dari Tuhan menjadi penyelamat dari tipu daya setan. Orang yang menuruti hawa nafsunya yang meyeru dirinya kepada kejahatan yang dikehendaki setan, akan beroleh dosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka apakah orang yang berpegang pada keterangan yang datang dari Rabbnya sama dengan orang yang (shaitan) menjadikan dia memandang baik perbuatannya yang buruk itu dan mengikuti hawa nafsunya? (47:14)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulannya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tidaklah seorang membuat dosa melainkan kemudharatannya kembali kepada dirinya sendiri; dan seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain. (al An’am : 164) Kamu tidak akan ditanya (bertanggung jawab) tentang dosa yang kami perbuat dan kami tidak akan ditanya (pula) tentang apa yang kamu perbuat. (Saba’ : 25)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-8598036982535292881?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/8598036982535292881/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2011/09/asal-dosa-manusia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/8598036982535292881'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/8598036982535292881'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2011/09/asal-dosa-manusia.html' title='Asal Dosa Manusia'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-0LNufzNxNPc/Tl9U3jeng_I/AAAAAAAAAgA/piO7jrarIB4/s72-c/berdosa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-4482687974003156871</id><published>2011-08-08T14:10:00.006+07:00</published><updated>2011-08-08T14:14:50.603+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kode Program - Delphi'/><title type='text'>Mengkonversi IP address ke Hostname</title><content type='html'>&lt;pre  style="font-family: verdana;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;code&gt;Menggunakan winsock&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;function IPAddrToName(IPAddr: string): string;&lt;br /&gt;var SockAddrIn:TSockAddrIn;HostEnt:PHostEnt;WSAData:TWSAData;&lt;br /&gt;begin&lt;br /&gt;WSAStartup($101,WSAData);&lt;br /&gt;SockAddrIn.sin_addr.s_addr:=inet_addr(PChar(IPAddr));&lt;br /&gt;HostEnt:= GetHostByAddr(@SockAddrIn.sin_addr.S_addr,4,AF_INET);&lt;br /&gt;if HostEnt&amp;lt;&amp;gt;nil then Rresult:=StrPas(Hostent^.h_name)&lt;br /&gt;else Result:='';&lt;br /&gt;end;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/code&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-4482687974003156871?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/4482687974003156871/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2011/08/mengkonversi-ip-address-ke-hostname.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/4482687974003156871'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/4482687974003156871'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2011/08/mengkonversi-ip-address-ke-hostname.html' title='Mengkonversi IP address ke Hostname'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-4888653650273662828</id><published>2011-08-01T01:02:00.006+07:00</published><updated>2011-08-01T01:21:57.709+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Persepsi'/><title type='text'>Perkawinan di bawah umur perlu diberi sangsi?</title><content type='html'>&lt;p&gt;Latar belakang sangsi terhadap perkawinan di bawah umur adalah untuk melindungi perempuan dari resiko yang timbul akibat  aktivitas seksual dalam kondisi organ seksual perempuan yang belum  matang. Dirjen Bimas Islam  Depag, Prof Dr Nasaruddin Umar seusai Konsultasi Nasional Hukum Keluarga  Islam di Indonesia di Jakarta mengemukakan beberapa resiko tersebut,  antara lain angka perceraian yang meningkat, kematian ibu saat  melahirkan, dan perceraian yang mendorong timbulnya pelacuran. Beliau  juga mengatakan bahwa perkawinan di bawah umur merampas hak anak  mendapatkan kesempatan belajar.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Soal resiko perceraian, resiko ini umum dan dialami juga oleh mereka  yang menikah dalam batas usia yang ditetapkan oleh UU perkawinan no 1  tahun 1974. Seandainya agama dipatuhi, perceraian ini akan menjadi  pilihan yang sulit dan bukan pilihan yang mudah. Jika kebanyakan  pasangan di bawah umur mengambil keputusan bercerai dengan mudah, maka  ini bukan lagi persoalan usia mereka saat menikah, tetapi soal kurangnya  kesadaran atau pemahaman mereka soal pernikahan dan perceraian dalam  dimensi keagamaan mereka. Aisyah terdidik secara sempurna dalam keluarganya , memahami sakralnya pernikahan, sehingga beliau tidak bercerai  hingga wafat Nabi SAW.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Soal perceraian yang mendorong timbulnya pelacuran, ini juga hal lain  yang sama sekali tidak berhubungan dengan pernikahan di bawah umur.  Seandainya agama dipatuhi, pelacuran ini akan dihindari karena merupakan  perbuatan yang keji. Jika kebanyakan wanita yang menikah di bawah umur  setelah bercerai kemudian melacurkan diri, maka ini bukan lagi  persoalan usia saat dia menikah, tetapi soal kurangnya kesadaran atau  pemahaman mereka soal betapa kejinya dan besarnya dosa zina di mata  Tuhan dan besar madharatnya bagi dirinya dan masyarakat sekitar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Soal kematian ibu akibat melahirkan, memang sejumlah penelitian  menunjukan penyebabnya adalah ketidaksiapan organ repsoduksi. Tetapi  sekali lagi soal ini sama sekali tidak berhubungan dengan pernikahan di  bawah umur karena aktivitas seksual bisa ditunda seperti yang dilakukan  oleh Nabi Muhammad SAW yang menudahnya hingga Aisyah mencapai usia baligh (9 tahun).&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Soal pernikahan dini menyebabkan terputusnya hak belajar anak, di  Indonesia masalah ini dimunculkan oleh stakeholder pendidikan. Jika anda menikahi  wanita sekolah menengah, maka wanita tersebut akan dikeluarkan oleh  sekolah atau tidak diijinkan mengikuti UAN. Kepala Bidang Pendidikan  Menengah Dinas Pendidikan Kabupaten Garut Eutik Karyana mengatakan,  siswa yang masih sekolah baik SMP maupun SMA tidak boleh menikah sebelum  menyelesaikan sekolahnya. “Aturan mainnya memang siswa SMP tidak boleh  menikah. Ini juga berlaku bagi siswa SMA,”. Tidak ada peraturan Islam  yang seperti itu, sehingga sekalipun Aisyah menikah di bawah umur,  beliau tetap dapat melanjutkan pendidikannya sehingga menjadi salah satu ahli hadits dan  fuqaha yang dirujuk oleh muslimin sepeninggal wafat Nabi SAW. Seperempat  hukum Islam adalah berasal dari Aisyah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seandainya masyarakat menjalankan agama Islam dengan benar, proses  pendidikan keagamaan dilakukan secara baik, maka tidak perlu sangsi  pelarangan terhadap pernikahan di bawah umur. Perceraian dan pelacuran  bisa dihindari dengan memperkuat agama masyarakat, di mana pernikahan  adalah sakral dan pelacuran diganjar dengan sanksi keras. Resiko  perceraian dan pelacuran di Indonesia sudah pasti tidak akan selesai,  karena mereka yang hendak menikah diberi sangsi karena melakukannya di  bawah umur, sementara mereka yang berzina di bawah umur dibiarkan saja  kecuali ada laporan perkosaan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seandainya usia Aisyah saat dinikahi adalah benar 6 atau 7 tahun *), maka  Nabi Muhammad SAW memberi petunjuk tentang bagaimana melakukan pernikahan dengan  wanita di bawah umur, yakni dengan memberikan hak kepada si anak sesuai  dengan usianya dan menunda hidup bersama hingga si anak mencapai usia  baligh (9 tahun). Aisyah tidak dilarang melakukan hal alamiah anak-anak dan tidak  ditutup aksesnya terhadap pendidikan. Bahkan beliau SAW ikut terlibat  sebagai pengasuh dan pendidik.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;*) Menurut penelitian yg dilakukan Ghulam Nabi Muslim Sahib, dengan  berdasarkan referensi dari Kitab Ahmal fi Asma’ al-Rijjal karangan  al-Khatib al-Tibrizi dimana dalam kitab tersebut disebutkan Setidaknya  Aisyah berumur 19 tahun saat menikah dengan Nabi.&lt;/p&gt;Di dalam Islam, hukum nikah adalah relatif. Anda menikah bisa  dianggap haram dan berdosa, atau wajib sehingga akan celaka jika tidak  dilaksanakan. &lt;ol&gt;&lt;li&gt;Menikah itu wajib hukumnya bagi seorang yang sudah mampu secara finansial dan juga sangat beresiko jatuh ke dalam perzinaan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mereka yang sudah mampu namun masih tidak merasa takut jatuh kepada zina disunnahkan untuk menikah, namun tidak sampai wajib.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pernikahan mereka haram jika melanggar syarat dan ketentuan pernikahan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Orang yang tidak punya penghasilan sama sekali dan tidak sempurna  kemampuan untuk berhubungan seksual, hukumnya makruh bila menikah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Orang yang berada pada posisi tengah-tengah antara hal-hal yang  mendorong keharusannya untuk menikah dengan hal-hal yang mencegahnya  untuk menikah, maka bagi hukum menikah itu menjadi mubah atau boleh. &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p&gt;Sangsi terhadap pernikahan di bawah umur memang tepat diberlakukan untuk kondisi Indonesia yang memiliki resiko besar  apabila pernikahan tersebut dilaksanakan. Hal ini difahami seperti hukum  pernikahan menjadi haram. Namun sangsi ini dianggap tidak perlu atau  dengan kata lain pernikahan di bawah umur diperbolehkan dalam kondisi  resiko tersebut kecil sekali atau bahkan tidak ada.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-4888653650273662828?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/4888653650273662828/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2011/08/sangsi-terhadap-perkawinan-di-bawah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/4888653650273662828'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/4888653650273662828'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2011/08/sangsi-terhadap-perkawinan-di-bawah.html' title='Perkawinan di bawah umur perlu diberi sangsi?'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-4711355931165617278</id><published>2011-07-18T09:29:00.009+07:00</published><updated>2011-07-18T09:42:22.834+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Persepsi'/><title type='text'>Apakah di Syurga Istri cemburu terhadap istri lainnya?</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(204, 204, 204);font-size:100%;" &gt;Di syurga Allah mengkawinkan lelaki penghuni syurga dengan bidadari-bidadari yang cantik bermata jeli (ath-Thuur 17-20).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 204);font-size:100%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 204);"&gt;Apakah istri dunia kita akan cemburu terhadap mereka?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 204);font-size:100%;" jsid="text" &gt;Kecemburuan itu kesusahan dan di syurga tidak  ada kesusahan. Istri-istri di syurga itu pemberian Allah dan pilihan  Allah adalah pilihan para penghuni syurga, karena Allah ridha terhadap  mereka dan merekapun ridha kepadaNya (QS 98:8).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibn khafif menyatakan ,  “Keridlaan adalah tenangnya hati dengan ketetapan Allah dan  keserasiannya hati dengan apa yang menjadikan Allah ridha dan dengan apa  yang dipilih-Nya untukmu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 204);"&gt;Adakah istri yang ridha kepada Allah akan  merasa sedih dengan adanya istri yang lain?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu ‘Umar ad-Dimasyqi  menyatakan, “Keridlaan adalah hilangnya kesedihan terhadap perintah  (Allah) yang mana pun."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 204);"&gt;Cemburu itu menolak dan penghuni syurga tidak  memiliki fikiran menolak pemberian Allah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-4711355931165617278?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/4711355931165617278/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2011/07/apakah-di-syurga-istri-cemburu-terhadap.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/4711355931165617278'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/4711355931165617278'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2011/07/apakah-di-syurga-istri-cemburu-terhadap.html' title='Apakah di Syurga Istri cemburu terhadap istri lainnya?'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-8517970048885419583</id><published>2011-06-04T22:05:00.004+07:00</published><updated>2011-06-04T22:27:43.424+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Teknologi Informasi'/><title type='text'>Mengelola Kiriman Tugas Mahasiswa</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-wNxYzCoBOaM/TepOybDeUTI/AAAAAAAAAf4/xBDhjLavtCg/s1600/yahoo-mail-filters-options.gif" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 298px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-wNxYzCoBOaM/TepOybDeUTI/AAAAAAAAAf4/xBDhjLavtCg/s400/yahoo-mail-filters-options.gif" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5614386513633497394" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Berikut ini adalah tips bagi pengajar yang ingin mengelola kiriman tugas pelajarnya dengan layanan email Yahoo yang baru. Tujuan langkah ini adalah menjadikan Yahoo sebagai agent yang dapat memilah sendiri kiriman surat dan memasukannya ke dalam folder berdasarkan kategori subject kiriman.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;Langkah pertama&lt;/b&gt;, menetapkan standar subject email yang harus dipatuhi oleh mahasiswa. Misalnya untuk matakuliah struktur data kelas A jurusan informatika, pelajar harus mengirimkan email tugasnya dengan subject mengikuti format SDIFA&lt;idtugas&gt;.&lt;idpelajar&gt; Contoh subject email : SDIFATugas17197013&lt;/idpelajar&gt;&lt;/idtugas&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;Langkah kedua&lt;/b&gt;, membuat folder dalam email Yahoo. Folder dapat anda temukan pada sisi kiri bawah. Sebelah kanan tulisan folder ada ikon plus (+) yang dapat anda gunakan untuk membuat folder baru. Silahkan klik ikon tersebut dan tentukan nama folder sesuai kode matakuliahnya, misalnya sesuai dengan contoh SDIFA.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;Langkah ketiga&lt;/b&gt;, membuat filter dalam Opsi email Yahoo. Menu opsi atau option dapat anda temukan pada bagian atas. Pada menu tersebut, pilih Opsi Mail.  Kemudian pilih filter, lalu klik tombol Tambah Filter. Tuliskan nama filternya, kemudian isilah kotak judul dengan kode matakuliah, beri tanda cek untuk cocokan huruf, lalu pilih folder yang telah dibuat. Akhiri prosesnya dengan mengklik tombol Simpan Perubahan.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-8517970048885419583?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/8517970048885419583/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2011/06/mengelola-kiriman-tugas-mahasiswa.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/8517970048885419583'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/8517970048885419583'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2011/06/mengelola-kiriman-tugas-mahasiswa.html' title='Mengelola Kiriman Tugas Mahasiswa'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-wNxYzCoBOaM/TepOybDeUTI/AAAAAAAAAf4/xBDhjLavtCg/s72-c/yahoo-mail-filters-options.gif' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-4401312832269252812</id><published>2011-05-28T10:49:00.002+07:00</published><updated>2011-06-04T10:20:54.979+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Album Foto'/><title type='text'>Alam Indah Garut</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;meta equiv="content-type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial; font-size: 13px; "&gt;Garut dijadikan kota wisata oleh Gubernur Belanda bernama Holke van Garut (1930-1940) dan memberi julukan  ”Switzerland van Java” karena keindahan alamnya. Keindahan Garut pada masa lampau dihiasi oleh kecantikan penguasanya yang bernanam Ratna Inten Dewata.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: Arial; font-size: 13px; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: Arial; font-size: 13px; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SOsOc-tMWhI/AAAAAAAAAME/eny-3Y8wGwk/s1600-h/IMG_5774.JPG" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SOsOc-tMWhI/AAAAAAAAAME/eny-3Y8wGwk/s320/IMG_5774.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5254309281289493010" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SOsOSkjRMQI/AAAAAAAAAL8/XenNL2lPuXk/s1600-h/IMG_5769.JPG" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SOsOSkjRMQI/AAAAAAAAAL8/XenNL2lPuXk/s320/IMG_5769.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5254309102469853442" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SOsOAwj4ZKI/AAAAAAAAAL0/-LxlZluqtVQ/s1600-h/IMG_5768.JPG" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SOsOAwj4ZKI/AAAAAAAAAL0/-LxlZluqtVQ/s320/IMG_5768.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5254308796456002722" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_wFnrzI1KhIQ/SI3zwXpAFyI/AAAAAAAAAJQ/pJKeEjFh28g/s1600-h/IMG_4220.JPG" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_wFnrzI1KhIQ/SI3zwXpAFyI/AAAAAAAAAJQ/pJKeEjFh28g/s320/IMG_4220.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5228102754752272162" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_wFnrzI1KhIQ/SI3zwoWRHpI/AAAAAAAAAJY/uF3IpEqXVO4/s1600-h/IMG_4218.JPG" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_wFnrzI1KhIQ/SI3zwoWRHpI/AAAAAAAAAJY/uF3IpEqXVO4/s320/IMG_4218.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5228102759237099154" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_wFnrzI1KhIQ/SIDKzlaBRcI/AAAAAAAAAHw/xM3_QCfht_Q/s1600-h/DSC00157.JPG" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_wFnrzI1KhIQ/SIDKzlaBRcI/AAAAAAAAAHw/xM3_QCfht_Q/s320/DSC00157.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5224398555313161666" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_wFnrzI1KhIQ/SIDKl5KeK6I/AAAAAAAAAHo/MSJkdzR2E4A/s1600-h/DSC00156.JPG" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_wFnrzI1KhIQ/SIDKl5KeK6I/AAAAAAAAAHo/MSJkdzR2E4A/s320/DSC00156.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5224398320098487202" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_wFnrzI1KhIQ/SIDKfLKVEVI/AAAAAAAAAHg/cGx4xNfm74o/s1600-h/DSC00148.JPG" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_wFnrzI1KhIQ/SIDKfLKVEVI/AAAAAAAAAHg/cGx4xNfm74o/s320/DSC00148.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5224398204670644562" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_wFnrzI1KhIQ/SIDKJJnXhKI/AAAAAAAAAHY/mgIVIt1Gic4/s1600-h/Gunung+Guntur+2.JPG" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_wFnrzI1KhIQ/SIDKJJnXhKI/AAAAAAAAAHY/mgIVIt1Gic4/s320/Gunung+Guntur+2.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5224397826298447010" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_wFnrzI1KhIQ/SIDKCwP8Y9I/AAAAAAAAAHQ/3xUouuPk-SM/s1600-h/Bagendit.JPG" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_wFnrzI1KhIQ/SIDKCwP8Y9I/AAAAAAAAAHQ/3xUouuPk-SM/s320/Bagendit.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5224397716410098642" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-4401312832269252812?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/4401312832269252812/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2008/07/alam-indah-garut.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/4401312832269252812'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/4401312832269252812'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2008/07/alam-indah-garut.html' title='Alam Indah Garut'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SOsOc-tMWhI/AAAAAAAAAME/eny-3Y8wGwk/s72-c/IMG_5774.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-2627647074729545651</id><published>2011-05-22T15:34:00.004+07:00</published><updated>2011-05-22T15:48:04.822+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Teknologi Informasi'/><title type='text'>Menangani Masalah Epson Stylus TX111 : General Error, semua lampu indikator blinking</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-taompGLBTe4/TdjNslEdk3I/AAAAAAAAAfs/g2QU_mVtcDs/s1600/TX111.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-taompGLBTe4/TdjNslEdk3I/AAAAAAAAAfs/g2QU_mVtcDs/s400/TX111.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5609459501638718322" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div&gt;Berikut ini cara yang dapat ditempuh untuk menyelesaikan kasus General Error pada printer Epson Stylus TX111 yang menggunakan tinta infus, di mana semua lampu indikator (power, paper, dan ink) berkedip dan tombol untuk membuka cartridge tidak berfungsi :&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Dalam keadaan mati, tekan tombol power, lalu cabut kabel power begitu posisi cartridge berada di posisi pencopotan cartridge.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Setelah itu cabut cartridge infus nya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pasang lagi kabel power pada printer hingga lampu indikator power berwarna hijau, lampu indikator paper padam, dan lampu indikator ink berwarna orange.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tekan tombol stop sehingga dudukan cartridge berada di posisi pemasangan cartridge.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pasang cartridge, lalu tekan tombol stop. Tunggulah beberapa saat hingga semua lampu indikator mati kecuali lampu power yang menyala berwarna hijau.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Printer seharusnya sudah bisa digunakan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-2627647074729545651?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/2627647074729545651/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2011/05/menangani-masalah-epson-stylus-tx111.html#comment-form' title='13 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/2627647074729545651'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/2627647074729545651'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2011/05/menangani-masalah-epson-stylus-tx111.html' title='Menangani Masalah Epson Stylus TX111 : General Error, semua lampu indikator blinking'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-taompGLBTe4/TdjNslEdk3I/AAAAAAAAAfs/g2QU_mVtcDs/s72-c/TX111.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>13</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-8562739283242331582</id><published>2011-05-21T22:55:00.004+07:00</published><updated>2011-05-21T23:28:20.349+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Teknologi Informasi'/><title type='text'>Menjalankan Game Flash Secara Offline</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-BIBSCtsRpLE/TdfnxZfN36I/AAAAAAAAAfk/MRO2rndyouM/s1600/Miniclip%2BFlash%2BGame%2BCollection.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 394px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-BIBSCtsRpLE/TdfnxZfN36I/AAAAAAAAAfk/MRO2rndyouM/s400/Miniclip%2BFlash%2BGame%2BCollection.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5609206696754667426" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Internet banyak sekali menyediakan permainan flash. Umumnya permainan ini dijalankan dari situs penyedianya menggunakan &lt;i&gt;internet browser, &lt;/i&gt;artinya penikmatnya harus &lt;i&gt;online &lt;/i&gt;atau terhubung dengan internet. Untuk membuat permainan &lt;i&gt;oflline &lt;/i&gt;dapat dimainkan tanpa perlu selalu membuka situs penyedianya, berikut ini langkah yang dapat ditempuh :&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Buka situs penyedia game nya, misalkan : &lt;meta equiv="content-type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;a href="http://www.kidsgamehouse.com/"&gt;http://www.kidsgamehouse.com/&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.kidsgamehouse.com/"&gt;&lt;/a&gt;Klik kanan pada link game nya sehingga muncul menu mengambang, lalu pilih Copy Link Address atau yang semisal.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kemudian buka situs ini : &lt;meta equiv="content-type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;a href="http://file2hd.com/Default.aspx"&gt;http://file2hd.com/Default.aspx&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://file2hd.com/Default.aspx"&gt;&lt;/a&gt;Paste link address nya ke kotak URL, lalu beri tanda cek &lt;i&gt;agreement &lt;/i&gt;nya, pilih &lt;i&gt;object&lt;/i&gt;, setelah itu klik tombol Get Files.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Setelah muncul filenya, klik kanan file yang berekstensi swf sehingga muncul menu mengambanga, lalu pilih Save Linked Content As atau semisal untuk menyimpan file swf tersebut ke komputer anda.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Untuk menjalankannya anda perlu SWF player. Pengguna Windows bisa mengunduh perangkat geratisnya di sini : &lt;meta equiv="content-type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;a href="http://www.snapfiles.com/get/swiffplayer.html"&gt;http://www.snapfiles.com/get/swiffplayer.html&lt;/a&gt;. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Setelah itu anda bisa menjalankan file game berekstensi swf yang telah diunduh dengan menggunakan swiffplayer tersebut.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-8562739283242331582?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/8562739283242331582/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2011/05/menjalankan-game-flash-secara-offline.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/8562739283242331582'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/8562739283242331582'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2011/05/menjalankan-game-flash-secara-offline.html' title='Menjalankan Game Flash Secara Offline'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-BIBSCtsRpLE/TdfnxZfN36I/AAAAAAAAAfk/MRO2rndyouM/s72-c/Miniclip%2BFlash%2BGame%2BCollection.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-465608319318897411</id><published>2011-05-15T20:42:00.003+07:00</published><updated>2011-05-15T20:44:34.493+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Sistem Informasi'/><title type='text'>Saluran Informasi Akademik Self-Service</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;text-indent:.5in;line-height:150%"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height:150%;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Self-service &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="line-height:150%;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;adalah praktik atau suatu usaha di mana pelanggan melayani dirinya sendiri (www23), seperti misalnya &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Automatic Teller Machines &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;(ATM) di mana orang mengambil dan menyimpan uangnya sendiri (www24). Salira &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;self-service &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;dapat difahami sebagai media informasi elektronik yang hanya menampilkan informasi akademik digital yang diminta oleh dan kepada penggunanya. Dengan kata lain hanya pengguna yang mengendalikan informasi akademik digital apa yang harus ditampilkan oleh Salira kepada dirinya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;text-indent:.5in;line-height:150%"&gt;&lt;span style=" line-height:150%;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Institut Teknologi Nasional (www17) dan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Alma Ata Yogyakarta (www18) menerapkan Salira &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;self-service &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;yang disebut sebagai Anjungan Informasi Mandiri (AIM) dalam bentuk terminal komputer berbasis sistem &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;local area network&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; (www17), atau seperangkat komputer lengkap yang diletakan dalam lemari khusus yang terkoneksi dengan jaringan internet dan intranet kampus (www18). AIM dapat ditemukan di depan ruang Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (www17), di tiap gedung (www19), atau di berbagai sudut kampus (www18). &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;text-indent:.5in;line-height:150%"&gt;&lt;span style=" line-height:150%;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Salira &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;self-service &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;hanya melayani pengguna yang dikenalnya. Mahasiswa memperkenalkan diri kepada Salira &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;self-service &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;sebagai penggunanya dengan menggunakan:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-top:0in;margin-right:0in; margin-bottom:0in;margin-left:21.3pt;margin-bottom:.0001pt;mso-add-space:auto; text-align:justify;text-indent:-21.3pt;line-height:150%;mso-list:l0 level1 lfo1"&gt;&lt;span style="line-height:150%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-fareast-Times New Roman&amp;quot;font-family:&amp;quot;;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;1.&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height:150%; Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;S&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;mart card&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;, seperti di Universitas Kristen Maranatha (www20).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-top:0in;margin-right:0in; margin-bottom:0in;margin-left:21.3pt;margin-bottom:.0001pt;mso-add-space:auto; text-align:justify;text-indent:-21.3pt;line-height:150%;mso-list:l0 level1 lfo1"&gt;&lt;span style="line-height:150%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-fareast-Times New Roman&amp;quot;font-family:&amp;quot;;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;2.&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height:150%;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Barcode&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="line-height:150%;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;, seperti di Universitas Kristen Satya Wacana (www19). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-top:0in;margin-right:0in; margin-bottom:0in;margin-left:21.3pt;margin-bottom:.0001pt;mso-add-space:auto; text-align:justify;text-indent:-21.3pt;line-height:150%;mso-list:l0 level1 lfo1"&gt;&lt;span style="line-height:150%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-fareast-Times New Roman&amp;quot;font-family:&amp;quot;;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;3.&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height:150%; Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Cara manual dengan mengetikan nama pengguna atau nomor tanda pengenal dan &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;password, &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;seperti di Politeknik Pos Indonesia&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;(www21), baik dengan menggunakan &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;keyboard&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; (www17) ataupun &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;touchscreen&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; (&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;www22&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=" line-height:150%;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;text-indent:.5in;line-height:150%"&gt;&lt;span style=" line-height:150%;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Salira &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;self-service &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;mengambil alih fungsi orang dalam proses bisnis layanan informasi akademik, di mana tugas menerima dan memproses permintaan, serta menyampaikan informasi akademik kepada penggunanya dilakukan sepenuhnya oleh &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;agent&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;. Salira &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;self-service &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;diterapkan dalam basis teknologi yang beragam, seperti misalnya: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-top:0in;margin-right:0in; margin-bottom:0in;margin-left:21.3pt;margin-bottom:.0001pt;mso-add-space:auto; text-align:justify;text-indent:-21.3pt;line-height:150%;mso-list:l1 level1 lfo2"&gt;&lt;span style="line-height:150%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-fareast-Times New Roman&amp;quot;font-family:&amp;quot;;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;1.&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height:150%; Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Basis teknologi SMS, seperti di Institut Teknologi Bandung (www09), Universitas Sumatra Utara (&lt;a name="OLE_LINK28"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;a name="OLE_LINK27"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;www&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;06), Universitas Komputer Indonesia (www10), dan lain sebagainya. Pengguna mengirimkan pesan singkat permintaan informasi menggunakan perangkat seluler melalui jaringan seluler kepada server SMS untuk kemudian informasinya disiapkan berdasarkan data yang terkandung dalam basis data (Pramsane dan Sanjaya, 2006) dan hasilnya dikirim kepada pengguna oleh &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;agent &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;a name="OLE_LINK9"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;a name="OLE_LINK2"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;yang beroperasi &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;dalam&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;server SMS.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-top:0in;margin-right:0in; margin-bottom:0in;margin-left:21.3pt;margin-bottom:.0001pt;mso-add-space:auto; text-align:justify;text-indent:-21.3pt;line-height:150%;mso-list:l1 level1 lfo2"&gt;&lt;span style="line-height:150%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-fareast-Times New Roman&amp;quot;font-family:&amp;quot;;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;2.&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height:150%; Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Basis teknologi web, seperti di Universitas Islam Indonesia (www03), Institut Teknologi Bandung (&lt;a name="OLE_LINK23"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;a name="OLE_LINK20"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;www14), Universitas Sumatera Selatan (www06), Bina Sarana Informatika (www15), &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;a name="OLE_LINK30"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;a name="OLE_LINK29"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;University of California&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; (&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;www11)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="line-height:150%;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;, Harvard (&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;www16&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="line-height:150%;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;), dan lain sebagainya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=" line-height:150%;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; Pengguna memilih sendiri informasi akademik dari situs web melalui &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;web browser&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; pada komputer ataupun perangkat seluler, untuk kemudian disiapkan berdasarkan data yang terkandung dalam basis data dan dikirim informasinya kepada pengguna oleh &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;agent &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;yang beroperasi dalam server web.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-top:0in;margin-right:0in; margin-bottom:0in;margin-left:21.3pt;margin-bottom:.0001pt;mso-add-space:auto; text-align:justify;text-indent:-21.3pt;line-height:150%;mso-list:l1 level1 lfo2"&gt;&lt;span style="line-height:150%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-fareast-Times New Roman&amp;quot;font-family:&amp;quot;;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;3.&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height:150%; Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Basis teknologi Windows, seperti di Sekolah Tinggi Teknologi Garut, di mana pengguna mengakses langsung Salira melalui &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;touchscreen&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;. Sama seperti Salira lainnya, informasi disiapkan berdasarkan data yang terkandung dalam basis data.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;text-indent:.5in;line-height:150%"&gt;&lt;span style=" line-height:150%;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Dengan demikian dapat disimpulkan tiga karakteristik Salira &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;self-service &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;sebagai berikut :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-top:0in;margin-right:0in; margin-bottom:0in;margin-left:21.3pt;margin-bottom:.0001pt;mso-add-space:auto; text-align:justify;text-indent:-21.3pt;line-height:150%;mso-list:l2 level1 lfo3"&gt;&lt;span style="line-height:150%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-fareast-Times New Roman&amp;quot;font-family:&amp;quot;;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;1.&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height:150%; Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Salira &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;self-service &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;adalah&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;perangkat otomatis, yang melaksanakan tugas menerima dan memproses permintaan, serta menyampaikan informasi akademik kepada penggunanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-top:0in;margin-right:0in; margin-bottom:0in;margin-left:21.3pt;margin-bottom:.0001pt;mso-add-space:auto; text-align:justify;text-indent:-21.3pt;line-height:150%;mso-list:l2 level1 lfo3"&gt;&lt;span style="line-height:150%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-fareast-Times New Roman&amp;quot;font-family:&amp;quot;;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;2.&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height:150%; Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Salira &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;self-service &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;adalah&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;media informasi elektronik yang menyampaikan informasi akademik digital kepada penggunanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-top:0in;margin-right:0in; margin-bottom:0in;margin-left:21.3pt;margin-bottom:.0001pt;mso-add-space:auto; text-align:justify;text-indent:-21.3pt;line-height:150%;mso-list:l2 level1 lfo3"&gt;&lt;span style="line-height:150%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-fareast-Times New Roman&amp;quot;font-family:&amp;quot;;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;3.&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height:150%; Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Salira &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;self-service &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;adalah&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;perangkat online yang terhubung dengan data dan penggunanya melalui media transmisi. &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="line-height:150%; Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-465608319318897411?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/465608319318897411/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2011/05/saluran-informasi-akademik-self-service.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/465608319318897411'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/465608319318897411'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2011/05/saluran-informasi-akademik-self-service.html' title='Saluran Informasi Akademik Self-Service'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-4962424118366061625</id><published>2011-05-15T16:50:00.000+07:00</published><updated>2011-05-15T16:51:58.051+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Sistem Informasi'/><title type='text'>Saluran Informasi Akademik adalah Media Informasi Elektronik</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saluran informasi adalah media apapun yang mengandung informasi dan menyediakan “pipa” di mana informasi mengalir satu arah dari satu ruang informasi ke ruang informasi lainnya (Ringland, 2008). Dengan demikian saluran informasi dapat difahami sebagai media informasi karena mengandung informasi serta memiliki kelengkapan dan kemampuan untuk mengirimkan informasi. Media informasi adalah sarana (Depdikbud, 1995) seperti koran, radio, atau televisi (www12) yang dirancang untuk mendistribusikan informasi (Peters, 1994) dalam bentuk berita, pesan (Depdikbud, 1995), konsep, dan ide (www13), dari aktor sosial (Perets, 1994) kepada audien umum ataupun khusus (www13). Low (2000) menggunakan istilah media informasi elektronik untuk menyatakan sarana yang berfungsi untuk memproses permintaan dan menampilkan informasi digital. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Istilah Salira berkaitan dengan ruang lingkup informasi yang didistribusikan yakni akademik atau yang berhubungan dengan pendidikan, khususnya belajar di sekolah dan universitas (Hornby, 2000). Jika Salira adalah media informasi elektronik, maka dengan mengikuti pengertian Low (2000) Salira dapat difahami sebagai sarana yang berfungsi untuk memproses permintaan dan menampilkan informasi akademik digital kepada pengguna umum atau khusus. Sebagai agent, Salira dapat hanya menyediakan dan menampilkan informasi akademik yang diminta oleh penggunanya saja, dengan kata lain pengguna mengendalikan informasi akademik apa saja yang harus disampaikan Salira kepada dirinya. Salira dalam kapasitas seperti ini diistilahkan sebagai Salira self-service. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-4962424118366061625?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/4962424118366061625/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2011/05/saluran-informasi-akademik-adalah-media.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/4962424118366061625'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/4962424118366061625'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2011/05/saluran-informasi-akademik-adalah-media.html' title='Saluran Informasi Akademik adalah Media Informasi Elektronik'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-1685643934565805549</id><published>2011-05-07T18:29:00.005+07:00</published><updated>2011-05-07T19:17:19.503+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Teknologi Informasi'/><title type='text'>Masalah instalasi driver printer HP Laserjet 1000 di Ubuntu 10.10</title><content type='html'>&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 218px;" src="http://laser-printer-reviews.com/laser-printer-reviews/hp-laserjet-1000-laser-printer-review.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;div&gt;Tatkala kabel USB dari printer HP Laserjet 1000 dihubungkan ke port USB pada unit sistem, Ubuntu 10.10 langsung dapat megenalinya. Namun untuk memasang driver printer tersebut, perlu koneksi internet untuk mengunduh sejumlah kelengkapan file dari HP. Sayangnya setelah driver terpasang, kita tidak pernah dapat menggunakan printer tersebut. Halaman tes pencetakan yang seharusnya dicetak printer malah hilang entah ke mana dari dialog printing.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Untuk mendapatkan driver yang membuat printernya bekerja, kita bisa mencarinya langsung di alamat berikut ini : &lt;a href="http://hplipopensource.com/hplip-web/index.html"&gt;http://hplipopensource.com/hplip-web/index.html&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Pada halaman situs tersebut, pilihlah tombol untuk mendownload &lt;a href="http://hplipopensource.com/hplip-web/install_wizard/index.html"&gt;HP Linux Imaging and Printing (HPLIP)&lt;/a&gt;. Pada halaman tersebut tersedia berbagai distribusi Linux, termasuk distro kebanggaan Indonesia (IGOS). Pilihlah ubuntu sesuai dengan versi yang kita gunakan, dalam kasus ini adalah Ubuntu 10.10. Setelah itu, pilih jenis printernya, yakni Laserjet. Dan pilihan terakhir adalah menentukan model printernya, yakni HP Laserjet 1000 Printer. Setelah itu klik tombol Next dan Next hingga muncul halaman &lt;a href="http://hplipopensource.com/hplip-web/install/install/index.html"&gt;Installer Walkthrough&lt;/a&gt;. Halaman ini memberikan panduan instalasi setelah HPLIP nya selesai diunduh.  Untuk mengunduhnya, klik tombol Download HPLIP sehingga kita dibawa ke halaman downloadnya :&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;meta equiv="content-type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;a href="http://sourceforge.net/projects/hplip/files/hplip/3.11.3a/hplip-3.11.3a.run/download"&gt;http://sourceforge.net/projects/hplip/files/hplip/3.11.3a/hplip-3.11.3a.run/download&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Setelah itu, tinggal ikuti petunjuk pada halaman &lt;a href="http://hplipopensource.com/hplip-web/install/install/index.html"&gt;Installer Walkthrough&lt;/a&gt;. Hasil akhirnya, kita mendapatkan dua driver (Lihat di System | Administration | Printing). Hapus driver pertama, dan set sebagai default printer untuk driver kedua hasil menjalankan HPLIP. Setelah itu, printer pun sudah dapat dijalankan.&lt;/div&gt;&lt;meta equiv="content-type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta equiv="content-type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-1685643934565805549?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/1685643934565805549/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2011/05/masalah-instalasi-driver-printer-hp.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/1685643934565805549'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/1685643934565805549'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2011/05/masalah-instalasi-driver-printer-hp.html' title='Masalah instalasi driver printer HP Laserjet 1000 di Ubuntu 10.10'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-4221272361948592517</id><published>2011-04-30T09:13:00.005+07:00</published><updated>2011-05-01T12:33:29.126+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Persepsi'/><title type='text'>Kenikmatan rokok dalam bayangan Kubur</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-Zio8_7gBdr0/TbuPRkh1KYI/AAAAAAAAAfc/YnQQwcetttg/s1600/merokok.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 306px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-Zio8_7gBdr0/TbuPRkh1KYI/AAAAAAAAAfc/YnQQwcetttg/s400/merokok.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601228093591464322" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;Mazhad Hanafi &amp;gt; al-Hashkafi r.m : tembakau dianggap tidak memabukan namun melemahkan badan, hukumnya haram berdasarkan hadits Ummu Salamah : Rasulullah SAW mengharamkan setiap barang yang memabukan dan melemahkan badan (HR Ahmad dan Abu Dawud, disahihkan oleh Zainuddin al-Iraqi)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Madzhab Safi'i &amp;gt; Tembakau melemahkan badan dan pandangan mata, menyebabkan kepala menjadi pusing sehingga hukumnya haram (al-Qalyubi wa 'Umairah 'ala Sahril 'Allamah Jalaliddin al-Mahali 'ala Minhajith-Thalibin Lisy-Syaikh Muhyidin an-Nawawi, juz 1, hal 69)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Madzhab Maliki &amp;gt; Sykeh Allamah Salim As-Sanhuri memfatwakan haram tembakau hingga beliau wafat. Tembakau tidak menyebabkan mabuk namun dapat merusak badan dan membius, haram menurut ayat : Dan janganlah kalian membunuh diri kalian sendiri (QS An-Nisaa: 29). Jika tidak merusak tubuh atau membius baik jangka pendek atau jangka panjang maka dibolehkan, namun jika masih diragukan maka hukumnya haram. Ini merupakan salah satu dari qawa'id kulliyah yang disepakati. Para fuqaha mereka menyatakan : Kedunguan yang menyebabkan seseorang wajib ditahan adalah menyia-nyiakan harta untuk bersenang-senang dan memuaskan syahwat. (Fatawisy-Syaikh 'Ulasy)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Madzhab Hambali &amp;gt; Ulama Nejd mengharamkannya sebagaimana kebanyakan ulama Maliki, Syafi'i, dan Hanafi. Di dalam Mathalibu Ulin-Nuha fi Syarhi Ihya' in wa Ghayatil-Muntaha, juz 6, disebutkan hukumnya mubah, sementara Syaikh Mansur dalam Adabun-Nisa' menyatakan hukumnya makruh.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Madzab Ibadi &amp;gt; Tembakau adalah najis pada dzatnya, sebagaimana khamr. Penulis kitab berkata: Haram hukumnya berhias dan berobat dengan barang haram seperti khamr, tembakau, dls, yang haram pada dzatnya. (Syarhun-Naili wa Syifa ul-Alil, juz 9, hal 89)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Menurut WHO dalam laporan yang diterbitkan tahun 1975, jumlah kematian karena merokok melebihi wabah penyakit, kolera, cacar, kusta, TBC, dan tipes secara total. Berhenti merokok dapat memperbaiki kesehatan dan memperpanjang usia, yang tidak dapat dilakukan oleh sarana kesehatan lainnya secara terpadu. Menurut studi Worldwatch Institute, setiap tahunnya tembakau membunuh 2,5 juta jiwa di berbagai penjuru dunia, dan 1/5 kematian di USA dan Eropa berhubungan dengan rokok. Jumlah kematian karena rokok tahun 1988 di USA adalah 350rb, di atas kematian karena minuman keras (125rb) dan narkoba (6rb). Sementara di Inggris tahun 1987 adalah 100rb di atas miras (40rb) dan di bawah narkoba (155rb). Informasi ini telah merubah ketetapan fuqaha yang awalnya menyatakan tembakau sebagai hal makruh. Ulama al-Azhar dan para Syaikh di Mesir merubah fatwa dan menyatakan bahwa haram hukumnya memakai tembakau dengan cara apapun, dan haram pula berladang, berdagang, atau mengedarkan tembakau. (Majalah Mujtama'ul-Fiqiyyil-Islami). Kita yang berpegang pada fatwa ini tidak boleh menawarkan atau menyediakan uang untuk orang lain sebagai sarana menuju rokok.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-4221272361948592517?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/4221272361948592517/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2011/04/rokok-menurut-para-ulama.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/4221272361948592517'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/4221272361948592517'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2011/04/rokok-menurut-para-ulama.html' title='Kenikmatan rokok dalam bayangan Kubur'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-Zio8_7gBdr0/TbuPRkh1KYI/AAAAAAAAAfc/YnQQwcetttg/s72-c/merokok.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-7941676350674228994</id><published>2011-04-24T12:18:00.003+07:00</published><updated>2011-04-24T12:27:32.648+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Visi'/><title type='text'>Perangkat input TV</title><content type='html'>Saat internet telah berintegrasi dengan TV, remote TV berubah menjadi keyboard dan mouse yang terintegrasi. Setiap orang dapat melakukan komunikasi audio visual melalui TV mana saja dalam rumahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Implementasi : http://www.youtube.com/watch?v=dFaf_Y-CpgQ&amp;playnext=1&amp;list=PL5602D37EE4E3F8F0&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-7941676350674228994?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/7941676350674228994/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2011/04/perangkat-input-tv.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/7941676350674228994'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/7941676350674228994'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2011/04/perangkat-input-tv.html' title='Perangkat input TV'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-205058004202952587</id><published>2011-04-15T18:34:00.000+07:00</published><updated>2011-04-15T18:36:10.635+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Visi'/><title type='text'>Pengadaan Internet Dengan Pajak</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 11px; line-height: 14px;"&gt;Di saat internet sudah menjadi elemen penting bagi perekonomian negara khususnya, maka ia akan dikelola pemerintah seperti jalan raya, yang diadakan dan dipelihara dengan dana pajak, yang masyarakat bisa mengakses kapanpun dengan kecepatan akses sesuai dengan mesin yang digunakan dan bukan sesuai dengan kontrak layanan internet.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 14px; "&gt;&lt;span jsid="text"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-205058004202952587?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/205058004202952587/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2011/04/pengadaan-internet-dengan-pajak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/205058004202952587'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/205058004202952587'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2011/04/pengadaan-internet-dengan-pajak.html' title='Pengadaan Internet Dengan Pajak'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-2494039044614708128</id><published>2011-04-05T13:43:00.004+07:00</published><updated>2011-04-05T13:58:46.791+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Teknologi Informasi'/><title type='text'>Menangani masalah instalasi Lazarus di Ubuntu 10</title><content type='html'>Untuk menginstall Lazarus di Ubuntu 10, cara paling mudah adalah mencari installer nya di Ubuntu Software Center. Anda bisa menemukannya dengan memberikan kata kunci Lazarus. Setelah installer ditemukan, tinggal klik tombol install nya.&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Jika setelah proses instal tersebut anda mencoba menjalankannya, sebelum masuk ke dalam IDE Lazarus akan ada informasi yang menyatakan bahwa direktory source free pascal tidak ditemukan. Jika diabaikan, kemudian project dijalankan dengan menekan tombol F9, akan ada pesan kesalahan yang merujuk kepada informasi awal. Untuk menangani masalah tersebut, cari installer Free Pascal Compiler - Source Code di Ubuntu Software Center dengan memasukan keyword FPC. Setelah ditemukan, klik tombol instal nya.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Jika setelah proses instal tersebut anda mencoba menjalankannya, tidak akan muncul lagi informasi yang menyatakan direktori source free pascal tidak ditemukan. Jika anda menekan tombol F9 tanpa menambahkan komponen apapun, maka anda akan mendapatkan aplikasi berhasil dijalankan. Namun saat anda hendak mengakses event procedure milik komponen, akan ada pesan kesalahan yang menyatakan ppu nya tidak ditemukan. Untuk menangani masalah tersebut, cari MSEide+MSEgui - source files di Ubuntu Software Center dengan memasukan keyword FPC. Setelah ditemukan, klik tombol instal nya.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Setelah itu ... Lazarus pun sudah bisa digunakan untuk keperluan proyek anda. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kesimpulannya, untuk memasang Lazarus di Ubuntu, tiga installer yang harus dijalankan:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Lazarus&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Free pascal compiler - source code&lt;/li&gt;&lt;li&gt;MSEide+MSEgui - source files&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-2494039044614708128?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/2494039044614708128/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2011/04/menginstal-lazarus-di-ubuntu-10.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/2494039044614708128'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/2494039044614708128'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2011/04/menginstal-lazarus-di-ubuntu-10.html' title='Menangani masalah instalasi Lazarus di Ubuntu 10'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-8301882071176613664</id><published>2011-04-02T23:36:00.009+07:00</published><updated>2011-04-03T01:04:24.759+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Perangkat Lunak Gratis'/><title type='text'>alKhowarizmi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perangkat lunak alKhowarizmi yang dibuat dengan Lazarus ini digunakan untuk membuat program dengan kode Pascal berbahasa Indonesia.  Prototipe diluncurkan 2 April 2011 ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-d0yi5Q5SCOc/TZdi45rVUzI/AAAAAAAAAfM/wWCMl3T9lIw/s1600/Blaise_Pascal.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 271px; height: 209px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-d0yi5Q5SCOc/TZdi45rVUzI/AAAAAAAAAfM/wWCMl3T9lIw/s400/Blaise_Pascal.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5591046192098530098" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sementara ini baru tersedia sebatas prototipe. Untuk menjalankannya:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Install Lazarus pada Sistem Operasi Microsoft Windows anda, installernya ada &lt;a href="http://sourceforge.net/projects/lazarus/files/"&gt;di sini&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Unduh alKhowarizmi &lt;a href="http://www.4shared.com/file/HzCZkaz6/ALKFIX1.html"&gt;di sini&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ekstrak alKhowarizmi.rar ke folder bin di mana fpcmake.exe berada.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Analisis dan rancangan alKhowarizmi dapat di lihat dalam Tugas Akhir saya di Perpustaan Sekolah Tinggi Teknologi Garut. alKhowarizmi diambil dari nama p&lt;span class="fullpost"&gt;enemu konsep Algoritma dan Aljabar, seorang ahli matematika dari uzbekistan yang bernama  Abu Abdullah Muhammad Ibn Musa al-Khwarizmi. Di literatur barat, beliau  lebih terkenal dengan sebutan Algorism. Panggilan inilah yang kemudian  dipakai untuk menyebut konsep algoritma yang ditemukannya. Abu Abdullah  Muhammad Ibn Musa al-Khwarizmi (770-840) lahir di Khwarizm (Kheva), kota  di selatan sungai Oxus (sekarang Uzbekistan) tahun 770 masehi.&lt;/span&gt; Penggunaan nama alKhowarizmi disebabkan karena pada saat pengembangannya yang pertama (tahun 2003), perangkat lunak ini hanya menyediakan perintah dasar Pascal-Like yang dianggap cukup untuk memenuhi kebutuhan pemrograman dalam matakuliah algoritma.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-8301882071176613664?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/8301882071176613664/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2011/04/alkhowarizmi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/8301882071176613664'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/8301882071176613664'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2011/04/alkhowarizmi.html' title='alKhowarizmi'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-d0yi5Q5SCOc/TZdi45rVUzI/AAAAAAAAAfM/wWCMl3T9lIw/s72-c/Blaise_Pascal.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-7825386080399872426</id><published>2011-03-20T15:19:00.004+07:00</published><updated>2011-03-20T16:01:18.996+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Answering'/><title type='text'>Semua muslim masuk neraka?</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Seringkali muslim disebut sebagai ahli neraka karena berkaitan dengan ayat berikut ini:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Dan tidak ada seorangpun dari padamu, melainkan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;mendatangi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; neraka itu. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;(QS 19:71)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Benarkah semua muslim akan masuk neraka?Mari kita lihat tafsir Ibnu Katsir:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Samiyah, dia berkata, "Kami berselisih mengenai kedatangan di neraka. Sebagian dari kami mengatakan, 'Orang mukmin tidak masuk neraka'. Dan sebagian lagi mengatakan, 'Mereka semua masuk ke dalamnya. Kemudian ALLAH menyelamatkan orang yang bertakwa.' Lalu aku menemui Jabir bin Abdillah. Aku bertanya kepadanya, 'Kami berselisih mengenai kedatangan di neraka.' Dia mengatakan, 'Mereka semua akan mendatanginya.' Sulaiman bin Murah berkata, 'Mereka semua masuk neraka.' Kemudian dia mengulurkan jarinya ke telinganya dan berkata, 'Diamlah kamu berdua. Aku mengatakan demikian karena aku mendengar Rasulullah SAW bersabda:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;'Tidak ada orang saleh dan orang jahat yang tersisa melainkan dia masuk neraka. Neraka itu dingin dan menyelamatkan bagi orang yang beriman, seperti halnya yang dialami Ibrahim sehingga neraka itu gaduh lantaran dinginnya mereka. Kemudian ALLAH menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dan membiarkan orang-orang zalim di dalam neraka dalam keadaan berlutut'&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;(HR Muslim)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Imam Ahmad meriwayatkan dari Abdullah bin Mas'ud, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;"Dan tidak ada seorangpun darimu, melainkan mendatangi sekitar neraka itu.  Rasulullah SAW bersabda,  'Seluruh manusia datang ke sekitar neraka, kemudian mereka keluar dari sana dengan amal baiknya.'"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; (HR Ahmad &amp;amp; Tirmidzi)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Dalam sahihain diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah SAW bersabda, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;"Tidaklah seorang muslim yang ketiga anaknya mati itu disentuh api neraka melainkan sekedar menggugurkan sumpah."&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; (Muttafaq alaih)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Sehubungan dengan firman ALLAH, "Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kesemestian yang sudah ditetapkan",  as-Sidi meriwayatkan dari Murah, dari Ibn Mas'ud, dia berkata, "... karena sumpah yang wajib". Mujahid menafsirkan, "Keharusan dan ketetapan." Demikian pula diriwayatkan oleh Ibnu Juraij.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Firman ALLAH, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;"Kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;. Yakni, apabila seluruh mahluk melintasi neraka, lalu orang-orang kafir dan durhaka jatuh ke dalamnya, maka ALLAH menyelamatkan kaum mukmin yang bertakwa dari neraka sesuai dengan amalnya. Lintasan mereka di atas jembatan dan kecepatannya itu sesuai dengan amal yang dahulu dilakukan di dunia. Kemudian mukmin pelaku dosa besar menadapat syafaat. Jadi para malaikat, nabi, dan mukmin dapat memberi syafaat sehingga banyak mahluk yang telah dimakan api dapat keluar dari neraka, sedang wajah mereka, yaitu tempat sujudnya hangus. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Dikeluarkan mereka dari neraka sesuai dengan keimanan yang ada di dalam hatinya. Orang yang pertama kali keluar ialah orang yang di dalam hatinya terdapat keimanan sebesar uang dinar, kemudian orang berikutnya, kemudian yang berikutnya, kemudian yang berikutnya lagi sehingga keluarlah orang yang di dalam hatinya ada keimanan yang sangat ringan. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Kemudian ALLAH mengeluarkan dari neraka orang yang pernah mengucapkan, "Tiada Tuhan melainkan ALLAH" pada suatu hari selama hidupnya, walaupun dia tidak pernah melakukan kebaikan. Yang tersisa di dalam neraka adalah orang yang telah ditetapkan kekekalan baginya, sebagaimana hal itu ditetapkan dalam hadits-hadits sahih. Karena itu, ALLAH berfirman, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;"Kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dan membiarkan orang-orang yang zalim di dalam neraka dalam keadaan berlutut." &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=" font-style: normal;  "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;(QS 19:72)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-7825386080399872426?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/7825386080399872426/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2011/03/semua-muslim-masuk-neraka.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/7825386080399872426'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/7825386080399872426'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2011/03/semua-muslim-masuk-neraka.html' title='Semua muslim masuk neraka?'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-6288277413493459984</id><published>2011-03-16T00:38:00.002+07:00</published><updated>2011-03-16T00:38:55.853+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Answering'/><title type='text'>Memfitnah Muhammad SAW dan menafsirkan alQuran semaunya?</title><content type='html'>&lt;p&gt;Mahmud bin Ghailan meriwayatkan kepada kami, Bisyr bin as-Sari  meriwayatkan kepada kami, Sufyan mengabarkan kepada kami, dari Abdul  a’laa, dari Said bin Jubair, dari Ibnu Abbas radhiyAllahu ‘anhuma, ia  mengatakan bahwa Rosulullah  [saw] bersabda (yg artinya): &lt;i&gt;“Barang siapa berkata-kata tentang al-Qur’an (menafsirkan) tanpa ilmu, maka hendaklah ia menempati tempat duduknya dari neraka” &lt;/i&gt;(HR.Tirmidzi,no.2950) Imam Abu Isa berkata,”Hadits ini derajatnya hasan shahih”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sufyan bin Waki’ mengabarkan kepada kami, Suwaid bin Amru al-Kalbi  mengabarkan kepada kami, Abu Awanah mengabarkan kepada kami, dari Abdul  a’laa, dari Said bin Jubari, dari Ibnu Abbas radhiyAllahu ‘anhuma, dari  Rosulullah [saw]. beliau bersabda (yg artinya): &lt;i&gt;“Takutlah kalian  berbicara tentang sesuatu yang berasal dariku melainkan pada apa yang  telah kalian ketahui. Siapa yang berdusta atas namaku dengan sengaja,  maka hendaklah ia menyimpan tempat duduknya di dalam neraka, Dan barang  siapa yang menafsirkan al-Qur’an dengan akal pikirannya, maka hendaklah  ia menyiapkan tempat duduknya didalam neraka”&lt;/i&gt; (HR.Ahmad 1/233,269,293,323,327 An-Nasa’i No.109,110 Fadhailul Qur’ani) berkata Imam Tirmidzi “Hadits ini derajatnya hasan”&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-6288277413493459984?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/6288277413493459984/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2011/03/memfitnah-muhammad-saw-dan-menafsirkan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/6288277413493459984'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/6288277413493459984'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2011/03/memfitnah-muhammad-saw-dan-menafsirkan.html' title='Memfitnah Muhammad SAW dan menafsirkan alQuran semaunya?'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-8070427608309339867</id><published>2011-03-12T06:34:00.000+07:00</published><updated>2011-03-12T06:35:51.261+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Answering'/><title type='text'>Muhammad SAW berkhitan</title><content type='html'>&lt;div&gt;"Dari Ubaidillah bin Abdullah bin Utbah bin Mas'ud bahwasanya Abdulah bin Abbas memberitahukan kepadanya bahwasanya Abu Sufyan bin Harb menceritakan kepadanya bahwa Heraklius minta kedatangannya serta rombongan dagang Quraisy di Syam pada masa Rasulullah saw. membuat gecatan senjata kepada Abu Sufyan dan kafir Quraisy. Maka mereka (rombongan itu) datang kepada Heraklius di Ilia lalu Heraklius memanggil mereka dan disekelilingnya para pembesar Rumawi kemudian ia memanggil mereka dan juga memanggil penterjemah.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Heraklius berkata: "Siapakah diatara kalian yang paling dekat nasabnya dengan laki-laki yang mengaku dirinya Nabi?"&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Lalu Abu Sufyan menjawab: "Sayalah yang paling dekat diantara mereka" Heraklius berkata: "Dekatkanlah kepadaku, dekatkanlah teman-temannya lalu jadikan mereka di belakangnya." Kemudian ia berkata kepada penterjemahnya: "Katakan lah kepada mereka bahwasanya saya bertanya kepada orang ini tentang laki-laki itu. Jika ia berdusta kepadaku maka dustakanlah ia. Demi Allah seandainya tidak malu karena menganggap saya berdusta niscaya saya berdusta tentang ia (Muhammad). Yang pertama kali ditanyakan kepada saya tentang dia adalah: "Bagaimana nasabnya diantara kalian?" Saya menjawab: "Di kalangan kami dia orang yang bernasab (bangsawan)". Ia berkata: "Pernahkah seorang diantaramu yang mengatakan perkataan ini sebelummu?" Saya menjawab:"Tidak".&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ia berkata: Apakah nenek moyangnya ada yang menjadi raja?".&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Saya menjawab: "Tidak".&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ia berkata: "Pengikutnya orang-orang mulia atau orang-orang lemah dantara mereka?".&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Saya menjawab: "Orang-orang lemah "&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ia berkata:"Apakah mereka bertambah-tambah atau berkurang-kurang?". Saya menjawab:"Bahkan mereka bertambah".&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ia berkata:"Apakah ada seseorang diantara mereka yang benci kepada agamanya sesudah ia memasukinya?".&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Saya berkata:"Tidak ada". Ia berkata: " Apakah dia berkhianat?".&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Saya menjawab: "Tidak, dan kami dalam masa gencatan dimana kami tidak mengetahui apa yang ia lakukan dalam masa ini, dan tidak mungkin bagi saya untuk memasukkan kalimat sedikitpun selain kalimat ini."&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ia berkata: "Bagaimanakah peperanganmu terhadapnya?." Peperangan diantara kami dan dia silih berganti, ia menang atas kami dan kami menang atasnya".&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ia berkata: "Apakah yang ia perintahkan kepadamu?."&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Saya menjawab: Ia berkata: "Sembahlah Allah sendiri dan jangan menyekutukan-Nya dengan sesuatu, dan tinggakanlah apa yang dahulu selalu disembah oleh nenek moyangmu".&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ia menyuruh kami untuk shalat, jujur, menjaga diri dan menyambung (persaudaraan).&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kemudian ia berkata kepada juru bahasanya: "Katakanlah kepadanya: "Sesungguhya saya bertanya kepadamu tentang nasabnya (keturunanya), lalu kamu menyebutkan bahwa dia di kalanganmu yang yang bernasab (bangsawan), dan demikianlah para rasul itu diutus dikalangan orang-orang bernasab di kaumnya, dan saya bertanta kepadamu: "Apakah ada sesorang diataramu yang mengatakan perkataan sebelumnya? Lalu kamu sebutkan bahwa tidak ada. Dan saya katakan seandainya ada seseorang yang mengatakan perkataan ini sebelumnya, niscaya saya katakan (dia) seseorang laki-laki yang menghibur dengan kata-kata yang diucapkan oleh orang sebelumnya.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Saya tanya kepadamu, apakah nenek moyangnya ada yang menjadi raja maka saya katakan (dia) seorang laki-laki yang menuntut kerajaan nenek moyangnya.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Saya bertanya kepadamu, apakah dahulu kamu menuduh ia berdusta sebelum mengatakan apa (kenabian) yang dikatakannya, lalu kamu menjawab bahwa tidak, maka saya tahu bawa dia tidak layak meninggalkanmu dusta atas manusia dan dusta atas Allah.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Saya bertanya kepadamu, pengikutnya orang-orang mulia ataukah orang-orang lemah diantara mereka, lalu kamu menyebutkan bahwa pengikutnya adalah orang-orang lemah di antara kaumnya, dan itulah pengikut para rasul. Saya bertanya kepadamu apakah mereka (pengikut-pengikut) berkurang ataukah bertambah lalu kamu menyebutkan bahwa mereka bertambah, dan memang demikianlah urusan iman sehingga sempurna."&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Saya bertanya kepadamu apakah ada salah seorang yang murtad karena benci kepada agamanya setelah ia memasukinya, lalu kami sebutkan bahwa tidak ada, dan memang demikianlah iman ketika bercampur dengan kelapangan hati. Saya bertanya kepadamu apakah dia berkhianat, lal kamu sebutkan tidak, dan memang demianlah para rasul itu tidak berkhianat.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dan saya bertanya kepadamu dengan apakah ia menyuruh kamu, lalu kamu menyebutkan bahwa ia menyuruh kamu untuk menyembah Allah semata dan janganlah mensekutukan-Nya dengan sesuatu. Dan ia melarang kamu untuk menyembah berhala dan menyuruh kamu dengan shalat, jujur, dan menjaga diri. Jika apa yang kamu katakana itu benar maka ia akan menguasai tempat dua telapak kakiku, dan saya mengetahui dia (Nabi) telah muncul padahal saya tidak menduga bahwa dia (Nabi) itu dari padamu.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Seandainya saya mengetahui bahwa saya sampai kepadanya niscaya saya senang bertemu dengannya. Seandainya saya disisinya niscaya saya mencuci telapak kakinya.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kemudian ia minta didatangkan surat Rasulullah saw. Yang mana Dihyah diutus ke pembesar Bushro ia menyerahkannya kepada Heraklius dan dibacanya dan isinya: "Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyanyang. Dari Muhammad hamba dan utusan Allah kepada Heraklius pembesar Rumawi. Kesejahteraan atas orang yang mengikuti petunjuk. Adapun selanjutnya, maka sesungguhnya saya mengajak kepadamu dengan panggilan Islam. Masuk Islam lah maka kamu selamat, Allah memberikan pahala kepadamu dua lipat. Jika kamu berpaling maka atasmu dosa para pengikut. Wahai ahli kitab, marilah kepada kalimat yang sama antara kami dan kamu bahwa tidak kita sembah selain Allah, dan tidak kita sekutukan Dia dengan sesuatupun dan tidak pula sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai Tuhan selain dari pada Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah: "Saksikanlah bahwa kami adalah orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)".&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ia berkata: Abu Sofyan berkata: "Ketika ia mengatakan apa yang telah dikatakannya itu dan selesai mebaca surat sehingga ditempatnya, banyak kegaduhan dan suara-suara keras lalu kami dikeluarkan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Maka kami berkata kepada teman-temanku: Sungguh urusan Putera Abi Kabsyah (gelar ayah Nabi) telah menjadi vesar, sesungguhnya ia ditakuti oleh raia Bani Ashfar (Rumawi) dan saya senantiasa meyakinkan bahwa dia (Nabi) akan menang sampai Allah memasukkan Islam atas saya.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ibunu Nathur pemilik (Gubernur) Ilia dan Heraklius sampai pada orang-orang Nashrani di Syam menceritakan bahwa ketika Heraklius tiba di Ilia menjadi buruk jiwanya, lalu sebagian penghuninya berkata: "Kami telah mengingkari peri keadaan tuan". Ibnu Nathur berkata: " Heraklius itu seorang dukun yang mengarahkan pandanganmu ke bintang-bintang. Ia berkata kepada mereka ketika mereka bertanya kepadanya: "Sesungguhnya saya tadi malam ketika saya melihat bintang, saya berpendapat bahwa raja yang berkhitan telah muncul". Siapakah orang yang berkhitan dari umat ini? Mereka menjawab: "Yang berkhitan hanyalah orang-orang Yahudi". Urusan mereka janganlah menggelisahkanmu dan tulislah ke kota-kota kerajaanmu, lalu mereka membunuh orang-orang Yahudi yang ada di kalangan mereka. Ketika mereka mengurusi urusan mereka, didatangkan pada Heraklius seorang laki-laki yang diutus oleh Raja Ghassan yang memberitakan tentang cerita Rasulullah saw. ketika Heraklius bertanya kepadanya maka ia menjawab: "Pergilah, dan lihatlah apakah dia berkhitan atau tidak? &lt;b&gt;Maka mereka melihatnya dan mereka membicarakannya bahwa Rasulullah saw. berkhiatan. Dan ia bertanya tentang bangsa Arab, lalu ia menjawab: " Mereka berkhitan".&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Lalu Heraklius berkata: "Inilah (Muhammad) raja umat itu telah muncul". Kemudian Heraklius menulis surat kepada temannya di Rumiah dan ia adalah orang yang menyamai dalam bidang ilmu. Heraklius pergi ke Himsha dan ia tidak bermaksud ke Himsha sehingga datang surat kawannya yang menyetujui pendapat Heraklius atas munculnya Nabi saw. Dan sesungguhnya dia itu Nabi.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Lalu Heraklius memberi ijin kepada para pembesar Rumawi di istananya di Himsa kemudian ia mengatur pintu-pintu lalu pintu-pintu itu ditutup dan diapun menampakkan diri seraya berkata: "Wahai golongan orang-orang Rumawi. Apakah kamu ingin berbahagia dan mendapat petunjuk serta tetap kerajaanmu, maka baitlah laki-laki ini (Muhammad)". Maka mereka lari seperti larinya keledai liar ke pintu-pintu dan mereka dapati pintu-pintunya telah tertutup.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ketika Heraklius melihat larinya mereka dan putus asa dari iman mereka maka ia berkata: "Kembalikanlah mereka atasku". Dan ia berkata: "Tadi saya katakan perkatanku itu untuk menguji kekokohan agamamu, dan saya telah melihatnya". Lalu merekapun sujud dan senang kepadanya. Itulah akhir keadaan Heraklius."&lt;/div&gt;&lt;div&gt;(HR: Bukhari)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-8070427608309339867?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/8070427608309339867/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2011/03/muhammad-saw-berkhitan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/8070427608309339867'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/8070427608309339867'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2011/03/muhammad-saw-berkhitan.html' title='Muhammad SAW berkhitan'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-8325844036120577068</id><published>2011-01-11T01:37:00.001+07:00</published><updated>2011-05-26T01:33:04.771+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Answering'/><title type='text'>Semua negara Kafir harus diperangi?</title><content type='html'>Ketundukan yang dimaksudkan Islam adalah memaksa dirinya untuk menundukan diri kepada Tuhan dan bukan memaksa orang untuk tunduk kepada dirinya. Islam membebaskan manusia dari perbudakan manusia dan menjadikan manusia menjadi budak Tuhan saja. Berkeyakinan itu pilihan yang tidak dapat dipaksakan. Muslim hanya mengingatkan dan tidak memaksa, karena taufik itu karunia Tuhan dan tidak dapat diberikan oleh manusia. Semua konsep ini tersebut jelas di dalam alQuran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Dan perangilah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah lagi dan (sehingga) ketaatan itu hanya semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka tidak ada permusuhan (lagi), kecuali terhadap orang-orang yang zalim.&lt;/i&gt; (AL BAQARAH (Sapi betina) ayat 193)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam tafsir Ibn Katsir disebutkan bahwa arti kata fitnah dalam ayat tersebut adalah syirik, bahwa syirik itu lebih kejam dan keji dari pada pembunuhan. Fitnah dalam konteks ayat tersebut adalah syirik, dan syirik itu menyekutukan Tuhan. Sangat jauh artinya dengan perlawanan, penindasan, atau hukuman, atau kerusuhan. Syirik itu sebuah keadaan dimana seseorang mempersekutukan Tuhan dengan ciptaan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Aliyah berkata, bahwa ayat ini merupakan ayat pertama yang diturunkan di Madinah mengenai perang. Setelah ayat ini, Rasulullah SAW memerangi orang yang memerangi beliau, dan menahan diri dari memerangi orang yang tidak menyerang. Hal ini berdasarkan ayat sebelumnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.&lt;/i&gt; (AL BAQARAH (Sapi betina) ayat 190)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara ayat berikutnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu (Mekah); dan fitnah itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan, .... &lt;/i&gt; (AL BAQARAH (Sapi betina) ayat 191)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibn Katsir menerangkan bahwa ayat ini mengartikan bahwa hendaklah motivasi Muslim memerangi mereka adalah sebagaimana motivasi mereka memerangi Muslim dan mengusir Muslim dari tempat mereka. Dan dalam berperang, Islam mereformasi cara berperang Arab saat itu dan cara berperang alKitab yang sadis dengan menetapkan cara perang yang tidak melampaui batas. Sebagaimana disabdakan oleh Rasulullah SAW:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Berperanglah kamu di jalan ALLAH. Perangilah orang yang kafir kepada ALLAH. Berperanglah namun jangan mengambil berlebih-lebihan, jangan menipu, jangan membunuh dengan sadis, membunuh anak-anak dan membunuh para penghuni rumah ibadah (biara dan gereja)"&lt;/i&gt; (HR Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya orang kafir terbunuh dalam usahanya membunuh muslim, maka kekafiran mereka lebih keji dari pada pembunuhan tersebut di sisi ALLAH.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pencaci Islam mengatakan semua negara di mana Islam belum berkuasa adalah Dar Harb, wajib diperangi. QS 2:193 menentang pernyataan mereka dengan berkata bahwa muslim tidak memerangi mereka yang tidak memerangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka tidak ada permusuhan (lagi), kecuali terhadap orang-orang yang zalim.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi bagaimana para pencaci Islam berfikir Muhammad SAW memerintahkan muslim menyerang negara yang tidak memerangi muslim, membunuhi non muslim yang tidak sedang berperang dengan muslim?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita perhatikan Republik Islam Iran, apakah para Mulah tidak memberikan kebebasan agama? Bahkan api yang dipuja menyala dalam kuil Majusi di bawah perlindungan negara. Demikian pula dengan kaum Yahudi dan Nasrani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam Islam tidak dikenal kelas. Tidak ada masyarakat nomor satu dan nomor dua. Semua manusia sejajar. Islam mengharuskan muslim bersilaturahmi dengan semua manusia dari semua kalangan. Silaturahmi ini menunjukan kesejajaran derajat manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha mengenal.&lt;/i&gt; (AL HUJURAAT (KAMAR-KAMAR) ayat 13)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelas itu di dunia hanya dalam pandangan ALLAH dan hanya terdapat di akhirat, di mana para pendosa masuk kelas rendahan di neraka dan para pemuja Tuhan YME masuk kelas tinggi di syurga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun ketidakadilan yang terlihat dalam beberapa kasus di sejumlah negara Islam, hal itu merupakan sebuah kewajaran mengingat manusia adalah mahluk yang lemah. Boleh jadi pemerintah Islam lemah dalam menegakan keadilan berdasarkan hukum, atau penduduknya yang tidak taat kepada hukum dan kesepakatan bersama tetapi merasa diperlakukan tidak adil. Dan Islam adalah sistem nilai dan tidak selalu tercermin dari pelaksanaannya. Karena yang melaksanakan nilai tersebut adalah manusia yang lemah, bukan Nabi atau ALLAH yang sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam mempromosikan damai yang sesungguhnya dan tidak bermaksud menipu. Bahkan seandainya muslim dalam keadaan berperang, Rasulullah SAW dalam hadisy yang lalu melarang muslim untuk menipu. Sebaiknya para pencaci Islam berhenti dari pelaku dosa menuduh tanpa dasar dan mulai memahami agama Islam secara baik, untuk mengusahakan amanat cinta kasih sebagai hukum utama yang kedua. &lt;b&gt;KARENA PEMAHAMAN YANG MENIMBULKAN PERDAMAIAN lEBIH BERHARGA DARI PADA PRASANGKA YANG MEMBAWA KEPADA PERTIKAIAN&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-8325844036120577068?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/8325844036120577068/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2011/01/semua-negara-kafir-harus-diperangi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/8325844036120577068'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/8325844036120577068'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2011/01/semua-negara-kafir-harus-diperangi.html' title='Semua negara Kafir harus diperangi?'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-2651037981187676910</id><published>2010-09-14T19:13:00.004+07:00</published><updated>2010-09-14T19:17:36.286+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Album Foto'/><title type='text'>SMUNSA 97</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/TI9nUZsvKyI/AAAAAAAAAd0/2_CwdzqEupE/s1600/60352_1181844882946_1732922115_360892_960285_n.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/TI9nUZsvKyI/AAAAAAAAAd0/2_CwdzqEupE/s400/60352_1181844882946_1732922115_360892_960285_n.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5516741668745718562" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/TI9nCcy8Y2I/AAAAAAAAAds/_0WN0bwyRg4/s1600/62203_437774213770_88136378770_4938790_679705_n.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 268px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/TI9nCcy8Y2I/AAAAAAAAAds/_0WN0bwyRg4/s400/62203_437774213770_88136378770_4938790_679705_n.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5516741360339411810" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-2651037981187676910?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/2651037981187676910/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2010/09/smunsa-97.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/2651037981187676910'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/2651037981187676910'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2010/09/smunsa-97.html' title='SMUNSA 97'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/TI9nUZsvKyI/AAAAAAAAAd0/2_CwdzqEupE/s72-c/60352_1181844882946_1732922115_360892_960285_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-6786096037162943471</id><published>2010-09-14T19:12:00.000+07:00</published><updated>2010-09-14T19:13:06.906+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku'/><title type='text'>Risalah Ukhuwah</title><content type='html'>&lt;a title="View Abu Syauqi - Risalah Ukhuwah on Scribd" href="http://www.scribd.com/doc/37135470/Abu-Syauqi-Risalah-Ukhuwah" style="margin: 12px auto 6px auto; font-family: Helvetica,Arial,Sans-serif; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 14px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; -x-system-font: none; display: block; text-decoration: underline;"&gt;Abu Syauqi - Risalah Ukhuwah&lt;/a&gt; &lt;object id="doc_681332775194506" name="doc_681332775194506" height="600" width="100%" type="application/x-shockwave-flash" data="http://d1.scribdassets.com/ScribdViewer.swf" style="outline:none;" &gt;  &lt;param name="movie" value="http://d1.scribdassets.com/ScribdViewer.swf"&gt;  &lt;param name="wmode" value="opaque"&gt;   &lt;param name="bgcolor" value="#ffffff"&gt;   &lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;   &lt;param name="allowScriptAccess" value="always"&gt;   &lt;param name="FlashVars" value="document_id=37135470&amp;access_key=key-ws7e5gem6grf8g8ffhp&amp;page=1&amp;viewMode=list"&gt;   &lt;embed id="doc_681332775194506" name="doc_681332775194506" src="http://d1.scribdassets.com/ScribdViewer.swf?document_id=37135470&amp;access_key=key-ws7e5gem6grf8g8ffhp&amp;page=1&amp;viewMode=list" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" height="600" width="100%" wmode="opaque" bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;/embed&gt;  &lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-6786096037162943471?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/6786096037162943471/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2010/09/risalah-ukhuwah_14.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/6786096037162943471'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/6786096037162943471'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2010/09/risalah-ukhuwah_14.html' title='Risalah Ukhuwah'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-564681419557159253</id><published>2010-09-09T13:22:00.002+07:00</published><updated>2010-09-09T13:23:00.955+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku'/><title type='text'>Pengenalan Web</title><content type='html'>&lt;a title="View Pengenalan Web on Scribd" href="http://www.scribd.com/doc/18746974/Pengenalan-Web" style="margin: 12px auto 6px auto; font-family: Helvetica,Arial,Sans-serif; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 14px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; -x-system-font: none; display: block; text-decoration: underline;"&gt;Pengenalan Web&lt;/a&gt; &lt;object id="doc_148899112400778" name="doc_148899112400778" height="600" width="100%" type="application/x-shockwave-flash" data="http://d1.scribdassets.com/ScribdViewer.swf" style="outline:none;" &gt;  &lt;param name="movie" value="http://d1.scribdassets.com/ScribdViewer.swf"&gt;  &lt;param name="wmode" value="opaque"&gt;   &lt;param name="bgcolor" value="#ffffff"&gt;   &lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;   &lt;param name="allowScriptAccess" value="always"&gt;   &lt;param name="FlashVars" value="document_id=18746974&amp;access_key=key-2hxjoedpyxcsqzrn17v5&amp;page=1&amp;viewMode=list"&gt;   &lt;embed id="doc_148899112400778" name="doc_148899112400778" src="http://d1.scribdassets.com/ScribdViewer.swf?document_id=18746974&amp;access_key=key-2hxjoedpyxcsqzrn17v5&amp;page=1&amp;viewMode=list" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" height="600" width="100%" wmode="opaque" bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;/embed&gt;  &lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-564681419557159253?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/564681419557159253/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2010/09/pengenalan-web.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/564681419557159253'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/564681419557159253'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2010/09/pengenalan-web.html' title='Pengenalan Web'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-4041221416967621470</id><published>2010-09-09T13:22:00.001+07:00</published><updated>2010-09-09T13:22:37.095+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku'/><title type='text'>Instalasi Komputer</title><content type='html'>&lt;a title="View Modul Praktikum Instalasi komputer on Scribd" href="http://www.scribd.com/doc/18268996/Modul-Praktikum-Instalasi-komputer" style="margin: 12px auto 6px auto; font-family: Helvetica,Arial,Sans-serif; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 14px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; -x-system-font: none; display: block; text-decoration: underline;"&gt;Modul Praktikum Instalasi komputer&lt;/a&gt; &lt;object id="doc_394406191336162" name="doc_394406191336162" height="600" width="100%" type="application/x-shockwave-flash" data="http://d1.scribdassets.com/ScribdViewer.swf" style="outline:none;" &gt;  &lt;param name="movie" value="http://d1.scribdassets.com/ScribdViewer.swf"&gt;  &lt;param name="wmode" value="opaque"&gt;   &lt;param name="bgcolor" value="#ffffff"&gt;   &lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;   &lt;param name="allowScriptAccess" value="always"&gt;   &lt;param name="FlashVars" value="document_id=18268996&amp;access_key=key-2ayshf9yeno3d23g84j6&amp;page=1&amp;viewMode=list"&gt;   &lt;embed id="doc_394406191336162" name="doc_394406191336162" src="http://d1.scribdassets.com/ScribdViewer.swf?document_id=18268996&amp;access_key=key-2ayshf9yeno3d23g84j6&amp;page=1&amp;viewMode=list" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" height="600" width="100%" wmode="opaque" bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;/embed&gt;  &lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-4041221416967621470?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/4041221416967621470/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2010/09/instalasi-komputer.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/4041221416967621470'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/4041221416967621470'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2010/09/instalasi-komputer.html' title='Instalasi Komputer'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-8081355821115827333</id><published>2010-09-09T13:20:00.000+07:00</published><updated>2010-09-09T13:22:01.986+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku'/><title type='text'>Tutorial Jaringan Komputer</title><content type='html'>&lt;a title="View Modul Praktikum Instalasi Jaringan Komputer on Scribd" href="http://www.scribd.com/doc/18268832/Modul-Praktikum-Instalasi-Jaringan-Komputer" style="margin: 12px auto 6px auto; font-family: Helvetica,Arial,Sans-serif; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 14px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; -x-system-font: none; display: block; text-decoration: underline;"&gt;Modul Praktikum Instalasi Jaringan Komputer&lt;/a&gt; &lt;object id="doc_737959744309771" name="doc_737959744309771" height="600" width="100%" type="application/x-shockwave-flash" data="http://d1.scribdassets.com/ScribdViewer.swf" style="outline:none;" &gt;  &lt;param name="movie" value="http://d1.scribdassets.com/ScribdViewer.swf"&gt;  &lt;param name="wmode" value="opaque"&gt;   &lt;param name="bgcolor" value="#ffffff"&gt;   &lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;   &lt;param name="allowScriptAccess" value="always"&gt;   &lt;param name="FlashVars" value="document_id=18268832&amp;access_key=key-1v4gt5bubhkg6nz0uebi&amp;page=1&amp;viewMode=list"&gt;   &lt;embed id="doc_737959744309771" name="doc_737959744309771" src="http://d1.scribdassets.com/ScribdViewer.swf?document_id=18268832&amp;access_key=key-1v4gt5bubhkg6nz0uebi&amp;page=1&amp;viewMode=list" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" height="600" width="100%" wmode="opaque" bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;/embed&gt;  &lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-8081355821115827333?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/8081355821115827333/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2010/09/tutorial-jaringan-komputer.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/8081355821115827333'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/8081355821115827333'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2010/09/tutorial-jaringan-komputer.html' title='Tutorial Jaringan Komputer'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-5702708709506312934</id><published>2010-09-09T13:19:00.001+07:00</published><updated>2010-09-09T13:19:25.496+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku'/><title type='text'>Ratisejiwa</title><content type='html'>&lt;a title="View ratisejiwa on Scribd" href="http://www.scribd.com/doc/16409019/ratisejiwa" style="margin: 12px auto 6px auto; font-family: Helvetica,Arial,Sans-serif; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 14px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; -x-system-font: none; display: block; text-decoration: underline;"&gt;ratisejiwa&lt;/a&gt; &lt;object id="doc_476676816783237" name="doc_476676816783237" height="500" width="100%" type="application/x-shockwave-flash" data="http://d1.scribdassets.com/ScribdViewer.swf" style="outline:none;" rel="media:document" resource="http://d1.scribdassets.com/ScribdViewer.swf?document_id=16409019&amp;access_key=key-1tmj53vb9qks7e3fxvvv&amp;page=1&amp;viewMode=list" &gt;  &lt;param name="movie" value="http://d1.scribdassets.com/ScribdViewer.swf"&gt;  &lt;param name="wmode" value="opaque"&gt;   &lt;param name="bgcolor" value="#ffffff"&gt;   &lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;   &lt;param name="allowScriptAccess" value="always"&gt;   &lt;param name="FlashVars" value="document_id=16409019&amp;access_key=key-1tmj53vb9qks7e3fxvvv&amp;page=1&amp;viewMode=list"&gt;   &lt;embed id="doc_476676816783237" name="doc_476676816783237" src="http://d1.scribdassets.com/ScribdViewer.swf?document_id=16409019&amp;access_key=key-1tmj53vb9qks7e3fxvvv&amp;page=1&amp;viewMode=list" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" height="500" width="100%" wmode="opaque" bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;/embed&gt;  &lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-5702708709506312934?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/5702708709506312934/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2010/09/ratisejiwa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/5702708709506312934'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/5702708709506312934'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2010/09/ratisejiwa.html' title='Ratisejiwa'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-6766529607932360828</id><published>2010-09-09T13:15:00.000+07:00</published><updated>2010-09-09T13:16:03.072+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku'/><title type='text'>Risalah Ukhuwah</title><content type='html'>&lt;a title="View Abu Syauqi - Risalah Ukhuwah on Scribd" href="http://www.scribd.com/doc/37135470/Abu-Syauqi-Risalah-Ukhuwah" style="margin: 12px auto 6px auto; font-family: Helvetica,Arial,Sans-serif; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 14px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; -x-system-font: none; display: block; text-decoration: underline;"&gt;Abu Syauqi - Risalah Ukhuwah&lt;/a&gt; &lt;object id="doc_416914621642026" name="doc_416914621642026" height="500" width="100%" type="application/x-shockwave-flash" data="http://d1.scribdassets.com/ScribdViewer.swf" style="outline:none;" rel="media:document" resource="http://d1.scribdassets.com/ScribdViewer.swf?document_id=37135470&amp;access_key=key-ws7e5gem6grf8g8ffhp&amp;page=1&amp;viewMode=list" &gt;  &lt;param name="movie" value="http://d1.scribdassets.com/ScribdViewer.swf"&gt;  &lt;param name="wmode" value="opaque"&gt;   &lt;param name="bgcolor" value="#ffffff"&gt;   &lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;   &lt;param name="allowScriptAccess" value="always"&gt;   &lt;param name="FlashVars" value="document_id=37135470&amp;access_key=key-ws7e5gem6grf8g8ffhp&amp;page=1&amp;viewMode=list"&gt;   &lt;embed id="doc_416914621642026" name="doc_416914621642026" src="http://d1.scribdassets.com/ScribdViewer.swf?document_id=37135470&amp;access_key=key-ws7e5gem6grf8g8ffhp&amp;page=1&amp;viewMode=list" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" height="500" width="100%" wmode="opaque" bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;/embed&gt;  &lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-6766529607932360828?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/6766529607932360828/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2010/09/risalah-ukhuwah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/6766529607932360828'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/6766529607932360828'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2010/09/risalah-ukhuwah.html' title='Risalah Ukhuwah'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-4415825459531805698</id><published>2010-08-17T13:03:00.006+07:00</published><updated>2010-08-17T13:11:59.776+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Sistem Informasi'/><title type='text'>Solusi SOA Untuk Fleksibilitas Bisnis Perguruan Tinggi Terhadap Perubahan</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:150%"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:150%"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:150%"&gt;&lt;a name="OLE_LINK36"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a name="OLE_LINK35"&gt;&lt;span style="line-height:150%; Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;SOA adalah &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="line-height: 150%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;kerangka kerja (Proteans, 2009) atau arsitektur teknologi yang menganut prinsip-prinsip berorientasi layanan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height:150%; Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;(Erl, 2005), &lt;a name="OLE_LINK34"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a name="OLE_LINK33"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;yang menghubungkan kebutuhan pelanggan dengan kemampuan perusahaan dengan tanpa memperhatikan lanskap teknologi dan batasan organisasi (&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Gabhart dan Bhattacharya, 2008)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height:150%;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height:150%; Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;SOA adalah gaya arsitektural yang memodularisasi sistem informasi (SI) ke dalam layanan (Erl, 2005),&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;yang menyediakan fungsionalitas bisnis terstandarisasi sebagai sekumpulan layanan &lt;a name="OLE_LINK24"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a name="OLE_LINK19"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;yang umum dan dapat digunakan kembali (Proteans, 2009)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:150%"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:150%"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Sebelum konsep SOA&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;muncul, dalam rangka memenuhi kebutuhan bisnis yang baru, organisasi berhadapan dengan masalah &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;pemborosan waktu dan biaya karena para pengembang perangkat lunak harus melakukan modifikasi maksimum terhadap komponen sistem (Miller, dkk, 2002).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Hashimi (2003) menjelaskan bagaimana kesulitan dihadapi pemrogram saat menggunakan pendekatan demi pendekatan komputasi sebagaimana tampak pada tabel II.1 sehingga kemudian masalahnya sekarang dapat diselesaikan dengan SOA dan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;web services&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:150%"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:150%"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;p class="Tabel" style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;a name="OLE_LINK40"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a name="OLE_LINK39"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;a name="_Toc268985793"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Tabel II.1. Pergeseran Utama Dalam Komputasi Enterprise&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt; text-align:center;line-height:150%"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;  font-family:'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;(Sumber : &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;  font-family:'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Gabhart dan Bhattacharya, 2008)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" align="center" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt; text-align:center;line-height:150%"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;  font-family:'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;  font-family:'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;table class="MsoTableGrid" border="1" cellspacing="0" cellpadding="0"  style="border-collapse:collapse;border:none;mso-border-alt:solid black .5pt;  mso-border-thememso-yfti-tbllook:1184;mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4ptcolor:text1;"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;   &lt;td width="136"  style="width:101.85pt;border:solid black 1.0pt;mso-border-themecolor:   text1;mso-border-alt:solid black .5pt;mso-border-themecolor:text1;background:   black;mso-background-themepadding:0cm 5.4pt 0cm 5.4ptcolor:text1;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;   text-align:center;line-height:normal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=" ;font-family:'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Approach&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;      &lt;td width="105"  style="width:79.05pt;border:solid black 1.0pt;mso-border-themecolor:   text1;border-left:none;mso-border-left-alt:solid black .5pt;mso-border-left-themecolor:   text1;mso-border-alt:solid black .5pt;mso-border-themecolor:text1;background:   black;mso-background-themepadding:0cm 5.4pt 0cm 5.4ptcolor:text1;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;   text-align:center;line-height:normal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=" ;font-family:'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Time Frame&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;      &lt;td width="166"  style="width:124.65pt;border:solid black 1.0pt;mso-border-themecolor:   text1;border-left:none;mso-border-left-alt:solid black .5pt;mso-border-left-themecolor:   text1;mso-border-alt:solid black .5pt;mso-border-themecolor:text1;background:   black;mso-background-themepadding:0cm 5.4pt 0cm 5.4ptcolor:text1;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;   text-align:center;line-height:normal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=" ;font-family:'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Programming Model&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;      &lt;td width="136"  style="width:101.9pt;border:solid black 1.0pt;mso-border-themecolor:   text1;border-left:none;mso-border-left-alt:solid black .5pt;mso-border-left-themecolor:   text1;mso-border-alt:solid black .5pt;mso-border-themecolor:text1;background:   black;mso-background-themepadding:0cm 5.4pt 0cm 5.4ptcolor:text1;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;   text-align:center;line-height:normal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=" ;font-family:'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Business Motivation&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt;   &lt;td width="136" valign="top"  style="width:101.85pt;border:solid black 1.0pt;   mso-border-themecolor:text1;border-top:none;mso-border-top-alt:solid black .5pt;   mso-border-top-themecolor:text1;mso-border-alt:solid black .5pt;mso-border-themepadding:0cm 5.4pt 0cm 5.4ptcolor:text1;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;line-height:   normal"&gt;&lt;span style=" ;font-family:'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Mainframe timesharing&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;      &lt;td width="105" valign="top"  style="width:79.05pt;border-top:none;border-left:   none;border-bottom:solid black 1.0pt;mso-border-bottom-themecolor:text1;   border-right:solid black 1.0pt;mso-border-right-themecolor:text1;mso-border-top-alt:   solid black .5pt;mso-border-top-themecolor:text1;mso-border-left-alt:solid black .5pt;   mso-border-left-themecolor:text1;mso-border-alt:solid black .5pt;mso-border-themepadding:0cm 5.4pt 0cm 5.4ptcolor:text1;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;line-height:   normal"&gt;&lt;span style=" ;font-family:'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;1960s-1980s&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;      &lt;td width="166" valign="top"  style="width:124.65pt;border-top:none;border-left:   none;border-bottom:solid black 1.0pt;mso-border-bottom-themecolor:text1;   border-right:solid black 1.0pt;mso-border-right-themecolor:text1;mso-border-top-alt:   solid black .5pt;mso-border-top-themecolor:text1;mso-border-left-alt:solid black .5pt;   mso-border-left-themecolor:text1;mso-border-alt:solid black .5pt;mso-border-themepadding:0cm 5.4pt 0cm 5.4ptcolor:text1;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;line-height:   normal"&gt;&lt;span style=" ;font-family:'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Procedural (COBOL)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;      &lt;td width="136" valign="top"  style="width:101.9pt;border-top:none;border-left:   none;border-bottom:solid black 1.0pt;mso-border-bottom-themecolor:text1;   border-right:solid black 1.0pt;mso-border-right-themecolor:text1;mso-border-top-alt:   solid black .5pt;mso-border-top-themecolor:text1;mso-border-left-alt:solid black .5pt;   mso-border-left-themecolor:text1;mso-border-alt:solid black .5pt;mso-border-themepadding:0cm 5.4pt 0cm 5.4ptcolor:text1;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;line-height:   normal"&gt;&lt;span style=" ;font-family:'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Automated Business&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt;   &lt;td width="136" valign="top"  style="width:101.85pt;border:solid black 1.0pt;   mso-border-themecolor:text1;border-top:none;mso-border-top-alt:solid black .5pt;   mso-border-top-themecolor:text1;mso-border-alt:solid black .5pt;mso-border-themepadding:0cm 5.4pt 0cm 5.4ptcolor:text1;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;line-height:   normal"&gt;&lt;span style=" ;font-family:'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Client/Server&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;      &lt;td width="105" valign="top"  style="width:79.05pt;border-top:none;border-left:   none;border-bottom:solid black 1.0pt;mso-border-bottom-themecolor:text1;   border-right:solid black 1.0pt;mso-border-right-themecolor:text1;mso-border-top-alt:   solid black .5pt;mso-border-top-themecolor:text1;mso-border-left-alt:solid black .5pt;   mso-border-left-themecolor:text1;mso-border-alt:solid black .5pt;mso-border-themepadding:0cm 5.4pt 0cm 5.4ptcolor:text1;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;line-height:   normal"&gt;&lt;span style=" ;font-family:'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;1980s-1990s&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;      &lt;td width="166" valign="top"  style="width:124.65pt;border-top:none;border-left:   none;border-bottom:solid black 1.0pt;mso-border-bottom-themecolor:text1;   border-right:solid black 1.0pt;mso-border-right-themecolor:text1;mso-border-top-alt:   solid black .5pt;mso-border-top-themecolor:text1;mso-border-left-alt:solid black .5pt;   mso-border-left-themecolor:text1;mso-border-alt:solid black .5pt;mso-border-themepadding:0cm 5.4pt 0cm 5.4ptcolor:text1;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;line-height:   normal"&gt;&lt;span style=" ;font-family:'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Database (SQL) and fat   client (VB, Powerbuilder, etc.)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;      &lt;td width="136" valign="top"  style="width:101.9pt;border-top:none;border-left:   none;border-bottom:solid black 1.0pt;mso-border-bottom-themecolor:text1;   border-right:solid black 1.0pt;mso-border-right-themecolor:text1;mso-border-top-alt:   solid black .5pt;mso-border-top-themecolor:text1;mso-border-left-alt:solid black .5pt;   mso-border-left-themecolor:text1;mso-border-alt:solid black .5pt;mso-border-themepadding:0cm 5.4pt 0cm 5.4ptcolor:text1;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;line-height:   normal"&gt;&lt;span style=" ;font-family:'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Computing power on the   desktop&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt;   &lt;td width="136" valign="top"  style="width:101.85pt;border:solid black 1.0pt;   mso-border-themecolor:text1;border-top:none;mso-border-top-alt:solid black .5pt;   mso-border-top-themecolor:text1;mso-border-alt:solid black .5pt;mso-border-themepadding:0cm 5.4pt 0cm 5.4ptcolor:text1;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;line-height:   normal"&gt;&lt;span style=" ;font-family:'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;N-Tier/Web&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;      &lt;td width="105" valign="top"  style="width:79.05pt;border-top:none;border-left:   none;border-bottom:solid black 1.0pt;mso-border-bottom-themecolor:text1;   border-right:solid black 1.0pt;mso-border-right-themecolor:text1;mso-border-top-alt:   solid black .5pt;mso-border-top-themecolor:text1;mso-border-left-alt:solid black .5pt;   mso-border-left-themecolor:text1;mso-border-alt:solid black .5pt;mso-border-themepadding:0cm 5.4pt 0cm 5.4ptcolor:text1;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;line-height:   normal"&gt;&lt;span style=" ;font-family:'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;1990s-2000s&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;      &lt;td width="166" valign="top"  style="width:124.65pt;border-top:none;border-left:   none;border-bottom:solid black 1.0pt;mso-border-bottom-themecolor:text1;   border-right:solid black 1.0pt;mso-border-right-themecolor:text1;mso-border-top-alt:   solid black .5pt;mso-border-top-themecolor:text1;mso-border-left-alt:solid black .5pt;   mso-border-left-themecolor:text1;mso-border-alt:solid black .5pt;mso-border-themepadding:0cm 5.4pt 0cm 5.4ptcolor:text1;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;line-height:   normal"&gt;&lt;span style=" ;font-family:'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Object-oriented (Java, PHP,   COM, etc.)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;      &lt;td width="136" valign="top"  style="width:101.9pt;border-top:none;border-left:   none;border-bottom:solid black 1.0pt;mso-border-bottom-themecolor:text1;   border-right:solid black 1.0pt;mso-border-right-themecolor:text1;mso-border-top-alt:   solid black .5pt;mso-border-top-themecolor:text1;mso-border-left-alt:solid black .5pt;   mso-border-left-themecolor:text1;mso-border-alt:solid black .5pt;mso-border-themepadding:0cm 5.4pt 0cm 5.4ptcolor:text1;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;line-height:   normal"&gt;&lt;span style=" ;font-family:'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Internet/eBusiness&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt;   &lt;td width="136" valign="top"  style="width:101.85pt;border:solid black 1.0pt;   mso-border-themecolor:text1;border-top:none;mso-border-top-alt:solid black .5pt;   mso-border-top-themecolor:text1;mso-border-alt:solid black .5pt;mso-border-themepadding:0cm 5.4pt 0cm 5.4ptcolor:text1;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;line-height:   normal"&gt;&lt;span style=" ;font-family:'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Service Oriented&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;      &lt;td width="105" valign="top"  style="width:79.05pt;border-top:none;border-left:   none;border-bottom:solid black 1.0pt;mso-border-bottom-themecolor:text1;   border-right:solid black 1.0pt;mso-border-right-themecolor:text1;mso-border-top-alt:   solid black .5pt;mso-border-top-themecolor:text1;mso-border-left-alt:solid black .5pt;   mso-border-left-themecolor:text1;mso-border-alt:solid black .5pt;mso-border-themepadding:0cm 5.4pt 0cm 5.4ptcolor:text1;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;line-height:   normal"&gt;&lt;span style=" ;font-family:'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;2000s&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;      &lt;td width="166" valign="top"  style="width:124.65pt;border-top:none;border-left:   none;border-bottom:solid black 1.0pt;mso-border-bottom-themecolor:text1;   border-right:solid black 1.0pt;mso-border-right-themecolor:text1;mso-border-top-alt:   solid black .5pt;mso-border-top-themecolor:text1;mso-border-left-alt:solid black .5pt;   mso-border-left-themecolor:text1;mso-border-alt:solid black .5pt;mso-border-themepadding:0cm 5.4pt 0cm 5.4ptcolor:text1;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;line-height:   normal"&gt;&lt;span style=" ;font-family:'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Message-oriented (XML)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;      &lt;td width="136" valign="top"  style="width:101.9pt;border-top:none;border-left:   none;border-bottom:solid black 1.0pt;mso-border-bottom-themecolor:text1;   border-right:solid black 1.0pt;mso-border-right-themecolor:text1;mso-border-top-alt:   solid black .5pt;mso-border-top-themecolor:text1;mso-border-left-alt:solid black .5pt;   mso-border-left-themecolor:text1;mso-border-alt:solid black .5pt;mso-border-themepadding:0cm 5.4pt 0cm 5.4ptcolor:text1;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;line-height:   normal"&gt;&lt;span style=" ;font-family:'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Business Agility&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;  font-family:'Times New Roman', serif;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:150%"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Hashimi (2003) menjelaskan, bahwa pada awalnya menulis kode program dilakukan dengan tanpa dapat menghindari penulisan kode yang sama berulang-ulang. Hingga kemudian muncul konsep desain modular, di mana kode yang sama ditulis dalam modul &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;sub-routine&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;procedure&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;, atau&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;function&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;. Namun saat terjadi masalah pada modul tersebut, pemrogram harus menelusuri seluruh unit yang menggunakannya, sebuah pekerjaan yang menghamburkan waktu dan biaya. Pemrogram lebih menyukai &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;high level abstraction&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;sehingga kemudian munculah &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;classes&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt; dan perangkat lunak &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Object Oriented&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;. Saat kompleksitas perangkat lunak dan perangkat keras semakin meningkat, munculah perangkat lunak berbasis komponen untuk penggunaan kembali, pemeliharaan, dan mempertahankan fungsi, bukan hanya kode. Namun tentu saja tawaran ini tidak berlaku untuk semua kompleksitas yang dihadapi pengembang saat ini seperti perangkat lunak terdistribusi, integrasi aplikasi, keragaman platform, keragaman protokol, keragaman perangkat, internet dan lain sebagainya. SOA bersama dengan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Web Services&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt; menjawab persoalan tersebut. Dengan SOA kerumitan protokol dan platform dapat dikurangi dan aplikasi dapat diintegrasikan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="line-height:150%; Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="Tabel" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px; "&gt;&lt;span style="line-height:150%; Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;SOA merepresentasikan pergeseran dalam organisasi dari SI yang monolotik dan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;silo&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt; menuju fleksibilitas di mana sistem memberikan solusi bagi pelanggan dengan menggunakan sejumlah variasi rakitan layanan (&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px; "&gt;&lt;span style="line-height: 150%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Gabhart dan Bhattacharya, 2008)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px; "&gt;&lt;span style="line-height:150%;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;. Layanan yang saling berkomunikasi, melibatkan data yang sederhana, dan berkordinasi dengan beberapa aktivitas (www.service-architecture.com) dapat didistribusikan (Erl, 2005), &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px; "&gt;&lt;span style="line-height: 150%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;dikonfigurasi ulang &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px; "&gt;&lt;span style="line-height:150%;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;(Sprott, 2005)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px; "&gt;&lt;span style="line-height: 150%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px; "&gt;&lt;span style="line-height:150%;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;dikombinasi ulang dengan berbagai cara (Brown, 2008), dan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px; "&gt;&lt;span style="line-height: 150%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;rantai layanan dapat disusun kembali setiap saat sesuai dengan kebutuhan perubahan bisnis &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px; "&gt;&lt;span style="line-height:150%;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;(Sprott, 2005) untuk menerapkan proses bisnis yang baru atau untuk meningkatkannya (Brown, 2008). Layanan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px; "&gt;&lt;span style="line-height: 150%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;SOA yang &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;flexible&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;reusable&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;, dan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;configurable &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;(Gabhart dan Bhattacharya, 2008)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 24px; "&gt;&lt;span style="line-height:150%;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt; menyebabkan bisnis dapat merespon perubahan secara cepat (Sprott, 2005).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="line-height:150%; Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="line-height:150%; Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Layanan dan dapat &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;digunakan pada beragam proyek atau oleh sejumlah aplikasi layanan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;multi-platform &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;(Proteans, 2009)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=" line-height:150%;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt; Layanan tersedia untuk setiap permintaan layanan yang disampaikan dari lokasi manapun dalam jaringan kerja tanpa dibatasi oleh sistem operasi, bahasa pemrograman, atau platform teknologi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Orientasi layanan memungkinkan bisnis menggunakan layanan yang tersedia di luar organisasi melalui jaringan komputer &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=" line-height:150%;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;(Sprott, 2005)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="line-height: 150%; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="line-height: 150%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Untuk mendapatkan keuntungan dari TI, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height:150%;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;perguruan tinggi dan universitas berhadapan dengan peningkatan biaya untuk pembaruan infrastruktur dan penyampaian layanan TI (Educause, 2003). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Weil dan Ross (2004) menemukan fakta bahwa pengeluaran TI mencapai 50% dari total biaya belanja organisasi. Beban tersebut dapat diringankan dengan SOA &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height:150%;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;yang membantu peningkatan kegesitan bisnis (&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;business agility&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;) dan efektifitas biaya (Erl, 2009). Menghindari biaya pengembangan di masa depan dapat dilakukan dengan cara penggunaan kembali layanan (Brown, 2008). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="line-height:150%; Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="line-height: 150%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Dengan demikian dapat dipastikan bahwa fleksibilitas bisnis terhadap perubahan dapat dicapai melalui pengembangan berorientasi layanan dengan pendekatan SOA. Sekolah dan universitas yang sebelumnya mendapatkan kekuatan dan keuntungan bisnis Salira, setelah menerapkan SOA diharapkan mendapatkan tambahan kemampuan berupa &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;business agility&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;, yakni kemampuan organisasi untuk fleksibel, responsive, adaptif, dan menunjukan inisiatif saat terjadi perubahan dan ketidakpastian (dictionary.bnet.com), serta kemampuan untuk menghindari &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height:150%;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;(Brown, 2008) atau mencapai efektifitas biaya (Erl, 2009)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;. Di dalam Wikipedia1 disebutkan bahwa &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;business agility &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;adalah kemampuan bisnis untuk beradaptasi secara cepat dengan biaya yang efisien dalam menanggapi perubahan dalam lingkungan bisnis. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-4415825459531805698?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/4415825459531805698/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2010/08/solusi-soa-untuk-fleksibilitas-bisnis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/4415825459531805698'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/4415825459531805698'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2010/08/solusi-soa-untuk-fleksibilitas-bisnis.html' title='Solusi SOA Untuk Fleksibilitas Bisnis Perguruan Tinggi Terhadap Perubahan'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-1268755102235595710</id><published>2010-08-14T22:45:00.004+07:00</published><updated>2010-08-14T22:48:35.261+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Answering'/><title type='text'>Fitnah terhadap Istri Rasulullah SAW</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span"   style="  color: rgb(41, 48, 59); line-height: 15px; font-family:'Trebuchet MS', Georgia, Arial, serif;font-size:11px;"&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#CCCCCC;"&gt;Soal Aisyah, coba lihat kultur Arab saat itu, apakah pernikahan dengan wanita di bawah umur dianggap tidak lajim? Pedhofil itu ketertarikan kepada anak di bawah umur, sementara Muhammad menikahi Aiysah tidak berangkat dari ketertarikan, tetapi dari penghormatan kepada ayahnya Abu Bakar yang meminta Muhammad menikahi Aisyah untuk mengikatkan tali kekerabatan. Pedhofil itu terkait hubungan badan dengan anak yang belum baligh, memangnya Muhammad mencampuri Aiysah dalam kondisi belum baligh?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#CCCCCC;"&gt;Tentang Maria Qibthiyah r.a. yang berasal dari desa Anshina, beliau adalah hadiah dari Raja Muqauqis seorang penguasa suku Qibthi di Alexandria Mesir. Nabi bermalam bersama Maria dengan status milk al-yamin (hamba sahaya), dan hal itu diperkenankan dalam kultur Arab saat itu atau bukan merupakan sesuatu yang menyimpang. Kemudian Muhammad mengubah statusnya menjadi istri. Dengan demikian Muhammad tidak memiliki cela dalam hal ini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#CCCCCC;"&gt;Tentang Zainab r.a., sangat jelas bahwa Zainab adalah bekas istri Zaid anak angkat Muhammad. Di dalam Islam, anak angkat adalah orang lain dan bukannya anak sendiri, sehingga bekas istri anak angkat sama dengan bekas istri orang lain. Muhammad menikahi Zainab yang sudah bercerai dari Zaid. Pernikahan itu tercela jika dilakukan dengan wanita yang masih menjadi istri orang lain, dan Muhammad tidak melakukannya. Dengan demikian Muhammad tidak memiliki cela dalam hal ini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#CCCCCC;"&gt;Tentang Raihanah r.a. yang pada awalnya merupakan tawanan dari bani Quraizah. Muhammad pernah bermalam bersama Raihanah dengan status milk al-yamin (hamba sahaya), dan hal itu diperkenankan dalam kultur Arab saat itu atau bukan merupakan sesuatu yang menyimpang. Setelah Raihanah memeluk Islam, Muhammad membebaskannya dan menikahinya pada bulan Muharam 6 H di rumah Salma binti Qais al-Najjariyah. Dengan demikian Muhammad tidak memiliki cela dalam hal ini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#CCCCCC;"&gt;Tentang Safiyah r.a., beliau memiliki garis keturunan dari Nabi Harun A.S. Para lelaki kaumnya dijatuhi hukuman mati oleh Sa’ad mengikuti hukum konvensional Arab saat itu atas kesalahan penghianatan yang tidak termaafkan. Dalam bukunya, Karen Armstrong menuliskan bahwa hukuman konvensional seperti itu difahami dan bisa diterima oleh orang Arab saat itu, dan hukuman mati atas suku Quraizah atas dasar politik (yakni penghianatan) dan bukan perintah agama. Sebelumnya Muhammad tidak menjatuhi suku Nadhir dan Qaunika dengan hukuman konvensional tersebut melainkan hukuman pengusiran dari Madinah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#CCCCCC;"&gt;Pada awalnya Safiyah sebagai tawanan perang dengan status milk al-yamin diberikan Muhammad kepada Dihyah namun setelah dinasihati oleh seseorang tentang keutamaan Safiyah akhirnya Muhammad menyuruh Dihyah untuk mengambil selain Safiyah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#CCCCCC;"&gt;Anas berkata bahwa Muhammad menikahi Safiyah setelah dibebaskan dari status tawanan perang bukan sebagai ummul walad (hamba sahaya) tetapi sebagai istri. Tatkala Muhammad menawarkan dibebaskan atau masuk Islam, Safiyah memilih, “Aku lebih memilih Allah dan Rasul-Nya” (Riwayat Jabir).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#CCCCCC;"&gt;Tamam ibn Muhammad ibn Abdullah ibn Ja’far ibn Abdullah al-Junaid menyebutkan dalam kitab Fawa’id, dari Anas dia mengatakan bahwa sesungguhnya Rasulullah berkata kepada Safiyah, “Apakah engkau mau bersamaku?”. Dia menjawab, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#CCCCCC;"&gt;“Wahai Rasulullah, itulah yang aku harapkan selama aku masih berada dalam kemusyrikan. Bagaimana tidak, Allah ternyata membukakan jalan itu kepadaku setelah aku masuk Islam.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#CCCCCC;"&gt;Abi Ya’la meriwayatkan dengan sanad hadist sahih, dari Safiyah r.a. dia berkata, “Ketika Rasulullah menawanku, tidak ada orang yang paling aku benci selain dia. Betapa tidak, dia adalah orang yang telah membunuh ayah dan suamiku dalam perang (Khaibar). Setelah kejadian tersebut, beliau tidak henti-hentinya meminta maaf dan mengatakan ‘Wahai Safiyah, sesungguhnya ayahmu adalah orang yang senantiasa mencekoki orang-orang Arab untuk terus menentangku.’ Hingga akhirnya, kebencianku terhadap Rasulullah menjadi luntur dan hilang. Maka saat ini, tidak ada datupun orang yang paling aku cintai kecuali Nabi SAW.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#CCCCCC;"&gt;Dengan demikian Muhammad tidak memiliki cela dalam hal ini, sekalipun orang kafir dan munafik tidak menyukainya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#CCCCCC;"&gt;Sebagai catatan Karen Armstrong mengatakan bahwa hukum konvensional / tradisional yang berlaku di Arab saat itu kepada penghianat adalah membantai para lelaki dan menjual perempuan dan anak mereka sebagai budak atau dipaksa untuk melakukan kegiatan prostitusi. Tragedi Quraizah sekalipun tidak dapat diterima pada masa kini, tetapi merupakan hal yang tidak terelakan pada masa itu di dalam kultur Arab yang memiliki hukum konvensional. Dan Muhammad bersikap sebagai kepala suku Arab yang menghormati hukum tradisional sekaligus meluruskannya (seperti misalnya menghilangkan praktik mutilasi terhadap mayat yang menjadi korban perang dalam hukum perang Islam).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-1268755102235595710?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/1268755102235595710/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2010/08/fitnah-terhadap-istri-rasulullah-saw.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/1268755102235595710'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/1268755102235595710'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2010/08/fitnah-terhadap-istri-rasulullah-saw.html' title='Fitnah terhadap Istri Rasulullah SAW'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-4640406824283613300</id><published>2010-08-14T22:43:00.004+07:00</published><updated>2010-08-14T22:48:07.305+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Answering'/><title type='text'>Perkataan Allah Bagi Para Pencela Agama</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span"   style="  color: rgb(41, 48, 59); line-height: 18px; font-family:'Trebuchet MS', Georgia, Arial, serif;font-size:13px;"&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#CCCCCC;"&gt;Perhatikan firman Allah berikut ini:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#CCCCCC;"&gt;Yaitu orang-orang Yahudi, mereka mengubah perkataan dari tempat-tempatnya. Mereka berkata: “Kami mendengar”, tetapi kami tidak mau menurutinya. Dan (mereka mengatakan pula): “Dengarlah” sedang kamu sebenarnya tidak mendengar apa-apa. Dan (mereka mengatakan): “Raa´ina”, dengan memutar-mutar lidahnya dan mencela agama. Sekiranya mereka mengatakan: “Kami mendengar dan menurut, dan dengarlah, dan perhatikanlah kami”, tentulah itu lebih baik bagi mereka dan lebih tepat, akan tetapi Allah mengutuk mereka, karena kekafiran mereka. Mereka tidak beriman kecuali iman yang sangat tipis.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#CCCCCC;"&gt;(An Nisaa :46)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#CCCCCC;"&gt;Perbuatan para pencela agama pengikut fasisme ini sekalipun mereka oknum Kristen sesungguhnya mereka mewarisi perilaku Yahudi di masa lalu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#CCCCCC;"&gt;Kita bisa melihat di sini bagaimana mereka membajak al-Qur’an dengan merubah perkataan dari tempatnya sehingga tafsir atau pemahaman yang terbentuk menjadi sesuatu yang menghinakan agama. Selaras dengan firman Allah tersebut:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#CCCCCC;"&gt;Yaitu orang-orang Yahudi, mereka mengubah perkataan dari tempat-tempatnya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#CCCCCC;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#CCCCCC;"&gt;Mereka membuka komentar dan bersedia berkomunikasi dengan muslim, tetapi sejatinya tidak mau mendengar apa yang disampaikan muslim, karena setiap argumen mereka terbantahkan, mereka tetap saja berketetapan dalam kesesatan pemahaman mereka dan mengesampingkan kemuliaan akal fikiran yang telah membangun argumentasi logis yang meruntuhkan pemahaman keliru mereka tentang Islam. Keadaan mereka digambarkan jelas oleh Allah dalam ayat tersebut:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#CCCCCC;"&gt;Mereka berkata: “Kami mendengar”, tetapi kami tidak mau menurutinya. Dan (mereka mengatakan pula): “Dengarlah” sedang kamu sebenarnya tidak mendengar apa-apa.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#CCCCCC;"&gt;Itikad mereka bukanlah mencari kebenaran, tetapi mencela agama, mengikuti fasisme yang meninggikan ras mereka dan merendahkan ras Islam. Perbuatan mencela agama yang dilakukan digambarkan Allah dalam ayat tersebut:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#CCCCCC;"&gt;Dan (mereka mengatakan): “Raa´ina”, dengan memutar-mutar lidahnya dan mencela agama.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#CCCCCC;"&gt;Terhadap penjelasan dan kebenaran yang telah disampaikan Allah melalui bantahan dan penjelasan muslim berdasarkan kepada ajaran agama Islam yang sebenarnya, seharusnya mereka dapat menerima sekiranya mereka adalah orang yang berkehendak mencari kebenaran dan bukan hendak mencela agama. Allah memberi komentar tentang mereka dalam ayat tersebut:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#CCCCCC;"&gt;Sekiranya mereka mengatakan: “Kami mendengar dan menurut, dan dengarlah, dan perhatikanlah kami”, tentulah itu lebih baik bagi mereka dan lebih tepat, akan tetapi Allah mengutuk mereka, karena kekafiran mereka. Mereka tidak beriman kecuali iman yang sangat tipis&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#CCCCCC;"&gt;Allah mengutuk anda wahai para pencela agama, sehingga tidak dapat melihat kebenaran dan berketetapan dalam kesesatan pemahaman semata untuk mencela agama, karena kekafiran (pengingkaran) terhadap ajaran agama yang telah memberi jalan yang lebih baik dari pada situs ini untuk menjelaskan kebenaran dan cara dialog yang lebih baik dibandingkan apa yang kalian lakukan di sini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#CCCCCC;"&gt;Dan untuk anda yang membajak ajaran Islam dari pemahaman yang sebenarnya menjadi pemahaman yang menistakan agama Islam, semata untuk mencari uang dan menggunakannya, Allah mengingatkan:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 1em; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#CCCCCC;"&gt;Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah diturunkan Allah, yaitu Al Kitab dan menjualnya dengan harga yang sedikit (murah), mereka itu sebenarnya tidak memakan (tidak menelan) ke dalam perutnya melainkan api, dan Allah tidak akan berbicara kepada mereka pada hari kiamat dan tidak mensucikan mereka dan bagi mereka siksa yang amat pedih&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#CCCCCC;"&gt;. (Al Baqarah :174)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-4640406824283613300?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/4640406824283613300/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2010/08/perkataan-allah-bagi-para-pencela-agama.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/4640406824283613300'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/4640406824283613300'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2010/08/perkataan-allah-bagi-para-pencela-agama.html' title='Perkataan Allah Bagi Para Pencela Agama'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-8105083130872188185</id><published>2010-08-07T22:59:00.001+07:00</published><updated>2010-08-07T22:59:56.460+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Sistem Informasi'/><title type='text'>Pusat Informasi Sebagai Saluran Informasi Publik</title><content type='html'>&lt;p class="SubJudul" style="text-align:justify"&gt;Pusat informasi berkaitan dengan &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;user services&lt;/i&gt; yang dilaksanakan departemen Teknologi Informasi (TI), yakni sebagai sebuah divisi dalam departemen TI yang mendukung &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;end-user&lt;/i&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight:normal"&gt; &lt;/b&gt;(www.pcmag.com). Sekarang istilah pusat informasi didefinisikan lebih luas lagi, sebagai tempat dimana informasi dapat diperoleh (www.macmillandictionary.com).&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal"&gt; &lt;/b&gt;Pusat informasi berbeda makna dengan layanan informasi. Perbedaan ini tampak dalam kalimat yang digunakan Bank Dunia (web.worldbank.org) : “Saat ini, Bank menjalankan layanan informasi publik di hampir 100 negara dan menawarkan akses langsung ke lebih dari 230 pusat informasi”.&lt;a name="OLE_LINK10"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="isi" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="mso-bookmark:OLE_LINK9"&gt;&lt;span style="mso-bookmark:OLE_LINK10"&gt;&lt;o:p&gt;Sebagaimana &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;web-site&lt;/i&gt; Pusat Informasi Boston University yang menyediakan data statistik akademik yang bersifat umum (www.bu.edu), &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;web-site&lt;/i&gt; Pusat Informasi Universitas Negeri Malang menyediakan menyediakan akses kepada siapa saja yang berminat mendapatkan informasi seputar kampus, baik akademik, kepegawaian, maupun data statistik lainnya yang bersifat umum (pusinfo.um.ac.id). Adapun informasi akademik yang bersifat privat atau khusus bagi mahasiswa, Universitas Negeri Malang menyediakan &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;web-site&lt;/i&gt; Sistem Informasi Akademik Online (pusinfo.um.ac.id).&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="isi" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="mso-bookmark:OLE_LINK9"&gt;&lt;span style="mso-bookmark:OLE_LINK10"&gt;&lt;o:p&gt;Purdue University memiliki &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal"&gt;web-site&lt;/i&gt; Pusat Informasi bernama &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal"&gt;Visitor Information Center&lt;/i&gt;. Informasi yang disediakan &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;web-site &lt;/i&gt;ini berkaitan dengan sejumlah perguruan tinggi, sekolah dan program di Purdue University, serta layanan komunikasi yang menanggapi pertanyaan yang diajukan oleh pengunjung (www.purdue.edu). Menurut Harvard University misi dari Pusat Informasi adalah untuk melayani sebagai pintu depan universitas yang memberikan informasi historis dan umum tentang kampus kepada pengunjung, tetangga, dan publik (www.harvard.edu). Dengan demikian secara umum, pusat informasi adalah saluran informasi akademik yang mendistribusikan informasi bersifat umum tentang kampus kepada orang yang membutuhkannya. &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-8105083130872188185?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/8105083130872188185/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2010/08/pusat-informasi-sebagai-saluran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/8105083130872188185'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/8105083130872188185'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2010/08/pusat-informasi-sebagai-saluran.html' title='Pusat Informasi Sebagai Saluran Informasi Publik'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-7212136216789240041</id><published>2010-07-29T00:43:00.012+07:00</published><updated>2011-05-26T01:33:48.593+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Sistem Informasi'/><title type='text'>Layanan Informasi Akademik</title><content type='html'>Istilah layanan informasi akademik dikenal di Indonesia seperti di Universitas Islam Indonesia (www05) dan Universitas Sumatera Utara (www06). Layanan informasi akademik terdiri dari tiga kata :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Layanan yang berarti perihal atau cara melayani atau membantu menyiapkan apa-apa yang diperlukan seseorang (Depdikbud, 1995). &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Informasi yang berarti komponen hasil dari proses (Loose, 1997) memberi tahu (Machlup, 1980), atau data yang berarti dan berguna yang disampaikan kepada pengguna tertentu (O’Brien dan Marakas, 2008). &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Akademik yang berarti berhubungan dengan pendidikan, khususnya belajar di sekolah dan universitas (Hornby, 2000). &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;Di dalam Hornby (2000) dijelaskan bahwa layanan sepenuhnya tersedia untuk digunakan oleh seseorang, untuk membantunya, atau untuk menyediakan sesuatu yang diperlukannya. Jika sesuatu yang diperlukan seseorang adalah informasi akademik dan seseorang tersebut adalah mahasiswa, maka layanan informasi akademik sepenuhnya tersedia untuk digunakan oleh mahasiswa, untuk membantunya, atau untuk menyediakan informasi akademik yang diperlukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang siapa yang menjadi pelayan disebutkan dalam pengertian layanan lainnya dalam Hornby (2000), yakni pekerjaan yang dilakukan seseorang untuk organisasi. Dalam konteks layanan informasi akademik, organisasi yang dimaksud dalam pengertian tersebut adalah sekolah atau universitas. Sementara yang dimaksud dengan seseorang (someone) menurut Hornby (2000) adalah person yang berarti manusia (human being) sebagai individu. Di sekolah dan universitas diketahui staf tata usaha memiliki peran sebagai seseorang yang membantu mahasiswa menyediakan informasi akademik yang diperlukan mahasiswa. Dan setiap orang yang memiliki peran sama dengan staf tata usaha adalah seseorang yang dimaksud dalam pengertian layanan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekalipun seseorang difahami sebagai manusia, namun pada masa kini bukan hanya manusia yang dapat membantu mahasiswa menyediakan informasi akademik yang dibutuhkannya. Gabhart dan Bhattacharya (2008) menjelaskan bahwa pekerjaan dapat dikerjakan oleh manusia ataupun perangkat lunak otomatisasi proses bisnis. Perangkat lunak yang dikenal sebagai agent tersebut mengambil alih fungsi orang dalam proses bisnis (Anwar dan Warnars, 2009). Oleh karenanya seseorang dalam pengertian layanan dapat difahami lebih luas lagi sebagai manusia dan agent.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Layanan informasi akademik di University of Southern Queensland dikelola oleh divisi layanan informasi akademik (www07). Di West Virginia University, layanan informasi akademik merupakan bagian dari unit layanan dukungan TI (www08). Penjelasan ini menggarisbawahi lokasi pertama atau organisasi yang dapat dituju untuk menemukan data atau literatur terkait layanan informasi akademik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah informasi akademik yang disediakan bagi penggunanya oleh layanan informasi akademik di sejumlah perguruan tinggi :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Informasi bagi sivitas akademik atau pengguna internal kampus, seperti jadwal kuliah, aktivitas kuliah, rencana studi, nilai akhir ujian, indeks prestasi semester berjalan, indeks prestasi kumulatif, atau monitoring prestasi akademik (www09;  www03; www10). Informasi ini diperlukan oleh mahasiswa, orang tua / wali mahasiswa, dosen (www03), personil jurusan dan perguruan tinggi, fakultas, dan staf yang secara langsung terlibat dalam konsultasi akademik mahasiswa (www11).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Informasi bagi masyarakat atau pengguna eksternal kampus, seperti informasi penerimaan mahasiswa baru, hasil ujian saringan masuk, biaya kuliah mahasiswa baru, berita seputar kampus, dan lokasi kampus (www10). Informasi ini digunakan oleh pengunjung, tetangga, dan publik (www04).&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;Secara keseluruhan layanan informasi akademik dapat difahami sebagai perihal atau cara melayani atau membantu menyiapkan informasi akademik yang dibutuhkan oleh pengguna internal ataupun eksternal kampus, yang dilaksanakan oleh manusia ataupun agent, yang berada di bawah tanggung jawab pengelolaan unit tertentu dalam struktur organisasi sekolah atau universitas.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-7212136216789240041?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/7212136216789240041/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2010/07/memahami-layanan-informasi-akademik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/7212136216789240041'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/7212136216789240041'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2010/07/memahami-layanan-informasi-akademik.html' title='Layanan Informasi Akademik'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-3732148185117095090</id><published>2010-07-27T14:22:00.001+07:00</published><updated>2010-07-27T14:49:16.840+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Sistem Informasi'/><title type='text'>SOA Untuk Fleksibilitas Layanan Informasi Akademik</title><content type='html'>&lt;p class="Isi"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="Isi" style="text-align: justify;"&gt;Informasi berkenaan dengan proses memberi tahu (Machlup, 1980) atau menyampaikan data yang berarti dan berguna kepada pengguna tertentu (O’Brien dan Marakas, 2008), yang merupakan komponen hasil dari proses (Loose, 1997). Secara bertahap informasi mulai diakui sebagai kunci sumber daya ekonomi dan merupakan salah satu asset penting perusahaan (Moody dan Walsh, 1999; Drucker 1992) yang sangat berharga (Huang, dkk, 1999). Sekarang ini orang atau bisnis yang berhasil adalah yang menguasai dan mengendalikan informasi (Fenner, 2002), di mana pengambilan keputusan dan operasi efektif sangat dipengaruhi oleh kualitas data dan informasi (Price &amp;amp; Shanks, 2005). &lt;/p&gt;&lt;p class="Isi" style="text-align: justify;"&gt;Informasi sebagai kunci sumber daya ekonomi telah mendorong organisasi pada jaman informasi sekarang ini untuk meningkatkan penguasaan dan pengendalian informasi dengan teknologi informasi (TI). Weil dan Ross (2004) menemukan fakta bahwa pengeluaran TI mencapai 50% dari total biaya belanja organisasi. Organisasi dapat memperoleh nilai bisnis dari TI seperti: fleksibilitas, peningkatan kualitas, pengurangan biaya, peningkatan produktivitas (Melvile, dkk, 2004; Dedrick, dkk, 2003; Oliner dan Sichel, 2000; Economics and Statistics Administration, 2003 ), peningkatan komunikasi dan keputusan alokasi sumber daya, serta meningkatkan 3 persen penggunaan kemampuan industry yang membawa kepada keuntungan milyaran dolar setiap tahunnya (Hubbard, 2001).&lt;/p&gt;&lt;p class="Isi" style="text-align: justify;"&gt;Sebagaimana bisnis lainnya, kesuksesan pendidikan masa sekarang sangat bergantung kepada teknologi dan informasi. Perguruan tinggi dan universitas bergantung kepada penggunaan TI dalam pengajaran, penelitian, dan administrasi (Educause, 2003) untuk mendapatkan nilai bisnis berupa perbaikan pengajaran dan pembelajaran yang menyebabkan peningkatan, misalnya hasil ujian siswa (European Schoolnet, 2006). Sebagai konsekuensinya, perguruan tinggi dan universitas berhadapan dengan peningkatan biaya untuk pembaruan infrastruktur dan penyampaian layanan TI (Educause, 2003).&lt;/p&gt;&lt;p class="Isi" style="text-align: justify;"&gt;Pembiayaan TI dalam dunia pendidikan telah menjadi perhatian pemerintah secara global. Menteri pendidikan Afrika telah mulai lebih proaktif dalam mengkordinasikan dan memimpin pengembangan infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam sistem sekolah melalui kebijakan dan penerapan rencana TIK yang sudah terbentuk (Farell, dkk, 2007). Di Eropa, semua negaranya menerapkan TIK di sekolah dan menetapkan pembiyaan untuk penerapan tersebut (European Schoolnet, 2006). Di Asia, seperti misalnya Indonesia telah menjadikan investasi TI di sekolah menjadi sesuatu yang penting. Dana alokasi khusus bidang pendidikan tahun anggaran 2010 sekitar 9 trilyun rupiah salah satunya adalah untuk sarana TIK pendidikan dan multimedia interaktif di Sekolah Dasar / Sekolah Dasar Luar Biasa (Mendiknas, 2010). Pada level pendidikan tinggi Departemen Pendidikan Nasional melalui Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi menyediakan Program Hibah Kompetisi Berbasis Institusi yang memberikan hibah pertahun sebesar 2 milyar yang salah satunya untuk pembangunan sistem manajemen yang didukung oleh sistem informasi, pangkalan data yang terintegrasi berbasis TI, dan infratruktur TI (Dikti, 2008).&lt;/p&gt;&lt;p class="Isi" style="text-align: justify;"&gt;Hal penting selain penguasaan teknologi dan informasi serta dukungan dana yang besar dari pemerintah adalah fleksibilitas arsitektur SI terhadap perubahan. Penyesuaian arsitektur SI suatu organisasi dilakukan seiring dengan perubahan pada organisasi (Gronau, 2003). Jika tidak sesuai dengan kondisi terkini, arsitektur akan segera menjadi sesuatu yang tidak berguna dan menyebabkan terbatasinya kemampuan perusahaan dalam mencapai tujuan dan misinya, padahal ia dibuat untuk meningkatkan perusahaan dari kondisi terkini (Chorafas, 2002). Di dalam Hashimi (2003) dijelaskan bagaimana pendekatan komputasi atau arsitektural sangat mempengaruhi kecepatan dan optimasi biaya pembaruan. Pendekatan yang menyebabkan sistem atau bisnis tidak fleksibel dapat menyebabkan modifikasi maksimum terhadap komponen sistem sehingga menimbulkan pemborosan waktu dan biaya (Miller, dkk, 2002). Dan pemborosan ini tidak menguntungkan di saat perguruan tinggi dan universitas berhadapan dengan peningkatan biaya TI.&lt;/p&gt;&lt;p class="Isi" style="text-align: justify;"&gt;Service Oriented Architecture (SOA) adalah kerangka kerja (Proteans, 2009) atau gaya arsitektural yang memodularisasi SI ke dalam layanan (Erl, 2005). SOA menyediakan fleksibilitas bagi organisasi (Proteans, 2009) atau menjadikan bisnis menjadi lebih fleksibel (Sprott, 2005). Dengannya organisasi memiliki business agility (Erl, 2009), yakni dapat merespon perubahan bisnis secara cepat (Sprott, 2005). Menghindari biaya pengembangan di masa depan (Brown, 2008) atau mencapai efektifitas biaya TI di semua unit bisnis (Erl, 2009) dapat dicapai dengannya. &lt;/p&gt;&lt;p class="Isi" style="text-align: justify;"&gt;Salah satu proses bisnis yang dijalankan sekolah dan universitas adalah layanan informasi akademik sebagai layanan Sistem Informasi (SI) (psychology.uii.ac.id). Layanan tersebut pada masa sekarang ini menggunakan saluran informasi akademik (Salira) berupa media informasi (Ringland, 2008) baik yang berbasis teknologi Short Message Service (SMS) ataupun internet (psychology.uii.ac.id) dan disediakan bagi pengguna internal (psychology.uii.ac.id) dan eksternal kampus (www.harvard.edu). Gaya arsitektural SOA dapat menjadikan Salira menjadi fleksibel, sehingga dengannya sekolah dan universitas dapat merespon perubahan secara cepat dan dengan biaya yang efektif sehingga keuntungan bisnis dapat dipertahankan atau ditingkatkan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-3732148185117095090?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/3732148185117095090/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2010/07/soa-untuk-fleksibilitas-layanan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/3732148185117095090'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/3732148185117095090'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2010/07/soa-untuk-fleksibilitas-layanan.html' title='SOA Untuk Fleksibilitas Layanan Informasi Akademik'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-7557958075251570973</id><published>2010-04-25T18:16:00.000+07:00</published><updated>2010-04-25T21:41:25.190+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Album Foto'/><title type='text'>My Green House</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/S9RUKRSDA4I/AAAAAAAAAdM/BakeNSHkrSI/s1600/IMG0083A.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/S9RUKRSDA4I/AAAAAAAAAdM/BakeNSHkrSI/s400/IMG0083A.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5464084783321777026" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Alam hijau dilihat dari dalam rumah hijau&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_wFnrzI1KhIQ/SHdshlptsJI/AAAAAAAAAFY/DXpIppXCcHs/s1600-h/midleroom.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_wFnrzI1KhIQ/SHdshlptsJI/AAAAAAAAAFY/DXpIppXCcHs/s320/midleroom.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5221761617257934994" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_wFnrzI1KhIQ/SHdsXvVjndI/AAAAAAAAAFQ/Xq3GHCx9gpI/s1600-h/Kitcen.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_wFnrzI1KhIQ/SHdsXvVjndI/AAAAAAAAAFQ/Xq3GHCx9gpI/s320/Kitcen.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5221761448059051474" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_wFnrzI1KhIQ/SHdr2N5Sv5I/AAAAAAAAAFI/naK6OlnTfg0/s1600-h/guestroom.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_wFnrzI1KhIQ/SHdr2N5Sv5I/AAAAAAAAAFI/naK6OlnTfg0/s320/guestroom.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5221760872146452370" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Ruang Tamu ini sengaja ditinggikan sekedar filosofi "Memuliakan Tamu"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_wFnrzI1KhIQ/SHdrKKfAZmI/AAAAAAAAAFA/HyN8jLsmX4I/s1600-h/flower.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_wFnrzI1KhIQ/SHdrKKfAZmI/AAAAAAAAAFA/HyN8jLsmX4I/s320/flower.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5221760115316647522" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Bunga di kamar mandi ini dipasang biar menambah kesan alami dan segar&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_wFnrzI1KhIQ/SC1ugC0vi4I/AAAAAAAAADI/DW04C6FnMFk/s1600-h/IMG_0103.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5200934641475750786" style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center;" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_wFnrzI1KhIQ/SC1ugC0vi4I/AAAAAAAAADI/DW04C6FnMFk/s320/IMG_0103.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;PLTU Kamojang dilihat dari rumah&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_wFnrzI1KhIQ/SC1uES0vi3I/AAAAAAAAADA/y8WRjJhSMiI/s1600-h/IMG_0092.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5200934164734380914" style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center;" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_wFnrzI1KhIQ/SC1uES0vi3I/AAAAAAAAADA/y8WRjJhSMiI/s320/IMG_0092.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; Kawah Papandayan dilihat dari rumah&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_wFnrzI1KhIQ/SC1tNS0vi2I/AAAAAAAAAC4/VqY1IH0vBVc/s1600-h/IMG_0090.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5200933219841575778" style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center;" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_wFnrzI1KhIQ/SC1tNS0vi2I/AAAAAAAAAC4/VqY1IH0vBVc/s320/IMG_0090.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; Pembangunan Pondasi Rumah 2007. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Pemandangan belakang adalah Gunung Guntur&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-7557958075251570973?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/7557958075251570973/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2008/05/my-house.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/7557958075251570973'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/7557958075251570973'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2008/05/my-house.html' title='My Green House'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/S9RUKRSDA4I/AAAAAAAAAdM/BakeNSHkrSI/s72-c/IMG0083A.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-6564292756707311359</id><published>2010-04-11T01:06:00.004+07:00</published><updated>2010-04-11T01:13:44.844+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Answering'/><title type='text'>Kata siapa Islam adalah agama Ibrahim ?</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Rinda Cahyana Says:&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;March 27, 2010 at 12:53 am&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Allah berfirman:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan Ibrahim telah mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Ya´qub. (Ibrahim berkata): “Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam”. (Al Baqarah :132) Dan tidak ada yang benci kepada agama Ibrahim, melainkan orang yang memperbodoh dirinya sendiri, dan sungguh Kami telah memilihnya di dunia dan sesungguhnya dia di akhirat benar-benar termasuk orang-orang yang saleh.(Al Baqarah :120)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan mereka berkata: “Hendaklah kamu menjadi penganut agama Yahudi atau Nasrani, niscaya kamu mendapat petunjuk”. Katakanlah: “Tidak, melainkan (kami mengikuti) agama Ibrahim yang lurus. Dan bukanlah dia (Ibrahim) dari golongan orang musyrik”. (Al Baqarah :135) ataukah kamu (hai orang-orang Yahudi dan Nasrani) mengatakan bahwa Ibrahim, Isma´il, Ishaq, Ya´qub dan anak cucunya, adalah penganut agama Yahudi atau Nasrani?” Katakanlah: “Apakah kamu lebih mengetahui ataukah Allah, dan siapakah yang lebih zalim dari pada orang yang menyembunyikan syahadah dari Allah yang ada padanya?” Dan Allah sekali-kali tiada lengah dari apa yang kamu kerjakan.(Al Baqarah :140)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya.(Ali Imran :19)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka apakah mereka mencari agama yang lain dari agama Allah, padahal kepada-Nya-lah menyerahkan diri segala apa yang di langit dan di bumi, baik dengan suka maupun terpaksa dan hanya kepada Allahlah mereka dikembalikan.(li Imran :83)Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu)daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.(Ali Imran :85)&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;ridwan Says:&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;April 2, 2010 at 3:27 pm&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ibrahim itu ada kira2 2000 thn sebelum muhamad… gak masuk akal kalo dia menyebutkan islam yg belum ada pada waktu itu…ayat2 yg dipaksakan…!!!&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;Rinda Cahyana Says:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;April 6, 2010 at 4:54 am&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pernyataannya terkait dengan firman Allah, “Dan Ibrahim telah mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Ya´qub. (Ibrahim berkata): “Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam”. (Al Baqarah :132)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pernyataannya: “gak masuk akal kalo dia (Ibrahim) menyebutkan islam yg belum ada pada waktu itu” Memang yang menyebutkan Islam dalam konteks ayat tersebut bukan Ibrahim, tetapi Allah. Pernyataan Ibrahim tersebut disampaikan Allah kepada Muhammad dengan bahasa Arab yang difahami Muhammad. Dan saudara Ridwan meragukan kemampuan Allah mengetahui perkataan Ibrahim, serta mentranslasikan satu bahasa yang diciptakan-Nya ke dalam bahasa lain yang diciptakan-Nya pula, padahal “Tuhanku mengetahui semua perkataan di langit dan di bumi dan Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”. (Al Anbiyaa :4)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Demikian pula dalam kitab lainnya, misalnya Injil, saat Allah menceritakan perkataan Adam “Ketika aku mendengar, bahwa Engkau ada dalam taman ini, aku menjadi takut, karena aku telanjang; sebab itu aku bersembunyi.” (Kejadian 3: 10) dalam bahasa Injil saat itu, apakah kemudian dalam keimanan kepada Allah, kita meragukan kata taman, telanjang, takut, dan bersembunyi dalam ayat tersebut hanya karena keyakinan bahwa bahasa Adam tidak sama dengan bahasa Injil dan Allah mentranslasikannya? Kalau anda ragu, berarti ada ragu terhadap seluruh firman Tuhan, karena keraguan terhadap kesesuaian makna firman-Nya dengan bahasa manusia yang berbeda dengan bahasa Injil. Kami Muslim, sangat percaya kepada Allah, dan tidak meragukan sama sekali pengalihbahasaan yang dilakukan oleh Allah di dalam al-Qur’an, ataupun kitab Musa dan Isa.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalau mas Ridwan berasal dari masa 2000 thn sebelum Muhammad, dan hadir disetiap masa sebagaimana Allah hadir sehingga tahu secara persisis sebutan untuk agama Ibrahim dan maknanya, pernyataan mas tidak akan dianggap sebagai pernyataan yang dangkal.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Islam itu akar katanya dari bahasa Arab, seandainya Ibrahim tidak menggunakan bahasa arab pastinya katanya bukan “Islam” tetapi kata senada dalam bahasa saat itu. Melalui firman-Nya Allah ingin menjelaskan bahwa agama Ibrahim adalah agama dengan makna yang sama dengan Nabi dan Rasul sebelum dan sesudahnya, yakni penyerahan diri kepada-Nya, yang dibahasakan oleh Allah kepada orang Arab dengan kata “Islam”. Kenapa Allah membahasakannya ke dalam bahasa arab? Allah menjawab, “Sesungguhnya Kami menjadikan Al Quran dalam bahasa Arab supaya kamu memahami(nya).” (Az Zukhruf :3, Yusuf: 2)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pernyataan: “ayat2 yg dipaksakan…!!!”. Mungkin maksud pernyataan tersebut, kenapa tidak menggunakan bahasa Ibrahim untuk menyebut agamanya, Allah malah menggunakan bahasa Arab sehingga kemudian agama Ibrahim disebut dengan “Islam” ?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seandainya memang sebutan bagi agama Ibrahim bukan “Islam” karena bukan bahasa Arab yang berlaku saat itu, maka pembahasaan ke dalam bahasa Arab oleh Allah tepatnya bukan “dipaksakan”, tetapi “disesuaikan” oleh Allah agar firman-Nya difahami oleh Muhammad yang berbahasa Arab. Allah menjelaskan, “Apakah (patut Al Quran) dalam bahasa asing sedang (rasul adalah orang) Arab?” Katakanlah: “Al Quran itu adalah petunjuk dan penawar bagi orang-orang mukmin. Dan orang-orang yang tidak beriman pada telinga mereka ada sumbatan, sedang Al Quran itu suatu kegelapan bagi mereka. Mereka itu adalah (seperti) yang dipanggil dari tempat yang jauh”. Dan sesungguhnya telah Kami berikan kepada Musa Taurat lalu diperselisihkan tentang Taurat itu. Kalau tidak ada keputusan yang telah terdahulu dari Rabb-mu, tentulah orang-orang kafir itu sudah dibinasakan. Dan Sesungguhnya mereka terhadap Al Quran benar-benar dalam keragu-raguan yang membingungkan. (Al Fushilat :44,45)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya percaya translasi yang dilakukan oleh Allah adalah benar, mengingat Allah adalah Tuhan Pencipta, yang senantiasa hadir disepanjang kurun jaman, yang tidak berfirman dalam kedustaan, sekalipun bagi-Nya tidak rugi apakah manusia beriman atau tidak. Jika Tuhan menyatakan firman-Nya sebagai petunjuk, maka tidak ada kedustaan di dalamnya. Sehingga saat Tuhan mentranslasikan perkataan Ibrahim (agamanya) dengan bahasa arab menjadi “islam”, kami beriman sepenuhnya karena yang diajarkan Ibrahim, Musa, dan Isa adalah penyerahan diri kepada Allah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berkata Musa: “Hai kaumku, jika kamu beriman kepada Allah, maka bertawakkallah kepada-Nya saja, jika kamu benar-benar orang yang berserah diri”. (Yunus :84) Maka tatkala Isa mengetahui keingkaran mereka (Bani lsrail) berkatalah dia: “Siapakah yang akan menjadi penolong-penolongku untuk (menegakkan agama) Allah?” Para hawariyyin (sahabat-sahabat setia) menjawab: “Kamilah penolong-penolong (agama) Allah, kami beriman kepada Allah; dan saksikanlah bahwa sesungguhnya kami adalah orang-orang yang berserah diri. (Ali Imran :52)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rasul-rasul mereka berkata kepada mereka: “Kami tidak lain hanyalah manusia seperti kamu, akan tetapi Allah memberi karunia kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya. Dan tidak patut bagi kami mendatangkan suatu bukti kepada kamu melainkan dengan izin Allah. Dan hanya kepada Allah sajalah hendaknya orang-orang mukmin bertawakkal. Mengapa kami tidak akan bertawakkal kepada Allah padahal Dia telah menunjukkan jalan kepada kami, dan kami sungguh-sungguh akan bersabar terhadap gangguan-gangguan yang kamu lakukan kepada kami. Dan hanya kepada Allah saja orang-orang yang bertawakkal itu, berserah diri”. (Ibrahim 11, 12)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Katakanlah: “Hai Ahli Kitab, marilah (berpegang) kepada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatupun dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai tuhan selain Allah”. Jika mereka berpaling maka katakanlah kepada mereka: “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)”. (Ali Imran :64)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika mereka yang kamu seru itu tidak menerima seruanmu (ajakanmu) itu maka ketahuilah, sesungguhnya Al Quran itu diturunkan dengan ilmu Allah, dan bahwasanya tidak ada Tuhan selain Dia, maka maukah kamu berserah diri (kepada Allah)? (Huud :14) Dan kamu sekali-kali tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang-orang yang buta (mata hatinya) dari kesesatannya. Dan kamu tidak dapat memperdengarkan (petunjuk Tuhan) melainkan kepada orang-orang yang beriman dengan ayat-ayat Kami, mereka itulah orang-orang yang berserah diri (kepada Kami). (Ar Ruum :53)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-6564292756707311359?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/6564292756707311359/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2010/04/rinda-cahyana-says-march-27-2010-at.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/6564292756707311359'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/6564292756707311359'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2010/04/rinda-cahyana-says-march-27-2010-at.html' title='Kata siapa Islam adalah agama Ibrahim ?'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-5288280109922748447</id><published>2010-03-25T12:31:00.003+07:00</published><updated>2010-04-06T12:42:41.264+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Answering'/><title type='text'>ISLAM MEMANG AGAMA DAMAI!!!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:large;"&gt;&lt;b&gt;Muhammad Atta 911 Says:&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;March 13, 2010 at 1:16 am&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berita paling mutakhir:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;* 45 tewas di Pakistan akibat aksi 2 bom bunuh diri.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;* ratusan orang mengungsi di Mogadishu (Somalia) karena peperangan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;* 500 orang dari suku Berom yang Kristen di Nigeria dibantai saat tertidur lelap, oleh suku Fulani yang Muslim.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;ISLAM MEMANG AGAMA DAMAI!!!&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:large;"&gt;Rinda Cahyana Says:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;March 14, 2010 at 2:31 pm&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Atta, Islam tidak bisa dijustifikasi dengan perilaku pengikutnya, karena manusia memiliki sifat khilaf yang dapat menyebabkannya berbuat dosa karena melalaikan ketentuan agama. Kedamaian Islam hanya bisa difahami dan disimpulkan dari ajarannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seakan anda menyatakan bahwa “45 tewas di Pakistan (adalah) akibat aksi 2 bom bunuh diri ( yang dilakukan Muslim).” Lalu anda berkata, Islam memang agama damai!.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Coba perhatikan sumber ajaran Islam berikut ini:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Oleh karena itu kami tetapkan (suatu hukum) bagi bani Israel, bahwa: barang siapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, ataubukan karena membuat kerusakan di muka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh seluruhnya”. (QS Al Maidah 32)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika Ummu Hani’ memberikan perlindungan pada seorang musyrikin pada tahun penaklukan (Fathu Makkah), maka Ali bin Abi Tahlib ingin membunuhnya, lalu Ummu Hani’ pergi ke Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan memberitahukan tentang hal tersebut, maka Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata,”Kami memberikan perlindungan terhadap siapa saja yang kau memberikan perlindungan padanya, wahai Ummu Hani’” (Riwayat Al Bukhari dan Muslim). Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash radhiyallahu ‘anhuma, dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,”Barangsiapa yang membunuh seseorang yang telah mempunyai perjanjian dengan kaum muslimin, maka dia tidak akan mencium bau surga, walaupun baunya itu tercium dari jarak 40 tahun” (Riwayat Al Bukhari)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Dan barangsiapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja, maka balasannnya ialah jahannam, Kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya, dan mengutukinya serta menyediakan azab yang besar baginya”. (QS An Nisa 93). Sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salllam, “Barangsiapa membunuh dirinya sendiri di dunia dengan cara apapun, maka Allah akan menghukum dia dengan hal yang sama (yang dia lakukan yang menyebabkan dia terbunuh) di hari kiamat” (Diriwayatkan oleh Abu ‘Awanah dalam Mustakhraj-nya, dari Tsabit bin Ad Dhahak radhiyallahu ‘anhu) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,”Dia yang melakukan bunuh diri dengan menikam dirinya dengan besi (pedang) yang ada ditangannya, maka dia akan ditikam dengan pedang dengan pedang itu pada tubuhnya di neraka, dan dia tetap didalamnya (di neraka) selamanya. Dan barangsiapa yang mengambil racun dan membunuh diri dengannya, maka dia akan meminum racun itu di neraka, dan dia tetap berada didalamnya (di neraka) selamanya. Dan barangsiapa melemparkan dirinya dari atas gunung dan membunuh dirinya dengannya, maka dia akan jatuh di dalam neraka, dan dia tetap didalamnya (di neraka) selamanya” (Riwayat Al Bukhari)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi dalam Islam, bom bunuh diri yang tidak membedakan mana musuh peperangan dan mana yang bukan, adalah dosa besar. Jika ada dari kaum muslimin yang melakukannya, maka itu dosa mereka dan bukan karena Islam mengajarkan demikian kepada mereka.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tentang para teroris pembajak Islam, yang menggunakan nama Allah dan Rasulullah SAW dalam perjuangannya namun perilakunya jauh dari Islam, Rasulullah SAW mengingatkan, “Akan tiba suatu masa dalam ummat ketika orang membaca Al Qur’an, namun hanya sebatas tenggorokannya saja (tidak masuk ke dalam hatinya)” (HR. Muslim). Dan, “Akan datang suatu masa untuk ummatku ketika tidak lagi tersisa dari Al Qur’an kecuali mushafnya dan tidak tersisa Islam kecuali namanya dan mereka tetap saja menyebut diri mereka dengan nama ini meskipun mereka adalah orang yang terjauh darinya” (Ibnu Babuya, Tsawab ul-A mal).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yang patut dicatat adalah bahwa Teroris itu bukan Islam, karena perilaku teroris bukan hanya terdapat pada Muslim yang menyimpang saja, tetapi kaum lainnya pun ada yang tindakannya seperti teroris. Lihat perilaku tentara Amerika sebagaimana yang dirilis oleh Liputan6.com: Dua pekan silam, tentara AS juga menembaki kerumunan massa di sebuah sekolah di Faluja, 50 kilometer sebelah barat Baghdad. Sebanyak 13 warga sipil tewas dan 75 lainnya mengalami luka-luka. Perilaku mereka seperti Teroris dengan bom bunuh dirinya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selanjutnya anda memberitakan, “Ratusan orang mengungsi di Mogadishu (Somalia) karena peperangan (yang dilakukan Muslim)”. Kondisi seperti itu adalah akibat peperangan. Karenanya kaum Muslim membenci Amerika dan sekutunya yang melancarkan peperangan dan menyebabkan penderitaan di Iraq dan Afganistan. Lihatlah Israel yang menyerobot tanah Palestina sehingga banyak warga yang terusir dari rumahnya sendiri. Koran Israel Ha’aretz edisi Jum’at (20/02), menyebutkan Pemerintah Kota penjajah Israel di kota al Quds berupaya mengusir 1500 warga Palestina di al Quds dari kampung Silwan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penderitaan bukan hanya milik non Muslim saja, perhatikan berita ini: Lembaga pengungsi internasional, UNHCR, mengatakan militer Thailand telah melanggar hukum hak asasi internasional karena menangkap dan menahan pengungsi Rohingya (etnis Muslim) di Laut Andaman lalu melepaskan mereka untuk mencari perlindungan sendiri di zona laut internasional.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berita dari anda: “500 orang dari suku Berom yang Kristen di Nigeria dibantai saat tertidur lelap, oleh suku Fulani yang Muslim”. Seandainya tindakan suku Fulani benar, maka kondisinya adalah sedang dalam keadaan perang antara mereka dengan suku Berom. Di dalam Islam, penyerangan di waktu malam disebut al-Bayat dan termasuk bagian dari siasat perang. Penjuang kita dulu menyebutnya dengan Serangan Fajar. Israel pun melakukan serangan di malam hari terhadap Palestina, demikian pula dengan Operasi Moshtarek yang dilaksanakan Amerika malam hari di Afganistan. NATO mendukung operasi malam hari yang dilakukan Amerika di Afganistan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun seandainya penyerangan itu bukan karena peperangan, maka pembunuhan suku Berom adalah dosa besar suku Fulani. Islam mengutuk dosa besar tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-5288280109922748447?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/5288280109922748447/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2010/03/islam-memang-agama-damai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/5288280109922748447'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/5288280109922748447'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2010/03/islam-memang-agama-damai.html' title='ISLAM MEMANG AGAMA DAMAI!!!'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-5459146402093707349</id><published>2010-03-25T12:23:00.006+07:00</published><updated>2010-04-06T13:16:33.463+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Answering'/><title type='text'>Muhammad Berkompromi Dengan Berhala ?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Adeng Hudaya Says:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;March 23, 2010 at 1:04 pm&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Ayat-ayat Setan (Satanic Verses)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Lagi, kita dapatkan dari sumber-sumber Muslim yang diandalkan (al- Tabari; Waqidi), kisah merusak dari ayat-ayat setan (sebuah ungkapan yang dipakai oleh Muir pada akhir tahun 1850an, dan sekarang dikenal luas). Selama hari-harinya di Mekah, sebelum pindah ke Medina, Muhammad duduk bersama-sama para orang terkenal Mekah disebelah Kabah, ketika dia mulai mengucapkan Surat 53, yang menjelaskan kunjungan pertama Jibril pada Muhammad dan lalu berlanjut pada kunjungan keduanya:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Dia juga melihatnya (Jibril) dilain waktu Pada pohon Lote di bagian jauhnya Dekatnya ada surga&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Ketika pohon Lote menutupi apa yang ditutupinya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Pandangannya tidak berpaling, tidak juga berpindah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Dan sesungguhnya dia membawa tanda-tanda kebesaran Auwloh&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Bagaimana pendapatmu mengenai Lat dan Uzza dan Manat?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Pada titik ini, kita diberitahu bahwa Setan telah menaruh perkataan tersebut di mulutnya (Muhammad), perkataan rekonsiliasi dan kompromi: Mereka (Al-Lat, Al-Uzza, dan Al-Manat; dewi-dewi padang pasir Arabia) adalah para perempuan mulia // Dimana intersesinya dimohonkan (maksudnya; Muhammad mengeluarkan ayat tersebut di atas yang mengakomodir dewa-dewi berhala Arab)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Tentu saja, orang-orang Mekah senang dengan dikenalnya dewi-dewi mereka dan diucapkan dalam doa-doa oleh orang muslim. Tapi Muhammad sendiri lalu dikunjungi Jibril yang membatalkan semua itu dan dikatakan bahwa ayat itu seharusnya berakhir demikian:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Apakah (patut) untuk kamu (anak) laki-laki dan untuk Auwloh (anak) perempuan? // Yang demikian itu tentulah suatu pembagian yang tidak adil. // Itu tidak lain hanyalah nama-nama yang kamu dan bapak-bapak kamu mengada-adakannya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;(Maksud ayat di atas adalah, bila manusia saja dapat anak laki-laki, maka alangkah tidak terhormatnya auwloh dapat anak perempuan. Karena nilai anak lelaki dianggap lebih tinggi nilainya daripada anak perempuan)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Muslim selalu tidak nyaman dengan kisah ini, tidak mau percaya bahwa nabinya bisa membuat kompromi untuk menyembah berhala. Tapi jika kita terima keaslian sumber-sumber Muslim ini secara umum, tidak ada alasan untuk menolak kisah ini. Kelihatannya tidak masuk akal bahwa kisah demikian direkayasa oleh muslim saleh seperti al-Tabari, atau bahwa dia bisa menerima begitu saja sumber-sumber yang tak jelas.[25] Lagipula, hal ini menjelaskan fakta kenapa para muslim yang lari ke Abyssinia banyak yang kembali diterima: Karena mereka mendengar orang-orang Mekah telah masuk Islam. Sepertinya jelas bahwa tidak ada kisah yang loncat tentang Muhammad disini, malah secara hati-hati hal ini telah diperhitungkan untuk memenangkan dukungan orang-orang Mekah. Hal ini juga menimbulkan keraguan hebat akan kejujuran Muhammad; Meski jika benar Setan menaruh perkataan itu dimulut Muhammad, lalu gimana bisa kita percaya pada orang yang begitu mudah disesatkan oleh setan? Kenapa Tuhan membiarkan ini terjadi? Darimana kita tahu bahwa tidak ada lagi ayat- ayat lain dari Muhammad yang disesatkan oleh Setan?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:large;"&gt;Answer :Rinda Cahyana Says:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" ;font-size:small;"&gt;March 23, 2010 at 4:31 pm&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Kesalahan anda tiga, 1) menerjemahkan al-Qur’an ke dalam bahasa Indonesia dengan tidak benar, 2) memaksakan tafsiran yang aneh dan tidak dikenal dalam ajaran Islam yang sebenarnya, 3) Memahami Islam sebagai agama penyembah berhala Auwloh dan bukannya Allah yang Maha Esa. Oleh karenanya wajar jika pemahaman anda terhadap firman Allah dalam surat an-Najm jauh dari pemahaman ahli tafsir Islam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Firman Allah, “Apakah (patut) untuk kamu (anak) laki-laki dan untuk Allah (anak) perempuan? Yang demikian itu tentulah suatu pembagian yang tidak adil. (An-Najm :21-22) Ibnu Katsir menafsirkan, yakni apakah kamu menisbatkan seorang putra untuk-Nya sedang putra itu perempuan, padahal kalian memilih untuk diri kalian sendiri anak laki-laki. Kalau saja kamu membagi dengan pembagian ini antara kamu dengan mahluk seperti yang kamu lakukan, pastilah pembagian itu merupakan “suatu pembagian yang tidak adil”, yakni aniaya dan batil. Maka, bagaimana mungkin kamu memberikan pembagian kepada Allah (yang bukan mahluk) dengan pembagian seperti ini?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Jadi maksudnya bukan “bila manusia saja dapat anak laki-laki, maka alangkah tidak terhormatnya auwloh dapat anak perempuan. Karena nilai anak lelaki dianggap lebih tinggi nilainya daripada anak perempuan”.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Dalam Islam anak laki-laki atau perempuan adalah sama, sehingga manusia tidak akan turun kehormatannya jika mendapatkan salah satu dari keduanya. Dan Allah dalam Islam adalah Tuhan yang tidak beranak dan diperanakan, sehingga Allah merasa tidak terhormat jika manusia menetapkan anak apakah laki-laki maupun perempuan kepada diri-Nya. Sungguh berdosa besar orang yang menetapkan bagi Allah anak dan menyangka Allah merasa terhormat jika diberi anak laki-laki. Firman Allah, “Maka apakah patut Tuhan memilihkan bagimu anak-anak laki-laki sedang Dia sendiri mengambil anak-anak perempuan di antara para malaikat? Sesungguhnya kamu benar-benar mengucapkan kata-kata yang besar (dosanya).” (Al Israa’ :40)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Dan mereka (orang-orang musyrik) menjadikan jin itu sekutu bagi Allah, padahal Allah-lah yang menciptakan jin-jin itu, dan mereka membohong (dengan mengatakan): “Bahwasanya Allah mempunyai anak laki-laki dan perempuan”, tanpa (berdasar) ilmu pengetahuan. Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dari sifat-sifat yang mereka berikan.” (Al An’am :100) Katakanlah (hai Muhammad): “Telah diwahyukan kepadamu bahwasanya: telah mendengarkan sekumpulan jin (akan Al Quran), lalu mereka berkata: Sesungguhnya kami telah mendengarkan Al Quran yang menakjubkan, (yang) memberi petunjuk kapada jalan yang benar, lalu kami beriman kepadanya. Dan kami sekali-kali tidak akan mempersekutukan seseorangpun dengan Tuhan kami, dan bahwasanya Maha Tinggi kebesaran Tuhan kami, Dia tidak beristeri dan tidak (pula) beranak (Al Jin :1-3)dan tidak pula diperanakkan(Al Ikhlash :3)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Ketahuilah bahwa sesungguhnya mereka dengan kebohongannya benar-benar mengatakan: “Allah beranak”. Dan sesungguhnya mereka benar-benar orang yang berdusta. Apakah Tuhan memilih (mengutamakan) anak-anak perempuan daripada anak laki-laki? Apakah yang terjadi padamu? Bagaimana (caranya) kamu menetapkan? Maka apakah kamu tidak memikirkan? Atau apakah kamu mempunyai bukti yang nyata? Maka bawalah kitabmu jika kamu memang orang-orang yang benar.(Ash-Shaaff :151-157) Katakanlah, jika benar Tuhan Yang Maha Pemurah mempunyai anak, maka akulah (Muhammad) orang yang mula-mula memuliakan (anak itu). Maha Suci Tuhan Yang empunya langit dan bumi, Tuhan Yang empunya ´Arsy, dari apa yang mereka sifatkan itu. Maka biarlah mereka tenggelam (dalam kesesatan) dan bermain-main sampai mereka menemui hari yang dijanjikan kepada mereka. (Az Zukhruf :81-83)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan: “(Tuhan itu) tiga”, berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah menjadi Pemelihara. (An Nisaa :171) Bagaimana Dia mempunyai anak padahal Dia tidak mempunyai isteri. Dia menciptakan segala sesuatu; dan Dia mengetahui segala sesuatu.(Al An’am :101) Segala puji bagi Allah Yang tidak mempunyai anak dan tidak mempunyai sekutu dalam kerajaan-Nya dan Dia bukan pula hina yang memerlukan penolong dan agungkanlah Dia dengan pengagungan yang sebesar-besarnya.(Al Israa’ :111) Tidak layak bagi Allah mempunyai anak, Maha Suci Dia. Apabila Dia telah menetapkan sesuatu, maka Dia hanya berkata kepadanya: “Jadilah”, maka jadilah ia. (Maryam :35)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Jelas dengan banyak ayat yang mensucikan Allah dari memiliki anak, maka mustahil tafsir surat an-Najm yang dimaksud adalah kompromi antara Muhammad dengan berhala karena Muhammad mensucikan Allah melalui ucapannya “Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah menjadi Pemelihara.” (An Nisaa :171). Setelah anda tersesat karena kebodohan dalam mamahami tafsir ayat tersebut, anda kemudian meyakini bahwa firman tersebut adalah firman Setan melalui perkataan, “Meski jika benar Setan menaruh perkataan itu dimulut Muhammad”. Tidak dapat dibayangkan betapa merasa tidak terhormat dan murkanya Allah karena anda mengatakan firman-Nya sebagai firman setan. Allah berfirman kepada anda, “kawanmu (Muhammad) tidak sesat dan tidak pula keliru. dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al-Quran) menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya). yang diajarkan kepadanya oleh (Jibril) yang sangat kuat. (An-Najm :1-5) Dan tidak mungkin bagi seorang manusiapun bahwa Allah berkata-kata dengan dia kecuali dengan perantaraan wahyu atau dibelakang tabir atau dengan mengutus seorang utusan (malaikat) lalu diwahyukan kepadanya dengan seizin-Nya apa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia Maha Tinggi lagi Maha Bijaksana. (Asy Syuura :51)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Setelah anda meyakini firman Allah sebagai firman setan, tentu saja Allah menutup pintu hati anda sehingga anda tidak percaya kepada Muhammad dengan berkata, “lalu gimana bisa kita percaya pada orang yang begitu mudah disesatkan oleh setan?”. Allah mengajarkan kepada Muslim, “Kemudian jika mereka mendebat kamu (tentang kebenaran Islam), maka katakanlah: “Aku menyerahkan diriku kepada Allah dan (demikian pula) orang-orang yang mengikutiku”. Dan katakanlah kepada orang-orang yang telah diberi Al Kitab dan kepada orang-orang yang ummi: “Apakah kamu (mau) masuk Islam”. Jika mereka masuk Islam, sesungguhnya mereka telah mendapat petunjuk, dan jika mereka berpaling, maka kewajiban kamu hanyalah menyampaikan (ayat-ayat Allah). Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Kemudian anda bertanya, “Kenapa Tuhan membiarkan ini terjadi? Darimana kita tahu bahwa tidak ada lagi ayat- ayat lain dari Muhammad yang disesatkan oleh Setan?” Tuhan membiarkannya karena perkataan-Nya adalah benar dan pemahaman anda keliru, bahwa tidak layak bagi orang Musyrik menetapkan anak perempuan bagi Allah dan tidak layak pula bagi anda menetapkan anak laki-laki bagi Allah. Sampai di sini saya dapat meyakini bahwa pertanyaan Allah dalam firman-Nya tersebut adalah benar dan bukan kompromi dengan berhala, dan Muhammad yang telah diajarkan Allah dan mengajarkan kepada umatnya bahwa Allah tidak beranak dan dipernakan tidak akan menghianati-Nya dengan berkompromi dengan berhala sehingga tidak akan pernah dapat disesatkan oleh Setan, dan saya mengetahui sekarang siapa sebenarnya yang disesatkan oleh Setan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-5459146402093707349?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/5459146402093707349/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2010/03/muhammad-berkompromi-dengan-berhala.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/5459146402093707349'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/5459146402093707349'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2010/03/muhammad-berkompromi-dengan-berhala.html' title='Muhammad Berkompromi Dengan Berhala ?'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-5364716255425201314</id><published>2010-03-25T12:17:00.006+07:00</published><updated>2010-04-06T13:22:51.265+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Answering'/><title type='text'>Tuhan Yang Maha Esa</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:large;"&gt;Samuel Hadi Says:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal; line-height: 18px; "&gt;&lt;a href="http://kesalahanquran.wordpress.com/quran/#comment-2543" title="" style="text-decoration: none; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#000000;"&gt;March 24, 2010 at 12:21 am&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Konsep Trinitas sendiri berasal dari sekitar abad ke-2 dan ke-3 setelah melalui beberapa kali konsili gereja. Konsep Trinitas sendiri tidak dipegang oleh semua gereja, karena cukup banyak gereja yang berpandangan bahwa Bapa-Yesus dan Roh Kudus adalah SATU PRIBADI, bukan terdiri dari TIGA PRIBADI dalam KESATUAN. Seperti yang YESUS katakan dalam Injil Yohanes: “AKU DAN BAPA adalah SATU.” Yang jelas orang Kristen berpegang pada keyakinan bahwa Yesus adalah Tuhan yang setara dengan YAHWEH Sang Bapa.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Setelah Ia naik ke surga sesudah menyelesaikan karya penyelamatan, Ia bersama-sama dengan Bapa mengutus Roh Kudus yang sekarang berdiam di dalam diri setiap orang percaya, dan melahirkan mereka kembali. Itulah sebabnya Tuhan Yesus mengatakan: “AKULAH JALAN DAN KEBENARAN DAN HIDUP, TAK SEORANG PUN SAMPAI KEPADA BAPA (artinya, tak ada seorang pun yang bisa diselamatkan dan bisa masuk ke surga) kecuali melalui AKU (Yesus)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Di Injil Yohanes pasal 3, Yesus juga mengatakan: “Barangsiapa percaya ia akan memperoleh hidup yang kekal, barangsiapa tidak percaya, ia masuk ke dalam penghukuman kekal, yaitu kebinasaan bersama dengan Iblis dan malaikat-malaikat kegelapan.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Jadi saudara Rinda Cahyana, ingat ini baik-baik: ANDA SEDANG BERJALAN MENUJU PENGHUKUMAN DAN KEBINASAAN KEKAL, SEBAB ANDA MENOLAK YESUS KRISTUS SEBAGAI TUHAN DAN JURU SELAMAT anda!!!”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:large;"&gt;Rinda Cahyana Says:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: justify; display: inline !important; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;March 24, 2010 at 1:58 pm&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" ;font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Firman Allah, “Segala puji bagi Allah Yang tidak mempunyai anak dan tidak mempunyai sekutu dalam kerajaan-Nya dan Dia bukan pula hina yang memerlukan penolong dan agungkanlah Dia dengan pengagungan yang sebesar-besarnya.”(Al Israa’ :111), karena itulah Islam memahami bahwa Isa bukanlah sekutu Tuhan yang dapat menolong-Nya, dan menetapkan Ketuhanan kepada Isa adalah tindakan melampaui batas. Allah menyebut penetapan Isa sebagai Tuhan oleh manusia sebagai tindakan yang melampaui batas dalam seruan-Nya kepada ahli kitab, “Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan: “(Tuhan itu) tiga”, berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah menjadi Pemelihara.” (An Nisaa :171)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Meng-Esa-kan Allah adalah komitmen orang yang berserah diri kepada Allah dari jaman Nabi dan Rasul terdahulu. Bahkan Allah sendiri berfirman kepada Ahli Kitab: Hukum yang terutama ialah Dengarlah hai orang-orang Israel, Tuhan ALLAH kita, Tuhan itu Esa (Markus 12 : 29)… dan camkanlah bahwa Tuhanlah ALLAH yang di langit dan di atas dan di bumi di bawah, tidak ada yang lain (Ulangan 4 : 39) Engkau diberi melihatnya untuk mengetahui bahwa Tuhanlah ALLAH tidak ada yag lain kecuali Dia (Ulangan 4 : 35).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Jika Nabi Isa benar mengatakan sebagaimana tersebut dalam Injil Yohanes: “AKU DAN BAPA adalah SATU.”, maka agar tidak bertentangan dengan ayat lainnya yang menyatakan bahwa Tuhan itu Esa, makna “SATU” di sana adalah bukan menunjukan AKU adalah ALLAH, tetapi AKU adalah utusan Allah, sabdaku adalah firman-Nya, kehendaku adalah kehendak-Nya. Ini yang difahami Islam dari ajaran Peng-Esa-an-Nya (Tauhid). Sehingga berkaitan dengan ayat, “Maka (yang sebenarnya) bukan kamu yang membunuh mereka, akan tetapi Allahlah yang membunuh mereka, dan bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar, tetapi Allah-lah yang melempar.” (Al Anfaal :17), tidak kemudian difahami sebagai KAMU adalah ALLAH.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Dalam ajaran Tauhid, kata “setara” dalam kalimat anda “bahwa Yesus adalah Tuhan yang setara dengan YAHWEH Sang Bapa.” difahami sebagai kesetaraan dalam ketaatan yang berarti taat kepada Muhammad adalah setara / sama dengan taat kepada Allah, karena Allah memerintahkan untuk taat kepada-Nya dan kepada Rasul-Nya dan menetapkan kebenaran itu milik Allah dan Rasul-Nya sebagaimana firman-Nya, “Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.”(An Nisaa :59)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Dan Tauhid berpaing dari memahami “setara” sebagai “sekutu”, karena diperintahkan oleh Allah: Katakanlah: sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam. Tiada sekutu bagi-Nya; dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah)”. Katakanlah: “Apakah aku akan mencari Tuhan selain Allah, padahal Dia adalah Tuhan bagi segala sesuatu …(Al An’am :161-164)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Islam memahami ayat “Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah . . .Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita,…. ” (Yohanes 1:1, 14) sebagai sabda Isa adalah firman-Nya, dan firman-Nya terdengar melalui lisan Isa, sehingga kita merasa Allah berada / diam di antara kita.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Seandainya saya hidup pada masa Ruhullah Isa A.S. masih hidup, lalu kemudian beliau bersabda, “AKULAH JALAN DAN KEBENARAN DAN HIDUP, TAK SEORANG PUN SAMPAI KEPADA BAPA (artinya, tak ada seorang pun yang bisa diselamatkan dan bisa masuk ke surga) kecuali melalui AKU (Yesus)”, maka saya akan mengikuti jalannya dan menyatakan seperti pernyataan para pengikut beliau yang setia sebagaimana dalam firman Allah: Dan (ingatlah), ketika Aku ilhamkan kepada pengikut Isa yang setia: “Berimanlah kamu kepada-Ku dan kepada rasul-Ku”. Mereka menjawab: Kami telah beriman dan saksikanlah (wahai rasul) bahwa sesungguhnya kami adalah orang-orang yang patuh (kepada seruanmu)”. (Al Maidah :111) Namun saya tidak akan mengatakan tentang Allah apa yang tidak beliau katakan, dan hanya akan mengatakan apa yang beliau katakan, bahwa Allah adalah Tuhan Yang Maha Esa, saya beriman kepada Isa sebagai Rasul Allah dan bukan sebagai sekutu-Nya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Terkait ayat “Barangsiapa percaya ia akan memperoleh hidup yang kekal, barangsiapa tidak percaya, ia masuk ke dalam penghukuman kekal, yaitu kebinasaan bersama dengan Iblis dan malaikat-malaikat kegelapan.” (Yohanes pasal 3), tentu saja saya percaya kepada Isa sebagai utusan-Nya bukan karena anda tentapi karena keimanan dalam Islam tidak sempurna jika tidak beriman kepada Rasul terdahulu. Hal ini difahami dari firman Allah: Katakanlah (hai orang-orang mukmin): “Kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami, dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Isma´il, Ishaq, Ya´qub dan anak cucunya, dan apa yang diberikan kepada Musa dan Isa serta apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari Tuhannya. Kami tidak membeda-bedakan seorangpun diantara mereka dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya”. (Al Baqarah :136)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Bagaimana dengan keimanan anda terhadap Muhammad sebagai utusan-Nya yang terakhir. Padahal Allah berfirman: Rasul telah beriman kepada Al Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan): “Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya”, dan mereka mengatakan: “Kami dengar dan kami taat”. (Mereka berdoa): “Ampunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali”.(Al Baqarah :285)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Bagaimana ketaatan anda kepada Allah dan Rasul-Nya? Padahal Allah berfirman, “Hai Ahli Kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikitpun hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat, Injil, dan Al Quran yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu”. Sesungguhnya apa yang diturunkan kepadamu (Muhammad) dari Tuhanmu akan menambah kedurhakaan dan kekafiran kepada kebanyakan dari mereka; maka janganlah kamu bersedih hati terhadap orang-orang yang kafir itu. (Al Maidah :68) Dan orang-orang mukmin dan beramal soleh serta beriman kepada apa yang diturunkan kepada Muhammad dan itulah yang haq dari Tuhan mereka, Allah menghapuskan kesalahan-kesalahan mereka dan memperbaiki keadaan mereka. (Muhammad :2)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Saudara Samuel Hadi yang dikasihi Allah, perhatikan baik-baik bagaimana keadaan orang yang tidak beriman kepada Muhammad. Allah berfirman: Dan jika kamu (Muhammad) melihat ketika mereka dihadapkan ke neraka, lalu mereka berkata: “Kiranya kami dikembalikan (ke dunia) dan tidak mendustakan ayat-ayat Tuhan kami, serta menjadi orang-orang yang beriman”, (tentulah kamu melihat suatu peristiwa yang mengharukan). (Al An’am :27) Maka perkataan anda, “ANDA SEDANG BERJALAN MENUJU PENGHUKUMAN DAN KEBINASAAN KEKAL,” berdasarkan firman Allah tersebut kita bisa memahami bahwa yang dimaksud dengan ANDA adalah bukan saya. Tentu saja saya menolak untuk menuhankan Isa (musyrik) dengan mengatakan perkataan dosa “YESUS KRISTUS SEBAGAI TUHAN”, karena hal itu tidak diajarkan oleh Allah, Musa, Isa, dan Muhammad, dan karena takut ancaman Allah dalam firman-Nya: “bahwasanya orang-orangmusyrik itu adalah penghuni neraka jahanam.” (At Taubah :113) Dan saya merasa heran jika TUHAN menghukum hamba-Nya yang beriman kepada-Nya, kepada Nabi dan Rasul-Nya, dan mentaati keduanya untuk tidak menserikatkan TUHAN dengan mahluk-Nya. Jika terhadap hamba yang mensucikan-Nya dari sekutu Dia menghukum dan membinasakan, maka bagaimana terhadap hamba-Nya yang tidak taat kepada perintah peng-Esa-an-Nya dan berlaku lancang dengan perbuatan yang tidak pantas yakni mensekutukan Dia dengan mahluk-Nya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Allah berfirman: Mereka menjadikan orang-orang alimnya dan rahib-rahib mereka sebagai tuhan selain Allah dan (juga mereka mempertuhankan) Al Masih putera Maryam, padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan yang Esa, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Maha suci Allah dari apa yang mereka persekutukan. (At Taubah :31)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Ibrahim bukan seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang Nasrani, akan tetapi dia adalah seorang yang lurus lagi berserah diri (kepada Allah) dan sekali-kali bukanlah dia termasuk golongan orang-orang musyrik. Sesungguhnya orang yang paling dekat kepada Ibrahim ialah orang-orang yang mengikutinya dan Nabi ini (Muhammad), beserta orang-orang yang beriman (kepada Muhammad), dan Allah adalah Pelindung semua orang-orang yang beriman. Segolongan dari Ahli Kitab ingin menyesatkan kamu, padahal mereka (sebenarnya) tidak menyesatkan melainkan dirinya sendiri, dan mereka tidak menyadarinya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Hai Ahli Kitab, mengapa kamu mengingkari ayat-ayat Allah, padahal kamu mengetahui (kebenarannya). Hai Ahli Kitab, mengapa kamu mencampur adukkan yang haq dengan yang bathil, dan menyembunyikan kebenaran, padahal kamu mengetahuinya? Segolongan (lain) dari Ahli Kitab berkata (kepada sesamanya): “Perlihatkanlah (seolah-olah) kamu beriman kepada apa yang diturunkan kepada orang-orang beriman (sahabat-sahabat Rasul) pada permulaan siang dan ingkarilah ia pada akhirnya, supaya mereka (orang-orang mukmin) kembali (kepada kekafiran). Dan janganlah kamu percaya melainkan kepada orang yang mengikuti agamamu. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk (yang harus diikuti) ialah petunjuk Allah, dan (janganlah kamu percaya) bahwa akan diberikan kepada seseorang seperti apa yang diberikan kepadamu, dan (jangan pula kamu percaya) bahwa mereka akan mengalahkan hujjahmu di sisi Tuhanmu”. Katakanlah: “Sesungguhnya karunia itu di tangan Allah, Allah memberikan karunia-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya; dan Allah Maha Luas karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui”; (Ali Imran :67-73) ataukah mereka dengki kepada manusia (Muhammad) lantaran karunia yang Allah telah berikan kepadanya? Sesungguhnya Kami telah memberikan Kitab dan Hikmah kepada keluarga Ibrahim, dan Kami telah memberikan kepadanya kerajaan yang besar. (An Nisaa :54)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Wahai manusia, sesungguhnya telah datang Rasul (Muhammad) itu kepadamu dengan (membawa) kebenaran dari Tuhanmu, maka berimanlah kamu, itulah yang lebih baik bagimu. Dan jika kamu kafir, (maka kekafiran itu tidak merugikan Allah sedikitpun) karena sesungguhnya apa yang di langit dan di bumi itu adalah kepunyaan Allah. Dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. (An Nisaa :170)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-5364716255425201314?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/5364716255425201314/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2010/03/tuhan-yang-maha-esa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/5364716255425201314'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/5364716255425201314'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2010/03/tuhan-yang-maha-esa.html' title='Tuhan Yang Maha Esa'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-4482316500955984201</id><published>2010-03-14T19:03:00.000+07:00</published><updated>2011-03-13T19:04:57.343+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Answering'/><title type='text'>Bukan hanya isa yang disucikan</title><content type='html'>&lt;div&gt;Sebagian dari manusia ada yang menyangka hanya Isa yang disucikan oleh ALLAH dan berhak masuk Syurga tanpa hisab, berdasarkan ayat ini : &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;Ia (jibril) berkata: "Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci".&lt;/i&gt; (MARYAM ayat 19)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;bahwa &lt;b&gt; hanya &lt;/b&gt; Isa yang akan langsung masuk syurga.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Anda keliru, jika kesucian menurut anda adalah syarat langsung masuk Syurga, maka menurut alQuran bukan hanya Isa yang akan masuk Syurga, tetapi juga semua pengikut Muhammad SAW yang mendapatkan kesucian dari melaksanakan syariat agama, berdasarkan firman ALLAH SWT:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;Sebagaimana (Kami telah menyempurnakan ni'mat Kami kepadamu) Kami telah mengutus kepadamu Rasul diantara kamu yang membacakan ayat-ayat Kami kepada kamu dan mensucikan kamu dan mengajarkan kepadamu Al Kitab dan Al-Hikmah, serta mengajarkan kepada kamu apa yang belum kamu ketahui.&lt;/i&gt; (AL BAQARAH (Sapi betina) ayat 151)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Seperti misalnya syariat zakat, siapa yang melaksanakannya, zakat itu mensucikan mereka:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan {658} dan mensucikan {659} mereka dan mendo'alah untuk mereka. Sesungguhnya do'a kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.&lt;/i&gt; (SURAT AT TAUBAH (Pengampunan) ayat 103)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Manusia ada yang mendapatkan penjagaan dari ALLAH sehingga dia senantiasa dalam keadaan suci dari dosa, seperti para Nabi dan Rasul, dan ada pula yang mendapatkan kesuciannya dengan melaksanakan syariat agama-Nya.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;Dan orang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain {1253}. Dan jika seseorang yang berat dosanya memanggil (orang lain) untuk memikul dosanya itu tiadalah akan dipikulkan untuknya sedikitpun meskipun (yang dipanggilnya itu) kaum kerabatnya. Sesungguhnya yang dapat kamu beri peringatan hanya orang-orang yang takut kepada azab Tuhannya (sekalipun) mereka tidak melihatNya {1254} dan mereka mendirikan sembahyang. Dan barangsiapa yang mensucikan dirinya, sesungguhnya ia mensucikan diri untuk kebaikan dirinya sendiri. Dan kepada Allahlah kembali(mu).&lt;/i&gt; (FAATHIR (PENCIPTA) ayat 18)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dalam tafsir Ibn Katsir, mensucikan diri itu dengan amal soleh.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;Dan ingatlah hamba-hamba Kami: Ibrahim, Ishaq dan Ya'qub yang mempunyai perbuatan-perbuatan yang besar dan ilmu-ilmu yang tinggi. Sesungguhnya Kami telah mensucikan mereka dengan (menganugerahkan kepada mereka) akhlak yang tinggi yaitu selalu mengingatkan (manusia) kepada negeri akhirat.&lt;/i&gt; (SHAAD ayat 45-46)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dalam tafsir Ibn Katsir disebutkan bahwa mensucikan mereka itu adalah dengan menjadikan mereka beramal untuk Akhirat. dengan demikian bukan hanya Nabi isa dan pengikut para Nabi yang disucikan, Nabi dan Rasul pun disucikan oleh ALLAH&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Makna suci manusia artinya bebasnya manusia dari kotoran dosa dan sifat buruk atau janabat dan hadats, suci lahir maupun bathin. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya. sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu, dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya. &lt;/i&gt;(ASY SYAMS (MATAHARI) ayat 8-10)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dengan demikian yang mengotori kesucian manusia adalah perbuatan dosa. Salah satu dosa yang mengotori kesucian manusia adalah dosa menyekutukan ALLAH. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sementara mereka yang menyekutukan ALLAH dengan YESUS, mereka itu berbuat dosa karena melanggar hak ALLAH dan hukum utama-Nya, mejauhkan mereka dari kesucian oleh sebab kotoran dosa tersebut. Isa masuk syurga tanpa hisab karena disucikan ALLAH, sementara mereka yang menuhankan YESUS terperosok masuk ke dalam Neraka, tidak bisa mengikuti YESUS yang mereka Tuhankan. Saat sebagian dari mereka bertemu Isa dan memanggilnya TUHAN, ternyata Isa memalingkan muka. Karena Isa menolak dipertuhankan sebagaimana perintahnya kepada umatnya untuk menegakan hukum utama.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu {383}, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, 'Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya {384} yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya {385}. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan : "(Tuhan itu) tiga", berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, maha suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah menjadi Pemelihara. (AN NISAA' (WANITA) ayat 171)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: "Hai 'Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: "Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah ?". 'Isa menjawab: "maha suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakan maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib-ghaib". (AL MAA-IDAH (HIDANGAN) ayat 116)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Katakanlah: "Hai Ahli Kitab, marilah (berpegang) kepada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatupun dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai tuhan selain Allah". Jika mereka berpaling maka katakanlah kepada mereka: "Saksikanlah, bahwa kami adalah orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)". (ALI 'IMRAN (KELUARGA 'IMRAN) ayat 64)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-4482316500955984201?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/4482316500955984201/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2010/03/bukan-hanya-isa-yang-disucikan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/4482316500955984201'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/4482316500955984201'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2010/03/bukan-hanya-isa-yang-disucikan.html' title='Bukan hanya isa yang disucikan'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-8639258383861115151</id><published>2010-03-01T11:03:00.001+07:00</published><updated>2011-03-20T15:13:02.478+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Answering'/><title type='text'>ALLAH tidak menghantarkan kepada syurga?</title><content type='html'>TUJUAN IMAN MU'MIN ADALAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan orang-orang yang beriman serta beramal saleh, mereka itu penghuni surga; mereka kekal di dalamnya. (QS 2:82)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BESEBRANGAN DENGAN APA YANG AKAN DITUJU OLEH MEREKA YANG TIDAK BERIMAN:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itu penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya. (AL BAQARAH (Sapi betina) ayat 39)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IMAN KEPADA APA:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta; dan (memerdekakan) hamba sahaya, mendirikan shalat, dan menunaikan zakat; dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya); dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa. (QS 2:177)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ALLAH SEPERTI APA YANG KAMI IMANI?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Dialah Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, bagi-Nyalah segala puji di dunia dan di akhirat, dan bagi-Nyalah segala penentuan dan hanya kepada-Nyalah kamu dikembalikan {1136}. (QS 28:70)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KARENANYA KAMI TIDAK MEMPERSEKUTUKAN ALLAH DENGAN SIAPAPUN,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katakanlah: "Siapakah yang lebih kuat persaksiannya?" Katakanlah: "Allah". Dia menjadi saksi antara aku dan kamu. Dan Al Quraan ini diwahyukan kepadaku supaya dengan dia aku memberi peringatan kepadamu dan kepada orang-orang yang sampai Al-Quraan (kepadanya). Apakah sesungguhnya kamu mengakui bahwa ada tuhan-tuhan lain di samping Allah?" Katakanlah: "Aku tidak mengakui." Katakanlah: "Sesungguhnya Dia adalah Tuhan Yang Maha Esa dan sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kamu persekutukan (dengan Allah)". (QS 6:19)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katakanlah: "Hai Ahli Kitab, marilah (berpegang) kepada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatupun dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai tuhan selain Allah". Jika mereka berpaling maka katakanlah kepada mereka: "Saksikanlah, bahwa kami adalah orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)". (QS 3:64)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAN ALLAH BUKANLAH BATU HITAM ATAU BERHALA SEPERTI YANG KALIAN TUDUHKAN,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah mereka mempersekutukan (Allah dengan) berhada-berhala yang tak dapat menciptakan sesuatupun? Sedangkan berhala-berhala itu sendiri buatan orang. Dan berhala-berhala itu tidak mampu memberi pertolongan kepada penyembah-penyembahnya dan kepada dirinya sendiripun berhala-berhala itu tidak dapat memberi pertolongan.  Dan jika kamu (hai orang-orang musyrik) menyerunya (berhala) untuk memberi petunjuk kepadamu, tidaklah berhala-berhala itu dapat memperkenankan seruanmu; sama saja (hasilnya) buat kamu menyeru mereka ataupun kamu herdiam diri. Sesungguhnya berhala-berhala yang kamu seru selain Allah itu adalah makhluk (yang lemah) yang serupa juga dengan kamu. Maka serulah berhala-berhala itu lalu biarkanlah mereka mmperkenankan permintaanmu, jika kamu memang orang-orang yang benar. Apakah berhala-berhala mempunyai kaki yang dengan itu ia dapat berjalan, atau mempunyai tangan yang dengan itu ia dapat memegang dengan keras {589}, atau mempunyai mata yang dengan itu ia dapat melihat, atau mempunyai telinga yang dengan itu ia dapat mendengar? Katakanlah: "Panggillah berhala-berhalamu yang kamu jadikan sekutu Allah, kemudian lakukanlah tipu daya (untuk mencelakakan)-ku tanpa memberi tangguh (kepada-ku)". Dan berhala-berhala yang kamu seru selain Allah tidaklah sanggup menolongmu, bahkan tidak dapat menolong dirinya sendiri. Dan jika kamu sekalian menyeru (berhala-berhala) untuk memberi petunjuk, niscaya berhala-herhala itu tidak dapat mendengarnya. Dan kamu melihat berhala-berhala itu memandang kepadamu padahal ia tidak melihat.(QS 7:191-197) &lt;b&gt;(berhala-berhala itu) benda mati tidak hidup, dan berhala-berhala tidak mengetahui bilakah penyembah-penyembahnya akan dibangkitkan.&lt;/b&gt; (QS 16:21)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ALLAH YANG KAMI SEMBAH BUKAN BERHALA,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dialah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Yang Mempunyai Asmaaul Husna. Bertasbih kepadaNya apa yang di langit dan bumi. Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (QS 59:24)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sungguh jika kamu bertanya kepada mereka: "Siapakah yang menciptakan langit dan bumi?", niscaya mereka menjawab: "Allah". Katakanlah: "Maka terangkanlah kepadaku tentang apa yang kamu seru selain Allah, jika Allah hendak mendatangkan kemudharatan kepadaku, apakah berhala-berhalamu itu dapat menghilangkan kemudharatan itu, atau jika Allah hendak memberi rahmat kepadaku, apakah mereka dapat menahan rahmatNya?. Katakanlah: "Cukuplah Allah bagiku". Kepada-Nyalah bertawakkal orang-orang yang berserah diri. (QS 39:38)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SIAPAKAH YANG AKAN MASUK KE DALAM NERAKA DAN HIDUP ABADI DI DALAMNYA?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, dan dia mengampuni dosa yang selain syirik bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, maka sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya. (QS 4:116) Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar. (QS 4:48)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam", padahal Al Masih (sendiri) berkata: "Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu". &lt;b&gt;Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka &lt;/b&gt;, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun. (QS 5:72)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SIAPAKAH YANG AKAN MASUK KE DALAM PERLINDUNGAN ALLAH?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya orang-orang mu'min, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang shabiin {56}, siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah {57}, hari kemudian dan beramal saleh 58, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran kepada mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati. (qs 2:62)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ORANG ISLAM, YAHUDI, NASRANI, DAN SHABIIN YANG MENYEKUTUKAN TUHAN BUKANLAH TERMASUK KE DALAM  mereka yang benar-benar beriman kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KALIAN PENCACI ISLAM MENGUCAPKAN KATA-KATA YANG MENYAKITKAN HATI KAMI, MENCACI ALLAH DAN RASUL-NYA TANPA PENGETAHUAN YANG BENAR. TETAPI KAMI AKAN BERSABAR MENUNJUKAN KEBENARAN KEPADA ANDA, KARENA ALLAH TELAH MENGINGATKAN KAMI:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamu sungguh-sungguh akan diuji terhadap hartamu dan dirimu. Dan (juga) kamu sungguh-sungguh akan mendengar dari orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan dari orang-orang yang mempersekutukan Allah, gangguan yang banyak yang menyakitkan hati. Jika kamu bersabar dan bertakwa, maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang patut diutamakan. (QS 3:186)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-8639258383861115151?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/8639258383861115151/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2011/03/menyekutukan-tuhan-dengan-yeshua.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/8639258383861115151'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/8639258383861115151'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2011/03/menyekutukan-tuhan-dengan-yeshua.html' title='ALLAH tidak menghantarkan kepada syurga?'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-7148444100093787433</id><published>2010-02-11T18:58:00.001+07:00</published><updated>2011-03-13T19:03:01.173+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Answering'/><title type='text'>Bukan hanya Isa yang menunjukan jalan lurus</title><content type='html'>&lt;div&gt;Sebagian di antara manusia ada yang menyangka hanya Isa yang menunjukan jalan lurus berdasarkan ayat berikut ini: &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;Dan sesungguhnya Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat. Karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang kiamat itu dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus.&lt;/i&gt;(QS 43:61)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Padahal aku di sana bukan Isa, tetapi TUHAN. Jalan lurus dalam konteks ayat tersebut dalam tafsir Ibn Katsir adalah mengikuti Tuhan mengenai apa yang telah Tuhan beritakan dan meyakini kebenarannya. Kebalikan dari jalan lurus adalah menolak kebenaran karena dipalingkan oleh setan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;Dan janganlah kamu sekali-kali dipalingkan oleh syaitan; sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.&lt;/i&gt; (AQ 43:44)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Walau demikian sebagaimana Nabi lainnya, Isa pun menunjukan manusia kepada jalan yang lurus. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dalam al-Fatihah disebutkan:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri ni'mat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.&lt;/i&gt; (QS 1:6-7)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sangat jelas bahwa jalan lurus itu bukan jalan yang hanya ditunjukan Isa saja, melainkan juga oleh Nabi dan Rasul lainnya. Karena mereka yang menapaki jalan lurus itu hidup pada masa sebelum, pada saat, dan setelah Isa.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;Dan barangsiapa yang menta'ati Allah dan Rasul(Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi ni'mat oleh Allah, yaitu : Nabi-nabi, para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang saleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya&lt;/i&gt; (QS: 4:69).&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Menurut tafsir Ibn Katsir, mereka yang berpaling dari jalan lurus karena mengikuti setan adalah mereka yang dimurkai, yakni yang mengetahui kebenaran tetapi tidak mengamalkannya, dan mereka yang sesat, yakni mereka yang beramal tanpa ilmu. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sifat Yahudi yang paling spesifik adalah dimurkai, sebagaimana firman ALLAH: &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;Katakanlah: "Apakah akan aku beritakan kepadamu tentang orang-orang yang lebih buruk pembalasannya dari (orang-orang fasik) itu disisi Allah, yaitu orang-orang yang dikutuki dan dimurkai Allah, di antara mereka (ada) yang dijadikan kera dan babi424 dan (orang yang) menyembah thaghut ?". Mereka itu lebih buruk tempatnya dan lebih tersesat dari jalan yang lurus.&lt;/i&gt; (QS: 5:60)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sifat Nasrani yang paling spesifik ialah kesesatan, sebagaimana firman ALLAH:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;Katakanlah: "Hai Ahli Kitab, janganlah kamu berlebih-lebihan (melampaui batas) dengan cara tidak benar dalam agamamu. Dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu orang-orang yang telah sesat dahulunya (sebelum kedatangan Muhammad) dan mereka telah menyesatkan kebanyakan (manusia), dan mereka tersesat dari jalan yang lurus".&lt;/i&gt; (QS:5:77)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dalam tafsir disebutkan bahwa yang dimaksud dengan berlebih-lebihan (melampaui batas) dengan cara tidak benar dalam agamamu adalah melampaui batas dalam menghormati Isa sehingga mengeluarkan Isa dari kerangka kenabiannya ke kerangka ketuhanan sehingga Isa dijadikan Tuhan selain ALLAH. Kesesatan itu disebabkan karena orang kalian mengikuti Paulus yang sesat dengan mengatakan Isa sebagai Tuhan padahal jelas Isa menyuruh umatnya untuk menegakan hukum utama yakni tidak menyekutukan Tuhan. ALLAH menyuruh anda untuk mengikuti hawa nafsu orang-orang yang telah sesat dari jalan yang lurus.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Katakanlah: “Hai Ahli Kitab, marilah (berpegang) kepada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatupun dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai tuhan selain Allah”. Jika mereka berpaling maka katakanlah kepada mereka: “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)”. (ALI ‘IMRAN (KELUARGA ‘IMRAN) ayat 64)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-7148444100093787433?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/7148444100093787433/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2010/02/bukan-hanya-isa-yang-menunjukan-jalan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/7148444100093787433'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/7148444100093787433'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2010/02/bukan-hanya-isa-yang-menunjukan-jalan.html' title='Bukan hanya Isa yang menunjukan jalan lurus'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-2819719198341905159</id><published>2010-02-03T10:48:00.007+07:00</published><updated>2010-02-03T14:19:35.585+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lembaran Kertas'/><title type='text'>Ikhlas dalam Kekhusyuan</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;Wujud diri sendiri itu adalah dosa paling besar, lebih besar dibandingkan semua dosa yang ada&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;(Syekh Abdul Qadir al-Jilani, Sirril Asrar)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Apabila kita khusyu, melihat dengan mata hati kita sehingga tersaksikan oleh kita hal-hal yang mengingatkan kepada sumber ketentraman bathin, maka akan bersinarlah wajah kita. Kita yang tertutup mata hatinya, maka wajah kita tidak bersinar sama sekali. Walau demikian, bukan sinar wajah yang kita butuhkan dan kita tuju, sebab sinar itu merupakan akibat dari khusyu dan ujian keikhlasan. Yang kita tuju adalah khusyu dan khlas, hingga kita benar-benar dekat kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena Allah menyeru agar hamba-Nya tidak melupakan dunia dan agama dijadikan-Nya jalan meluruskan jiwa dalam mengelola dunia, maka usaha kita dilaksanakan untuk dua alam, yakni alam duniawi dan ukhrowi. Alam ukrowi tidak seperti duniawi, ia tidak bisa dilihat, karena kita terhijabi oleh usia, dan kita bukanlah orang kepercayaan-Nya yang dimampukan untuk melihat akirat di dunia. Maka penyaksian kita kepada akhirat hanyalah ingatan dan perasaan sebagai penyempurna ingatan. Yang kita perjuangkan adalah menyaksikan dunia dengan penyaksian kepada akhirat, pembandingan-pembandingan, dan konsekuensi di akhirat atas semua amal dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhlas itu adalah kita ingin memberi kemaslahatan kepada orang lain namun tidak menganggap diri mampu memberi kemaslahatan tersebut; Melihat tidak ada kemaslahatan yang dapat diperoleh dari orang lain, namun tetap menuntut diri untuk selalu mengambil manfaat dari keberadaan orang lain. Kemaslahatan itu dari Allah, dan bukan dari mahluk-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muamalah dengan manusia adalah untuk menghadapi karunia Allah yang dapat berupa ni'mat mapun bala. Karunia itu diadakan-Nya sebagai jalan untuk mencapai derajat pengbdi yang mengetahui dan memahami Allah Sang Penguji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam keikhlasan, saat kita memberi dan menyadari bahwa Allah lah yang sesungguhnya memberi, maka kita sirna sebagai subjek pemberi. Tidak ada dalam pemberian itu istilah Allah dan hamba-Nya yang memberi, tetapi Allah lah saja yang memberi. Dengan hadirnya Allah, maka kita harus sirna sebagai subjek pemberi. Namun tidak perlu lupa kepada yang lainnya dalam kehadiran-Nya tersebut, karen kehadiran-Nya bukanlah kehadiran Dzat-Nya.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-2819719198341905159?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/2819719198341905159/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2010/02/ikhlas.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/2819719198341905159'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/2819719198341905159'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2010/02/ikhlas.html' title='Ikhlas dalam Kekhusyuan'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-1153615605310236565</id><published>2010-01-29T19:58:00.003+07:00</published><updated>2010-01-29T20:09:12.010+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Risalah Cinta'/><title type='text'>Tenggelam Dalam Cinta-Nya [6] - Sirna</title><content type='html'>Tatkala orang-orang hendak melihat sisi lahir para kekasih-Nya, Allah melindungi kekasih-Nya sehingga yang banyak terlihat adalah ayat-ayat-Nya yang agung. Segala usaha yang dijalankan mereka yang lebih mencintai sisi dunia akan menjadi sia-sia, karena mereka tidak dapat melihat wujud para kekasih Allah dengan jelas. Wujud para kekasih Allah telah tenggelam dalam kekhusyukan mengingat-Nya dan kerendahatian perasaan mereka kepada-Nya. Wujud mereka telah diliputi pengagungan kepada Allah dan cinta kepada-Nya. Di saat orang mencari kekasih Allah dari sisi lahirnya,  kekasih Allah sibuk mencari segala hal yang dapat membuat mereka melihat sentuhan-Nya atau membuat diri mengingat Allah. Segala yang terlahir dari hati kekasih Allah menunjukan kerinduan diri mereka kepada-Nya. Mereka sungguh telah ketagihan cinta-Nya dan hati mereka sekarat dan hidup mereka sempit saat tak beroleh cinta-Nya.&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sesungguhnya daya tarik pada diri kekasih Allah adalah daya tarik-Nya. Tiada yang dapat disaksikan pada dirinya melainkan apa-apa yang membuat penyaksinya mengingat Allah dan melihat keindahan-Nya. Mereka yang berhimpun dengannya akan mendapatkan cipratan harum mereka.  Dan tiada yangd apat berhimpun dengan mereka kecuali orang-orang yang akan dijadikan-Nya seperti mereka. Tiada yang mengetahui diri mereka kecuali diri mereka sendiri dan orang-orang dari kalangan mereka. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-1153615605310236565?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/1153615605310236565/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2010/01/tenggelam-dalam-cinta-nya-6-sirna.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/1153615605310236565'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/1153615605310236565'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2010/01/tenggelam-dalam-cinta-nya-6-sirna.html' title='Tenggelam Dalam Cinta-Nya [6] - Sirna'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-5373199040414612952</id><published>2010-01-29T19:34:00.004+07:00</published><updated>2010-01-29T19:57:40.511+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Risalah Cinta'/><title type='text'>Tenggelam Dalam Cinta-Nya [5] - Cinta</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Rawat dan besarkanlah rasa cintamu kepada-Nya dan limpahan cinta-Nya kepadamu dengan meningkatkan kualitas pengesaanmu kepada-Nya dan dengan meningkatkan kualitas kesanggupanmu dalam menapaki minhaj Rasul-Nya yang mulia. Karena semakin meningkat kualitas keduanya, maka semakin layaklah engkau dijadikan-Nya sebagai tanda-tanda kebesaran-Nya. Tanda-tanda yang akan memberikan kekuatan pembenaran akan Ketuhanan Allah dan kebenaran risalah-Nya dalam hati hamba-hamba-Nya, dan tanda-tanda yang dapat membawa dirimu sebagai kekasih-Nya yang sejati.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sesungguhnya Allah tidak memerlukan pengakuan dari mahluk agar diri-Nya menjadi Tuhan. Dengan atau tanpa pengakuan mahluk-Nya, ia tetap Tuhan Sang Pencipta, penguasa alam raya, yang menghidupkan dan mematikan. Yang tidak bersandar kepada apapun dan tidak memerlukan sekutu dalam bentuk apapun. Tetapi hamba-hamba-Nya memerlukan hujjah yang dapat membukakan matanya sehingga mereka melihat fitrah penciptaan mereka dan meyakini kewajiban beribadah kepada Allah. Maka Allah tebarkan ayat-ayat-Nya di muka bumi, agar dengannya orang yang ingkar tidak memiliki dalih apapun yang bisa mereka gunakan untuk menolak hukuman-Nya di akhirat kelak. Dan agar dengannya pula, para pecinta Allah semakin merindukan Allah dan semakin dekat kepada-Nya di dunia ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sesungguhnya yang menghambat aliran cinta-Nya kepadamu adalah ketidaksempurnaan pengeesaanmu kepada-Nya dan ketidaksempurnaan caramu dalam menyembah-Nya. Kamu tidak akan dapat berdekatan dengan Allah apabila di dalam hatimu terdapat mahluk-Nya yangdiberikan sesuatu yang seharusnya hanya boleh untuk Allah. Dan perjuanganmu untuk dekat kepada-Nya akan sia-sia, apabila kamu menapaki jalan yang tidak berarah kepada-Nya, yakni jalan yang sesat serta dimurkai-Nya atau jalan Bid'ah (mengada-ada).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tidak akan pernah orang mengetahui bagaimana wujud pada jalan penyerahan diri melainkan dengan melihat orang yang berserah diri. Dan wujud itu hanya pada mereka yang mengenal Allah dan mengikuti jalan-Nya dengan lurus dan benar dalam hidupnya. Banyak yang mengakui atau diakui sebagai representasi orang yang berserah diri, padahal apa yang terwujud pada dirinya banyak yang bertentangan dengan dzahir ajaran-Nya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tidaka akan mencapai kedudukan para kekasih-Nya mereka yang pengetahuannya tentang Allah dan agama-Nya sedikit. Karena bagaimana mungkin orang mencapai puncak tertinggi jika ia tidak mengetahui letak puncaknya. Dan bagaimana mungin orang dapat mendaki bukit yang tinggi kalau ia tidak mengetahui jalan, tidak cukup strategi, dan tidak memiliki perangkat yang tepat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sesungguhnya Allah telah memberikan semua keperluan pencapaian kedudukan mulia tersebut melalui Rasul-Nya yang mulia SAAW, dan mewajibkan hamba-hamba-Nya untuk menuntut ilmu karena keutamaan cinta-Nya. Bagaimana cinta-Nya tidak utama, padahal segala kemudahan dan kunci keselamatan itu ada dalam cinta-Nya. dan bagaimana menuntut ilmu tidak diwajibkan, karena keutamaan tersebut tidak dapat dicapai melainkan dengan ilmu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sesungguhnya kekasih Allah adalah penolong mereka yang berserah diri dan rahmat bagi semesta raya. Melalui ahlak dan amal para kekasih-Nya Allah menyentuk mahluk  yang dikehendaki-Nya. Dengan melihat atau tanpa melihat-Nya, sentuhan itu akan membukakan pintu hati dan membangkitkan nurani sehingga menjadi melihatlah mata hatinya. Acap kali sentuhan-Nya menimbulkan kesadaran akan kefakiran, menyaksikan kehinaan diri, dekat kepada kebenaran, dan berada dalam naungan kemuliaan, yang terkadang disertai derai air mata. Dengan sentuhan itu Ia mengembalikan hamba-Nya kepada fitrah kehambaannya dan dengannya pula banyak orang yang tersesat pada jalan tertentu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nabi Daud AS berdo'a, &lt;i&gt;"Wahai Allah, aku memohon kecintaan kepada-Mu, dan kecintaan kepada apa yang Engkau cintai, dan kepada amal yang membuat Engkau memberiku cinta. Wahai Allah jadikan kecintaanku kepada-Mu lebih aku cintai dari pada diriku sendiri, dan dari pada keluargaku, dari pada harta bendaku, dan dari pada air dingin dikala aku kehausan."&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-5373199040414612952?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/5373199040414612952/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2010/01/tenggelam-dalam-cinta-nya-5-cinta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/5373199040414612952'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/5373199040414612952'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2010/01/tenggelam-dalam-cinta-nya-5-cinta.html' title='Tenggelam Dalam Cinta-Nya [5] - Cinta'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-6743712829125459428</id><published>2010-01-26T13:52:00.004+07:00</published><updated>2010-01-26T16:58:51.061+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Risalah Cinta'/><title type='text'>Tenggelam Dalam Cinta-Nya [4] - Berserah Diri</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Ingatkanlah jiwamu bahwa segala rupa amal yang bisa dilakukannya harus untuk kepentingan ibadah kepada-Nya. Ingatkan pula bahwa ia memerlukan Allah dalam setiap usaha untuk mewujudkan amaliah atau keadaan yang dicintai-Nya. Ingatkanlah bahwa Allah Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang kepada hamba-hamba-Nya.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Wahai jiwa, engkau dicipta semata untuk menyembah-Nya, sebagaimaan forman-Nya yang artinya, "Dan tidaklah Aku ciptakan Jin dan Manusia melainkan untuk beribadah kepada-Ku." Maka janganlah engkau melupakan Allah dan melupakan kewajibanmu untuk menyembah-Nya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sesungguhnya Allah telah menjadikan jalan manusia sebagai fitrah ia diciptakan, sehingga segala usaha penjauhan yang dilakukan manusia terhadap pemenuhan dan pendekatan kepada-Nya akan menyebabkan terliputi hidupnya dengan kehinaan dan penderitaan hidup di dunia ataupun di akhirat. Bagaimanapun pintarnya para pendosa dalam membutakan matanya dari melihat kehinaannya dan dalam memalingkan diri mereka dari penderitaannya, tetap saja penderitaan itu akan datang terus menerus, kehinaan mereka tidak akan dapat dipalingkan dari penglihatan kekasih-Nya, dan akibat buruknya terasakan oleh semua mahluk-Nya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jangan engkau mengandalkan dirimu yang lemah dan terbatas untuk mencapai sesuatu yang sesungguhnya tidak pernah akan dapat engkau capai tanpa-Nya. Apapun yang engkau anggap sebagai hasil usahamu, sesungguhnya tak lepas dari izin Allah. Seandainya engkau bisa mencapai sesuatu dalam kondisi engkau selalu melihat dan meminta kepada-Nya, maka engkau akan mendapat dua keuntungan. Keuntungan pertama engkau mungkin akan dicintai-Nya sehingga Ia akan memberimu jalan yang lebih baik dari pada jalan yang engkau lihat dan engkau kehendaki, yang akan menghasilkan sesuatu yang jauh lebih baik dari pada yang engkau bayangkan. Keuntungan kedua engkau akan mendapatkan jaminan kebaikan dari apapun yang engkau capai, sepanjang dalam perjalanan untuk mencapainya engkau tetap bersama-Nya dan tidak membuat-Nya murka.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Janganlah engkau mengandalkan dirimu dan lupa kepada-Nya, sehingga apabila kesusahan menimpamu engkau berputus asa dan semakin jauh dari-Nya. Lebih dekatlah kepada-Nya dan kuatkan niat baikmu di saat engkau yang fakir jatuh karena kefakiranmu atau dipaksa jatuh oleh-Nya. Karena yang lebih tinggi nilainya adalah kesabaranmu untuk selalu merapatkan diri kepada-Nya dan kesabaran untuk tidak berpaling dari keinginan yang baik di sisi-Nya, bukan apa yang kamu dapatkan sekalipun hal tersebut dicintai-Nya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Manusia yang kembali kepada-Nya lebih tinggi nilainya di mata Allah dari pada Malaikat yang selalu taat kepada-Nya dan tidak berbuat kesalahan. Dan Allah murka kepada mereka yang sengaja menjatuhkan dirinya kepada kekufuran untuk mendapatkan perhatian Allah sehingga mereka tidak akan mendapatkan sambutan apapun di saat mereka kembali kepada-Nya. Kecuali mereka bertaubat dari apa yang membuat Alloh memurkainya, maka Allah memaafkan dan menyambut mereka dengan rasa suka cita.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selalu ingatlah bahwa Allah itu Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Mintalah kasih dan sayang kepada-Nya dan jangan kepada selain-Nya. Karena kasih sayang-Nya tidak terbatas dan tidak mengikat. Sesungguhnya Ia telah mengasihi dirimu sebelum engkau meminta kepada-Nya. Karena jika ia tidak mengasihimu, niscaya Ia tidak akan menjadikan dirimu ingat kepada-Nya dan meminta kasih sayang-Nya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ia tidak mengharapkan apapun dari mu saat Ia memberimu apa-apa yang membuatmu bahagia. Ia memberimu bukan karena permintaanmu atau karena sebab datangnya pemberian itu, tetapi karena Ia menghendakinya atas dirimu. Jika bukan karena kehendak-Nya pada dirimu, maka bagaimana bisa kamu melakukan sesuatu penyebab yang mendatangkan akibat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka merasa butuhlah kepada-Nya, karena tidak ada yang bisa mengatur diri-Nya. Karena tatkala semua mahluk-Nya tak sanggup memaksa-Nya untuk mewujudkan segala kebaikan yang engkau harapkan, maka jalan yang tersisa hanyalah jalan menampakan kefakiranmu dan mengharap hanya kepada-Nya.&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-6743712829125459428?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/6743712829125459428/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2010/01/tenggelam-dalam-cinta-nya-berserah-diri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/6743712829125459428'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/6743712829125459428'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2010/01/tenggelam-dalam-cinta-nya-berserah-diri.html' title='Tenggelam Dalam Cinta-Nya [4] - Berserah Diri'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-218002497987694927</id><published>2010-01-15T08:35:00.007+07:00</published><updated>2010-01-26T15:53:59.869+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Risalah Cinta'/><title type='text'>Tenggelam Dalam Cinta-Nya [3] - Tawadlu</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;Bebanilah wajahmu dengan tawadlu, hingga engkau merasa berat untuk menampakan dirimu kepada hamba-hamba yang membutuhkan-Nya. Malulah kepada Allah apabila pada hati hamba-hamba-Nya engkau maujud. Karena kenampakan-Nya lebih pantas dibandingkan kenampakanmu.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Wahai jiwa, jika engkau menghendaki kewujudan-Nya dan tidak menghendaki kewujudanmu yang menghijabi, maka tawadlulah engkau kepada-Nya. Jangan engkau sebut-sebut dirimu dan sebut-sebutlah Dia. Lihatlah segala kebaikan yang ada padamu sebagai amal-Nya. Dan lihatlah segala keburukan yang ada pda dirimu sebagai bukti keterbutuhanmu kepada-Nya. Agar dengannya engkau elalu menyadari bahwa dirimu tidak dapat hidup tanpa diri-Nya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya adanya penyebutan atas dirimu atau tersaksikannya wujud kebaikanmu alam benak akan membuat-Nya tidak tersaksikan. Maka musnahkan dirimu di manapun dan kapanpun. Semoga dengannya engkau menjadi orang-orang yang disebut-sebut Allah di sisi-Nya. Sesungguhnya keagungan tersebut akan membuat dirimu diliputi oleh maghfirah Allah yang dipintakan oleh para malaikat-Nya yang menyaksikan bagaimana Ia menyebut-nyebut dirimu.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Engkau yang berusaha mengangungkan-Nya dalam hatimu dan hati hamba-hamba-Nya yang harus merasa malu kepada Allah apabila Ia buat engkau mujud di dalam hati hamba-Nya. Karena Ia telah menunjukan kesyukuran-Nya kepda dirimu atas pegagunganmu. Karna sekalipun Ia pasti akan menyebut-nyebut dirimu di antara hamba-hamba-Nya karena engkau telah menyebut-nyebu-Nya, engkau tetap tidak layak untuk maujud dalam hati siapapun.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya kebaikan yang nampak pada dirimu, yang membuat engkau dicintai oleh hamba-hamba-Nya, dan yan membuat engkau terpatri dalam lubuk hati mereka adalah milik-Nya. Maka malulah jika engkau tidak berusaha mengingatkan mereka bahwa engkau yang fakir. tidak memiliki apapun atas terwujudnya semua yang mereka cintai pada dirimu. Dan malulah jika mereka tetap diliputi oleh kebutaan cinta dan tidak melepaskan pngagungannya kepada dirimu. Karena hanya Allah yang layak diagungkan, dan tidk pernah sedikitpun hamba Allah yang tawadlu memandang, ada seorang hamba yang berhak mendapatkan pengagungan karena keagungan dirinya yang tidak dia miliki.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-218002497987694927?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/218002497987694927/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2010/01/tenggelam-dalam-cinta-nya-tawadlu.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/218002497987694927'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/218002497987694927'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2010/01/tenggelam-dalam-cinta-nya-tawadlu.html' title='Tenggelam Dalam Cinta-Nya [3] - Tawadlu'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-6055716159855339395</id><published>2010-01-12T10:22:00.000+07:00</published><updated>2011-03-22T00:23:15.081+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Answering'/><title type='text'>Tipu daya ALLAH bagi mereka yang membawa berita bohong tentang Islam</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;i&gt;"Sesungguhnya orang-orang yang membawa berita bohong itu adalah dari golongan kamu juga. Janganlah kamu kira bahwa berita bohong itu buruk bagi kamu bahkan ia adalah baik bagi kamu. Tiap-tiap seseorang dari mereka mendapat balasan dari dosa yang dikerjakannya. Dan siapa di antara mereka yang mengambil bahagian yang terbesar dalam penyiaran berita bohong itu baginya azab yang besar"&lt;/i&gt; (QS 24:11)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sebagian dari penyebar berita bohong tentang Islam menyimpulkan bahwa kebohongan menurut ayat tersebut adalah kebaikan dari ALLAH, atau dengan kata lain bohong itu baik. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dalam tafsir Ibnu Katsir disebutkan, &lt;i&gt;"Janganlah kamu kira bahwa berita bohong itu buruk bagi kamu bahkan ia adalah baik bagi kamu" &lt;/i&gt; wahai keluarga Abu Bakar. Kenapa tidak buruk?, karena dengan adanya berita bohong tersebut diperolehlah sejumlah kebaikan, berupa kejujuran perkataan Aisyah yang menolak berita bohong tersebut, kemuliaan yang muncul sebab ALLAH memberi perhatian kepada Aisyah dengan membebaskannya dari tuduhan. Inilah yang dimaksud kebaikan, yakni kebaikan akibat digosipkan, dan bukan kebaikan hasil dari gosip. Setiap orang yang digosipkan, tentu saja mendapat ujian, dan ujian itu baik baginya. Sementara setiap pelaku gosip, tidak ada kebaikan yang diperolehnya dari merusak nama baik orang lain. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dengan demikian, berbohong itu kebaikan dari ALLAH adalah menurut keismpulan mereka yang bathil, yang tidak menguasai bahasa dan latar belakang masalah. Sementara berdasarkan tafsir yang benar, kesimpulan yang diperoleh adalah bahwa berita bohong itu dapat memberikan kebaikan dari ALLAH bagi mereka yang digosipkan berupa pahala kesabaran dan kejujuran serta kemuliaan saat terbukti kejujuran yang disampaikan adalah benar; Namun yang menyebarkan berita bohong, tidak ada kebaikan sama sekali dari ALLAH. Bahkan ALLAH menganggap penyebar berita bohong layak diazab-Nya, sebagaimana firman-Nya:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;"Sekiranya tidak ada kurnia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu semua di dunia dan di akhirat, niscaya kamu ditimpa azab yang besar, karena pembicaraan kamu tentang berita bohong itu."  (Ingatlah) di waktu kamu menerima berita bohong itu dari mulut ke mulut dan kamu katakan dengan mulutmu apa yang tidak kamu ketahui sedikit juga, dan kamu menganggapnya suatu yang ringan saja. Padahal dia pada sisi Allah adalah besar. &lt;/i&gt; (QS 24:14-15)&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Berkaitan dengan "Wallahu khairul maakirin" dalam ayat berikut:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;Orang-orang kafir itu membuat tipu daya, dan Allah membalas tipu daya mereka itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya.&lt;/i&gt; (QS 3:54)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ayat ini berkaitan dengan segolongan bani israil yang berniat menyerang Nabi Isa, mencelakakannya, dan menyalibnya. Tatkala mereka sudah merasa benci terhadap Nabi Isa, mereka mengadu kepada raja mereka yang kafir, 'Di sana ada seorang laki-laki yang menyesatkan manusia, memalingkan mereka dari menaati raja, dan merusak binatang yang digembalakan, serta diapun anak penzina.", sambil menunjuk orangnya.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Maka rajapun marah dan mengirim pasukan untuk mengejar Nabi Isa, Setelah mereka mengepung rumahnya dan mereka beranggapan mereka akan berhasil menangkapnya, maka ALLAH menyelamatkan Nabi Isa dari kepungan mereka, mengangkatnya ke langit, serta menyerupakan salah seorang pengepung (Yudas) degan Nabi Isa sehingga diyakini oleh mereka sebagai Isa yang sebenarnya. Maka mereka pun menangkap, menyksa, menyalib, dan memakukan pasak di kepalanya. Yang demikian ini merupakan tipu daya ALLAH terhadap mereka.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Apakah Tuhan yang menipu musuh Nabi Isa dianggap rendah derajatnya di mata para penyebar berita bohong tentang Islam itu?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Jika mereka menyebarkan berita bohong dan muslim tidak menjawab, maka akan banyak orang yang menganggap berita bohong itu benar. Tapi berita bohong ini memberi kebaikan bagi muslim, sehingga kami bicara jujur tentang Islam, hingga setiap orang melihat kokohnya argumentasi muslim dan rapuhnya argumentasi mereka, lalu Islampun difahami lebih mendalam oleh setiap orang, dan berita bohong itu lambat laun dianggap sebagai berita basi, yang diulang-ulang tanpa malu, dan orang bosan mendengarnya karena muslim telah menyatakan jawabannya yang tidak dapat dibantah oleh mereka. Inilah tipu daya ALLAH bagi mereka para pembawa berita bohong. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;"Sekiranya tidak ada kurnia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu semua di dunia dan di akhirat, niscaya kamu ditimpa azab yang besar, karena pembicaraan kamu tentang berita bohong itu."  (Ingatlah) di waktu kamu menerima berita bohong itu dari mulut ke mulut dan kamu katakan dengan mulutmu apa yang tidak kamu ketahui sedikit juga, dan kamu menganggapnya suatu yang ringan saja. Padahal dia pada sisi Allah adalah besar. &lt;/i&gt; (QS 24:14-15)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-6055716159855339395?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/6055716159855339395/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2010/01/tipu-daya-allah-bagi-mereka-yang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/6055716159855339395'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/6055716159855339395'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2010/01/tipu-daya-allah-bagi-mereka-yang.html' title='Tipu daya ALLAH bagi mereka yang membawa berita bohong tentang Islam'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-2343191312360917606</id><published>2010-01-10T22:47:00.000+07:00</published><updated>2011-03-13T22:48:53.425+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Answering'/><title type='text'>alQuran telah merubah cerita dalam alKitab?</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;i&gt;Ibrahim bukan seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang Nasrani, akan tetapi dia adalah seorang yang lurus lagi berserah diri (kepada Allah) dan sekali-kali bukanlah dia termasuk golongan orang-orang musyrik.&lt;/i&gt;(Surat 3:67). &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Menurut tafsir Ibn Katsir dijelaskan, bahwa Ibrahim condong kepada keimanan dan berpaling dari kemusyrikan, sementara YAHUDI dan NASRANI condong kepada kemusyrikan dan termasuk golongan musyrik. Dengan demikian adalah fitnah tatkala anda menganggap ayat ini merupakan cara untuk memuaskan diri dengan menafikan "keyahudian" Ibrahim. Ayat ini adalah untuk memuaskan diri dengan menjelaskan Ibrahim adalah hamba yang berpaling dari kemusyrikan sementara keyahudian adalah kemusyrikan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Islam yang disebutkan dalam alQuran bukan retorika pidato, melainkan istilah yang menggambarkan penyerahan diri kepada TUHAN YME. Islam (Arab: al-islām, الإسلام  dengarkan (bantuan·info): "berserah diri kepada Tuhan") adalah agama yang mengimani satu Tuhan, yaitu Allah. Siapapun yang berserah diri kepada TUHAN YME adalah berislam. Tentu saja karena bahasa setiap Nabi berbeda-beda sehingga istilah untuk berserah diri kepada Tuhan pastinya tidak selalu dilafalkan Islam. Tetapi ribuan tahun sebelum Islam muncul, setiap Nabi menyeru manusia untuk berserah kepada TUHAN YME. Anda dapat menemukan dalam perkataan MUSA ataupun YESUS yang dikenal sebagai hukum utama pertama. Karena ALLAH berfiman kepada orang Arab, maka DIA menggunakan istilah Islam untuk menyatakan "berserah diri kepada Tuhan YME".&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Muslim memang di ajarkan untuk beriman kepada kitab yang diturunkan ALLAH kepada MUSA dan ISA, tetapi disuruh pula untuk tidak beriman kepada kalimat yang dituliskan dalam alKitab oleh ahli Kitab. Dengan demikian, muslim selayaknya mempercayai apa yang diturunkan TUHAN kepada MUSA dan ISA, tetapi tidak selayaknya percaya begitu saja apa yang tertulis dalam perjanjian lama atau perjanjian baru, apalagi percaya kepada trinitas yang bertolak belakang dengan hukum utama pertama. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Rasulullah SAW bersdabda, &lt;i&gt;“Sampaikanlah dariku walaupun satu ayat, berceritalah dari Bani Israil dan tidak ada masalah.”&lt;/i&gt; (HR. Al-Bukhari no. 3461 dari Abdullah bin Amr) &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Hadits ini menyatakan bahwa tidak masalah muslim membaca alKitab. Tetapi cerita mana yang dianggap benar, apakah alKitab atau alQuran. ALLAH berfirman:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;“Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Quran dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan memeliharanya.…” &lt;/i&gt;[Al-Ma'idah 48]&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Berkaitan dengan kata "muhaiminan", Ibnu Juraiz menafsirkan bahwa alQuran itu mengamankan kitab-kitab yang mendahuluinya, di mana perkara yang sesuai dengan alQuran maka ia merupakan kebenaran dan perkara yang tidak sesuai dengan alQuran adalah batil. Ibnu Abbas meriwayatkan bahwa "muhaiminan" berarti mengahkimi kitab-kitab sebelumnya, sehigga jelas mana yang benar dan yang bathil.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Oleh karenanya, segala cerita dalam perjanjian lama atau baru yang besebrangan dengan cerita dalam alQuran adalah bathil. ALLAH lah pemilik otoritas atas cerita yang dibuat-Nya. Tuhan meluruskan cerita bathil itu melalui alQuran. dan muslim meyakini cerita ALLAH lah yang benar, sehingga muslim sama sekali tidak berfikir seperi anda bahwa alQuran telah merubah cerita dalam alKitab.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-2343191312360917606?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/2343191312360917606/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2010/01/alquran-telah-merubah-cerita-dalam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/2343191312360917606'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/2343191312360917606'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2010/01/alquran-telah-merubah-cerita-dalam.html' title='alQuran telah merubah cerita dalam alKitab?'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-1053986659250310597</id><published>2010-01-04T22:30:00.002+07:00</published><updated>2011-03-20T15:19:03.405+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Answering'/><title type='text'>Kenapa Muslim berfikir alKitab itu penuh dengan rekayasa?</title><content type='html'>&lt;div&gt;Muslim mengetahui di dalam alKitab terdapat banyak manipulasi berdasarkan firman ALLAH SWT, misalnya:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;Lalu orang-orang yang zalim mengganti perintah dengan (mengerjakan) yang tidak diperintahkan kepada mereka. Sebab itu Kami timpakan atas orang-orang yang zalim itu dari langit, karena mereka berbuat fasik.&lt;/i&gt; (AL BAQARAH (Sapi betina) ayat 59)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Bentuk kongkritnya alKitab memerintahkan sunnat malah Paulus merubah perintah tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;Maka orang-orang yang zalim di antara mereka itu mengganti (perkataan itu) dengan perkataan yang tidak dikatakan kepada mereka, maka Kami timpakan kepada mereka azab dari langit disebabkan kezaliman mereka.&lt;/i&gt; (AL A’RAAF (Tempat tertinggi) ayat 162)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ini adalah kecurangan dan kebohongan yang mengatas namakan TUHAN. Contoh kongkritnya Paulus yang berkata:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;“Tetapi jika kebenaran Allah oleh dustaku semakin melimpah bagi kemuliannya; mengapa aku masih dihakimi lagi sebagai orang berdosa? &lt;/i&gt;(Roma 3:7) .&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Secara keseluruhan ALLAH menyaksikan bentuk perbuatan ahli kitab terhadap kitab mereka:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;Hai ahli kitab, mengapa kamu mencampur adukkan yang haq dengan yang bathil, dan menyembunyikan kebenaran, padahal kamu mengetahuinya? &lt;/i&gt;(ALI ‘IMRAN (KELUARGA ‘IMRAN) ayat 71)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dan kesalahan fatal yang dilakukan ahli kitab terhadap Injil adalah memasukan faham pagan Trinitas sebagai ajaran Kristen sehingga Yesus dituhankan. Yang bertanggung jawab dalam hal ini adalah Paulus.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;Wahai ahli kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, ‘Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan : “(Tuhan itu) tiga”, berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah menjadi Pemelihara.”&lt;/i&gt; (AN NISAA’ (WANITA) ayat 171)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Perubahan ajaran YESUS ini bukannya tidak diketahui oleh kalangan kristen, buktinya ARIUS dan golongan Kritsen UNITARIAN menggugatnya. Hanya saja KATOLIK membungkam protes ini, menganggapnya sebagai penyimpangan, dan membunuh mereka.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dan kemudian alQuran diturunkan ALLAH sebagai kitab penutup, meluruskan ajaran yang bengkok, dan mempertegas kebenaran dari gugatan golongan UNITARIAN tersebut dan golongan hanif lainnya, bahwa YESUS itu manusia semata. Ketuhanan YESUS sendiri faktanya merupakan sesuatu yang diada-adakan, pemberian segolongan Kristen dan bukan pemberian TUHAN.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;Hai ahli kitab, sesungguhnya telah datang kepadamu Rasul Kami, menjelaskan kepadamu banyak dari isi Al Kitab yang kamu sembunyi kan, dan banyak (pula yang) dibiarkannya. Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Allah, dan Kitab yang menerangkan &lt;/i&gt;(AL MAA-IDAH (HIDANGAN) ayat 15)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Setelah manusia mendengar penjelasan mana keyakinan yang benar tentang YESUS melalui alQuran, maka tidak ada kesempatan lagi bagi manusia untuk protes jika ternyata di akhirat sana yang benar adalah apa yang disampaikan ALLAH dalam alQuran dan bukan apa yang disampaikan oleh Paulus, yakni bahwa TUHAN itu tanpa sekutu.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;Hai ahli kitab, sesungguhnya telah datang kepada kamu Rasul Kami, menjelaskan (syari’at Kami) kepadamu ketika terputus (pengiriman) rasul-rasul agar kamu tidak mengatakan: “Tidak ada datang kepada kami baik seorang pembawa berita gembira maupun seorang pemberi peringatan”. Sesungguhnya telah datang kepadamu pembawa berita gembira dan pemberi peringatan. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.&lt;/i&gt; (AL MAA-IDAH (HIDANGAN) ayat 19)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tuhan menasihatkan kepada anda untuk meninggalkan ajaran Paulus dan kembali kepada syariat Tuhan yang benar, kepada hukum utama untuk tidak menserikatkan Tuhan dengan siapapun.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;Katakanlah: “Hai ahli kitab, janganlah kamu berlebih-lebihan (melampaui batas) dengan cara tidak benar dalam agamamu. Dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu orang-orang yang telah sesat dahulunya (sebelum kedatangan Muhammad) dan mereka telah menyesatkan kebanyakan (manusia), dan mereka tersesat dari jalan yang lurus”.&lt;/i&gt; (AL MAA-IDAH (HIDANGAN) ayat 77)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dan Tuhan memperdengarkan jawaban yang sama berulang-ulang kepada manusia.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;Demikianlah Kami mengulang-ulangi ayat-ayat Kami supaya (orang-orang yang beriman mendapat petunjuk) dan supaya orang-orang musyrik mengatakan: “Kamu telah mempelajari ayat-ayat itu (dari ahli kitab)”, dan supaya Kami menjelaskan Al Quraan itu kepada orang-orang yang mengetahui.&lt;/i&gt; (SURAT AL AN’AAM (Binatang ternak) ayat 105)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;(Kami terangkan yang demikian itu) supaya ahli kitab mengetahui bahwa mereka tiada mendapat sedikitpun akan karunia Allah (jika mereka tidak beriman kepada Muhammad), dan bahwasanya karunia itu adalah di tangan Allah. Dia berikan karunia itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar&lt;/i&gt; (AL HADIID (BESI) ayat 29)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Jika ada yang bertanya, di manakah alQuran yang asli? Saya bilang, apa yang anda temukan sekarang adalah ayat-ayat yang sama dengan ayat-ayat yang diturunkan kepada Muhammad SAW. Jika anda bertanya soal keaslian dalam konteks alKitab, maka yang dimaksud muslim dengan keaslian tersebut adalah sucinya atau terbebasnya alKitab dari &lt;i&gt;mencampur adukkan yang haq dengan yang bathil, dan menyembunyikan kebenaran&lt;/i&gt; (ALI ‘IMRAN (KELUARGA ‘IMRAN) ayat 71) Bagaimana faham pagan yang bathil dan bersumber dari kepercayaan terhadap dewa matahari dicampur adukan dengan hukum utama pertama?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dan alQuran adalah kitab yang disucikan ALLAH dari itu semua. Saat pembuatan mushaf, tidak ada satupun ayat yang disembunyikan. Sesuatu yang tidak dituliskan dalam Mushaf adalah sesuatu yang sudah ada yang riwayatnya lebih kuat. Dan selama ini kalian menyangka Islam mengajarkan muslim menyembah dewa bulan atau batu hitam, padahal sama sekali tidak ditemukan dalam alQuran perintah menyembah benda-benda tersebut. Lain dengan alKitab yang kami menemukan di dalamnya ada ajaran TRINITAS, sebuah kebathilan yang dilegalitas Paulus dengan memasukannya ke dalam Injil.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-1053986659250310597?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/1053986659250310597/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2010/01/kenapa-muslim-berfikir-alkitab-itu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/1053986659250310597'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/1053986659250310597'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2010/01/kenapa-muslim-berfikir-alkitab-itu.html' title='Kenapa Muslim berfikir alKitab itu penuh dengan rekayasa?'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-6228706782275015851</id><published>2009-11-22T18:33:00.005+07:00</published><updated>2009-11-28T15:53:52.454+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Sistem Informasi'/><title type='text'>Kesuksesan Sistem Informasi yang Efisien dan Efektif</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;Informasi berkenaan dengan proses memberi tahu (Machlup, 1980) atau menyampaikan data yang berarti dan berguna kepada pengguna tertentu (O’Brien dan Marakas, 2008), yang merupakan komponen hasil dari proses (Loose, 1997).  Secara bertahap informasi mulai diakui sebagai kunci sumber daya ekonomi dan merupakan salah satu aset penting perusahaan (Moody dan Walsh, 1999; Peter Drucker 1992).  Sekarang ini orang atau bisnis yang berhasil adalah yang menguasai atau mengendalikan informasi. (Fenner, 2002).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDkltgl79I/AAAAAAAAAbo/atQmhoUGOAQ/s1600/Investasi+Informasi.png"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 295px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDkltgl79I/AAAAAAAAAbo/atQmhoUGOAQ/s400/Investasi+Informasi.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5409074488994557906" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;Ketersediaan dan nilai informasi bagi organisasi sekarang ini ditunjang oleh keberadaan atau penerapan Information and Communication Technology (ICT) dalam organisasi. ICT adalah konvergensi komunikasi dan komputasi yang meliputi perangkat keras, perangkat lunak, jaringan, dan sistem informasi (Shapira dkk., 2004), yang mencakup perangkat untuk melakukan komputasi, jaringan, transmisi, dan menampilkan informasi digital. ICT membantu mengkonversi pengetahuan ke dalam data dengan berbagai cara penyimpanan, pengambilan dan transmisi. Juga membantu dalam menginterprestasi dan menganalisis data yang tersedia (Low, 2000).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;Pada jaman informasi, banyak ditemukan organisasi yang menghargakan informasi dengan sangat tinggi dan beinvestasi untuk Teknologi Informasi (TI) dalam rangka mencapai berbagai keuntungan, antara lain seperti yang disebutkan oleh Melville, Kraemer, dan Gurbaxani (2004) setelah keduanya menelaah lebih dari 200 artikel tentang nilai bisnis TI, yakni: fleksibilitas, peningkatan kualitas, pengurangan biaya, dan peningkatan produktivitas.  Weil dan Ross (2004) menemukan fakta bahwa pengeluaran TI mencapai 50% dari total biaya belanja organisasi. Investasi TI sebesar itu tidak menjadi masalah bagi perusahaan mengingat dampaknya yang signifikan terhadap keuntungan finansial. Hubbard menemukan komputerisasi meningkatkan komunikasi dan keputusan alokasi sumber daya, serta meningkatkan 3 persen penggunaan kemampuan industri yang membawa kepada keuntungan milyaran dolar setiap tahunnya (Hubbard, 2001). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;Berdasarkan studi kasus dalam berbagai konteks industri, Markus and Robey (1988), Roach  (1989) dan Weill (1990) melihat hubungan positif yang kecil antara investasi TI dengan keseluruhan performa keuangan perusahaan. Bahkan dalam beberapa kasus, investasi TI memberikan pengaruh negatif bagi performa perusahaan (Moody dan Walsh, 1999). Namun beberapa tahun kemudian, setelah meninjau lebih dari 50 studi empiris tentang hubungan antara investasi TI dan produktivitas, Dedrick, Gurbaxani, dan Kraemer (2003) menemukan bahwa penelitian baru-baru ini menunjukkan hubungan yang positif dan signifikan antara investasi TI dan produktivitas tenaga kerja di tingkat perusahaan. Oliner dan Sichel memperkirakan rentang produktivitas pekerja berkembang dari 2 persen  hingga ke 2 ¾ persen pertahun hasil dari investasi ICT yang berkelanjutan (Oliner dan Sichel, 2000). Biro Sensus Pusat Studi Ekonomi menunjukan sekitar 50 % dari manufaktur Amerika Serikat yang memiliki jaringan komputer memiliki produktivitas yang tinggi dibandingkan manufaktur yang tidak memiliki jaringan (Economics dan Statistics Administration, 2003). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;Investasi TI bisa menguntungkan dan juga merugikan organisasi. Untuk mendapatkan nilai dari TI, butuh lebih dari sekedar investasi (Weill dan Ross, 2004), diperlukan kecerdasan TI. Weill &amp;amp; Aral (2006) menemukan bahwa hasil keuangan secara signifikan dipengaruhi oleh tingkat kecerdasan TI perusahaan. Perusahaan dengan kecerdasan TI yang tinggi memperoleh laba bersih yang lebih tinggi di tahun-tahun berikutnya untuk investasi, sedangkan perusahaan dengan kecerdasan TI yang rendah memperoleh laba bersih yang lebih rendah. Salah satu bentuk kecerdasan TI adalah tata kelola TI sebagaimana ditunjukan oleh Weill &amp;amp; Ross (2004), bahwa tata kelola TI yang efektif berpengaruh bagi kinerja keuangan, sehingga perusahaan yang mengejar strategi bisnis tertentu dengan tata kelola TI yang baik ROA-nya 20% lebih tinggi daripada perusahaan lain mengejar strategi yang sama namun dengan tata kelola TI yang rendah. Dan tata kelola harus membawa organisasi kepada kesuksesan SI yang dapat diukur dengan (O’Brian dan Marakas, 2008) : (1) Efisiensi dalam minimalisasi biaya, waktu, dan penggunaan sumber daya informasi, (2) Keefektifan TI dalam mendukung strategi bisnis organisasi, sebagai enabler bagi proses bisnis, meningkatkan struktur dan budaya organisasi, dan meningkatkan nilai pelanggan dan bisnis perusahaan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;Dengan pengeluaran TI yang besar, organisasi harus memiliki kecerdasan TI agar dapat mencapai kesuksesan SI. Perhatian organisasi tidak hanya pada efisiensi dan efektivitas kerja setelah penerapan TI, tetapi juga efisiensi dan efektifitas dalam proses pengembangan TI. Menurut Peter Drucker dalam Menuju SDM Berdaya (Kisdarto, 2002), efektifitas adalah melakukan hal yang benar sedangkan efisiensi adalah melakukan hal secara benar, dan melakukan hal yang benar lebih penting daripada melakukan hal secara benar. Efektifitas berarti sejauhmana kita mencapai sasaran dan efisiensi berarti bagaimana kita mencampur sumber daya secara cermat. Minimalisasi biaya, waktu, dan penggunaan sumber daya informasi sebagai cara efisiensi sekalipun penting tetapi tidak boleh merintangi tercapainya tujuan TI sebagai pedukung strategi bisnis organisasi dan enabler bagi proses bisnis, juga sebagai cara meningkatkan struktur dan budaya organisasi dan meningkatkan nilai pelanggan dan bisnis perusahaan. Dengan demikian, dalam pengembangan TI sasaran pengembangan wajib dicapai, namun untuk memaksimalkan keuntungan sebaiknya dilaksanakan secara efisien.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;REFERENSI&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/b&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;Fenner, A. (2002). Placing Value of Information. Library Philosofy and Practice Vol. 4, No. 2. ISSN 1522-0222&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;Moody, D. &amp;amp; Walsh, P. (1999). Measuring the Value of Information: an Asset Valuation Approach. European Conference of Information System (ECIS ‘99).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;Dedrick, J., Gurbaxani, V., &amp;amp; Kraemer, K. L.(2003). Information technology and economic performance: A critical review of the empirical evidence. ACM Computing Surveys, 35(1), 1-28.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;Drucker, P. (1992). The Economy’s Power Shift. Wall Street Journal, September 24.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;Economics and Statistics Administration (2003). Digital Economy 2003. U.S. Department of Commerce.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;Galster, M., Eberlein, A., Moussavi, M. (2006). From Enterprise Architecture to Software Architecture using Requirement Engineering. University of Calgary. Canada.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;Hubbard, T. (2001). Information, Decisions, and Productivity: On-Board Computers and Capacity Utilization in Trucking. NBER working papers, w8525.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;ITGI. (2009). Board Briefing on IT Governance. 2nd Edition. IT Governance Institute.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;Kisdarto, A. (2002). Menuju SDM Berdaya – Dengan Kepemimpinan Efektif dan Manajemen Efisien. PT. Elex Media Komputindo. Jakarta.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;Loose, R.M. (1997). A Dicipline Independent Definition of Information. Journal of the American Society for Information Science  48 (3), halaman. 254-269.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;Low, L. (2000). Economics of Information Technology and the Media. Singapore. University Press.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;Machlup, F. (1980). The Production and Distribution of Knowledge in the United States (Princeton, 1962, 1972, 1980)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;Melville, N., Kraemer, K., &amp;amp; Gurbaxani, V. (2004). Review: Information technology and organizational performance: An integrative model of IT business vslur. MIS Quarterly, 28(2), 283-322.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;O’Brian, J. A., Marakas, G. M. (2008). Management Information System. 8th Edition. Mc-Graw-Hill Companies, Inc. New York..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;Oliner, S., and Sichel D. (2000). “The Resurgence of Growth in the Late 1990s: Is Information Technology the Story?” . Washington, D.C.: Federal Reserve Board.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;Pressman, R. S. (2007). Software Engineering: A Practitioner’s Approach 5th Edition. The Mc Graww-Hill Companies, Inc. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;Shapira, P., Youtie, J., Wang, J., Hegde, D., Cheney D., Franco, Q., Mohapatra, S. (2004). Assesing the Value of Information and its Impact on Productivity in Small and Midsize Manufactures. Georgia Institute of Technology dan SRI International.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;Sichel, D. (1997). The Computer Revolution: an Economic Perspective. Washington, D.C.: Brookings Institution Press.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;Webster's New World College Dictionary. (2005) Wiley Publishing, Inc., Cleveland, Ohio.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;Weill, P., &amp;amp; Aral, S. (2006). Generating premium returns on your IT investments. MIT Sloan Management Review, 47(2), 39-48.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:arial;"&gt;Weill, P. &amp;amp; Ross, J. W. (2004). IT governance: How top performers manage IT decision rights for superior results (Hardcover). Harvard Business School Press Books.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-6228706782275015851?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/6228706782275015851/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2009/11/kesuksesan-sistem-informasi-yang.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/6228706782275015851'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/6228706782275015851'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2009/11/kesuksesan-sistem-informasi-yang.html' title='Kesuksesan Sistem Informasi yang Efisien dan Efektif'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDkltgl79I/AAAAAAAAAbo/atQmhoUGOAQ/s72-c/Investasi+Informasi.png' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-8084524732894051881</id><published>2009-08-30T16:51:00.006+07:00</published><updated>2009-11-22T18:47:29.595+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Sistem Informasi'/><title type='text'>SMS Centre masih pentingkah?</title><content type='html'>&lt;div face="arial" style="text-align: justify; "&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CUsers%5CRINDAC%7E1%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CUsers%5CRINDAC%7E1%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CUsers%5CRINDAC%7E1%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"MS Mincho"; 	panose-1:2 2 6 9 4 2 5 8 3 4; 	mso-font-alt:"ＭＳ 明朝"; 	mso-font-charset:128; 	mso-generic-font-family:modern; 	mso-font-pitch:fixed; 	mso-font-signature:-536870145 1791491579 18 0 131231 0;} @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;} @font-face 	{font-family:"\@MS Mincho"; 	panose-1:2 2 6 9 4 2 5 8 3 4; 	mso-font-charset:128; 	mso-generic-font-family:modern; 	mso-font-pitch:fixed; 	mso-font-signature:-536870145 1791491579 18 0 131231 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	font-size:10.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	mso-bidi-font-size:10.0pt; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-hansi-font-family:Calibri;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'trebuchet ms';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Menurut Internet World Statistic (Herusastro, 2008), penetrasi internet di Indonesia tahun 2008 mencapai 10.5% dengan jumlah pengguna sekitar 25 juta jiwa, yang apabila dibandingkan dengan total populasi di Indonesia saat itu, 10.5 dari 100 penduduk Indonesia adalah pengguna internet. Angka pengguna internet tersebut sama dengan data statistik pengguna internet tahun 2007 yang dipublikasikan oleh Asosiasi Penyelengara Jasa Internet Indonesia (APJII) pada situsnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p face="arial" style="text-align: justify; " class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms'; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Sementara itu menurut Wireless Intelligent (Suryadhi, 2008) jumlah pelanggan seluler di Indonesia pada Kuartal II tahun 2008 mencapai jumlah 116,144,392 pelanggan. Adapun tingkat penetrasi seluler di Indonesia menurut The Mobile World diperkirakan hingga akhir 2008 mencapai 55%.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p face="arial" style="text-align: justify; " class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms'; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Dengan memperhatikan tingkat penetrasi seluler yang jauh lebih besar jika dibandingkan penetrasi internet, maka kemungkinan jumlah penerima informasi melalui layanan pesan singkat / Short Message Service (SMS) akan jauh lebih banyak dibandingkan melalui email atau halaman web. Bahkan apabila pada tahun 2008, 25 juta jiwa pengguna internet menurut data Internet World Statistic (Herusastro, 2008) mengakses internet menggunakan perangkat seluler, maka pengguna perangkat seluler yang tidak mengakses internet melalui perangkat seluler jika diselisihkan dengan data Wireless Intelligent (Suryadhi, 2008) adalah sebanyak 91,144,392 pengguna atau sekitar 78.5%.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p face="arial" style="text-align: justify; " class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms'; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Apabila diketahui informasi diperoleh pengguna informasi dengan sekali mengirim SMS atau membuka halaman web kurang dari 1 menit, tarif termurah tahun 2009 untuk SMS adalah Telkomsel AS yakni Rp. 6,5 / sms dan untuk mobile internet adalah Indosat (Mentari dan IM3) yakni Rp. 100 / menit, maka biaya akses informasi melalui internet pada perangkat seluler yang harus dikeluarkan pengguna masih jauh lebih mahal jika dibandingkan SMS. Jika penyedia informasi menyediakan layanan informasi melalui SMS, maka 78% pengguna perangkat seluler di Indonesia akan merasa puas karena biaya akses informasi yang harus dikeluarkannya murah. Sementara hanya sekian persen dari 21.5% pengguna internet yang selalu online saja yang akan merasa tidak puas karena harus mengeluarkan biaya selain internet sebesar Rp. 6,5.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p face="arial" style="text-align: justify; " class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'trebuchet ms'; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Bagi penyedia informasi yang memiliki banyak layanan melalui web, penambahan layanan informasi melalui SMS mungkin akan menjadi beban. Namun apabila besarnya persentase kepuasan pelanggan merupakan Critical Success Factor (CSF) bagi strategi bisnisnya, maka penambahan layanan informasi melalui Pusat Layanan Pesan Singkat (PLPS) atau Call Centre tidak akan dianggap sebagai beban. Oleh sebab itu, dengan memperhatikan besarnya jumlah pengguna informasi dan persentase kepuasan mereka terhadap biaya akses informasi, banyak penyedia informasi seperti perusahaan, perguruan tinggi, dan pemerintahan tetap menjalankan PLPS sebagai alat pemenuhan informasi bagi para penggunanya hingga tahun 2009 ini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-8084524732894051881?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/8084524732894051881/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2009/08/sms-centre-masih-pentingkah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/8084524732894051881'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/8084524732894051881'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2009/08/sms-centre-masih-pentingkah.html' title='SMS Centre masih pentingkah?'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-7379840132917229773</id><published>2009-04-28T09:13:00.004+07:00</published><updated>2009-04-28T09:39:12.706+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Risalah Cinta'/><title type='text'>Mukadimah Cinta-Cinta Dalam Perbuatan-Nya</title><content type='html'>&lt;p&gt;Cinta itu menuntut penyatuan. Apabila penyatuan tidak tercapai, maka penderitaan akan merasuki jiwa. Namun cinta kepada Allah bisa meredakan semuanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jatuh cinta itu tidak salah selama Allah membolehkannya. Yang salah itu apabila bentuk pelimpahan cintanya tidak benar di sisi Allah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mengetahui apakah ada cinta dalam hati adalah urusan selanjutnya setelah mengetahui benar atau salahnya bentuk pelimpahan cinta yang diberikan kepada yang dicinta.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Cinta itu dapat terpendam dan juga dapat terekpresikan. Yang menghimpun kedua orang yang saling mencintai adalah Allah, dalam diamnya ataupun dalam terekpresikannya cinta.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sempitnya pendefinisian bentuk-bentuk luapan perasaan suka telah menyebabkan hilangnya kesempatan untuk melahirkan dan merasakan rupa-rupa amal cinta yang indah, suci, dan mengesankan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Cinta adalah beban, terlebih apabila hati telah diselubungi oleh nafas-nafas kerinduan. Yang membuat jiwa terbebas dari beban tersebut adalah kemabukan, yang disebabkan karena meneguk anggur setan yang meniadakan sementara atau anggur Tuhan yang meredakan selamanya. Anggur Tuhan mengalir dari kesyahduan hati yang terliputi oleh dzikrir dan tersenth oleh sinaran kasih-Nya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hasrat dan harapn telah menggetarkan dzarah hati begitu cepatnya sehingga jiwa resah dan kehilangan kendali atas diri. Dzikir yang membukakan penyaksian kepada jaminan dan pilihan-Nya, atau kemahakuasaan-Nya atas segala yang dihasrati dan diharapkan akan menentramkanhati, sehingga dzarah itu berhenti sama sekali.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-7379840132917229773?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/7379840132917229773/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2009/04/mukadimah-cinta-cinta-dalam-perbuatan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/7379840132917229773'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/7379840132917229773'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2009/04/mukadimah-cinta-cinta-dalam-perbuatan.html' title='Mukadimah Cinta-Cinta Dalam Perbuatan-Nya'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-3797538559520161657</id><published>2009-04-28T09:05:00.003+07:00</published><updated>2009-04-28T09:39:29.773+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Risalah Cinta'/><title type='text'>Dua Hal</title><content type='html'>&lt;p&gt;Dua hal yang dibutuhkan secar fitrah oleh manusia dan dicari oleh jiwanya di manapun ia berada dan kapanpun, yakni keberuntungan dan kebahagiaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dua alasan yang menyebabkan agama ini menyeru ummatnya agar memiliki ilmu yang luas dan keimanan yang mendalam, yakni agar hatinya tidak terikat oleh dunia atau dunia tidak masuk ke dalam hatinya, dan agar urusan dunianya merupakan urusan akhiratnya atau ia memiliki kelapangan untuk selalu berinteraksi dengan Allah, di manapun dan kapanpun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sesungguhnya sumber penderitaan manusia itu ikatan mahluk-Nya di dalam hati. Dan sumber ketidaberuntungan manusia itu adalah terlalakannya urusan akhirat. Sumber kebahagiaan manusia itu dalam kedekatannya dengan Allah. Dan sumber keberuntungan manusia itu dalam lipahan cinta-Nya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ya Allah rahasiakanlah. Ya Allah wujudkanlah. Rahasiakanlah perhubunganku dengan-Mu sebagaimana Engkau rahasiakan aibku. Wujudkanlah semua amaliah baik yang disukai mahluk-mahluk-Mu, yang bisa membuat tabirmu tersingkap dari mata hatiku.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-3797538559520161657?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/3797538559520161657/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2009/04/dua-hal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/3797538559520161657'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/3797538559520161657'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2009/04/dua-hal.html' title='Dua Hal'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-3993801141043643111</id><published>2009-04-25T15:52:00.003+07:00</published><updated>2010-01-26T15:37:09.255+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Risalah Cinta'/><title type='text'>Tenggelam Dalam Cinta-Nya [2] - Lurus</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Menghadaplah lurus kepada-Nya. Batasi kesempatan matamu untuk melihat ke lain arah. Karena pandangan dan jalan yang benar adalah jalan-Nya. Karena penyaksian yang indah adalah penyaksian dalam mengingat-Nya dan penyaksian kepada sentuhan kasih-Nya, yang kamu tidak dapat sampai kepada puncaknya kecuali dengan menapaki jalan-Nya yang lurus.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Wahai jiwa, jika engkau telah menyadari bahwa kehidupan dalam cinta Allah adalah kehidupan yang menjanjikan dan kehidupan yang sesuai dengan fitrahmu sebagai hamba Allah, maka engkau membutuhkan jalan dan kekuatan untuk mencapainya. Sesungguhnya Allah telah lama membentangkan jalan itu dengan kedua belah tangan Rasulullah SAW. Dan Allah telah membangkitkan kekuatan pada jiwa hamba-hamba-Nya tatkala mereka menjejaki kakinya pada pengetahuan yang telah diajarkan-Nya, dan tatkala mengamalkan segala amal yang telah ditunjukan-Nya melalui Rasul-Nya yang mulia. Maka jejakanlah kakimu padanya dan gunakan semangat yang meliputi ruhmu padanya untuk mewujudkan sega amal yang dicitai-Nya. Dengan demikian maka semoga mudahlah jalan kembalimu kepada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan engkau mencoba jalan yang samar setelah Allah berikan kepadamu jalan yang terang benderang. Allah telah menerangkan segala jalan yang dibutuhkan hamba-hamba-Nya dan meluruskan segala hal yang telah dibengkokan hamba-hamba-Nya. Jadi, jangan pernah mengambil kecuali jalan-Nya saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukupkan dirimu dengan apa yang dijelaskan Allah dan Rasul-Nya SAW. Maka semoga kamu benar-benar maujud menjadi hamba Allah yang dikehendaki-Nya. Jangan kau campuri ia dengan segala yang tidak jelas (syubhat) atau bahkan yang haram, agar kewujudan Islam-mu sempurna dan tidak menipu dirimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya jalan-Nya membawa dirimu kepada keterbukaan pintu mata hati. Setiap amal yang engkau dirikan di atas jalan-Nya akan mensucikan hatimu dan mendekatkan dirimu kepada-Nya. Jika hatimu telah bersih dan mata hatimu menjadi tajam, maka kedekatan kepada-Nya akan menjadi hantaran bagi dirimu untuk dapat melihat dengan mata hatimu, segala macam keindahan yang diperuntukan-Nya bagi hamba-hamba yang dicintai-Nya, yakni keindahan nuansa kehadiran-Nya yang dirasakan oleh hati yang bersih dan keindahan sentuhan kasih-Nya yang disaksikan oleh para pengenal-Nya yang memiliki hati yang tajam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya puncak keindahan tidak akan tercapai kecuali dirimu berada di dalam Syurga-Nya. Karena puncak keindahan itu adalah wajah-Nya. Sesungguhnya para kekasih Allah akan melihat wajah-Nya yang keindahannya tidak dapat digambarkan, sebagaimana melihat bulan purnama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puncak keindahan itu tidak dapat dicapai kecuali dengan menjadikan diri sebagai kekasih Allah. Dan kekasih Allah adalah mereka yang menapaki jalan-Nya. Tanda hadirnya cinta Allah pada diri mereka terleta pada amaliah mereka yang diridloi dan diterima-Nya. Dan hanya amal Islamiah sajalah yang diridloi dan diterima-Nya, sebagaimana firman-Nya: "Sesungguhnya agama (yang diridloi) di sisi Allah adalah Islam.", dan karena Allah menolak segala agama kecuali Islam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-3993801141043643111?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/3993801141043643111/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2009/04/tenggelam-dalam-cinta-nya-lurus.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/3993801141043643111'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/3993801141043643111'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2009/04/tenggelam-dalam-cinta-nya-lurus.html' title='Tenggelam Dalam Cinta-Nya [2] - Lurus'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-8564421872839693864</id><published>2009-04-03T20:25:00.006+07:00</published><updated>2010-01-26T15:36:22.248+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Risalah Cinta'/><title type='text'>Tenggelam dalam cinta-Nya [1] - Ihsan</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;Ingatlah Allah, sehingga Dia senantiasa berada di pelupuk matamu, menggores nama-Nya di wajahmu, dan menggantikan wajahmu dengan wajah-Nya. Ingatlah Allah, sehingga engkau benar-benar mengagumi perbuatan kasih-Nya padamu. Hingga karenanya engkau mencintai-Nya, menyebut-nyebu-a dan membiarkan kemusnahan jiwa-ragamu saat Ia terbit menggantikan dirimu. Hingga engkau menghendaki wajah-Nya dan berkata, "Ya Allah, Engkau saja yang ada dan jangan aku." Hingga engkau berusaha agar semua orang mendapatkan diri-Nya dari dirimu dan berusaha agar dirimu tidak lebih besar dalam hati hamba-hamba-Nya dari pada diri-Nya.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Wahai jiwa, ingatlah bahwa semua yang hidup di muka bumi ini bergantung kepada Allah. Allah yang menghidupkannya, yang mematikannya, dan yang memegang ubun-ubunnya. Segala yang terjadi di muka bumi ini merupakan ketetapannya. Dan segala bentuk keselamatan yang dikehendaki mahluk-mahluk-Nya berada dalam genggaman-Nya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Maka kenapa engkau tidak mengingat-Nya agar Ia mengingatmu? Padahal dalam segala kesusahan engkau membutuhkan jalan keluar, dan satu-satunya pemilik jalan keluar adalah Ia. Padahal dalam genggaman Allahlah semua jalan yang engkau butuhkan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Bukankah yang kau kehendaki adalah kemudahan? Maka datang dan mintalah kemudahan itu kepada Allah, kemudian engkau cari di mana Allah letakan yang engkau pintan kepada-Nya. Jika kau temukan, maka berharaplah agar Ia meridloi dirimu karena mendapat apa yang Ia berikan kepadamu.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Kenapa engkau tidak mencintai-Nya agar Ia mengasihimu dan memberi engkau kedudukan baik di sisi-Nya. Apakah engkau tidak merindukan suatu kedudukan, yang mana Allah akan selalu menjagamu dari segala bentuk kehinaan, dan membantumu mencapai tempat kemuliaan dan kehidupan yang selamat?&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya Allah akan memberikan yang terbaik bagi hamba-hamba yang dicintai-Nya. Allah senang apabila hamba-hamba yang dicintai-Nya selalu mengingat dan mendekatkan diri kepada-Nya. Maka Allah berikan kepada mereka karunia kelapangan hati sehingga hatinya mudah mengingat-ingat diri-Nya. Allah berikan kepada mereka karunia ketaatan dalam menjalankan amaliah sunnah, sehingga mereka semakin dekat kepada-Nya. Dan Alloh berikan kepada mereka setelah hatinya bening, jalan-jalan-Nya, agar denganna hamba-hamba-Nya dapat menempuh kehidupan yang diperuntukan bagi hamba-hamba pilihan-Nya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Sadarah wahai jiwa, bahwa dirimu diliputi kefakiran, Engkau membutuhkan kelapangan dan kebahagiaan di alam hatimu. Sementara orang-orang yang sempurna akalnya memahami bahwa itu semua hanya dapat diwujudkan dengan ahlak yang baik. Dan sadarilah kefakiranmu, sadarilah dirimu yang lemah dan terbatas untuk mewujudkan semangat yang dibutuhkan untuk mewujudkan akhlak yang baik, dan pengetahuanmu yang sedikit dan terbatas untuk dijadikan sumber kelahiran semangat atau referensi bagi segala macam amaliahmu.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Cintailah Allah, karena yang Dicinta akan merasuki si pecinta. Bila cinta-Nya telimpah pada dirimu, maka Ia akan selalu bersamamu. Ia akan melimpahi hatimu dengan petunjuk-Nya dan menghembuskan kekuatan ke dalam ruhmu untuk bisa mewujudkannya. Sehingga apabila kekuatan itu telah melahirkan gerak pada tubuh, maka Ia menjadi tanganmu di saat engkau melempar, dan Ia menjadi mulutmu di saat engkau berbicara.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Sadarilah kelemahanmu dan keterbatasan dirimu dalam memberikan manfaat kepada dirimu dan sesamamu. Sementara dalam kelemahan yang bisa membuat dirimu terjerumus ke dalam perbuatan hina, engkau dibayang-bayangi ancaman kecemburuan atau kebencian Allah.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Maka jadikanlah Allah sebagai penyempurnamu. Cintailah Allah, sehingga Allah menjadi tangan dan kakimu. Dengan keadaan tersebut maka Allah telah melindungimu dari kecemburuan dan kebencian-Nya. Allah menyempurnakan dirimu sehingga engkau bisa melakukan apa-apa yang tidak bisa kamu lakukan. Allah lah yang Maha Sempurna yang menyempurnakan, dana Maha Penolong yang dengan kesempurnaan-Nya mampu menyempurnakan hamba-hamba-Nya sehingga mereka terbebas dari segala kelemahan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Cintailah Allah, karena yang Dicinta akan merasuki si pecinta. Akhlak Yang Dicinta akan diwariskan kepada pecinta. Akhlak-Nya yang terwujud pada diri hamba-hamba yang dicintai-Nya, akan sangat menghibur para perindu Allah. Karena mereka mengetahui bahwa Allah pemilik akhlak yang baik. Karena dengan melihat akhlak yang baik mereka menjadi ingat kepada Allah dan terhibur dengannya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Cintai dan ingatlah Allah, karena hanya Allah yang bisa memberikan ketentraman bagi hatimu dan sesamamu. Dalam hati hamba-hamba yang selalu mengingat-Nya, semua orang akan menemukan keindahan dan limpahan sayang-Nya. Maka ingatlah Allah, agar dengannya engkau dapat selalu bersama Allah. Dan semua orang akan mendapatkan manfaat dari indahnya celupan cinta yang menempel pada jiwa dan ragamu.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Jadikanlah jiwamu sebagai jiwa yang dicintai-Nya. Karena sesungguhnya apa yang diberikan jiwa-jiwa yang dicintai-Nya kepada hamba-hamba-Nya yang lain adalah bentuk sentuhan kasih-Nya kepada mahluk-mahluk-Nya. Rasakanlah sentuhan-Nya dengan merapatkan dirimu dengan hamba-hamba yang mewarisi cinta-Nya, yang mewarisi akhlak-Nya, dan yang mendekatkan dirimu kepada-Nya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Kenalilah kemahasempurnaan Allah dan kefakiranmu, sampai pada akhirnya engkau meyakini bahwa semua hamba-Nya membutuhkan kedekatan dengan-Nya, santunan-Nya, dan sangat tersiksa dengan hijab yang menghalangi dirinya degan Allah. Lalu sadarlah bahwa apa yang Ia ciptakan berpotensi menjadi hijaban. Maka berusahalah agar selalu membawa siapa saja kepada-Nya, walau hanya dengan mewujudkan sentuhan-Nya melalui akhlak mulia-Nya yang merasuki dirimu. Dan jangan buat dirimu sebagai hijab dengan membuat dirimu dan sesamamu mengingat Allah dan menyadari keberadaan-Nya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Hiduplah dengan mencintai-Nya yang berdasarkan pengetahuanmu akan keterbutuhan kepada cinta-Nya, hingga engkau merasa tidak dapat hidup tanpa diri-Nya dan senantiasa bergantung kepada-Nya. Hiduplah dengan terus menyadari kefakiranmu, sehingga engkau mengharapkan santunan-Nya dan berusaha menutupi wajahmu dengan wajah-Nya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Hiduplah, dengan kesanggupan untuk mengecilkan dirimu dan membesarkan Allah, menampakan-Nya dan menyembunyikan dirimu. Sesungguhnya segala sesuatu itu membutuhkan Allah dan mmbutuhkan segala kebaikan yang terlahir dari sentuhan-Nya. Tarik dirimu yang menhijabi, dan wujudkan sentuhan-Nya dengan mewarisi cinta-Nya. Dan hiduplah daam liputan cinta-Nya, sebagai wujud cinta-Nya di muka bumi.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Anggaplah engkau kehilangan wujudmu saat cinta-Nya tidak ada pada dirimu. Karena kini engkau yang membutuhkan cinta-Nya dan yang menganggap dirimu sebagai hijab jika tanpa cinta-Nya, adalah wujud cinta-Nya. Dan karena kini engkau tidak memiliki kehidupan dan kewujudkan apabila cinta-Nya tidak maujud dalam dirimu. Wahai jiwa-jiwa yang tidak dicintai-Nya, carilah wujudmu.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-8564421872839693864?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/8564421872839693864/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2009/04/tenggelam-dalam-cinta-nya-ingatlah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/8564421872839693864'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/8564421872839693864'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2009/04/tenggelam-dalam-cinta-nya-ingatlah.html' title='Tenggelam dalam cinta-Nya [1] - Ihsan'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-6473591048871397703</id><published>2009-03-31T14:30:00.015+07:00</published><updated>2009-03-31T15:04:27.324+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Sistem Informasi'/><title type='text'>Framework untuk Strategic Management of Information Technology (SMIT)</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Artikel ini merupakan intisari dari tesis Raquel terkait kerangka kerja SMIT yang disusun sebagai panduan dalam analisa SMIT. Penjelasan lebih jauh dari intsari ini dapat dibaca langsung dari tesis Raquel yang berjudul, a Framework for the Strategic Management of Information Technology. SMIT adalah kerangka kerja holistic dari kerangka kerja untuk manajemen strategis yang diperluas oleh kerangka kerja TI sebagai factor kompetitif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerangka kerja Strategic Management of Information Technology (SMIT) yang dikembangkan oleh Raquel Flodström (2006) digunakan pada tahap analisa strategi sebelum pemilihan strategi kompetitif sebagai:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Alat komunikasi di antara manajer strategis sepanjang proses analisa strategi dan pemilihan strategi. Strategi kompetitif yang efektif dikembangkan oleh manajer dengan jalan memahami factor kompetisi dan keterhubungan antara satu factor yang lainnya, serta dampak perubahan lingkungan kompetitif. Pemahaman ini dicapai melalui komunikasi di antara manajer.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Alat analisa untuk mengembangkan strategi kompetitif dalam kondisi strategi TI yang selaras dengan strategi bisnis. &lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Alat evaluasi dan diskusi dalam analisa strategis. Kerangka kerja SMIT dapat menjelaskan hubungan kompleks yang merupakan kombinasi interaksi di antara factor relevan seperti lingkungan kompetitif, strategi kompetitif, factor kompetitif dan hasil kompetitif. Dapat pula digunakan untuk memahami factor yang berbeda dari proses kompetitif.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SdHJHoDaE8I/AAAAAAAAARY/SeQx_-dWYhc/s1600-h/SMIT+Framework.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319253767749243842" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 238px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SdHJHoDaE8I/AAAAAAAAARY/SeQx_-dWYhc/s400/SMIT+Framework.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Gambar 1. Kerangka kerja SMIT, sumber: Raquel, 2006.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;3.1. Lingkungan Kompetitif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lingkungan kompetitif adalah lingkungan dalam konteks kompetisi yang sedang terjadi yang meliputi bisnis suatu organisasi. Lingkungan kompetitif atau sering disebut dengan lingkungan atau pasar mempengaruhi pemilihan strategi oleh manajemen, terkait dengan apakah keuntungan kompetitif harus ditingkatkan atau dipertahankan. Pemilihan strategi tersebut akan mempengaruh hasil kompetitif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lingkungan kompetitif adalah semua kondisi eksternal yang mungkin mempengaruhi dan berpengaruh terap kompetisi bisnis suatu organisasi. Lingkungan kompetitif merupakan nilai tinggi bagi manajemen strategis sehubungan dengan perannya dalam meningkatkan keuntungan kompetitif sebagaimana disebutkan oleh Pitkethly (2003),&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Competitive advantage is in fact meaningless as concept unless it is used in the contect of a given competitive environtment. An advantage has to be gained over something other than the prossessor of the advantage, in resect of some criteria relevant to a common objective and in relation to a given location and competitive environtment&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batasan wilayah meliputi lingkungan internal yang dibatasi oleh wilayah organisasi, dan lingkungan eksternal yang berada di luar organisasi. Lingkungan kompetiif diklasifikasikan sebagai berikut&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Lingkungan kompetitif secara umum yang berhubungan dengan semua factor umum yang mempengaruhi hal terkait dengan organisasi.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Lingkungan kompetitif yang meliputi: 1) Lingkungan industry terkait dengan industry di mana organisasi berkompetisi padanya dan juga kelompok strategis yang mana organisasi merupakan bagian dari padanya; dan 2) Lingkungan unit bisnis meliputi lingkungan kompetitif dekat yang direpresentasikan oleh organisasi, untuk mendapatkan pelanggan dan nilai tambah.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div align="justify"&gt;Identifikasi lingkungan kompetitif umum dapat dilakukan dengan menggunakan tiga teknik:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Identifikasi factor luar yang relevan dengan menggunakan model untuk menganalisa factor politik, ekonomi, social, dan teknologi (PEST)&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Identifikasi kecenderungan yang berhubungan dengan kebutuhan strategis untuk meramalkan bagaimana lingkungan kompetitif akan berubah.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Identifikasi lingkungan global terkait dengan cara kerja global dengan memanfaatkan TI.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p align="justify"&gt;Lingkungan kompetitif berhubungan secara langsung dengan tiga factor, yakni strategi kompetitif, factor kompetitif, dan hasil kompetitif. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Gambar berikut ini merupakan kerangka kerja yang mengilustrasikan hubungan di antara ketiga factor&lt;/p&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SdHJA6LvZdI/AAAAAAAAARQ/RxYEjXwch5k/s1600-h/Competitive+Environtmnet.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319253652356949458" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 232px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SdHJA6LvZdI/AAAAAAAAARQ/RxYEjXwch5k/s400/Competitive+Environtmnet.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Gambar 2. Kerangka Kerja Untuk Lingkungan Kompetitif&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana nampak pada gambar 2, hasil kompetitif didefinisikan berdasarkan kepada lingkungan kompetitif terkini dan perubahannya di masa datang. Hasil kompetitif dipengaruhi oleh strategi yang diambil, dan dapat dalam bentuk keuntungan kompetitif sementara, keuntungan kompetiif berkeanjutan, atau tidak memberikan keuntungan sama sekali. Manajemen stategis menentukan apakah keuntungan kompetitif yang merupakan hasil kompetitif dipertahankan atau ditingkatkan sesuai dengan kondisi lingkungan kompetitif. Dengan demikian maka hasil kompetitif dipengaruhi oleh manajemen strategis dan secara tidak langsung oleh lingkungan kompetitif.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Lingkungan kompetitif dapat dalam keadaan static dan juga dinamik. Dalam kondisi static, lingkungan kompetisi dalam keadaan tetap. Dalam kondisi ini, tidak ada interaksi antara lingkungan dan tindakan competitor yang membuat lingkungan stabil. Sementara dalam kondisi dinamik, lingkungan selalu berubah-ubah.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;3.2. Hasil Kompetitif&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Sekalipun tujuan strategi adalah untuk mencapai keuntungan, namun sangat mungkin strategi tidak berhasil mencapainya. Misalnya apabila organisasi hanya berinvestasi teknologi atau mengikuti teknologi yang digunakan oleh kompetitornya maka tidak akan memberikan keuntungan apapun, karena keuntungan hanya diperoleh hanya dengan menggunakan teknologi untuk mendukung bisnis dan menciptakan nilai lebih. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Porter (1985) mendefinisikan keuntungan kompetitif sebagai berikut, &lt;em&gt;‘Competitive advantage is the ability to earn returns on investment persistently above the average for the industry.’&lt;/em&gt; Keuntungan kompetitif yang berkelanjutan terjadi dalam kondisi competitor tidak menerapkan strategi yang sama dengan strategi organisasi [Barney, 1991], atau strategi yang dikembangkan organisasi sulit ditiru. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Menurut Raquel (2006) implementasi teknologi tidak menyediakan keuntungan kompetitif yang berkelanjutan karena teknologi tersedia secara umum sehingga memungkinkan memberikan keuntungan yang sama bagi organisasi dan competitor. Menurut penulis, keuntungan kompetitif dari teknologi tergantung kepada bagaimana teknologi itu digunakan, yang mungkin saja berbeda-beda penggunaannya di setiap orgaisasi, tergantung ketersediaan sumber daya manusia dan sejumlah kemampuan lainnya, seperti financial dan infrastruktur penunjang.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;3.3. Manajemen Strategis&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;3.3.1. Manajemen Bisnis&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Faulkner Et Al. (2003) mendefinisikan strategi kompetitif sebagai,&lt;em&gt; ‘is about finding a strategy that is better than that of your competitors, and that thus enables you to make repeatable profits from selling your products and services.’ &lt;/em&gt;Strategi kompetitif didasarkan pada analisa lingkungan kompetitif dimaksudkan untuk mendapatkan strategi unik yang tidak dapat diikuti oleh competitor yang digunakan oleh organisasi untuk mendapatkan hasil kompetitif (tujuan bisnis) yang berkesinambungan. Pembangunan strategi dapat menggunakan focus kompetitif berikut ini :&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Forkus produksi: Economies of scale, di mana perusahaan bersaing dengan biaya rendah jika dibandingkan dengan kompetitornya, dan oleh karenanya cenderung mendominasi andil pasar. TI dipertimbangkan sebagai factor strategis dalam pendekatan ini karena dapat mengurangi biaya sekaligus mengefektifkan proses bisnis produksi. Menuru Christensen (2001, hal. 107), kompetisi berlandaskan economies of scale tidak akan memberikan keuntungan lebih besar dalam jangka waktu yang lama;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Fokus pemasaran dan distrbusi: Economies of scope yang berhubungan dengan lini produk yang luas, dengan membuat berbagai jenis produk untuk menghadapi perubahan kebutuhan pasar. Efisiensi dilakukan pada pemasaran dan distribusi. Pemasaran sejumlah produk dalam satu kesempatan diharapkan dapat menjaring keuntungan dari pelanggan di bandingkan menjual hanya satu produk; &lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Fokus sumber daya: Teori resource based view. Strategi yang memanfaatkan kekuatan internal firma untuk menjawab kesempatan lingkungan (Barney, 1991). Teori ini memfokuskan pada kombinasi unik faktor stabil internal perusahaan sebagai sumber keuntungan kompetitif. Menerapkan teori ini untuk TI dapat dilakukan dengan cara mengintegrasikan TI dengan organisasi dan mengkombinasikannya dengan kemampuan dalam menggunakan dan mengembangkan TI yang sulit ditiru oleh kompetitor sehingga menjadi factor kompetiif.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Fokus kemampuan: Kemampuan dinamis di mana perusahaan dapat menyesuaikan diri dengan cepat untuk melakukan perubahan teradap lingkungan kompetitif. &lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p align="justify"&gt;Sejumlah factor kompetitif digunakan dalam mendefinsikan strategi kompetitif. Faktor kompetitif yang juga dikenal sebagai faktor strategis, adalah faktor yang memberikan beberapa nilai strategis berupa keuntungan kompetitif bagi organisasi. Bowman (2003) mendefinisikannya sebagai berikut: &lt;em&gt;Strategic assets [competitive factors] are specific to the firm, and they either help the firm win business, or they assist in the delivery of products or services at lower costs than competitive firms.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Faktor kompetitif dikategorikan menjadi: 1) Factor internal seperti integrasi, kemampuan, pengelolaan pengetahuan, dan pembelajaran organisasi sebagai sumber kompetisi; dan 2) Faktor eksternal seperti posisi pasar. Kombinasi antara focus kompetitif, lingkungan kompetitif dan factor kompetitif menentukan hasil kompetitif.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Faktor kompetitif dikategorikan sebagai berikut:&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pemahaman umum, dengan tujuan untuk meneliti factor static dan dinamik yang mungkin mendukung atau mengendalikan keuntungan kompetitif.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Komplementer, yakni factor luar dan dalam perusahaan yang dapat digunakan untuk mendukung factor lainnya dalam rangka mencapai keuntungan kompetitif. &lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dampak kompetitif, meliputi dampak makro (skala luas) dan mikro (skala terbatas).&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SdHI6xmdbvI/AAAAAAAAARI/KQeNtp79S18/s1600-h/Competitive+Factor.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319253546973884146" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 83px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SdHI6xmdbvI/AAAAAAAAARI/KQeNtp79S18/s400/Competitive+Factor.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Gambar 3. Faktor Kompetitif&lt;/div&gt;&lt;p align="justify"&gt;Berikut ini adalah kerangka Strategi Kompetitif dengan memperhatikan penyelarasan strategi TI dengan strategi bisnis:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SdHIzEtjqRI/AAAAAAAAARA/5en-gZOpg3k/s1600-h/Outcome+and+Strategic+Competiive.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319253414664972562" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 229px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SdHIzEtjqRI/AAAAAAAAARA/5en-gZOpg3k/s400/Outcome+and+Strategic+Competiive.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Gambar 4. Kerangka Kerja untuk Strategi Kompetitif dan Hasil Kompetitif &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;3.3.2. Manajemen TI&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Strategi TI adalah strategi yang mengatur TI sebagai faktor kompetitif yang dapat memberikan keuntungan kompetitif berkelanjutan. Definisi Strategi Teknologi Informsi ditemukan di dalam Cardullo (1996, p. 54)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;…a formal set of enterprise technological intentions that allocates available factors and sets priorities based on clearly stated technological and enterprise objectives and a perceived environment in which the process is to be embedded.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Strategi TI juga dapat didefinisikan sebagai teknologi spesifik yang diperlukan untuk menyampaikan dan menjamin aliran informasi, seperti arsitektur TI, standar teknis, tingkat jaminan sekuritas, dan manajemen risiko.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;TI adalah factor penting yang memungkinkan dicapainya keuntungan kompetitif. TI adalah faktor kompetitif sebab pembangunan TI dan Internet telah memungkinkan pengolahan data di antara pelanggan, perusahaan, dan pasar. Selain itu, TI menyelesaikan masalah terkait dengan pengiriman informasi, biaya transaksi yang rendah, ketersediaan dalam waktu yang cepat, dengan tanpa melihat jarak geografik, dengan penambahan kemungkinan untuk mencapai keuntungan kompetitif.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Sebagai factor kompetitif, TI memeiliki karateristik sebagai berikut:&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Karakter statis, dimana hanya terjadi perubahan kecil pada TI atau relative stabil. &lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Karakter dinamis, TI yang cenderung selalu berubah dan mempengaruhi kompetisi. Dengan sifat perubahannya tersebut, sulit bagi manajemen untuk memformulasikan strategi jangka panjang, dan untuk meramalkan dampak pembangunan TI yang baru pada lingkungan kompetitif yang secara pasti akan mempengaruhi daya saing organisasi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p align="justify"&gt;Karena TI tidak sendirian dalam mencapai keuntungan kompetitif, factor lain di luar TI ikut andil dalam pencapaian tersebut. Faktor lain ini disebut factor komplementer yang bersumber dari dalam organisasi (internalitas) seperti pelatihan penggunaan teknologi, serta berbagi keahlian, pengetahuan dan informasi. Faktor lainnya berada di luar pengaruh manajemen (eksternalitas) seperti kejadian yang berdampak global, infrastruktur jaringan luar, dan perubahan lingkungan kompetitif. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Sebagaimana dengan fakor kompetitif bisnis, maka factor yang diperhatikan adalah dampak kompetitif dari penggunaan TI dalam skala mikro atau makro. Dalam skala mikro misalnya pengaruh pengiriman informasi melalui infrastruktur TI di dalam organisasi, dan dalam skala makro misalnya pengaruh pengiriman informasi melalui infrastruktur TI ke luar organisasi (dunia).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SdHIR9HU6aI/AAAAAAAAAQ4/EdjgR_S_9vE/s1600-h/TI+as+Compettive+Factor.bmp"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319252845689891234" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 287px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SdHIR9HU6aI/AAAAAAAAAQ4/EdjgR_S_9vE/s400/TI+as+Compettive+Factor.bmp" border="0" /&gt; &lt;p align="center"&gt;&lt;/a&gt;Gambar 5. TI sebagai Faktor Kompetitif&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Lebih lengkap lihat: Raquel Flodström. 2006. A Framework for the Strategic Management of Information Technology. Department of Computer and Information Science Linköpings universitet, Linköping, Sweden&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-6473591048871397703?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/6473591048871397703/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2009/03/framework-dari-strategic-management-of.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/6473591048871397703'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/6473591048871397703'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2009/03/framework-dari-strategic-management-of.html' title='Framework untuk Strategic Management of Information Technology (SMIT)'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SdHJHoDaE8I/AAAAAAAAARY/SeQx_-dWYhc/s72-c/SMIT+Framework.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-5083081697663488535</id><published>2009-03-31T13:23:00.005+07:00</published><updated>2010-01-15T08:33:19.960+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Risalah Cinta'/><title type='text'>Ia yang tersembunyi dari pandangan</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffff33;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffff33;"&gt;Ia Yang Tersembunyi Dari Pandangan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia ini dipenuhi-Nya dengan segala rupa rasa yang begitu membawa perasaan kita, sementara ia menyembunyikan diri-Nya di balik itu semua. Padahal Ialah yang membolak-balikan itu semua, namun kebanyakan dari kita tertipu serta terlalaikan dari pada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffff33;"&gt;Ujian Yang Menentukan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua sentuhan dan hidangan-Nya adalah ujian yang menentukan kedudukanmu di sisi Allah. Allah akan menilai segala bentuk sambutanmu terhadap sentuhan-Nya dan menilai segala caramu dalam menikmati hidangan-Nya. Hasil penilaian-Nya, menentukan masa depan hidupmu di dunia dan di akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffff33;"&gt;Beban Hijaban&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterhijaban dirimu dari melihat-Nya adalah beban yang akan mempersulit masalah yang engkau hadapi. Sementara berlarinya engkau kepada-Nya dalam segala masalah dan keterbukaan mata hatimu kepada-Nya akan menghantarkan engkau kepada belaian kasih dan pertolongan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ffff33;"&gt;&lt;strong&gt;Kunci Penyelesaian Masalah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya di sisi Allohlah kunci penyelesaian bagi semua persoalan. Dan kunci-kunci itu telah Ia bentangkan secara lisan melalui para utusan-Nya dan secara tersirat melalui seluruh ciptaan-Nya. Kemudahan untuk mendapatkannya bisa engkau peroleh dari sisi-Nya, dengan mengingat-Nya dengan penuh harap mendapat pertolongan-Nya dan berfikir untuk melihat dan memikirkan jalan-jalan yang telah dibentangkan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffff33;"&gt;Apabila Tirai Itu Terbuka&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila kepentinganmu kepada-Nya telah memuncak dan engkau telah menyadari bahwa segala sesuatu itu adalah perbuatan-Nya, maka bersegeralah engkau membuka tirai yang menutupi padanganmu dari-Nya. Apabila tirai itu terbuka, maka seketika itu engkau akan melihat bahwa Ialah yang selalu menyentuhmu dan bukan selain-Nya. Segala macam rasa yang engkau dapatkan dari air kehidupan yang engkau teguk adalah dari-Nya. Ialah yang menghidangkannya, memberi, dan menariknya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffff33;"&gt;Karunia Melihat Kepada-Nya&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marilah kita mencoba untuk membuka tirai itu agar tersaksikan Ia yang selama ini selalu menggoda dan menguji kita. Kalaupun saat ini belum diberi-Nya karunia untuk selalu membuka mata kepada-Nya, mudah-mudahan Ia memberi karunia melihat kepada-Nya walau hanya sebentar. Karena penglihatan itu akan dapat membangkitkan keimanan dan rasa keterbutuhan kepada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffff33;"&gt;Hidangan Tuhan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apapun yang menghalangi dirimu untuk mendekati-Nya adalah merupakan hidangan-Nya yang harus dicicipi dengan baik. Apapun yang dirasakan, yang membuat dirimu mudah untuk mencapai kedekatan kepada-Nya, maka itu adalah hidangan yang harus disyukuri. Hidangan-Nya penuh dengan keajaiban dan kejutan, yang membuat kita terus berfikir tentang Tuhan, cinta, dan hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffff33;"&gt;Menselaraskan Diri Dengan-Nya&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang engkau bertanya kepada dirimu sendiri, kenapa ada ketidakcocokan antara kehendakmu dengan kehendak-Nya. Maka dengarkanlah bahwa dirimu itu buta terhadap dirimu apalagi terhadap diri-Nya. Dan dirimu membutuhkan-Nya. Kau jauh dan Ia hendak mendekatkanmu kepada-Nya. Ia suka apabila cintamu tulus kepada-Nya, agar cinta-Nya tulus kepada dirimu. Maka Ia buat engkau berhadapan dengan kehendak-Nya yang tidak sama dengan kehendakmu. Padanya engkau diuji untuk mencocokan diri dengan-Nya, sehingga kau mendapatkan keselarasan dengan-Nya. Apabila keselarasan itu teraih, maka cinta-Nya akan melimpahi hatimu dan keunggulan derajat kemahlukan yang telah Ia karuniakan kepada dirimu akan tersaksikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffff33;"&gt;Terhalangnya Hidangan Kebahagiaan Khusus-Nya&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Takan ada kebahagiaan yang diberikan-Nya secara khusus kepada dirimu jika engkau belum mewarisi cinta-Nya, apabila seluruh hatimu kau isi dengan selain-Nya, dan apabila seluruh waktumu kau isi dengan perkara yang tersia-sia yang menjauhkan engkau dari-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffff33;"&gt;Dzikir Membawa Karunia&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila dalam hatimu telah mengalir arus mengingat kepada-Nya dan engkau merasa tenang dengannya, maka engkau akan berhadapan dengan hidangan-hidangan-Nya yang indah. Dan itu akan sangat menenangkan dan membahagiakanmu. Karena engkau akan dilimpahi rahmat dan ampunan-Nya, dan engkau akan mendapatkan kenaikan derajat di sisi-Nya dengan segala karunia pengetahuan serta keimanan yang Ia karuniakan. Semua itu pasti akan terwujud pada hati yang bening, yang selalu dibersihkan dengan mengingat kepada-Nya, dan pada hati yang bercahaya, yang selalu diterangi dengan kehadiran-Nya, oleh sebab luapan ingatan kepada-Nya yang memenuhi hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ffff33;"&gt;&lt;strong&gt;Jauhnya Kelapangan dan Kemudahan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Takan ada kelapangan bagi mereka yang tertutup dari-Nya, bagi mereka yang selalu melihat kepada dirinya dan kepada selain-Nya, bagi mereka yang lupa bahwa Ialah yang memberi semua orang kekuatan untuk berdiri dan bergerak. Tak akan pernah datang kemudahan bagi mereka yang lupa kepada-Nya dan tidak berusaha lari menuju-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ffff33;"&gt;&lt;strong&gt;Bermesraan Dengan-Nya&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kenapa selalu kesedihan itu berakhir dengan keterjauhan dari-Nya dan bukan kemesraan dengan-Nya. Padahal Tuhan sangat senang dengan kemesraan kita saat kita dibebani-Nya berbagai masalah yang sangat berat. Padahal Tuhan sangat suka apabila air mata ini mengalir di hadapan-Nya. Padahal Tuhan suka apabila kita benar-benar seperti mayat yang terbujur dan mengharapkan penggerakan-Nya ke arah manapun yang dikehendaki-Nya saat kita lemah menghadapi ujian-Nya. Padahal Tuhan benar-benar cinta kepada mereka yang menerima takdir-Nya dan berusaha menjalani jalan-jalan terbaik yang ditunjukan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ffff33;"&gt;&lt;strong&gt;Tuhan Adalah Teman Sejati&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tuhan akan teramat senang apabila kita menjadikan-Nya sebagai pendamping kita. Tuhan akan senang apabila kita selalu memandang-Nya dan memuja-Nya. Tuhan akan benar-benar memberikan kita jalan kemudahan dan memasukan isyarat-Nya ke dalam hati kita. Dan bagi mereka yang hidup bersama Alloh, maka tiada ketakutan pada diri mereka dan tidak pula mereka bersedih hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffff33;"&gt;Menutupi Kepahitan Mewujudkan Kemanisan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila hidangan-Nya begitu pahit, maka kenapa tidak engkau hadapkan wajahmu kepada-Nya dan kau berikan pada-Nya senyuman sebagai tanda kebahagiaan atas segala kebaikan yang dapat engkau peroleh dari hidangan itu, sekalipun engkau belum mendapatkannya. Tidak perlu engkau menunjukan rasa sakitmu, karena sesungguhnya Ia telah mengetahuinya. Tujukan saja rasa butuhmu akan pertolongan-Nya dengan berdoa dan berusaha, karena kepahitan itu Ia ciptakan agar engkau melihat pertolongan-Nya kepada dirimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffff33;"&gt;Mendatangi Tuhan Yang Telah Dulu Mendatangi&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila engkau hanya sekedar menghadapkan wajah kepada-Nya dengan menyebut-Nya, pastiah engkau melihat Ia segera mendatangimu, sekalipun sesungguhnya Ia telah mendatangimu sebelum engkau mendatangi-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffff33;"&gt;Mewujudkan Yang Ia Senangi&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila Ia melihat adanya guratan harap di wajahmu agar Ia melepaskan beban di dalam hatimu, maka Ia akan lebih senang dengan kepercayaanmu, penerimaanmu, dan kecintaanmu pada ketentuan-Nya dan kepada jalan-Nya. Jika kau wujudkan apa yang Ia senangi, maka Ia akan memberimu hidangan yang sangat nikmat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffff33;"&gt;Jangan Berburuk Sangka Kepada-Nya&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan berburuk sangka kepada-Nya di saat Ia membebani dirimu dengan beban yang menyakitkan. Karena sesungguhnya Ia hanya menggoda dan hanya ingin menguji rasa cinta dan kepercayaan kita kepada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffff33;"&gt;Kesabaran Yang Maha Terkasih&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah lama sekali ia mendampingi dirimu dan memaklumi segala kelemahanmu. Sementara tiada seorangpun yang dapat engkau lihat kesabarannya sehebat-Nya. Tiada seorangpun yang bisa memberimu maaf di saat engkau selalu mengecewakan-Nya selain Ia. Bukankah itu semua menunjukan bahwa Ia benar-benar Yang Maha Terkasih, yang sangat suka apabila engkau memberikan kepercayaan hidupmu kepada-Nya, Yang Maha Kuasa dan Maha Sabar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffff33;"&gt;Penantian dan Cinta-Nya&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau isi hatimu dengan dirimu sehingga dirimu menderita. Sementara Ia menantimu sampai kau melihat kepada-Nya dan memanggil diri-Nya. Begitu besar cinta-Nya kepadamu sejak engkau dicpta, dan begitu besar cemburu-Nya semenjak engkau berniat menjauhi-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffff33;"&gt;Selalu Kembali Kepada-Nya&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apapun yang engkau hadapi dan seberapa rendahnya dirimu di sisi-Nya, tetap berarilah kepada-Nya. Karena hanya Ia yang bisa memberimu ampunan dan lindungan dari murka-Nya, yang bisa memberimu petunjuk dan kemudahan dalam semua urusanmu, serta yang dapat memberimu rahmat dan karunia ketenangan dalam cinta-Nya. Maka bertaubatlah kamu karena kamu sering melupakan-Nya dan tidak mengandalkan-Nya, dan karena kamu telah mempersulit serta menyiksa dirimu oleh keterihijaban dan pelarianm dari-Nya.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-5083081697663488535?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/5083081697663488535/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2009/03/ia-yang-tersembunyi-dari-pandangan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/5083081697663488535'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/5083081697663488535'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2009/03/ia-yang-tersembunyi-dari-pandangan.html' title='Ia yang tersembunyi dari pandangan'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-4065198154475196868</id><published>2009-03-31T13:14:00.003+07:00</published><updated>2009-03-31T13:22:33.892+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Risalah Cinta'/><title type='text'>Ku Rindu Salma</title><content type='html'>Ku rindu Salma, hingga tak kurasa lagi angin malam yang menusuk karena indahnya bulan purnama (wajahmu).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada lisan dan pendengaranku, karena ia sirna dalam cahayanya. Hingga aku membeku, karena tarikan rinduku pada wujud Salma yang dirindu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di ruang ini, tak lagi ku temukan Salma yang dahulu pernah berkata, ‘Aku akan selalu bersamamu’. Limpahan cintanya kini hanyalah bayangan Salma yang muncul di ruang hati, yang hanya menimbulkan rasa sakit di hati, karena cinta dan rindu yang harus ku bunuh dan terbunuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam minhaj jahiliyahmu aku sirna karena Alloh tiada. Kewujudanku dalam hikmah dan tidak pada selainnya. Dalam ketiadaan Alloh, maka apapun yang ada di antara kita dalam ketiadaan-Nya adalah tiada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekalipun banyak bukti yang menjadi sandaran rasio untuk menegaskan bahwa kita pernah jatuh cinta, tetapi dalam ketiadaan-Nya bukti-bukti itu menjadi tidak nampak dan apa-apa yang bersandar padanya menjadi syubhat. Karenanya maka cinta kita syubhat dan demikian pula dengan segala amaliah cinta yang tidak berpijak di atas minhaj Islam. Cukuplah Alloh yang tahu apakah kita pernah jatuh cinta di saat kita tiada atau tidak?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ku tak perduli siapa Salma,&lt;br /&gt;Cintakah aku padanya ataukah tidak?&lt;br /&gt;Yang ku tahu Salma hanya teman seperjalanan,&lt;br /&gt;Yang Alloh jadikan aku ujian baginya dan ia ujian bagiku.&lt;br /&gt;Ada dan tiadanya Salma bukan tujuan-Nya atas diriku.&lt;br /&gt;Maka dipersimpangan mana aku berpisah dengannya … Aku tak perduli.&lt;br /&gt;Biarlah cinta padanya yang mengiringi kepergiannya&lt;br /&gt;Tetapi aku kan berlalu menapaki jalan berikutnya.&lt;br /&gt;Apabila setelah itu cahaya Salma menjadi terang&lt;br /&gt;Dan cahayaku menjadi redup&lt;br /&gt;Itu semua hanya perjalananYang kan segera berakhir dengan kematian&lt;br /&gt;Dengan atau tanpa Salma …Aku tak perduli&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai Alloh, jadilah Engkau sebagai Salma kekasihku … agar aku tidak perlu mencintai selain-Mu. Agar aku leluasa melantunkan syair yang berisikan pujian dan cinta. Agar aku tidak salah mencintai dan memuji. Agar pujian dan cinta ku tidak mendatangkan petaka, tetapi membuat aku jatuh ke dalam jurang cinta-Mu yang dalam dan memusnahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musnahkan aku … jadikan aku sebagai Engkau, sehingga penderitaan tidak aku rasa kecuali sebagai perbuatan Mu ke atas diri Mu sendiri. Agar tidak perlu aku meneteskan air mata karena kehilangan dan disakiti oleh selain-Mu, karena aku selalu melihat hanya kepada Mu dan di dalam diri Mu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku milik Mu ya Illahi … maka musnahkan aku, dalam keraguan atau keyakinanku kepada Mu.&lt;br /&gt;Wahai Alloh … pada akhirnya semua kembali kepada Engkau sebagaimana yang telah Engkau firmankan. Dan tidak ada yang dapat memahami kecuali Engkau Yang Maha Pencipta. Sekarang tubuh si gila yang fakir ini akan dapat menikmati tidurnya di atas lantai berdebu, yang suci lagi mensucikan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-4065198154475196868?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/4065198154475196868/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2009/03/ku-rindu-salma.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/4065198154475196868'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/4065198154475196868'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2009/03/ku-rindu-salma.html' title='Ku Rindu Salma'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-7495419376403590968</id><published>2009-03-20T13:28:00.003+07:00</published><updated>2009-03-20T13:32:13.576+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Sistem Informasi'/><title type='text'>Enterprise</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;DEFINISI ENTEPRISE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut sensus ekonomi tahun 2002 yang dilakukan oleh U.S. Census Bureau [Bureau, 2002], Enterprise atau perusahaan terdiri atas semua perusahaan yang beroperasi di bawah kepemilikan atau kendai dari organisasi tunggal. Enterprise mungkin bisnis, layanan, atau keanggotaan organisasi; mengandung satu atau beberapa perusahaan; dan beroperasi pada satu atau sejumlah lokasi. Meliputi organisasi cabang, semua perusahaan yang mayoritas dimiliki oleh enterprise atau sejumlah cabang, dan semua perusahaan dapat diarahkan atau dikelola oleh enterprise atau sejumlah cabang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perusahaan pendukung enterprise adalah perusahaan yang semata memberikan layanan kepada cabang atau perusahaan pada enterprise yang sama, dan tidak memberikan, atau menyediakan secara terbatas, layanan kepada general public atau perusahaan lainnya. Pada sensus ekonomi sebelumnya, perusahaan pendukung enterprise disebut perusahaan pelengkap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perusahaan adalah satu lokasi fisik di mana bisnis diselenggarakan atau di mana layanan atau operasi industrial dilakukan. Perusahaan mungkin memiliki satu atau sejumlah perusahaan. Contohnya meliputi kantor penjualan produk dan layanan (eceran dan grosir), industri produksi pertanian, operasi pemrosesan atau perakitan, pertambangan, dan operasi pendukung (seperti kantor administrative, bengkel, pusat layanan konsumen, atau kantor daerah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KLASIFIKASI ENTERPRISE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Organisasi enterprise dapat diklasifikasikan dalam banyak criteria, di antaranya kriteria geografis dan criteria Teknologi Informasi (TI).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan kriteria geografis:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Enterprise local, di mana wilayah penjualan terbatas pada kota atau regional.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Enterprise nasional, di mana wilayah penjualannya dalam batas nasional.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Enterprise internasional, yang memiliki divisi internasional, yang mengelola operasi di Negara tertentu.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Enterprise multidomestik (enterprise multinasional atau corporasi multinasional), memungkinkan setiap operasi luar negeri dijalankan dengan suatu otonomi, misalnya didesain dan diproduksi di Itali untuk market itali di luar negeri.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Enterprise global (enterprise multinasional atau corporasi multinasional) mengintegrasikan operasi di sejumlah Negara. &lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p align="justify"&gt;Berdasarkan criteria TI:&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Off-line Enterprise, di mana pemrosesan data dioperasikan dalam mode batch, tidak on-line dan tidak real-time.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;On-line Enterprise, di mana pemrosesan informasi dilakukan secara on-line melalui jaringan computer&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Integrated Enterprises, menggunakan bersama-sama basis data enterprise untuk aplikasi umum.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Agile Enterprise&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Informated Enterprise, menggunakan sistem manajemen pengetahuan dalam pembuatan keputusan.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Communicated Enterprise&lt;br /&gt;Mobile Enterprise&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Electronic Enterprise&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Virtual Enterprise, yang menggunakan teknologi komunikasi dalam menghubungkan pekerja di lokasi berbeda, yang mungkin bekerja di rumahnya, mobil, hotel, atau di lokasi konsumen.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p align="justify"&gt;REFERENSI&lt;br /&gt;Andrew S. Targowski, 2003. Electronic Enterprise : Strategy and Arcitecture. IRM Press.&lt;br /&gt;Christense, C. (2001). The Past and Future of Competitive Advantage. Sloan Management Review.Winter 2001.Vol. 42,. No. 2, pp.105–109.&lt;br /&gt;Clemons, E., &amp;amp; Row, M. (1991). Sustaining IT advantage: The role of structural differences.MIS Quarterly. Vol 15, No. 1, pp. 131–136.&lt;br /&gt;U.S. Census Bureau. 2002 Economic Census. http://bhs.econ.census.gov/econhelp/glossary/. Diakses tanggal 15 Maret 2009.&lt;br /&gt;Raquel Flodström. 2006. A Framework for the Strategic Management of Information Technology. Department of Computer and Information Science Linköpings universitet, Linköping, Sweden&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-7495419376403590968?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/7495419376403590968/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2009/03/enterprise.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/7495419376403590968'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/7495419376403590968'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2009/03/enterprise.html' title='Enterprise'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-9069286646943206686</id><published>2009-02-28T14:27:00.001+07:00</published><updated>2009-02-28T14:27:58.595+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Risalah Cahaya'/><title type='text'>Kekuasaan-Nya dalam Perjalanan Ku</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Masa penghisaban adalah saat di mana manusia menyaksikan pemberian Tuhan menurut apa yang Tuhan berikan di dunia. Saat itu manusia tidak dapat berbuat banyak, melainkan lebih banyak berharap pertolongan-Nya dan tidak menentang karena rasa malu kepada-Nya.&lt;br /&gt;“… yang tiada hak apapun bagi mereka mempertanyakan apapun kepada Nya.” (An Naba 37)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak bermanfaat sedikitpun perkataan orang-orang yang mengatakan bahwa Alloh itu dzalim karena manusia tidak diberikan kebebasan dari aturan Alloh sehingga kemudian mereka harus berjalan di dunia ini mengikuti jalan kehidupan yang telah ditetapkan dalam agama-Nya yang lurus. Tidakkah mereka memahami bahwa seandainya mereka diberikan kebebasan, maka mereka akan binasa dan perilakunya akan mengguncangkan semesta raya ini. Siapakah yang menentukan masa perubahan, hidup dan matinya mahluk dengan sebaik-baiknya? Hanya Alloh selama ini yang dikenal oleh manusia di sepanjang jaman yang mampu mengaturnya dengan begitu sempurna. Kenapa tidak percaya dengan pengaturan-Nya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya dengan pengaturan-Nya lah kiamat tertahan tibanya. Siapakah yang tahu kapan kiamat itu tibanya? Hanya yang melihat kiamat yang tahu kapan kiamat itu terjadi, dan hanya Alloh di masa sekarang ini yang telah melihat kapan kiamat itu terjadinya. Bagaimana Dia yang telah merencanakan kiamat tidak mengetahui apa yang direncanakan-Nya?. Kelak manusia akan menyaksikan kekuatan-Nya yang Maha Dahsyat tersebut. Dan hanya kepada-Nya manusia bersujud dan bertaklid buta.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-9069286646943206686?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/9069286646943206686/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2009/02/kekuasaan-nya-dalam-perjalanan-ku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/9069286646943206686'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/9069286646943206686'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2009/02/kekuasaan-nya-dalam-perjalanan-ku.html' title='Kekuasaan-Nya dalam Perjalanan Ku'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-143778297079359034</id><published>2009-02-28T14:24:00.001+07:00</published><updated>2009-02-28T14:26:44.787+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Risalah Cahaya'/><title type='text'>Kekuasaan-Nya Dalam Ketiadaanku</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Apabila dikatakan, tangannya adalah tangan Alloh, kakinya adalah kaki Alloh, tetap saja ia dikuasai oleh Alloh karena ia mahluk-Nya. Selama dirinya adalah mahluk-Nya, maka Alloh tetap menguasainya dengan takdir yang telah ditetapkan-Nya. Apabila ia berhasil melenyapkan dirinya dalam cahaya Alloh, tetap ia tidak dapat mengelak dari kekuasaan-Nya. Ikatan itulah yang menjadi pembeda antara hamba dengan Alloh, bahwa tidak ada siapapun yang dapat mengikat Alloh sebagaimana mahluk-Nya yang terikat oleh kekuasaan Alloh. Alloh menciptakan perjalananku kemudian aku berjalan di atasnya tanpa dapat menyimpang sedikitpun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila dalam kekuasaan aku tersingkir karena kekuasaan-Nya dan eksistensiku hilang karena Keesaan-Nya, maka aku harus tetap dapat membedakan bahwa aku bukanlah Dia. Setelah tercipta, kemusnahan itu tidak menyebabkan aku kembali menyatu dengan-Nya sebagaimana dulu sebelum tercipta, tetapi tetap terpisah sebagaimana terpisahnya minyak dengan air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila aku menatap Alloh sampai tidak melihat kepada selain-Nya, mereka masih tetap melihat keberadaanku. Aku melihat setiap mahluk digerakan-Nya, dan dalam sirnanya mahluk dalam pandanganku yang ku lihat hanya diri-Nya saja. Dalam posisi ini aku dapat membedakan aku, Alloh, dan selainnya. Aku masih sadar bahwa aku adalah orang ketiga. Namun apabila aku berada diposisi mahluk lainnya, tidak ada yang akan melihat bahwa aku sebagaimana mahluk lainnya berada dalam kekuasaan-Nya selain Alloh saja. Alloh adalah diri-Nya dan aku adalah perbuatan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat aku belum diciptakan-Nya, aku adalah diri-Nya tanpa keakuanku. Aku tidak ada pada Diri-Nya karena aku belum tercipta. Tidak ada wujudku pada diri-Nya, yang ada hanya wujud-Nya saja. Alloh sendiri tanpa diriku saat itu. Sebelum aku dijadikan-Nya sebagai mahluk-Nya, aku tiada, yang ada hanyalah diri-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku adalah sesuatu yang diadakan-Nya. Bukti bahwa aku telah diadakan-Nya adalah aku dapat mengatakan bahwa aku ada. Saat aku tiada dan Alloh saja yang ada, aku tidak dapat mengatakan apapun. Alloh mengadakan aku sebelum aku diciptakan-Nya, Alloh tidak menciptakan aku dalam ketiadaanku, dan Alloh tidak menjadikan aku adalah diri-Nya.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-143778297079359034?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/143778297079359034/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2009/02/kekuasaan-nya-dalam-ketiadaanku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/143778297079359034'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/143778297079359034'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2009/02/kekuasaan-nya-dalam-ketiadaanku.html' title='Kekuasaan-Nya Dalam Ketiadaanku'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-4579405087387613610</id><published>2009-02-28T14:23:00.001+07:00</published><updated>2009-02-28T14:30:01.626+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Risalah Cahaya'/><title type='text'>Kekuasaan-Nya Dalam Adanya Aku</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Sesungguhnya aku berada di dalam penguasaan Alloh dan tak dapat melepaskan diri dari pada-Nya. Jika aku faham tentang kelemahanku dan penguasaan-Nya, maka aku akan yakin betapa aku akan sangat membutuhkan Alloh. Aku membutuhkan bimbingan-Nya dalam menghadapi keinginanku, karena aku tahu Alloh memutuskan perkaraku tidak berdasar kepada keinginanku, tetapi kepada keinginan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tahu bahwa hidup ini berdasar kepada atau terikat oleh takdir yang Alloh tetapkan. Walau demikian aku tidak boleh merasa tersiksa karena ikatan-Nya. Apabila aku merasa tersiksa, maka termasuklah aku kepada golongan yang menyombongkan diri karena bodoh dalam memahami hakikat penciptaan dirinya. Apabila aku ingin lepas dari ikatan-Nya, maka jadilah aku sebagai golongan yang tidak beriman sepenuhnya kepada Alloh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa aku harus meminta-Nya agar melepaskan ikatan ini, padahal Alloh adalah Tuhan yang menguasai seluruh ciptaan-Nya? Bukankah yang tidak boleh mengikatku hanyalah mahluk saja? Sebab apabila mahluk mengikatku aku tidak akan merdeka. Padahal kemerdekaan adalah hal penting yang dapat meringankan beban hidup di dunia ini, beban ikatan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tidak akan pernah dapat memerdekakan diri dari kekuasaan Alloh, sebab aku atau siapapun tidak dapat mengalahkan-Nya. Aku harus tunduk di bawah kekuasaan Rabb yang telah menciptakanku. Dengan penyerahan diri kepada-Nya, aku akan beroleh kemerdekaanku. Tanpa penyerahan diri, kemerdekaan itu akan pergi dan siksa menimpaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila Alloh memberikan kemerdekaan kepada ku dari ikatan-Nya, maka aku akan hancur binasa. Apabila kemerdekaan itu ada padaku, maka berarti aku diberi kekuasaan yang sama dengan Alloh oleh Alloh. Dan itu mustahil sebab hanya Alloh Tuhan Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Tidak ada satu mahlukpun yang memiliki kekuasaan yang sama dengan kekuasaan-Nya, apalagi mengalahkan kekuasaan-Nya. Tuhan tidak akan memberikan kekuasaan-Nya kecuali kepada diri-Nya, karena tidak ada Tuhan selain Dia. Dan kekuasaan itu tidak dapat dimiliki oleh selain-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tidak dapat lepas dari penguasaan-Nya setelah aku tercipa. Yang lepas dari kekuasaan-Nya adalah sesuatu yang belum atau tidak tercipta. Sesuatu yang berada dalam diri-Nya, sehingga tidak disebut mahluk-Nya. Ia adalah Alloh, yang kekuasaannya dikuasai oleh kehendak-Nya.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-4579405087387613610?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/4579405087387613610/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2009/02/kekuasaan-nya-dalam-adanya-aku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/4579405087387613610'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/4579405087387613610'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2009/02/kekuasaan-nya-dalam-adanya-aku.html' title='Kekuasaan-Nya Dalam Adanya Aku'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-6478324102250475143</id><published>2009-02-28T14:18:00.005+07:00</published><updated>2009-02-28T14:29:42.721+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Risalah Cahaya'/><title type='text'>Luapan Rasaku Wahai Guru</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Pernahkah kau kunjungi kampung beliau yang sederhana? Rumahnya yang tak megah? Kebanggaan dan kebahagiaan beliau tidak dengan limpahan kekayaan fatamorgana, tetapi dengan kekayaan Akhirat yang abadi. Beliau tidak duduk di kursi seperti singasana Romawi atau Yunani, karena kursi agungnya ada di Syurga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah, para pecinta dari segala penjuru dunia memuji-mujinya dengan shalawat dan salam padanya. Beliau tersenyum bahagia, karena ummatnya begitu cinta dan merindukannya. Dalam kekaguman dan rasa cinta ku hadapkan pandangan mataku kepadanya. Ku tarik lengannya dan ku kecup. Duhai … betapa halus … menggetarkan hati. Berderai air mataku dalam lantunan syairku padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun saat ku hendak menggapai tubuhnya, lengan ini dilepaskannya. Beliau tersenyum, berlalu meninggalkanku, sehingga hatiku jadi tak menentu. Tubuhnya hilang di kepulan awan. Senandung terlantun menagisi kepergianya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini mataku menatap kosong, hatiku menjerit sakit. Bertanya aku pada diriku, “Apakah guru meninggalkanku karena kehinaanku, karena dosaku?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak kusangka beliau di belakang menyentuh bahuku. Seketika hatiku berteriak bahagia, aku terjatuh, dan terucap dari lisanku, “Wahai Rasulullah”. Lalu kucium lagi lengannya yang putih, lebut, dan bercahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian beliau mengangkat tubuhku dan mencium keningku. Aku menghiba padanya, “Biarkan saja aku terjatuh wahai Rasulullah, aku tak sanggup berdiri dengan dosa-dosa ini. Doakanlah agar aku pergi menemuimu saat jiwaku merindukan-Nya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian datanglah kesadaran dalam diriku, bahwa syarat utama menghadap kepada-Nya adalah kesungguhan dalam beribadah.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8672879373058317697-6478324102250475143?l=rindacahyana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rindacahyana.blogspot.com/feeds/6478324102250475143/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2009/02/luapan-rasa-ku-wahai-guru.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/6478324102250475143'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8672879373058317697/posts/default/6478324102250475143'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rindacahyana.blogspot.com/2009/02/luapan-rasa-ku-wahai-guru.html' title='Luapan Rasaku Wahai Guru'/><author><name>Rinda Cahyana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11605335757991098521</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_wFnrzI1KhIQ/SxDmGYEeGLI/AAAAAAAAAbw/Y2UK2EIEM90/S220/blue.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8672879373058317697.post-983225549694320354</id><published>2009-02-24T14:42:00.016+07:00</published><updated>2009-02-24T15:07:14.637+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Persepsi'/><title type='text'>Tiada Kekhawatiran Dan Kesedihan Atas Diri Mereka</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Ketenangan hidup dicapai oleh manusia salah satunya dengan jalan membebaskan diri mereka dari rasa khawatir dan kesedihan di hati. Cara untuk membebaskan diri dari dua keadaan di hati tersebut dapat ditempuh dengan berbagai cara. Alloh menunjukkan cara pembebasan diri dari padanya di dalam al-Qur’an, melalui jalan-jalan berikut ini :&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bertaubat dan menjalani hidup selanjutnya dengan mengikuti petunjuk Alloh. (al-Baqoroh 38)&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Beriman dengan sungguh-sungguh kepada Alloh dan hari akhir. (al-Baqoroh 62)&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Berserah diri kepada Alloh dengan tunduk patuh atau hidup di atas Minhaj-Nya. (al-Baqoroh 112)&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Beramal soleh, lahir dan bathin, dengan penuh keikhlasan dan mengharap keridloan Alloh, dan dengan jalan Islam. (al-Baqoroh 277)&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Mengevaluasi amal dan melakukan perbaikan terhadap semua amal yang telah dilakukannya. (al-An’am 48)&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Menjadi penolong-penolong Alloh atau berada dekat dengan mereka.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Meyakini Alloh sebagai Rabb-nya dan kuat dalam memegang pendirian tersebut. (al-Ahqaaf 13)&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Menjadi hamba yang setia dan pengikut-Nya yang fanatis (bukan kepada madzhab).&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Bertaubat Dan Menjalani Hidup Selanjutnya Dengan Mengikuti Petunjuk Alloh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kami berfirman: &lt;em&gt;"Turunlah kamu semua dari surga itu! Kemudian jika datang petunjuk-Ku kepadamu, maka barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati"&lt;/em&gt;. (al-Baqoroh 38) &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya perbuatan dosa akan melahirkan kegelisahan di dalam hati orang yang beriman. Kegelisahan itu terwujud karena mereka khawatir akan datangnya siksa Alloh dan mereka sedih karena perbuatan dosa telah menjauhkan mereka dari kehidupan Muqorrobin (orang-orang yang dekat kepada Alloh) yang indah. Tiada yang sangat mereka syukuri selain petunjuk Alloh, yang bisa mengembalikan kehidupan indah kepada mereka.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Mereka akan sangat bersyukur kepada Alloh karena petunjuk-Nya telah membuat diri memiliki kesanggupan untuk tidak tenggelam di dalam perbuatan dosa, menyesali dan membencinya. Mereka menyucikan diri dari kotoran dosa dengan melakukan amaliah kebaikan yang ditunjukkan-Nya. Usaha tersebut membuat perjalanan kembali mereka kepada taman kedekatan menjadi mudah dan efektif.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Maka demi Alloh, sesungguhnya Alloh tidak menelantarkan hamba-hamba-Nya yang melampaui batas setelah Ia turunkan petunjuk-Nya di muka bumi (al-Furqon). Terlebih Alloh selalu membukakan pintu ampunan-Nya hingga batas maut hamba tersebut. Alloh menunjukkan perhatiannya kepada para pendosa dengan firman-Nya, &lt;em&gt;“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa,”&lt;/em&gt; (ali-Imran 133) &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Alloh menghibur para pendosa yang menyesali dosa-dosanya dan ingin kembali kepada-Nya dengan firman-Nya, Katakanlah: &lt;em&gt;"Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.&lt;/em&gt;(az-Zumar 53)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya petunjuk Alloh jelas dan mundah. Hati tentram di saat petunjuk tersebut dilaksanakan. Siapa yang kembali kepada petunjuk Alloh, maka ia telah berlindung dalam benteng yang kokoh dari gangguan ketakutan dan kesedihan. Alloh memberi mereka yang diberi petunjuk, kelapangan. Dan jika Alloh menghendaki untuk lebih dekat dalam kedudukan di sisi-Nya, maka ditanamkan oleh Alloh di dalam hati hamba-Nya dzikrullah yang menenangkan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Maka mengalirlah dari lubuk hati, kelezatan rahasia yang Alloh beri sebagai bentuk buah amal dari dzikrulloh. Kelezatan itu menentramkan, membuat hati menjadi damai dan tenang di segala keadaan. Tidak ada satupun ancaman yang akan menakutkan. Tidak ada satupun yang menandingi apa yang di rasa di hati. Direlakan semuanya pergi, karena di hati ada sesuatu yang telah mencukupi. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Inilah syurga dunia yang sesungguhnya. Dan mereka, para pewaris hidayah, yang bertaubat, berdzikir, dan beramal soleh … mereka telah kembali ke dalam ‘syurga’, walau mereka berjalan di atas muka bumi.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;Beriman Dengan Sungguh-Sungguh Kepada Alloh Dan Hari Akhir&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&g
