Sekolah Tinggi Teknologi Garut
Diselenggarakan mulai tahun 1991 dan bernaung di bawah Yayasan Al-Musaddadiyah.
Program Studi Teknik Informatika
Berdiri pada tanggal 30 Juni 1998.
Rinda Cahyana
Dosen PNS yang diperbantukan di Sekolah Tinggi Teknologi Garut sejak tahun 2005
Senin, 26 Februari 2024
Selamat Jalan Pak Mary Handoko
Kamis, 15 Februari 2024
Per Vario untuk Shock Depan FreeGo
Senin, 29 Januari 2024
Penanganan dan Kebiasaan
Rabu, 17 Januari 2024
Sakit Gigi
Selasa, 19 Desember 2023
Hibah Ruang Multimedia
Saat itu saya diminta oleh prof Ali sewaktu beliau masih menjabat ketua STTG utk mengusulkan hibah DIKTI. Saya usulkan pembangunan ruang pembelajaran informatika yg menggunakan multimedia. Oleh karenanya, saya buat spesifikasi perangkatnya tdk tanggung-tanggung, mulai dari proyektor resolusi tinggi dan sound system yg menunjang 3D. Perangkat tsb tdk masuk akal bila hanya digunakan utk pertemuan, tetapi akan masuk akal bila digunakan utk pembelajaran. Anggaran ratusan juta cukup utk mewujudkan itu semua. Setelah itu saya lupa dgn usulan tsb, bahkan setelah prof Ali melepas jabatannya dan pindah ke UIN Bandung.
Hari itu saya dapat berada di Festival TIK Menado dgn bekal dari hasil penjualan sepeda dan bantuan ongkos dari pengurus Relawan TIK Indonesia. Di sana saya menerima telp dari Kopertis IV yg menanyakan ketidakhadiran saya di acara wawancara peserta lomba. Saya agak bingung krn tdk ada yg memberi tahu waktu wawancaranya hari itu, dan saya sudah ada di Menado. Hal tsb cukup menyedihkan utk sesaat. Setelah itu saya kembali larut dlm Festival TIK.
Pada waktu berikutnya, saya menerima telp dari Prof Ali. Beliau mengucapkan selamat, krn proposal saya disetujui oleh DIKTI. Sebagai alumni, saya merasa gembira dgn kabar tsb. Kini, ruangan tsb masih berfungsi utk berbagai kegiatan di kampus. Saya meyakini, Allah akan mengucurkan pahala baik dari setiap kegiatan baik yg berlangsung di sana. Utk itu saya merasa bersyukur kpd Allah yg telah mengaruniakan rejeki tsb.
#BiografiCahyana
Senin, 04 Desember 2023
Dunia mu Menentukan Sikap mu
Adakalanya orang yg baru mengenal Islam & dihinggapi oleh kesombongan, kesadaran akan dunianya seumpama hanya sebatas rumah saja. Dia menertawakan siapa saja yg mengabarkan adanya dunia yg lebih luas di luar rumahnya.
Adapun orang yg berada di puncak gunung pemahaman Islam moderat, dia berhasil melihat kecilnya rumah2 yg berada di bawahnya, sebesar apapun kenyataannya; betapa tdk berharganya caci maki yg terjadi antar rumah dlm perdebatan soal dunia; betapa tdk pentingnya mendengarkan klaim dunia yg hanya sebesar rumah; karena dia telah melihat dunia pemahaman Islam yg membentang luas, melintasi bangsa & budaya yg diciptakan Nya, walau para penghuni rumah tsb tdk menyukainya dan menghinanya.
Kasih itu terlahir hanya dari hati & pemahaman yg luas serta tujuan yg tinggi, caci maki itu seringkali terlahir dari hati & pemahaman yg sempit serta tujuan yg rendah.
#PersepsiCahyana