Budaya berjualan di pinggir jalan, apalagi di jalanan ramai, memiliki beberapa isu yg perlu diperhatikan, yakni terkait ancaman keselamatan pejalan kaki, kebersihan makanan yg berdampak pada kesehatan, dan kenyamanan pengguna jalan.
Saya mengamati antusias masyarakat utk mengunjungi lapak mingguan di pinggir jalan sangat bagus utk menghidupi pedagang kecil. Misalnya, di bunderan Suci. Trotoar dan bahu jalan digunakan oleh pelapak, sehingga pembeli berjalan di bahu jalan bersama kendaraan yg melintas. Jalanan tsb merupakan salah satu jalan penghubung ke Tasikmalaya, sehingga tdk jarang dilewati kendaraan besar.
Tentu saja kita tdk bisa abai dgn isu penting yg muncul dari budaya tsb. Saya berpikir, lahan parkir luas milik toko besar bangunan yg tepat berada di lokasi kegiatan lebih aman digunakan sebagai lokasi berjualan. Apalagi jam operasional toko tsb sekitar jam 9 ke atas, sehingga dari pukul 6 hingga 9 bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, sebagai bagian dari tanggung jawab sosial. Semoga pemerintah memperhatikan isu ini dan ikut andil menjembatani komunikasi antara toko dan masyarakatnya guna mewujudkan ekonomi masyarakat kecil yg aman dan nyaman.
#persepsicahyana
0 comments :
Posting Komentar
Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya