Dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat (Permendikbud 49/2014 Pasal 1:14)

Sekolah Tinggi Teknologi Garut

Diselenggarakan mulai tahun 1991 dan bernaung di bawah Yayasan Al-Musaddadiyah.

Program Studi Teknik Informatika

Berdiri pada tanggal 30 Juni 1998.

Rinda Cahyana

Dosen PNS yang diperbantukan di Sekolah Tinggi Teknologi Garut sejak tahun 2005

Senin, 28 Agustus 2023

Kilas Balik Tugas Tambahan 2015 - 2019 Facebook



Memimpin itu harus diawali dengan niat yang jelas. Konsistensi dalam memegang niat akan membukakan jalan-jalan yang saling berkaitan dan menunjang terwujudnya rencana. Jalan mana yang hadir tergantung rejeki dari Allah SWT yang memberikan amanat kepemimpinan dan perjalanan yang telah dijejaki sebelum menerima amanat tersebut. Rejeki dan pengalaman itulah yang membangkitkan visi yang memberi arah jalan yang jelas, pijakan keyakinan yang kokoh atas jalan yang ditempuh, sehingga segala tindakan dapat dijelaskan alasan atau tujuannya. 

Selama 2015 - 2019 Allah SWT memberi kesempatan kepada saya untuk menapaki jalan pengalaman tugas tambahan selaku ketua program studi Teknik Informatika di Sekolah Tinggi Teknologi Garut. Pada awalnya pintu kesempatan itu hendak saya tutup karena melihat beratnya tanggung jawab sebagai pemimpin. Namun setelah mendapat restu dari orang tua, niat itupun dibuat. Sebagai alumnus saya terpanggil untuk berniat memajukan almamater dengan berbekal pengalaman memimpin dan memanfaatkan jejaring Komunitas TIK Garut yang dimulai sejak tahun 2002. Niat itulah yang memimpin langkah kaki ini menapaki jalan-jalan pada pintu-pintu kesempatan yang dibukakan-Nya. 

Artikel ini berisi kilas balik tugas tambahan yang direkamkan di Facebook yang dibuat untuk melihat jalan dan pintu kesempatan apa saja yang telah dilalui untuk menyempurnakan kesyukuran.             
  • 21 Februari 2015 - Diberi tugas tambahan sebagai ketua program studi Teknik Informatika Sekolah Tinggi Teknologi Garut oleh Yayasan al-Musaddadiyah

  • 13 Juli 2018 - Melaksanakan kepemimpinan publik dengan mewakili Relawan TIK Indonesia memberikan pemaparan seputar komunitas di acara live streaming nasional Sebangsa
  • 20 Juli 2018 - Melaksanakan kepemimpinan publik dengan mengikuti pertemuan Forum Dosen Indonesia wilayah Jawa Barat di UNIGA
  • 21 Juli 2018 - Membangun komunikasi dengan alumni yang bekerja di Dinas Pendidikan kabupaten Garut sebagai upaya mendapatkan dukungan kegiatan terkait sekolah
  • 24 Juli 2018 - Melaksanakan kepemimpinan publik dengan memenuhi undangan Dinas Pendidikan Jawa Barat sebagai pemateri literasi digital di Bandung

  • 28 Juli 2018 - Membangun komunikasi dengan Google melalui Manajer Program Google Maps Tools
  • 29 Juli 2018 - Melaksanakan kepemimpinan publik dengan memenuhi undangan Dinas Pendidikan Jawa Barat sebagai pemateri literasi digital di Bandung
  • 30 Juli 2018 - Membangun komunikasi dengan PT Telekomunikasi Indonesia Kantor Daerah Priangan Timur melalui Manajer BIGES
  • 4 Agustus 2018 - Membentuk tim penyusun kurikulum Teknik Informatika Sekolah Tinggi Teknologi Garut
  • 10 Agustus 2018 - Membuka workshop pengembangan kurikulum Teknik Informatika Sekolah Tinggi Teknologi Garut
  • 23 Agustus 2018 - Melaksanakan pelatihan TIK dan Mendorong kerjasama Sekolah Tinggi Teknologi Garut dengan PT Telekomunikasi Indonesia Kantor Daerah Priangan Timur
  • 27 Agustus 2018 - Melaksanakan kepemimpinan publik tingkat nasional di Forum Dosen Indonesia dengan menghadiri Musyawarah Besar pemilihan ketua umum baru
  • 29 Agustus 2018 - Melaksanakan kepemimpinan publik regional Garut dengan memenuhi permintaan Kwarcab Garut  mengenalkan Satuan Karya Pramuka Informatika.
  • 31 Agustus 2018 - Mendampingi Dewi Tresnawati, M.Kom - dosen selaku ketua biro Bebras Indonesia Sekolah Tinggi Teknologi Garut mengikuti workshop Bebras Challenges. Ditunjuk sebagai bagian dari National Bebras Indonesia.
  • 2 September 2018 - Mengunjungi lapak kewirausahaan mahasiswa Teknik Informatika Sekolah Tinggi Teknolog Garut
  • 18 September 2018 - Membantu Dewi Tresnawati, M.Kom, ketua tim dosen panitia Bebras Challenges menyerahkan voucher untuk top scorer dari SMAN 1 Garut
  • 21 September 2018 - Membantu Leni Fitriani, M.Kom, ketua tim dosen panitia Seminar Nasional Elearning membangun komunikasi dengan pengurus PGRI Garut.
  • 27 Setember 2018 - Melaksanakan Webinar Internasional dengan Oracle dalam Oracle Virtual Student Day.
  • 9 Oktober 2018 - Memenuhi undangan dari Pegiat Desa Cerdas dan membangun komunikasi untuk keperluan pembelajaran pengabdian kepada masyarakat.
  • 10 Oktober 2018 - Mendukung Kepala Dinas Koperasi dan UMKM mendirikan International Council for Small Business di kabupaten Garut memperhatikan kesesuaiannya dengan kerangka Smart TIGER yang diikuti oleh program studi.
  • 18 Oktober 2018 - Membantu Dinas Koperasi dan UMKM mendirikan International Council for Small Business kabupaten Garut. Ditunjuk untuk mengisi posisi direktur riset.
  • 19 Oktober 2018 - Membantu komunikasi Ikatan Guru TIK Indonesia dengan PGRI kabupaten Garut.
  • 20 Oktober 2018 - Menghadiri pembukaan Seminar Nasional yang dilaksanakan oleh tim dosen pimpinan Leni Fitriani, M.Kom dengan peserta guru TIK se Garut. Mendorong kerjasama Sekolah Tinggi Teknologi Garut dengan Ikatan Guru TIK Indonesia.
  • 20 Oktober 2018 - Mengunjungi kegiatan Masa Bimbingan Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika Sekolah Tinggi Teknologi Garut
  • 2 November 2018 - Mendorong mahasiswa untuk mengorganisasikan program #RTIKAbdimas
  • 8 November 2018 - Melaksanakan kepemimpinan publik tingkat regional Jawa Barat dengan mendorong pengurus cabang Relawan TIK Indonesia kabupaten Garut untuk menghadiri pertemuan se Jawa Barat.
  • 9 November 2018 - Membantu Dewi Tresnawati, M.T. selaku ketua pelaksana Bebras Challenges mendapatkan dukungan dari Ramayana
  • 14 November 2018 - Menghadiri pembekalan para dosen yang menjadi tim pendamping Bebras Challenges.
  • 15 November 2018 - Penutupan kegiatan Bebras Challenges
  • 21 November 2018 - Mengajak serta para dosen pengurus Relawan TIK Sekolah Tinggi Teknologi Garut untuk hadir dalam kegiatan Laju Digital Facebook di Bandung.

  • 22 November 2018 - Mengantar jurnalis TVRI meliputi kegiatan prodi Teknik Informatika Sekolah Tinggi Teknologi Garut.
  • 23 November 2018 - Mengajak serta para dosen untuk hadir dalam kegiatan Flash Blogging Kementrian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia di Bandung
  • 1 Desember 2018 - Melepas sarjana teknik informatika Sekolah Tinggi Teknologi Garut
  • 1 Desember 2018 - Melaksanakan kepemimpinan publik tingkat nasional dalam Relawan TIK Indonesia dengan memimpin diskusi literasi digital kampus
 
  • 2 Desember 2018 - Membangun komunikasi dengan Sub Direktorat Pemberdayaan Komunitas TIK Kementrian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia terkait kegiatan Computational Thinking yang diselenggarakan oleh National Bebras Organization.
  • 12 Desember 2018 - Menyelenggarakan webinar nasional bersama TRUST Unified System - Microsoft Partner
  • 13 Desember 2018 - Menyetujui pemateri seminar dan pelatihan nasional #RTIKAbdimas
  • 14 Desember 2018 - Melaksanakan kepemimpinan publik tingkat regional Garut dengan memenuhi permintaan BEM UNIGA untuk menjadi pemateri literasi digital untuk UMKM binaan PNM
  • 22 Desember 2018 - Melaksanakan kepemimpinan publik tingkat regional Garut dengan memenuhi permintaan PNM untuk menjadi pemateri literasi digital untuk UMKM binaan. 
  • 24 Desember 2018 - Menghadiri kegiatan seminar nasional dan pembekalan mahasiswa peserta kegiatan pembelajaran pengabdian kepada masyarakat #RTIKAbdimas. Mengupayakan perpanjangan kerjasama Sekolah Tinggi Teknologi Garut dengan Relawan TIK Indonesia, Diskominfo Garut, Dinas Koperasi dan UMKM Garut, Dinas Pariwisata Garut, dan Forum Kelompok Informasi Masyarakat Garut. Disepakati Sekolah Tinggi Teknologi Garut sebagai Pusat Pendidikan dan Pelatihan Nasional Relawan TIK Indonesia.
  • 7 Januari 2019 - Mengunjungi lokasi pelaksanaan pembelajaran pengabdian kepada masyarakat #RTIKAbdimas di kecamatan Cigedug dan Sukawening, serta membangun komunikasi dengan aparatur desa
  • 9 Januari 2019 - Mengunjungi lokasi pelaksanaan pembelajaran pengabdian kepada masyarakat #RTIKAbdimas di desa Cidatar dan Sindang Sari kecamatan Cigedug, dan membangun komunikasi dengan kepala desa terkait kebutuhan masyarakat desa
  • 12 Januari 2019 - Melaksanakan kepemimpinan publik, menghubungkan National Bebras Indonesia dengan Sub Direktorat Pemberdayaan Komunitas TIK Kementrian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia
  • 14 Januari 2019 - Menghadiri pembukaan program pembelajaran pengabdian kepada masyarakat #RTIKAbdimas di desa Sukahurip kecamatan Cidatar
  • 15 Januari 2019 - Meninjau lokasi pelayanan tim Relawan TIK Sekolah Tinggi Teknologi Garut di desa Mekarjaya kecamatan Bungbulang, bimbingan Eri Satria, M.Si. Mencatat kebutuhan sekolah.
  • 17 Januari 2019 - Berbagi konsep dan pengetahuan seputar Computational Thinking dan Pemberdayaan Komunitas TIK dengan Sub Direktorat Pemberdayaan Kementrian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia
  • 18 Januari 2019 - Menyampaikan kilas balik kegiatan bersama Sekolah Tinggi Teknologi Garut dengan Kementrian Komunikasi dan Informatika sejak 2012, serta mendorong kerjasama Sub Direktorat Pemberdayaan Komunitas TIK Kementrian Komunikasi dan Informatika dengan Sekolah Tinggi Teknologi Garut untuk keperluan program pembelajaran pengabdian kepada masyarakat #RTIKAbdimas
  • 19 Januari 2019 - Mengunjungi kegiatan penutupan pelayanan #RTIKAbdimas tim Relawan TIK Sekolah Tinggi Teknologi Garut di SD Negeri 3 Sukaluyu yang dibimbing oleh Leni Fitriani, M.Kom. Mencatat respon sekolah atas kegiatan pembelajaran pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh mahasiswa. 
  • 26 Januari 2019 - Mendorong Dewi Tresnawati, M.T. selaku ketua pelaksana Bebras Challenges biro Sekolah Tinggi Teknologi Garut untuk mengumumkan top scorer 2018
  • 27 Januari 2019 - Melaksanakan kepemimpinan publik tingkat nasional dengan membagikan gagasan pengembangan organisasi Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia.
  • 9 Februari 2019 - Menetapkan kegiatan seminar hasil Relawan TIK Abdi Masyarakat
  • 11 Februari 2019 - Menutup kegiatan pembelajaran pengabdian masyarakat #RTIKAbdimas, dihadiri oleh ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Teknologi Garut dan pengurus cabang Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi kabupaten Garut
  • 11 Februari 2019 - Melaksanakan kepemimpinan publik tingkat nasional dalam Relawan TIK Indonesia dengan menjalin komunikasi dengan Relawan TIK Madiun
  • 12 Februari 2019 - Menindaklanjuti kerjasama Sekolah Tinggi Teknologi Garut dengan National Bebras Organization terkait penyelenggaraan Bebras Challenges / Computational Thinking tahunan yang menyasar siswa di Garut
  • 15 Februari 2019 - Silaturahmi program studi dengan tenaga pendidik dan kependidikan dalam rangka menutup periode tugas tambahan
  • 15 - 16 Februari 2019 - Mewajibkan sertifikasi kompetensi sebagai syarat sidang dan mendorong mahasiswa mengikuti sertifikasi kompetensi internasional ketiga untuk gelar Microsoft Technology Associate
  • 18 Februari 2019 - Menyerahkan tugas tambahan sebagai ketua program studi Teknik Informatika Sekolah Tinggi Teknologi Garut kepada Yayasan al-Musaddadiyah

Terjebak di Tubuh yang Terlelap

Istilah "katinggang eureup2" atau "ditumpakan jurig" dlm pengalaman saya adalah kondisi yg terjadi saat saluran nafas ke hidung berada dlm kondisi antara tertutup dan tidak. Pada saat saluran mau menutup, syaraf secara reflek bersiap membangunkan kita. Pada titik di mana hampir mau tertutup, syaraf hampir membangunkan kita. Dalam kondisi demikian kesadaran kita mulai hadir sekalipun fisik kita masih terlelap tidur. Akibatnya kita merasakan sensasi terjebak dalam tubuh, susah atau bahkan tdk bisa menggerakan tubuh. 

Dlm pengalaman saya, kehadiran itu dimulai dari pendengaran. Secara perlahan suara2 yg hadir dalam mimpi menjadi sesuai dgn suara2 yg ada di sekitar. Lalu diikuti dgn penglihatan, di mana objek2 dlm mimpi secara perlahan berubah menjadi objek dunia nyata yg mulai dilihat saat kelopak mata terbuka.

Kembali ke soal tubuh yg terjebak, ada kalanya dlm situasi tsb saya melihat tangan ini berwujud transfaran dan bergerak mengikuti keinginan, sementara tangan fisik tetap tdk bergerak. Ada kalanya saya berhasil menggerakan bagian tubuh, utamanya mulut dan tenggorokan. Oleh krn itu dlm kondisi tersebut seringkali saya memanggil istri bila merasa istri ada di rumah. Saya baru bangun setelah istri mengguncangkan tubuh. Kalau merasa istri tdk ada di rumah, saya pernah memanggil ibu. Tentu saja tdk bangun krn ibu ada di luar kota. Pilihan akhirnya adalah memanggil Allah penuh harap dgn mengucapkan Takbir. Setelah lebih dari dua kali takbir, barulah saya bisa bangun. 

Pernah suatu ketika dlm kondisi terjebak dlm tubuh yg terlelap saya merasakan nafas yg sesak. Saya menyadari aliran udara pada hidung ini bermasalah. Setelah berusaha bangun dan merasa sia2 berdasarkan pengalaman sebelumnya, saya hampir menyerah. Nafas ini berhenti dan kegelapan yg terlihat saat itu menjadi lebih gelap lagi. Syukurlah Allah memberi ingatan sehingga saya ingat untuk meminta tolong kpd Nya. Harap dan takbirpun dimunculkan sehingga tubuh ini terbangun.

Dua pelajaran penting yg dapat dipetik dari pengalaman tsb: 1) Allah itu ada dan menolong kita, sebab:  a) Saya tdk bisa membangunkan diri sendiri, b) Hanya seseorang yg menggoncangkan tubuh dan Allah yg dipanggil saja yg bisa membangunkan; 2) Pertolongan itu dikaruniakan Allah kpd siapa dan pd saat yg dikehendaki Nya. Jika bukan krn Allah, saya tdk akan teringat kpd Nya dan memohon pertolongan Nya. Semoga akhir hidup kita husnul khatimah. Amin.

Kamis, 17 Agustus 2023

Kekerasan Verbal

Kata kasar itu tdk cukup menjadi hate speech, hingga ada karakteristik dilindungi negara yg diserang; dan tdk menjadi cyberhate, hingga ada ancaman atau hasutan jahatnya. Dan kata kasar secara perlokusi tdk berdampak buruk kpd lawan tutur yg bersikap ksatria dgn selalu memberikan "pipi kanan setelah pipi kirinya ditampar" oleh kekerasan verbal. Kekerasan tsb dianggap bukan urusan penting, sehingga tdk direspon dgn pengaduan. Namun ada banyak orang di luar sana yg terdampak negatif oleh kekerasan verbal.

Kekerasan apapun kpd orang lain akan mendatangkan konsekuensi buruk yg boleh jadi nampak baik bagi pelaku, semisal memiliki fans yg mendukung atau turut serta dlm tindak kekerasannya secara keliru. Penutur yg menyampaikan pesannya dgn kata negatif merasa sedang menunjukan emosi baik pada keburukan yg sedang dikritiknya. Sementara, fans nya merasa senang krn lawan tutur yg diposisikan sebagai musuh bersama telah diserang. Pesan itu dapat sampai secara efisien dgn kata positif krn tdk ada noise psikologis dlm proses komunikasinya, namun tdk efektif mengeksploitasi kebencian fans yg dapat menguatkan pesan. Kekerasan verbal merupakan pilihan orang yg merasa tdk percaya diri dgn argumentasinya.

#PersepsiCahyana

Sabtu, 05 Agustus 2023

Tidak ada yang Kebetulan

Dalam suatu kesempatan bepergian sendiri di tol Cipali dan Cisumdawu, saya mendengar suara berisik di luar kabin. Dugaan saat itu adalah part yg copot dan mengenai ban. Suara tsb bukan berasal dari mesin, sebab tdk ada perubahan "cita rasa" mesin. Saya memutuskan utk tdk berhenti di bahu jalan tol, tetapi menundanya sekian kilometer agar bisa berhenti di area gerbang tol yg luas. Saya menepikan kendaraan dan menyalakan lampu hazard sesampainya di area tsb. Tdk lupa mesin dimatikan utk menghemat bahan bakar yg mulai menipis.

Setelah memeriksa keempat ban dgn seksama, nampak kondisi ban dan inner fender nya baik-baik saja. Ternyata part yg copot adalah engine cover bagian tengah, di mana suara yg muncul itu ditimbulkan oleh gesekan cover dgn jalan. Saya memerlukan kancing atau tali ripet utk menempelkan cover tengah ke cover samping. Ternyata tdk ada kancing pada body yg cocok.

Saya coba memeriksa loker dan menemukan dua baut besar dan screw driver / obeng. Namun agak susah hanya menggunakan baut itu, mengingat covernya lumayan berat walaupun terbuat dari plastik. Kemudian saya buka tempat penyimpanan dongkrak dan membuka tas perkakasnya. Namun, tdk ada yg dianggap sebagai solusi utk masalah tsb. Sekilas nampak ada tali ripet tergeletak di sana. Saya berharap itu bukan potongannya. Alhamdulillah, ripet nya belum digunakan. Sepertinya tali ripet itu berasal dari pekerjaan toko sebelumnya saat memasang sensor parkir.

Saya harus tiduran di atas jalan tol, di depan bumper depan utk memasang tali ripet ke engine cover karena ground clearance mobil yg rendah. Akhirnya cover tengah bisa ditalikan ke cover kanan. Dua baut yg ditemukan sebelumnya saya gunakan utk menempelkan cover lebih rekat lagi. Akhirnya masalah bunyi-bunyian itu selesai. Saya bersihkan tubuh dgn tisu basah yg dibeli sebelumnya dan melajukan kendaraan dgn lebih tenang.

Di sepanjang jalan saya merenung, rupanya Tuhan membiarkan teknisi melupakan tali ripet tersebut agar dapat digunakan sebagai solusi kunci utk masalah tersebut beberapa bulan kemudian. Saya percaya, tdk ada yg kebetulan, Tuhan mengurusi mahluk sesuai kehendak Nya. Lepas dari itu, kita perlu menyiapkan segala sesuatunya utk mengantisipasi masalah seperti itu, seperti menyediakan stok tali ripet dan lainnya yg berguna. Sebelumnya saya hanya menyediakan sekring saja utk menangani masalah kelistrikan, belum sampai terpikir masalah body seperti itu.

#CahyanaTrip

Kamis, 03 Agustus 2023

Proses Mutasi

Supaya tdk lupa, saya tuliskan pengalaman proses mutasi Mobilio 2018. Pertama kali gesek bantuan no rangka dulu di SAMSAT Garut, melewati dua titik loket. Setelah itu berangkat ke SAMSAT Bandung, serahkan berkas-berkas ke foto copy, terima beres kelengkapan berkas dlm map. Kemudian masukan berkas ke ruang arsip SAMSAT Bandung.

Setelah itu melewati proses di Gedung BPKB, mulai dari pemeriksaan fisik (dua loket), hingga loket terakhir membayar 250rb. Menerima dua salinan STNK dgn catatan tgl ambil berkas dari petugasnya, biasanya satu bulan.

Datang kembali ke Gedung BPKB sesuai tgl yg ditentukan sebelumnya oleh petugas, kemudian memeriksa Fiskal di SAMSAT Bandung dan memperoleh dua lembar berkas. Nunggu Fiskal lumayan lama, hampir dua jam. Utk keperluan tsb, ada berkas yg harus difoto copy di SAMSAT Bandung.

Selanjutnya, melewati proses akhir di SAMSAT Garut. Dimulai dari memasukan berkas ke Mutasi, lalu gesek no rangka lagi melewati tiga titik loket, membayar uang pengurusan BPKB 625rb, membayar uang pajak 3,2jt, dan uang plat 20rb. Biaya mutasi kebetulan masih gratis selama bulan Agustus.

Total biaya keluar 4,445jt sudah termasuk biaya bensin PP 200 rb, makan 100rb, dan foto copy 50rb.

#CahyanaTrip

Jumat, 28 Juli 2023

Cinta Sang Guru dan Sahabat

 
Di masa kuliah sarjana dulu, saya pernah mengalami drop. Kyai yg mengetahui kondisi tsb sering menghibur dgn mengirimkan pesan candaan ke radio saat saya sedang on air. Ibu nyai merasa khawatir saya terganggu, sehingga beliau meminta maaf atas candaan tsb. Saya sendiri merasa terhibur. Beliau tahu kondisi tsb krn saya pernah meminta air zamzam utk memulihkan kondisi. 

Suatu ketika saya mencurhatkan penurunan semangat, di mana ada banyak amaliah sunnah atau tambahan yg tdk lagi dikerjakan secara rutin setiap hari. Beliau memberi nasihat agar saya harus menjaga amaliah wajib, salat lima waktu jangan sampai ditinggalkan. Nasihat seperti itu bukan kali pertama saja. Beliau pernah menasihati saya di tempat wudhu agar bisa menyempatkan ikut aurad lagi, saat saya banyak menghabiskan waktu di luar. 

Beberapa waktu sebelum beliau meninggal, saya menerima telp di kampus. Beliau meminta saya datang ke rumahnya pada hari Minggu utk dipertemukan dgn seseorang, dgn syarat rambut yg panjang sebahu ini harus dipangkas. Sebelumnya, beliau pernah menanyakan latar belakang keluarga. Saya tdk memenuhi permintaan beliau krn menganggap tdk layak utk kesempatan tsb, bukan krn terlalu sayang dgn rambut panjang yg tdk karuan.

Malam itu saya menerima pesan dari teman, beliau meninggal dunia. Malam itu juga saya menghampiri jenazahnya. Beberapa tahun kemudian saya memimpikan beliau yg memberi isyarat agar menjaga lidah. Sejak saat itu saya berusaha menjaga lidah sedapat mungkin agar tdk menyakiti orang lain, dan menjadi orang yg tdk menyukai perkataan buruk yg menyakiti orang lain. 

Karena pesan itu saya memutuskan utk fokus dalam masalah ujaran kebencian yg sekarang menjadi topik disertasi. Saya aktif dlm menangkal pesan kebencian di medsos. Saya dedikasikan utk beliau, guru dan sahabat yg telah menunjukan cintanya dgn tulus. Beliau adalah sosok futuwwah yg bergaul dgn siapapun, bahkan dgn orang yg akal dan hatinya terganggu sekalipun.

Syekh Mutawalli Sya'rawi pernah berkata, "Siapapun yg menasihati mu tentang perkara salat, maka dia adalah orang yg paling mencintai mu"

#BiografiCahyana

Kamis, 27 Juli 2023

Relawan TIK: Jalan Pensucian Diri


Relawan TIK yg aktivitasnya secara umum adalah sedekah merupakan jalan pensucian diri. Pemikiran tsb sejalan dgn firman Allah SWT yg artinya, "Jika kamu menampakkan sedekah(mu), maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu; dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al Baqarah: 271).

Mungkin ada banyak manfaat sedekah relawan TIK yg tdk disadari, sehingga keberadaan mereka dianggap tdk bermakna. Secara manusiawi akan terasa menyakitkan saat relawan TIK divonis oleh siapapun yg dibantunya sebagai entitas yg tdk berkontribusi dan tdk layak dimudahkan urusannya. Tetapi, cukuplah Allah bagi relawan TIK, Tuhan yg mengetahui semua sedekahnya dan mengganjarnya dgn penghapusan kesalahan-kesalahannya. Jalan suci ini ditempuh oleh relawan TIK yg berhasil melihat dosa atau kesalahan melekat pada dirinya, dan merasa perlu utk menghilangkannya.

#PersepsiCahyana #PengabdianCahyana