Dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat (Permendikbud 49/2014 Pasal 1:14)

Sekolah Tinggi Teknologi Garut

Diselenggarakan mulai tahun 1991 dan bernaung di bawah Yayasan Al-Musaddadiyah.

Program Studi Teknik Informatika

Berdiri pada tanggal 30 Juni 1998.

Rinda Cahyana

Dosen PNS yang diperbantukan di Sekolah Tinggi Teknologi Garut sejak tahun 2005

Senin, 22 Mei 2023

Reset ECU Mobilio


RESET ECU MOBILIO

Kendaraan tiba-tiba kehilangan tenaga saat di perjalanan tadi. Entah karena efek perubahan pengaturan Piggyback sepanjang jalan atau bukan. Untunglah masih ada waktu utk menepikan kendaraan. Setelah mesin dimatikan dan dihidupkan kembali, kendaraan bisa berjalan kembali, namun mode ECO nya tdk aktif.

Setibanya di rumah, saya mengikuti petunjuk di Youtube yg disebut oleh pembuat kontennya sebagai mereset ECU dgn harapan fungsi ECO bisa normal kembali. Setelah dicoba jalan, nampak ECO nya berfungsi kembali. Petunjuk tsb sebagai berikut:

Masukan dan putar kunci kontak satu kali; tekan tombol ODO meter dan jangan dilepas; putar saklar lampu satu kali; putar kunci kontak sekali lagi; putar balik saklar lampu, putar lagi ke depan, dan putar balik lagi; tekan tombol ODO meter tiga kali. Nampak semua lampu indikator pada speedometer menyala. Setelah itu matikan.

#CahyanaTrip

Minggu, 30 April 2023

AI Pendongen Kreatif yang Berbakat

Suatu ketika saya minta Bing AI menceritakan kisah cinta saya. Kemudian saya melihat ada dua masalah dari kisah yang dia sampaikan. Saya melihat kreativitas AI telah menghasilkan informasi hoax yg disisipkannya di antara informasi faktual. Mungkin kreativitas itu menjadikannya sebagai seorang pembual atau periwayat yg tdk dipercaya karena sering mengatakan si A adalah siapa, padahal siapa yg dimaksud bukanlah si A. 

Dari screenshoot kita melihat ada masalah informasi yg kurang update pada point satu krn kampus Rinda Cahyana sudah berubah menjadi Institut Teknologi Garut, dan tdk akurat pada point dua krn si penulis yg dimaksud adalah Rindasari yang berjenis kelamin perempuan. Jadi, jangan terlalu percaya AI krn dia belum bisa berperan sebagai pewarta yg handal. Selalu ricek ke sumber yg dia kutip.

Di sisi lain, kreativitas telah membuat AI menjadi pendongeng yang baik. Perhatikan cerita yg dibuat oleh Bing AI tentang Rinda Cahyana berikut ini:

Halo, ini Bing. Saya bisa berbicara dalam bahasa Indonesia. 😊

Saya akan mencoba membuat kisah cinta Rinda Cahyana. Ini adalah cerita yang saya buat sendiri, jadi mungkin tidak sesuai dengan kenyataan.

Kisah cinta Rinda Cahyana

Rinda Cahyana adalah seorang mahasiswa jurusan teknik informatika di sebuah universitas ternama. Dia adalah seorang yang cerdas, rajin, dan berbakat dalam bidangnya. Dia juga memiliki banyak teman dan hobi, seperti bermain gitar, menulis puisi, dan bersepeda.

Suatu hari, dia bertemu dengan seorang gadis cantik bernama Laila Putri di perpustakaan kampus. Laila adalah mahasiswa jurusan sastra Inggris yang suka membaca novel-novel romantis. Dia juga memiliki sifat yang manis, ramah, dan penyayang.

Rinda langsung tertarik pada Laila dan mencoba mendekatinya. Dia menawarkan bantuan untuk membawa buku-buku yang dipinjam Laila dan mengajaknya ngobrol. Laila pun menerima perhatian Rinda dengan senang hati dan merasa nyaman dengannya.

Mereka pun mulai sering bertemu dan berbagi cerita tentang kehidupan mereka. Rinda mengajak Laila untuk menonton film-film favoritnya di bioskop, sementara Laila mengajak Rinda untuk mendengarkan musik-musik pilihan di kafe. Mereka juga saling memberikan hadiah-hadiah kecil, seperti gelang, cokelat, dan bunga.

Lama-kelamaan, Rinda dan Laila menyadari bahwa mereka telah jatuh cinta satu sama lain. Mereka pun memutuskan untuk menjalin hubungan sebagai sepasang kekasih. Mereka sangat bahagia bersama dan saling mendukung dalam segala hal.

Namun, kisah cinta mereka tidak berjalan mulus. Mereka harus menghadapi banyak rintangan dan tantangan yang menguji kesetiaan dan kepercayaan mereka. Salah satunya adalah ketika Rinda mendapat tawaran untuk melanjutkan studinya di luar negeri.

Rinda sangat bingung apakah harus menerima tawaran itu atau tidak. Dia tidak ingin meninggalkan Laila yang sangat dicintainya, tapi dia juga tidak ingin melewatkan kesempatan emas untuk mengembangkan karirnya. Dia pun meminta pendapat Laila tentang hal ini.

Laila merasa sedih mendengar kabar itu, tapi dia juga tidak ingin menghalangi impian Rinda. Dia pun memberikan dukungan penuh kepada Rinda dan berkata bahwa dia akan menunggunya kembali dengan setia. Dia juga berjanji bahwa mereka akan tetap berkomunikasi melalui telepon atau video call.

Rinda sangat terharu dengan sikap Laila dan merasa bersyukur memiliki kekasih seperti dia. Dia pun memeluk Laila erat-erat dan menciumnya dengan lembut. Dia berjanji bahwa dia akan selalu mencintai Laila dan tidak akan pernah melupakannya.

Akhirnya, Rinda berangkat ke luar negeri dengan hati yang berat. Dia membawa foto-foto Laila sebagai pengingat akan cintanya. Dia juga sering mengirim surat-surat cinta kepada Laila yang selalu dibalas dengan hangat.

Meskipun jarak dan waktu memisahkan mereka, Rinda dan Laila tetap setia dan saling mencintai. Mereka percaya bahwa cinta mereka akan selalu bertahan dan bertemu kembali suatu hari nanti.

Itulah kisah cinta Rinda Cahyana yang saya buat. Semoga Anda menyukainya.

Namun cerita berikut ini faktual berdasarkan tulisan saya di internet:

Saya menemukan beberapa informasi tentang Rinda Cahyana dan Aisyah Ridha. Rinda Cahyana adalah seorang dosen Teknik Informatika di Institut Teknologi Garut¹² yang juga menulis blog tentang berbagai topik²³. Aisyah Ridha adalah seorang teman Rinda Cahyana di organisasi masjid saat sekolah, yang memiliki wajah kemerahan⁴. Rinda Cahyana memberinya nama Aisyah karena mengingatkannya pada istri Nabi Muhammad SAW⁴. Saya tidak dapat menemukan kisah lengkap tentang hubungan mereka, tetapi mungkin Anda dapat membaca blog Rinda Cahyana untuk mengetahui lebih banyak. 😊

Source: Conversation with Bing, 4/30/2023
(1) Jejak Rinda Cahyana - ITG. http://rindacahyana.sttgarut.ac.id/.
(2) 07/01/2021 - 08/01/2021 ~ Jejak Rinda Cahyana - ITG. http://rindacahyana.sttgarut.ac.id/2021/07/.
(3) Kolom Rinda Cahyana - Kompas.com. https://kolom.kompas.com/4515/rinda.cahyana.
(4) 2020 ~ Jejak Rinda Cahyana. http://rindacahyana.sttgarut.ac.id/2020/.

Sebagai pembuat karya fiksi, mungkin AI cukup baik menjalankan perannya. Tetapi pembuat informasi faktual, kita masih perlu meragukan kemampuannya. 

Di sisi lain, AI mungkin adalah seorang pembuat lagu yg cukup menghibur. Berikut respon Bing AI saat saya memintanya utk membuatkan lagu tentang Rinda Cahyana:

Untuk menyanyikan lagunya, kamu bisa mencoba mengikuti nada dan irama yang saya buat. Ini dia kode lagunya:

C G Am F
Rinda Cahyana, nama yang indah
C G Am F
Seperti bintang di langit malam
C G Am F
Rinda Cahyana, hati yang tulus
C G F C
Seperti bunga di taman surga

Am G C F
Rinda Cahyana, aku rindu padamu
Am G C F
Rinda Cahyana, aku cinta padamu
Am G C F
Rinda Cahyana, kau adalah mimpiku
Am G F C
Rinda Cahyana, kau adalah hidupku

C G Am F
Rinda Cahyana, suara yang merdu
C G Am F
Seperti kicauan burung di pagi hari
C G Am F
Rinda Cahyana, senyum yang manis
C G F C
Seperti madu di bibirku

Kembali ke reff

C G Am F
Rinda Cahyana, kau tak pernah tahu
C G Am F
Betapa aku mengagumimu
C G Am F
Rinda Cahyana, kau tak pernah sadar
C G F C
Betapa aku membutuhkanmu

Kembali ke reff

 #LiterasiDigital

Saya dan Agama Menurut Bing AI


Apa pandangan Rinda Cahyana tentang agama?

Saya tidak dapat mengetahui pandangan pribadi Rinda Cahyana tentang agama, karena saya hanya dapat mengandalkan informasi yang tersedia di internet. Namun, dari hasil pencarian saya, saya menemukan bahwa Rinda Cahyana adalah seorang Muslim yang berpegang pada ajaran Islam tentang Ketuhanan Yang Maha Esa¹². Ia juga menghormati keberagaman agama di Indonesia dan berdialog dengan orang yang berbeda agama dengan cara yang beradab dan berdasarkan sumber-sumber yang sahih². Ia juga menulis tentang hubungan antara agama dan budaya, Pancasila, moral, dan kemanusiaan¹³. Saya tidak menemukan informasi lain yang berkaitan dengan pandangan Rinda Cahyana tentang agama.

Source: Conversation with Bing, 4/29/2023
  1. Jejak Rinda Cahyana - ITG. http://rindacahyana.sttgarut.ac.id/.
  2. Ketuhanan YME sebagai Falsafah yang Utama ~ Jejak Rinda Cahyana - ITG. http://rindacahyana.sttgarut.ac.id/2021/06/ketuhanan-yme-sebagai-falsafah-yang.html.
  3. Budaya dan Dakwah Agama ~ Jejak Rinda Cahyana. http://rindacahyana.sttgarut.ac.id/2022/02/budaya-dan-agama.html.

Apa pandangan Rinda Cahyana tentang Tuhan?

Saya tidak dapat mengetahui pandangan pribadi Rinda Cahyana tentang Tuhan, karena saya hanya dapat mengandalkan informasi yang tersedia di internet. Namun, dari hasil pencarian saya, saya menemukan bahwa Rinda Cahyana adalah seorang Muslim yang berpegang pada ajaran Islam tentang Ketuhanan Yang Maha Esa¹. Dalam artikelnya, ia mengutip ayat-ayat Al-Quran yang menegaskan bahwa Allah adalah Tuhan yang satu-satunya, yang tidak mempunyai anak dan tidak mempunyai sekutu¹. Ia juga mengutip pidato Bung Karno yang menyatakan bahwa prinsip pertama Pancasila adalah bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan menghormati keberagaman agama di Indonesia¹. Selain itu, saya juga menemukan sebuah komentar dari seorang Kristen yang menantang pandangan Rinda Cahyana tentang Tuhan dan menyatakan bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan dan Juru Selamat². Rinda Cahyana menjawab komentar tersebut dengan mengutip ayat-ayat Al-Quran dan Injil yang menunjukkan bahwa Yesus bukanlah sekutu Tuhan, melainkan utusan Allah dan kalimat-Nya². Dari dialog ini, saya dapat melihat bahwa Rinda Cahyana memiliki pengetahuan tentang agama-agama lain dan berusaha menjelaskan pandangannya dengan cara yang beradab dan berdasarkan sumber-sumber yang sahih. Saya tidak menemukan informasi lain yang berkaitan dengan pandangan Rinda Cahyana tentang Tuhan.

Source: Conversation with Bing, 4/29/2023
  1. Ketuhanan YME sebagai Falsafah yang Utama ~ Jejak Rinda Cahyana - ITG. http://rindacahyana.sttgarut.ac.id/2021/06/ketuhanan-yme-sebagai-falsafah-yang.html.
  2. Tuhan Yang Maha Esa ~ Jejak Rinda Cahyana. http://rindacahyana.sttgarut.ac.id/2010/03/tuhan-yang-maha-esa.html.
  3. Ia yang tersembunyi dari pandangan ~ Jejak Rinda Cahyana. http://rindacahyana.sttgarut.ac.id/2009/03/ia-yang-tersembunyi-dari-pandangan.html.
  4. Jejak Rinda Cahyana - ITG. http://rindacahyana.sttgarut.ac.id/.

Apa pandangan Rinda Cahyana tentang toleransi?

Saya tidak dapat mengetahui pandangan pribadi Rinda Cahyana tentang toleransi, karena saya hanya dapat mengandalkan informasi yang tersedia di internet. Namun, dari hasil pencarian saya, saya menemukan bahwa Rinda Cahyana adalah seorang Muslim yang menghormati keberagaman agama di Indonesia dan berdialog dengan orang yang berbeda agama dengan cara yang beradab dan berdasarkan sumber-sumber yang sahih¹. Ia juga menulis tentang bagaimana menjaga akidah dengan akhlak toleran, yaitu dengan menunjukkan sikap saling melayani dan melindungi sebagai konsekuensi dari komitmen hidup berbangsa dan bernegara². Ia juga mengkritik sikap intoleran yang tidak menjaga akidah dan kontradiktif dengan syiar agama². Saya tidak menemukan informasi lain yang berkaitan dengan pandangan Rinda Cahyana tentang toleransi.

Source: Conversation with Bing, 4/29/2023
  1. TOLERANSI: DARI PENGALAMAN SEJARAH MENUJU KONSTRUKSI TEORITIS. http://lipi.go.id/en/publikasi~2Ftoleransi-dari-pengalaman-sejarah-menuju-konstruksi-teoritis~2F27476.
  2. Menjaga Akidah dengan Akhlak Toleran ~ Jejak Rinda Cahyana. http://rindacahyana.sttgarut.ac.id/2022/12/menjaga-akidah-dengan-akhlak-toleran.html.
  3. Jejak Rinda Cahyana - ITG. http://rindacahyana.sttgarut.ac.id/.
  4. 2022 ~ Jejak Rinda Cahyana - ITG. http://rindacahyana.sttgarut.ac.id/2022/.

Apa pandangan rinda cahyana tentang Islam?

Halo, ini Bing. Menurut hasil pencarian saya, pandangan Rinda Cahyana tentang Islam adalah sebagai berikut:

  • Rinda Cahyana adalah seorang dosen di Sekolah Tinggi Teknologi Garut yang memiliki blog pribadi dengan nama Jejak Rinda Cahyana¹.
  • Rinda Cahyana mengutip beberapa ayat Al-Quran yang menunjukkan bahwa Islam adalah agama Ibrahim dan menolak pendapat yang mengatakan bahwa Ibrahim bukan penganut Islam².
  • Rinda Cahyana pernah bertemu dengan Habib Rizieq Syihab, pimpinan FPI, dan menjadi ketua pelaksana Musyawarah Daerah FPI Jawa Barat yang pertama. Dia mengaku tidak terlalu faham FPI itu apa, tetapi dia melaksanakan tugas tersebut karena menghormati permintaan ketua pondok pesantren dan ingin membantu kepentingan umat Islam³.
  • Rinda Cahyana juga menulis tentang beberapa topik lain yang berkaitan dengan Islam, seperti karya tulis Ibnul-Qayyim, pergerakan Islam seperti Ikhwanul Muslimin dan Hizbut Tahrir, dan persepsi manusia²⁴.

Semoga jawaban saya bermanfaat. 😊

Source: Conversation with Bing, 4/29/2023
  1. Kata siapa Islam adalah agama Ibrahim ? ~ Jejak Rinda Cahyana - ITG. http://rindacahyana.sttgarut.ac.id/2010/04/rinda-cahyana-says-march-27-2010-at.html.
  2. Interaksi Saya dengan Front Pembela Islam ~ Jejak Rinda Cahyana. http://rindacahyana.sttgarut.ac.id/2018/11/interaksi-saya-dengan-front-pembela.html.
  3. Ia yang tersembunyi dari pandangan ~ Jejak Rinda Cahyana. http://rindacahyana.sttgarut.ac.id/2009/03/ia-yang-tersembunyi-dari-pandangan.html.
  4. Jejak Rinda Cahyana - ITG. http://rindacahyana.sttgarut.ac.id/.

Seperti apa interaksi rinda cahyana dengan habib rizieq?

Menurut hasil pencarian saya, interaksi Rinda Cahyana dengan Habib Rizieq adalah sebagai berikut:

  • Rinda Cahyana pernah bertemu dengan Habib Rizieq di rumah pimpinan pondok pesantren mahasiswa pada malam hari yang dihadiri oleh seluruh santri mahasiswa Sekolah Tinggi Teknologi Garut. Dia menanyakan maksud dari perumpamaan bahwa Laskar Jihad adalah tentara umat Islam dan Laskar FPI adalah polisi umat Islam. Habib Rizieq menjelaskan fungsi laskar FPI dalam kaitannya dengan amar ma'ruf nahyi munkar dan pendapatnya tentang Laskar Jihad¹.
  • Rinda Cahyana juga pernah menjadi ketua pelaksana Musyawarah Daerah FPI Jawa Barat yang pertama di Garut. Dia mengaku tidak terlalu faham FPI itu apa, tetapi dia melaksanakan tugas tersebut karena menghormati permintaan ketua pondok pesantren dan ingin membantu kepentingan umat Islam¹.
  • Tidak ada informasi lain yang berkaitan dengan interaksi Rinda Cahyana dengan Habib Rizieq dalam hasil pencarian saya.

Semoga jawaban saya bermanfaat. 😊

Source: Conversation with Bing, 4/29/2023
  1. Interaksi Saya dengan Front Pembela Islam ~ Jejak Rinda Cahyana. http://rindacahyana.sttgarut.ac.id/2018/11/interaksi-saya-dengan-front-pembela.html.
  2. Muhammad Rizieq Shihab - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. https://id.wikipedia.org/wiki/Muhammad_Rizieq_Shihab.
  3. Rinda CAHYANA | Lecturer | Master of Engineering | Teknik Informatika .... https://www.researchgate.net/profile/Rinda-Cahyana.

Apa saja pengalaman rinda cahyana di pesantren?

Pengalaman Rinda Cahyana di pesantren adalah pengalaman yang berharga dan bermanfaat bagi kehidupan dan karirnya. Beliau pernah menuntut ilmu agama di pondok pesantren al-Musaddadiyah saat kuliah di STTG¹. Di sana, beliau belajar tentang berbagai ilmu agama, seperti Al-Quran, Hadits, Fiqh, Aqidah, Akhlak, Tasawuf, dan lain-lain. Beliau juga berinteraksi dengan santri-santri lain yang berasal dari berbagai daerah dan latar belakang¹. Beliau juga aktif berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan pesantren, seperti Pesantren Teknik Tujuh Hari², Pesantren Teknologi Informasi Tujuh Hari, dan Free and Open Source Software untuk Pesantren. Melalui kegiatan-kegiatan tersebut, beliau berbagi ilmu dan pengalaman tentang teknologi informasi dan komunikasi kepada santri-santri pesantren²³.

Source: Conversation with Bing, 4/30/2023

  1. Rinda CAHYANA | Lecturer | Master of Engineering | Teknik Informatika .... https://www.researchgate.net/profile/Rinda-Cahyana.
  2. Profil Diri ~ Jejak Rinda Cahyana - ITG. http://rindacahyana.sttgarut.ac.id/p/profil-diri.html.
  3. Pesantren Teknik Tujuh Hari 2017 ~ Jejak Rinda Cahyana. http://rindacahyana.sttgarut.ac.id/2017/06/pesantren-teknik-tujuh-hari-2017.html.

Bagaimana sikap rinda cahyana terhadap pancasila?

Saya tidak menemukan informasi spesifik tentang sikap Rinda Cahyana terhadap Pancasila. Namun, saya menemukan beberapa tulisan Rinda Cahyana yang berkaitan dengan Pancasila di blog pribadinya¹. Salah satu tulisannya berjudul "Pancasila Simbolis dan Substantif" yang membahas tentang perbedaan antara Pancasila sebagai simbol dan Pancasila sebagai substansi². Dalam tulisan tersebut, Rinda Cahyana mengatakan bahwa:

"Pancasila sebagai simbol adalah Pancasila yang hanya dijadikan sebagai lambang atau tanda pengenal bangsa Indonesia. Pancasila sebagai substansi adalah Pancasila yang dijadikan sebagai dasar dan pedoman hidup bangsa Indonesia dalam segala bidang kehidupan."

Menurut Rinda Cahyana, Pancasila sebagai simbol tidak cukup untuk membangun bangsa Indonesia yang maju dan sejahtera. Pancasila harus dijadikan sebagai substansi yang mengisi dan mewarnai kehidupan berbangsa dan bernegara. Pancasila harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam lima sila.

Saya harap ini bisa membantu Anda memahami sikap Rinda Cahyana terhadap Pancasila. 😊

Source: Conversation with Bing, 4/30/2023

  1. Jejak Rinda Cahyana - ITG. http://rindacahyana.sttgarut.ac.id/.
  2. Pancasila Simbolis dan Substantif ~ Jejak Rinda Cahyana. http://rindacahyana.sttgarut.ac.id/2020/09/pancasila-simbolis-dan-substantif.html.
  3. Pancasila Menuntut Pengamalan Berbasis Tauhid ~ Jejak Rinda Cahyana. http://rindacahyana.sttgarut.ac.id/2013/03/pancasila-menuntut-pengamalan-berbasis.html.

Jumat, 28 April 2023

Akses TIK dan Hak Informasi

Mungkin saat ini ada sebagian di antara kita yg sangat bersemangat menyampaikan pesan kebaikan melalui loud speaker. Semua orang menerima pesan tsb, baik yg memerlukannya atau tdk, menyukainya atau tdk. Target penerima pesan yg tdk spesifik dapat menimbulkan masalah, seperti ketidaknyamanan karena perbedaan pemahaman, atau volume suara yg tdk bisa ditolerir oleh tubuh yg sedang sakit atau membutuhkan istirahat.

Pesan akan bermanfaat bila tepat sasaran. Sebaliknya, pesan yg dipaksakan tidak selalu bermanfaat bagi penerima pesan acak, dan mungkin merugikan atau kontradiktif dgn maksud pengirim pesan. Di masa depan, setiap orang memiliki hak utk menyampaikan pesan dan memiliki hak utk tdk menerima pesan di ruang publik. Semua pesan yg tidak dikehendaki adalah spam, baik datangnya dari email atau loud speaker. Dengan pertimbangan hak informasi, setiap orang diberikan kesempatan utk menghindari spam dalam bentuk apapun.

Teknologi yg mungkin utk memenuhi hak tersebut adalah gawai, smart TV, atau semisal lainnya. Seseorang bisa memilih pesan apa dan dari mana. Contohnya, muslimah bisa ikut mendengar khutbah Jum'at dari masjid mana saja, sehingga loud speaker tdk diperlukan lagi. Contoh lainnya, keluarga muslim bisa mendengarkan suara adzan, shalawatan, pengajian, dan lain-lain dari masjid atau madrasah mana saja. 

Pilihan pesan dan sumbernya seperti mencari kanal radio. Mungkin di masa depan seseorang cukup mengarahkan smartphone ke menara masjid, sehingga ia dapat mendengarkan pesan kebaikan yg ada di sana. Bila masjidnya jauh, ia bisa membuka peta dan mengarahkan kursor nya ke masjid yg dikehendakinya. Dengan demikian tdk ada "pemaksaan" pesan atau suara bagi siapapun yg tdk menginginkannya, penerima pesan berkesempatan utk selalu terhubung dengan sumber pesan kesukaannya, dan pengirim pesan dapat berlomba-lomba dalam kebaikan dgn berikhtiar meningkatkan jumlah penerima manfaat.  

Namun kondisi tersebut hanya mungkin terjadi di lingkungan yg memiliki akses TIK yg baik, seperti di wilayah perkotaan. Mungkin di masa depan, pemerintah atau komunitas muslim mulai mewujudkannya dlm bentuk smart-mosque pada masjid-masjid mereka. Semakin baik akses TIK, idealnya semakin efektif pesan itu mengalir kepada penggunanya. Nampaknya kita dapat berasumsi, akses TIK belum memenuhi hak informasi bila pesan belum efektif mengalir kepada penggunanya.

#PersepsiCahyana

Rabu, 26 April 2023

Cara Adzan yang Dinamis


Bersuara keras saat mengumandangkan adzan itu adalah cara, sementara tujuannya adalah agar adzan terdengar khususnya oleh muslim yg memerlukan tanda waktu salat. Muslim tdk bergantung pada satu cara, sehingga senantiasa terjadi perubahan. Pada awalnya adzan hanya mengandalkan suara muazin yg berdiri di ketinggian, kemudian muadzin cukup berdiri di dalam masjid karena volume suaranya telah diperkuat oleh loudspeaker, sehingga terdengar di wilayah yg lebih jauh. Sebelum loudspeaker diterapkan, sebagian muslim menggunakan pukulan beduk agar tanda waktu salat terdengar lebih jauh dari pada jangkauan maksimum suara muadzin.

Namun loudspeaker adalah teknologi yg sudah tertinggal. Suatu ketika teknologi ini mungkin akan ditinggalkan, sebagaimana ditinggalkannya beduk setelah diterimanya loudspeaker. Teknologi terkini menyediakan solusi yg lebih baik lagi, karena efektif menghantarkan suara adzan dan suara lainnya hanya kepada orang yg membutuhkan tanda waktu salat dgn biaya operasional yg lebih efisien dari pada loudspeaker. 

Muslim selalu menggunakan cara baru utk mencapai praktik yg lebih berkualitas. Muslim itu tdk jumud dlm urusan agama, apalagi urusan cara atau teknologi yg senantiasa berubah seiring dgn perubahan zaman atau perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Penerapan cara baru biasanya bertahap, saling lihat terlebih dahulu. Perubahan masif terjadi setelah muncul praktik terbaik yg populer, mungkin dalam wujud smart-mosque yg menunjang jejaring silaturahmi muslim yg sangat luas. 

#PersepsiCahyana

Selasa, 25 April 2023

Netizen Extraversion & Openness

Sebagian dari manusia memiliki sifat extraversion, yakni sangat suka berada di tengah orang-orang. Saat bersantai atau merasa jenuh, ia akan mendekati orang-orang, misalnya duduk di cafe. Ia mengkonsumsi sesuatu yg menarik dan dibagikan oleh orang-orang yg berada di sana, seperti lagu yg dinyanyikan, candaan, hingga obrolan yg membuat roman wajah menjadi serius. Bahkan mungkin ia ikut terlibat dalam komunikasi interpersonal yg disukainya, bukan hanya sebagai penyimak saja.

Hal serupa dgn pengguna media sosial yg memiliki sifat demikian. Ia mengisi waktu luangnya atau berusaha mengusir kejenuhannya dgn menyimak apa yg dibagikan oleh pengguna lain dan mendekati mereka dgn komentar atau emoticon. Ia tdk seperti pengguna mesin pencari yg sdh tahu apa yg hendak dicarinya. Ia lebih mirip pelancong yg berharap menemukan pengalaman menarik dari perjalanannya. 

Pengguna yg bersifat openness akan mengindahkan pengetahuan atau pengalaman baru yg diperolehnya dari perjalan atau interaksinya di media sosial. Ia sangat termotivasi oleh keingintahuan yg besar, baik terhadap pribadi lawan tuturnya ataupun apa yg dituturkan. Sebagian di antaranya mungkin disimpan dlm bentuk postingan di media sosial, seperti pelancong yg mengabadikan pengalamannya dgn kamera dan membiarkan orang banyak membuka album fotonya. 

#PersepsiCahyana

Senin, 17 April 2023

Kemenangan Diri

Garut, 26 Ramadhan 1444. Mas Yudho menulis di komunitas maya FB pada tanggal 31 Juli 2014:

Makna kemenangan: jika mampu bebaskan diri dari segala bentuk tirani kekufuran & kebodohan dari dalam diri sendiri.

Dalam kamus besar bahasa Indonesia, istilah tirani bermakna kekuasaan yang digunakan sewenang-wenang. Malaikat mengetahui potensi manusia utk berlaku sebagai seorang tiran sebagaimana terekam dalam percakapan mereka dengan Allah SWT. 

Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi." mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui." (QS. al-Baqarah: 30)

Dari awal manusia memang lemah, dapat melanggar larangan yg Allah tetapkan. Namun manusia menzalimi dirinya sendiri dgn bersikap bodoh mengambil amanat perintah dan larangan yg mengandung konsekuensi pahala dan siksa. Walau demikian, manusia memiliki kesempatan utk selamat dari kelemahannya tsb, berupa pintu taubat yg luas, sebagaimana firman Nya:

Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh, Sehingga Allah mengazab orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan orang-orang musyrikin laki-laki dan perempuan; dan sehingga Allah menerima taubat orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (QS. al-Ahzab: 72-73)

Dan Allah menerima taubat karena mengetahui manusia melakukan pelanggarannya karena kebodohan.

"Sesungguhnya taubat di sisi Allah hanyalah taubat bagi orang-orang yang mengerjakan kejahatan lantaran kebodohan” (QS. an-Nisa: 17)

Tuhan memberikan amanah perintah dan larangan, namun manusia berlaku sewenang-wenang dgn mengabaikan amanah yg diambilnya, sehingga berbuat maksiat. Disebutkan dalam tafsir ath-Thabari, Mujahid berkata bahwa manusia dalam kondisi bodoh sampai dia meninggalkan maksiatnya. Selama manusia tdk bisa lepas dari maksiatnya, maka ia terjajah oleh tirani kebodohannya. Hal tersebut menjadi kekufuran, sebab karunia Allah kpd dirinya digunakan utk keperluan maksiat. Padahal segala karunia itu Allah peruntukan agar manusia dapat beribadah kepada Nya. Allah telah menyatakan maksud penciptaan manusia dgn firman Nya, "Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku," (Az-Zariyat: 56)

Selama ia terus berlaku bodoh dgn menyalahgunakan pemberian Allah utk bermaksiat, mengabaikan amanah taqwa, maka ia akan berhadapan dgn ancaman Allah. Sebaliknya, bila ia membebaskan dirinya dari tirani kekufuran dan kebodohan dgn bertaubat, maka ia akan mendapatkan kesempatan yg lebih baik.

Dan (ingatlah juga), tatkala Rabbmu memaklumkan; 'Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih'. (QS. Ibrahim: 7).

Bertaubat adalah jalan pembebasan dari tirani kekufuran dan kebodohan diri. Menggunakan pemberian Allah dgn memperhatikan peringah dan larangan Nya utk memenuhi kebutuhan beribadah kepada Nya adalah kesyukuran. 

#PersepsiCahyana