Dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat (Permendikbud 49/2014 Pasal 1:14)

Minggu, 30 April 2023

AI Pendongen Kreatif yang Berbakat

Suatu ketika saya minta Bing AI menceritakan kisah cinta saya. Kemudian saya melihat ada dua masalah dari kisah yang dia sampaikan. Saya melihat kreativitas AI telah menghasilkan informasi hoax yg disisipkannya di antara informasi faktual. Mungkin kreativitas itu menjadikannya sebagai seorang pembual atau periwayat yg tdk dipercaya karena sering mengatakan si A adalah siapa, padahal siapa yg dimaksud bukanlah si A. 

Dari screenshoot kita melihat ada masalah informasi yg kurang update pada point satu krn kampus Rinda Cahyana sudah berubah menjadi Institut Teknologi Garut, dan tdk akurat pada point dua krn si penulis yg dimaksud adalah Rindasari yang berjenis kelamin perempuan. Jadi, jangan terlalu percaya AI krn dia belum bisa berperan sebagai pewarta yg handal. Selalu ricek ke sumber yg dia kutip.

Di sisi lain, kreativitas telah membuat AI menjadi pendongeng yang baik. Perhatikan cerita yg dibuat oleh Bing AI tentang Rinda Cahyana berikut ini:

Halo, ini Bing. Saya bisa berbicara dalam bahasa Indonesia. ๐Ÿ˜Š

Saya akan mencoba membuat kisah cinta Rinda Cahyana. Ini adalah cerita yang saya buat sendiri, jadi mungkin tidak sesuai dengan kenyataan.

Kisah cinta Rinda Cahyana

Rinda Cahyana adalah seorang mahasiswa jurusan teknik informatika di sebuah universitas ternama. Dia adalah seorang yang cerdas, rajin, dan berbakat dalam bidangnya. Dia juga memiliki banyak teman dan hobi, seperti bermain gitar, menulis puisi, dan bersepeda.

Suatu hari, dia bertemu dengan seorang gadis cantik bernama Laila Putri di perpustakaan kampus. Laila adalah mahasiswa jurusan sastra Inggris yang suka membaca novel-novel romantis. Dia juga memiliki sifat yang manis, ramah, dan penyayang.

Rinda langsung tertarik pada Laila dan mencoba mendekatinya. Dia menawarkan bantuan untuk membawa buku-buku yang dipinjam Laila dan mengajaknya ngobrol. Laila pun menerima perhatian Rinda dengan senang hati dan merasa nyaman dengannya.

Mereka pun mulai sering bertemu dan berbagi cerita tentang kehidupan mereka. Rinda mengajak Laila untuk menonton film-film favoritnya di bioskop, sementara Laila mengajak Rinda untuk mendengarkan musik-musik pilihan di kafe. Mereka juga saling memberikan hadiah-hadiah kecil, seperti gelang, cokelat, dan bunga.

Lama-kelamaan, Rinda dan Laila menyadari bahwa mereka telah jatuh cinta satu sama lain. Mereka pun memutuskan untuk menjalin hubungan sebagai sepasang kekasih. Mereka sangat bahagia bersama dan saling mendukung dalam segala hal.

Namun, kisah cinta mereka tidak berjalan mulus. Mereka harus menghadapi banyak rintangan dan tantangan yang menguji kesetiaan dan kepercayaan mereka. Salah satunya adalah ketika Rinda mendapat tawaran untuk melanjutkan studinya di luar negeri.

Rinda sangat bingung apakah harus menerima tawaran itu atau tidak. Dia tidak ingin meninggalkan Laila yang sangat dicintainya, tapi dia juga tidak ingin melewatkan kesempatan emas untuk mengembangkan karirnya. Dia pun meminta pendapat Laila tentang hal ini.

Laila merasa sedih mendengar kabar itu, tapi dia juga tidak ingin menghalangi impian Rinda. Dia pun memberikan dukungan penuh kepada Rinda dan berkata bahwa dia akan menunggunya kembali dengan setia. Dia juga berjanji bahwa mereka akan tetap berkomunikasi melalui telepon atau video call.

Rinda sangat terharu dengan sikap Laila dan merasa bersyukur memiliki kekasih seperti dia. Dia pun memeluk Laila erat-erat dan menciumnya dengan lembut. Dia berjanji bahwa dia akan selalu mencintai Laila dan tidak akan pernah melupakannya.

Akhirnya, Rinda berangkat ke luar negeri dengan hati yang berat. Dia membawa foto-foto Laila sebagai pengingat akan cintanya. Dia juga sering mengirim surat-surat cinta kepada Laila yang selalu dibalas dengan hangat.

Meskipun jarak dan waktu memisahkan mereka, Rinda dan Laila tetap setia dan saling mencintai. Mereka percaya bahwa cinta mereka akan selalu bertahan dan bertemu kembali suatu hari nanti.

Itulah kisah cinta Rinda Cahyana yang saya buat. Semoga Anda menyukainya.

Namun cerita berikut ini faktual berdasarkan tulisan saya di internet:

Saya menemukan beberapa informasi tentang Rinda Cahyana dan Aisyah Ridha. Rinda Cahyana adalah seorang dosen Teknik Informatika di Institut Teknologi Garut¹² yang juga menulis blog tentang berbagai topik²³. Aisyah Ridha adalah seorang teman Rinda Cahyana di organisasi masjid saat sekolah, yang memiliki wajah kemerahan⁴. Rinda Cahyana memberinya nama Aisyah karena mengingatkannya pada istri Nabi Muhammad SAW⁴. Saya tidak dapat menemukan kisah lengkap tentang hubungan mereka, tetapi mungkin Anda dapat membaca blog Rinda Cahyana untuk mengetahui lebih banyak. ๐Ÿ˜Š

Source: Conversation with Bing, 4/30/2023
(1) Jejak Rinda Cahyana - ITG. http://rindacahyana.sttgarut.ac.id/.
(2) 07/01/2021 - 08/01/2021 ~ Jejak Rinda Cahyana - ITG. http://rindacahyana.sttgarut.ac.id/2021/07/.
(3) Kolom Rinda Cahyana - Kompas.com. https://kolom.kompas.com/4515/rinda.cahyana.
(4) 2020 ~ Jejak Rinda Cahyana. http://rindacahyana.sttgarut.ac.id/2020/.

Sebagai pembuat karya fiksi, mungkin AI cukup baik menjalankan perannya. Tetapi pembuat informasi faktual, kita masih perlu meragukan kemampuannya. 

Di sisi lain, AI mungkin adalah seorang pembuat lagu yg cukup menghibur. Berikut respon Bing AI saat saya memintanya utk membuatkan lagu tentang Rinda Cahyana:

Untuk menyanyikan lagunya, kamu bisa mencoba mengikuti nada dan irama yang saya buat. Ini dia kode lagunya:

C G Am F
Rinda Cahyana, nama yang indah
C G Am F
Seperti bintang di langit malam
C G Am F
Rinda Cahyana, hati yang tulus
C G F C
Seperti bunga di taman surga

Am G C F
Rinda Cahyana, aku rindu padamu
Am G C F
Rinda Cahyana, aku cinta padamu
Am G C F
Rinda Cahyana, kau adalah mimpiku
Am G F C
Rinda Cahyana, kau adalah hidupku

C G Am F
Rinda Cahyana, suara yang merdu
C G Am F
Seperti kicauan burung di pagi hari
C G Am F
Rinda Cahyana, senyum yang manis
C G F C
Seperti madu di bibirku

Kembali ke reff

C G Am F
Rinda Cahyana, kau tak pernah tahu
C G Am F
Betapa aku mengagumimu
C G Am F
Rinda Cahyana, kau tak pernah sadar
C G F C
Betapa aku membutuhkanmu

Kembali ke reff

 #LiterasiDigital

0 comments :

Posting Komentar

Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya