Dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat (Permendikbud 49/2014 Pasal 1:14)

Sekolah Tinggi Teknologi Garut

Diselenggarakan mulai tahun 1991 dan bernaung di bawah Yayasan Al-Musaddadiyah.

Program Studi Teknik Informatika

Berdiri pada tanggal 30 Juni 1998.

Rinda Cahyana

Dosen PNS yang diperbantukan di Sekolah Tinggi Teknologi Garut sejak tahun 2005

Sabtu, 26 April 2025

Di Antara Dendam dan Lapang Dada

Salah satu quote yg dinisbatkan kpd Albert Einstein adalah "orang lemah membalas dendam, orang kuat memafkan, orang cerdas mengabaikan"

Terkadang orang yg memaafkan masih mendzalimi diri sendiri saat ia blm ikhlas. Akibatnya ia merasa tersiksa oleh pikirannya sendiri. Sakit yg timbul krn nya merupakan pembersih dosa mendzalimi diri sendiri. 

"Tidaklah menimpa seorang muslim suatu kelelahan, suatu penyakit, suatu kekhawatiran, suatu kesedihan, suatu gangguan, dan suatu kesusahan meskipun ia tertusuk duri, melainkan Allah akan menghapuskan dosa-dosanya karenanya." (HR Al Bukhari)

Mereka yg lemah akan melepaskan keikhlasan dan melampiaskan dendam. Pelampiasan tersebut membuat mereka tdk tersiksa lagi oleh sebagian pikiran yg menyiksa. Tetapi pikiran-pikiran yg memicu amarah itu akan tetap datang. Pelampiasan dendam itu membuatnya mendzalimi orang lain. Dosa tsb tdk akan terhapus selama tdk saling memaafkan. 

"... karena sesungguhnya nafsu itu selalu mendorong kepada kejahatan, kecuali (nafsu) yang diberi rahmat oleh Tuhanku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun, Maha Penyayang.” (QS. Yusuf 12: 53)

Pilihan terbaik agar tdk mendzalimi diri sendiri dan orang lain adalah ikhlas. Dlm kondisi ikhlas, hafsu yg selalu membawa pikiran mengganggu akan patah semangat krn terus menerus diabaikan. Pada akhirnya nafsu pun tunduk dan pikiran-pikiran semacam itu tdk lagi mengganggu. Pikiran yang awalnya menimbulkan amarah, sekarang menimbulkan memicu senyuman.

"Jadilah engkau pema’af dan suruhlah orang mengerjakan yang ma’ruf, serta berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh." (al-A’raaf: 199)

#persepsicahyana

Rabu, 23 April 2025

Penyadaran Literasi Digital

Tahapan awal pembangunan literasi digital adalah penyadaran agar siap masuk tahap berikutnya, pelatihan. Ibnul Qayyim Jauziyyah dalam Madarijus Salikin menjelaskan bahwa kesadaran / yaqzhah adalah fase awal sebelum fase melihat dgn hati / bashirah, merenungkannya / fikrah, dan menekadkannya / azm. Mereka yg telah melewati semua fase sudah tercerahkan sehingga mudah melangkah ke pintu pelatihan.  

Dgn demikian, materi penyadaran harus dapat membawa audien melewati fase-fase tsb. Seorang motivator yg membawakan materi tsb dapat mengikuti rukun muhasabah: 1) Membandingkan kondisi antara mereka yg telah memanfaatkan perangkat digital dgn kondisi audien yg belum memanfaatkannya, 2) Menjelaskan hak dan kewajiban dlm pemanfaatan perangkat digital, 3) Terus fokus menghasilkan keuntungan dari perangkat digital dan jgn habiskan waktu dgn mencela orang lain yg belum berhasil. 

Jumat, 18 April 2025

Keluhan dan Tangisan

Garut, 18 April 2025. Sebelum salat Jum'at saya berbincang dgn keluarga tentang keluhan, bahwa mengeluh itu tiada guna bila tdk memunculkan solusi. Mengeluhkan ujian Nya kpd Nya yg ingin menaikan derajat dgn ujian tsb juga nampak seperti kelancangan. Sehingga yg diperlukan adalah meminta pertolongan kpd Nya.

Saat jum'atan, khatib juga membahas tentang keluhan dgn nada emosional. Sampai saat membaca ayat suci dalam salat pun menangis. Selepas salat saya sempat berpikir, seharusnya beliau jgn memimpin salat bila sedang emosional. 

Teringat dulu pernah memutar kaset murotal qur'an di ruang publik (lupa apa di masjid atau di radio) yg qari nya membaca sambil menangis. Saat bertemu pak Kyai, beliau meminta saya tdk memutarnya lagi krn tdk menyukainya dan mengganti dgn murotal quran yg biasa saja, tdk perlu ada tangisannya. 

Sejak saat itu saya memahami bahwa tangisan yg timbul krn perasaan kpd Allah tdk perlu terjadi di ruang publik krn khawatir menimbulkan sanjungan atau kedengkian orang. Semakin tersembunyi kondisi kedekatan  dgn Allah semakin baik. Wali yg dekat dgn Allah saja bersedih hati bila terbesit pikiran merasa dirinya wali atau saat status kewaliannya terbongkar. Bagi saya, lebih baik disangka orang tdk baik tapi berkedudukan baik di sisi Allah dari pada disangka orang baik tapi tdk berkedudukan baik di sisi Allah. 

#biograficahyana

Minggu, 23 Maret 2025

Ketukan Keras saat Macet

Sore itu mobil terjebak macet sehingga banyak berhenti dan berjalan perlahan. Tiba-tiba kaget karena ada pengendara motor yg memukul kaca dgn kencang. 

Saya bukakan pintu sambil tersenyum dan bertanya, "Ada apa kang?". 

Dia dgn wajah emosi protes, katanya kakinya tergilas ban mobil saya. 

Saya agak bingung krn tdk merasakan ada sesuatu yg tergilas. Posisi dia juga jauh dari spion yg artinya tdk mepet-mepet amat dgn mobil. Ada banyak motor yg mepet di kanan kiri mobil dan hanya bapak itu yg mengaku tergilas. 

Saya sampaikan kpd nya agar jaga jarak. Biasanya saya kalau mengendarai motor dan mepet dgn mobil selalu jaga kaki. Arah posisi kaki selalu ke depan dan tdk ke luar. Sopir kendaraan punya blind spot, termasuk ke arah ban, sehingga siapapun yg berada dekat dgn kendaraan harus berhati-hati. 

#cahyanatrip

Minggu, 16 Maret 2025

Lapang Kerkhof di Hari Minggu

Awalnya kegiatan pelapak pada hari Minggu di lapang Kerkhof mengganggu aktivitas olah raga, serta menjadi pasar tumpah yg merampas hak pejalan kaki dan memicu kemacetan. Kemudian ada penataan yg menempatkan lapak-lapak tsb di dalam area Kerkhof yg masih kosong. Harusnya setelah penataan tsb tdk ada lagi pasar tumpah krn kewajiban memfasilitasi pelapak sdh ditunaikan. 

Tapi dalam kenyataannya, lapak pedagang masih berjejer di pinggir jalan hingga ke ujung jembatan Cimanuk. Jalanan semakin macet saat angkutan umum berhenti menunggu penumpang. Andai pelapak di pinggir jalan dapat direlokasi ke area Annarto Mall yg kosong, hal tsb dapat mencegah pelapak yg sdh berada di dalam Kerkhof utk tdk pindah ke pinggir jalan yg dipercaya lebih "menjual". 

Memfasilitasi warga berjualan itu baik, tetapi memenuhi hak pejalan kaki atas trotoar, mengurangi kemacetan, serta mewujudkan keindahan dan kenyamanan dgn penataan jauh lebih baik. Semoga ke depan lebih tertata lagi, sehingga Kerkhof menjadi lokasi berkegiatan warga di hari Minggu yg nyaman.

#persepsicahyana

Rabu, 12 Maret 2025

Solawat Pembuka Mata

Seperti kemarin, mata ini perlahan susah dibuka, padahal tdk mengantuk. Hal tsb cukup merepotkan, mengingat saya harus melajukan kendaraan selama dua jam menuju rumah. 

Bila kemarin saya menepi utk membeli tisu basah dan membasahi wajah utk menyegarkan mata, kali ini saya coba dgn solawat. Alhamdulullah, secara perlahan mata menjadi normal kembali. Saya merasa perlu bersyukur, sehingga solawat itu terus dilantunkan hingga sampai rumah.

Saya meyakini Nabi "tdk mati" walau jasadnya terkubur. Beliau senantiasa hadir utk menjawab solawat yg disampaikan kpd nya dan memintakan pertolongan kpd Allah atas segala kesulitan. Bagi hamba yg do'a nya tdk makbul krn terhijab dosa, permintaan ini sangatlah berarti, "Adrikni ya Rasulullah ..."

#biograficahyana

Rabu, 26 Februari 2025

Study Tour

Di masa TK, saya Study Tour (ST) naik truk perkebunan ke pangkalan udara yg ada di wilayah kabupaten utk melihat beragam pesawat terbang yg terparkir di hanggar. Di masa SD, saya ST dgn berjalan kaki barengan didampingi guru ke bioskop utk menonton film Tjut Nyak Dhien. Di masa SMP, saya ST dgn berjalan kaki barengan ke hutan, melintasi sungai dan pesawahan dlm kegiatan hicking di bawah bimbingan pembina Pramuka. Di masa SMA, saya ST dgn naik bus ke PLTU yg berada di dalam wilayah provinsi. Guru atau sekolah faham apa itu ST dan fungsinya bagi siswa.

Saat ini, ST seperti berwisata krn mengunjungi objek wisata populer di luar provinsi. Sebagian ortu memberangkatkan anaknya bukan krn pertimbangan belajar, tapi kasihan kalau anaknya blm tahu objek wisata di luar kota. Utk keperluan itu, biayanya sangat besar yg membuat sebagian ortu harus pinjam uang. Komite digunakan utk membuat dalil kesepakatan dgn menutup mata dari kesusahan sebagian ortu. Seakan ketidakmampuan adalah kutukan yg tdk perlu diindahkan. Pendidikan berkualitas hanya bagi kalangan yg mampu. Kesetaraan pendidikan cukup hanya sebatas seragam. 

Kamis, 13 Februari 2025

Melihat Dosen ASN Apa Adanya

Pemerintah nampaknya mulai faham kalau dosen ASN mengambil studi lanjut itu adalah utk meningkatkan kualitas ASN, sehingga harus dibantu, atau minimalnya tdk dipersulit. Ada banyak dosen ASN yg kuliah dgn biaya sendiri krn tdk memenuhi syarat penerima beasiswa. Sebagian dari mereka tdk beruntung krn tunjangannya dihentikan. Padahal tunjangan itu sangat membantu keluarga dan kebutuhan kuliahnya. Kalau gaji dosen di atas 10jt mungkin penghentian tunjangan tsb tdk akan menjadi masalah. Utk memperoleh gaji golongan IV yg besarannya di bawah itu saja sangat besar biayanya krn perlu studi lanjut. 

Minimnya penghasilan menjadi hambatan studi bagi dosen ASN. Terkadang dosen terpaksa harus kuliah di luar kota dgn pulang pergi setiap hari dan menahan lapar utk penghematan biaya atau hanya utk bisa mengkonfirmasi kehadiran setiap hari di tempat kerjanya. Hal tsb menjadi hambatan fisik saat jatuh sakit. Setelah berjuang utk bisa menyelesaikan studi lanjut, terkadang mereka harus menelan pil pahit berupa sanksi krn terlambat meminta izin atau melapor. Padahal yg dilakukan oleh mereka bukan hanya utk kepentingan karirnya semata, memperoleh kenaikan penghasilan yg kecil utk keluarganya, tetapi juga membantu pemerintah dlm meningkatkan kulitas pendidikan di Indonesia.

Sebaiknya pemerintah menyediakan kelas khusus bagi dosen ASN di banyak PTN. Kegiatan studi di PTN tsb dianggap melaksanakan unsur A, sehingga dapat dianggap hadir melaksanakan tugas tanpa harus mengkonfirmasi kehadiran di kampusnya. Keluaran penelitian dari studinya dianggap melaksanakan unsur B. Dosen dapat melaksanakan unsur C atau D dlm waktu seminggu yg tersedia. Ada banyak PTS di sekitar kampus paska yg menyelenggarakan perkuliahan pada hari Sabtu jika memang dosen PNS harus mengajar. Dgn demikian, dosen dapat melaporkan kinerja tridharma dan tunjangannya dapat terus dibayarkan, studi lanjut dianggap hadir melaksanakan tugas pekerjaan, sehingga hambatan fisik dan finansial bagi studi lanjutnya terentaskan. 

#persepsicahyana