Dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat (Permendikbud 49/2014 Pasal 1:14)

Sekolah Tinggi Teknologi Garut

Diselenggarakan mulai tahun 1991 dan bernaung di bawah Yayasan Al-Musaddadiyah.

Program Studi Teknik Informatika

Berdiri pada tanggal 30 Juni 1998.

Rinda Cahyana

Dosen PNS yang diperbantukan di Sekolah Tinggi Teknologi Garut sejak tahun 2005

Jumat, 28 Juli 2023

Cinta Sang Guru dan Sahabat

 
Di masa kuliah sarjana dulu, saya pernah mengalami drop. Kyai yg mengetahui kondisi tsb sering menghibur dgn mengirimkan pesan candaan ke radio saat saya sedang on air. Ibu nyai merasa khawatir saya terganggu, sehingga beliau meminta maaf atas candaan tsb. Saya sendiri merasa terhibur. Beliau tahu kondisi tsb krn saya pernah meminta air zamzam utk memulihkan kondisi. 

Suatu ketika saya mencurhatkan penurunan semangat, di mana ada banyak amaliah sunnah atau tambahan yg tdk lagi dikerjakan secara rutin setiap hari. Beliau memberi nasihat agar saya harus menjaga amaliah wajib, salat lima waktu jangan sampai ditinggalkan. Nasihat seperti itu bukan kali pertama saja. Beliau pernah menasihati saya di tempat wudhu agar bisa menyempatkan ikut aurad lagi, saat saya banyak menghabiskan waktu di luar. 

Beberapa waktu sebelum beliau meninggal, saya menerima telp di kampus. Beliau meminta saya datang ke rumahnya pada hari Minggu utk dipertemukan dgn seseorang, dgn syarat rambut yg panjang sebahu ini harus dipangkas. Sebelumnya, beliau pernah menanyakan latar belakang keluarga. Saya tdk memenuhi permintaan beliau krn menganggap tdk layak utk kesempatan tsb, bukan krn terlalu sayang dgn rambut panjang yg tdk karuan.

Malam itu saya menerima pesan dari teman, beliau meninggal dunia. Malam itu juga saya menghampiri jenazahnya. Beberapa tahun kemudian saya memimpikan beliau yg memberi isyarat agar menjaga lidah. Sejak saat itu saya berusaha menjaga lidah sedapat mungkin agar tdk menyakiti orang lain, dan menjadi orang yg tdk menyukai perkataan buruk yg menyakiti orang lain. 

Karena pesan itu saya memutuskan utk fokus dalam masalah ujaran kebencian yg sekarang menjadi topik disertasi. Saya aktif dlm menangkal pesan kebencian di medsos. Saya dedikasikan utk beliau, guru dan sahabat yg telah menunjukan cintanya dgn tulus. Beliau adalah sosok futuwwah yg bergaul dgn siapapun, bahkan dgn orang yg akal dan hatinya terganggu sekalipun.

Syekh Mutawalli Sya'rawi pernah berkata, "Siapapun yg menasihati mu tentang perkara salat, maka dia adalah orang yg paling mencintai mu"

#BiografiCahyana

Kamis, 27 Juli 2023

Relawan TIK: Jalan Pensucian Diri


Relawan TIK yg aktivitasnya secara umum adalah sedekah merupakan jalan pensucian diri. Pemikiran tsb sejalan dgn firman Allah SWT yg artinya, "Jika kamu menampakkan sedekah(mu), maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu; dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al Baqarah: 271).

Mungkin ada banyak manfaat sedekah relawan TIK yg tdk disadari, sehingga keberadaan mereka dianggap tdk bermakna. Secara manusiawi akan terasa menyakitkan saat relawan TIK divonis oleh siapapun yg dibantunya sebagai entitas yg tdk berkontribusi dan tdk layak dimudahkan urusannya. Tetapi, cukuplah Allah bagi relawan TIK, Tuhan yg mengetahui semua sedekahnya dan mengganjarnya dgn penghapusan kesalahan-kesalahannya. Jalan suci ini ditempuh oleh relawan TIK yg berhasil melihat dosa atau kesalahan melekat pada dirinya, dan merasa perlu utk menghilangkannya.

#PersepsiCahyana #PengabdianCahyana

Jumat, 30 Juni 2023

Apa yang Lebih Baik dari Lagu

Lagi rame lagu Shalom Aleichem yg pernah dinyanyikan Ainun Najib ini. Arti liriknya kurang lebih begini:

Damai sertamu, ya malaikat yang melayani, para utusan Yang Maha Tinggi, dari Raja di atas Segala Raja, Yang Esa dan Kudus, terpujilah Dia.

Datanglah dalam damai, para utusan damai, para utusan Yang Maha Tinggi, dari Raja di atas Segala Raja, Yang Esa dan Kudus, terpujilah Dia.

Berkatilah daku dengan damai, para utusan damai, para utusan Yang Maha Tinggi, dari Raja di atas Segala Raja, Yang Esa dan Kudus, terpujilah Dia.

Kiranya keberangkatanmu terjadi dalam damai, para utusan damai, para utusan Yang Maha Tinggi, dari Raja di atas Segala Raja, Yang Esa dan Kudus, terpujilah Dia.

--------

Saya kira ada yg lebih baik dari pada lagu tersebut, yakni mewujudkan semangat damainya dlm realitas kehidupan, agar damai tdk hanya sekedar di lisan. Damai dgn memuji Nya, mengikuti Nya, dan berinteraksi dgn mahluk Nya secara baik, lebih baik dari pada siapapun yg merasa telah baik. 

#PersepsiCahyana

Kamis, 29 Juni 2023

Dua Model Oposisi dalam Islam


Di dalam sejarah Islam ditemukan model oposisi Kawarij dan semisal lainnya. Mereka memandang penguasa yg berbeda jalan walau satu tujuan sebagai musuh; cenderung menyakiti di ruang publik utk menjatuhkan marwah pemimpinnya, tdk memberi dukungan terbuka pada apapun yg dirasakan baik, dan berusaha meruntuhkan kekuasaannya.

Model yg lain adalah jalannya ASWAJA, memandang penguasa sebagai saudara, cenderung melengkapi kekurangannya di belakang layar dgn cara yg disukai apabila diterapkan thd dirinya sendiri, dan mengokohkan kekuasaannya dgn dukungan terbuka pd apapun yg dirasa baik agar kebaikan itu kokoh dan lestari.

#PersepsiCahyana

Jumat, 23 Juni 2023

Sekolah


Sekolah adalah tempat warga memperoleh pendidikan. Di era penjajahan lalu, saat akses warga pribumi terhadap sekolah masih terbatas, para pegiat pendidikan memiliki semangat memberikan akses pendidikan seluas-luasnya, khususnya bagi warga sekitar. Sekolah saat itu dirasakan manfaatnya oleh warga yg bertempat tinggal di mana sekolah itu berada. Sekolah kaum pribumi dikondisikan agar tdk semahal sekolah kaum eropa.

Di era kemerdekaan ini, kita memiliki peraturan terkait zonasi yg mengkondisikan pendidikan agar tdk diskriminatif, dan warga dapat mengakses pendidikan di lingkungan tempat tinggalnya. Dalam praktiknya, masih banyak siswa yg tdk dapat bersekolah di lingkungan desanya krn cakupan zonasi sekolah yg hanya seluas RW. Entah kenapa stok calon siswa baru di zona tersebut selalu banyak setiap tahunnya, sehingga sekolah merasa tdk perlu memperluas zonanya. Warga yg berada di luar zona pada akhirnya harus bersekolah di luar desa. Mereka berjalan kaki melewati sekolah di desanya menuju atau dari sekolahnya yg berada di luar desa tempat tinggalnya. Nampak manfaat aturan zonasi tdk dirasakan oleh semua warga desa.

Saya pernah mendatangi salah satu sekolah favorit yg memampang peta zonasi yg nampaknya diambil dari Google. Saya sempat menanyakan luas zonasi yg hanya beberapa RT saja, padahal ada banyak siswa di desa tempat sekolah itu berada yg pintar dan akhirnya harus sekolah ke luar desa krn tdk memenuhi jarak tsb. 

Pihak sekolah menjawab, setiap tahun ada banyak calon siswa dalam zona tsb, sehingga zona nya tdk diperluas. Saya hanya bisa sedikit tertawa mendengar jawaban tsb. Saya katakan, mungkin sebagian warga di dalam area tsb sangat produktif menghasilkan anak, sehingga menjadi penyuplai siswa yg banyak bagi sekolah setiap tahunnya, sampai-sampai siswa se desa lainnya tdk kebagian kursi dan harus sekolah ke luar desa. 

Menanggapi pernyataan saya tsb, pihak sekolah mengatakan hanya bersandar pada apa yg tertulis pada Kartu Keluarga saja. Saya kemudian berpikir, mungkin sebaiknya Pemkab menginvestigasi Disdukcapil terkait kartu keluarga di sekitar sekolah favorit. Kalau masalah ini tdk diselesaikan, maka sampai kapanpun pendidikan ini tdk akan setara bagi semua golongan, dan terus memelihara cara keliru. Pendidikan harus diawali dgn cara yg benar dan tdk boleh dgn perkeliruan. 

#PersepsiCahyana

Kamis, 15 Juni 2023

Tradisi Baru di Sekolah

Sekarang ini bisa kita temukan lembaga pendidikan selain kampus melaksanakan wisuda, bahkan ada yg sampai menyewa hotel utk seremoni nya. Padahal biayanya tdk sedikit dan lebih bermanfaat utk biaya masuk jenjang sekolah berikutnya. Kalau wisuda kampus sih tdk ada masalah, sebab boleh jadi itu adalah akhir perjalanan studinya di lembaga pendidikan formal, sekaligus tradisi pelepasan menuju dunia kerja.

Terkadang campur tangan ortu atau kolaborasinya dgn pihak sekolah melalui komite itu bagus, tapi terkadang juga tdk. Pemerintah harus mengendalikan output yg tdk bagus, seperti tradisi-tradisi baru di sekolah yg memberatkan, mulai dari kesepakatan ttg uang yg dibayarkan siswa baru, acara perpisahan di hotel atau mengundang pesohor bertarif selangit, wisuda, atau semisal lainnya. Bangunlah pendidikan yg terjangkau oleh semua kalangan, dan jgn menjadi pendidikan yg memarginalkan keluarga yg tdk mampu atau memberatkan mereka. 

 #PersepsiCahyana

Jumat, 02 Juni 2023

Terminal Penghubung

Setidaknya ada empat angkutan kota dari berbagai jurusan yg terlihat kejar penumpang ke depan stasiun Garut dan menjadi faktor penyebab pelambatan laju kendaraan bersama kendaraan penjemput lainnya yg parkir di pinggir trotoar . Mungkin ada yg berkata, "biarkan saja, kan tdk setiap saat, hanya ketika penumpang kereta turun". Perkataan seperti itu tdk masuk logika budaya teratur. 

Seharusnya angkutan kota tsb difasilitasi dgn memfungsikan kembali halte yg saat ini diduduki PKL, atau yg paling baik, fungsikan sebagian lahan Islamic Center menjadi "terminal penghubung" bagi semua angkutan, baik angkutan kota, angkutan wisatawan, dan angkutan online. Dgn adanya terminal dekat stasiun seperti di masa kolonial dulu, wisatawan dapat mengunjungi objek wisata tanpa perlu membawa kendaraan sendiri.

#PersepsiCahyana

Senin, 22 Mei 2023

Reset ECU Mobilio


RESET ECU MOBILIO

Kendaraan tiba-tiba kehilangan tenaga saat di perjalanan tadi. Entah karena efek perubahan pengaturan Piggyback sepanjang jalan atau bukan. Untunglah masih ada waktu utk menepikan kendaraan. Setelah mesin dimatikan dan dihidupkan kembali, kendaraan bisa berjalan kembali, namun mode ECO nya tdk aktif.

Setibanya di rumah, saya mengikuti petunjuk di Youtube yg disebut oleh pembuat kontennya sebagai mereset ECU dgn harapan fungsi ECO bisa normal kembali. Setelah dicoba jalan, nampak ECO nya berfungsi kembali. Petunjuk tsb sebagai berikut:

Masukan dan putar kunci kontak satu kali; tekan tombol ODO meter dan jangan dilepas; putar saklar lampu satu kali; putar kunci kontak sekali lagi; putar balik saklar lampu, putar lagi ke depan, dan putar balik lagi; tekan tombol ODO meter tiga kali. Nampak semua lampu indikator pada speedometer menyala. Setelah itu matikan.

#CahyanaTrip